Tertawa saat mendatangi lokasi banjir bandang, kandidat konservatif bernama Armin Lasche dituding meremehkan situasi bencana, yang telah menghancurkan kota-kota di Austria, Bavaria dan Jerman timur dan merenggut nyawa lebih dari 180 orang.

Kejadian itu terekam saat dia mengunjungi kota Erftstadt yang hancur, di mana tambang kerikil yang terkikis telah menelan mobil, potongan jalan dan seluruh bangunan. Di saat yang sama, Presiden Jerman, Frank-Walter Steinmeier, beberapa meter di depannya dengan sungguh-sungguh berbicara di hadapan kamera.

Laschet mengunggah permintaan maaf di Twitter, "Nasib mereka yang terkena dampak, yang kami dengar dalam banyak percakapan, penting bagi kami," tulisnya. “Jadi saya semakin menyesali kesan yang muncul dari situasi percakapan (saat itu). Itu tidak pantas dan saya minta maaf.”