Intermezzo: tentang SURGA dan NERAKA

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Results 1 to 2 of 2
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/93808
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Mayor
    Posts
    4,916
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Hrs 56 Mins 16 Secs

    Intermezzo: tentang SURGA dan NERAKA

    Selanjutnya adalah tentang surga & neraka:

    Secara global bahwa berdasarkan logika sains, belum bisa diketahui secara pasti, adakah faktor-x di balik sistem saraf pusat yang berperan dalam munculnya kesan "sense" dalam diri manusia sebagai respons terhadap universe?
    Sains mengatakan, bahwa kesan "sense" dari universe terjadi di dalam sistem saraf pusat. Sains juga mengatakan, bahwa universe terdiri atas banyak sekali dimensi, sedang yang tertangkap oleh pancaindera & teknologi saat ini, baru 3 dimensi. Jadi semua "pengetahuan" tentang sistem saraf pusat, praktis hanya berbasis penelitian di dalam ranah 3 dimensi tersebut, sedangkan fenomena-fenomena lain di luar ranah 3 dimensi, sama sekali belum tersentuh oleh sains. Maka dalam hal ini, sangat mungkin sekali, terdapat faktor-x tertentu yang berperan / menjadi driver di dalam sistem saraf pusat tersebut, yang berada di luar ranah 3 dimensi tsb, sehingga "lolos" dari pengamatan sains. Jika s.d saat ini diperkirakan terdapat 31 dimensi, maka berarti masih tersisa 28 dimensi yang belum tertangkap pancaindera & teknologi (sebagai fondasi terbentuknya logika sains). Maka secara hukum probabilitas, kemungkinan terdapatnya faktor-x di balik sistem saraf pusat yang belum tertangkap oleh sains, selalu ada.

    Jika diasumsikan bahwa faktor-x sungguh2 ada, maka urut2an aksi-reaksi dalam tubuh manusia di dalam sistem universe 3 dimensi adalah:
    Input (dari pancaindera) ---> saraf (optik, olfaktori, dsb.) ---> sistem saraf pusat ---> faktor-x ---> sistem safar pusat ---> saraf motorik ---> aksi.
    Aksi-reaksi tersebut bisa diganti dengan simulasi:
    Simulator (modifikasi energi tertentu) ---> sistem saraf pusat ---> faktor-x.
    Di dalam faktor-x terjadilah "sense" tersebut.
    Terkait dimensi yang tidak tertangkap pancaindera, maka aksi bisa berupa:
    Input (fenomena di luar 3 dimensi) ---> sistem saraf pusat ---> faktor-x (sense); atau:
    Input (fenomena di luar 3 dimensi) ---> faktor-x (sense).
    Dua kemungkinan terakhir tersebut secara probabilitas selalu "mungkin" untuk terjadi, dan secara bukti empiris telah terjadi pada para Nabi-nabi & pewarisnya. Selanjutnya, oleh mereka itu, faktor-x ini yang sering disebut2 dengan istilah dimensi kejiwaan, jiwa, ruh, dsb. Sedangkan input (fenomena di luar 3 dimensi) yang beraneka-ragam dari berbagai tipe / jenis, selanjutnya melahirkan istilah2 seperti: dunia malaikat, jin, setan, alam ruh / rohani, alam kubur, alam barzakh, surga, neraka, alam keTuhanan, dsb.

    Di dalam universe 3 dimensi yang tertangkap pancaindera, terdapat fenomena2 tertentu yang menghasilkan "sense" beraneka-ragam. Contoh2 seperti: kulit terbakar api, tusukan pedang, pukulan benda keras, dsb. adalah contoh input dari fenomena2 universe 3 dimensi yang menghasilkan "sense" yang tidak disukai oleh faktor-x (dimensi kejiwaan). Sebaliknya, kejadian2 seperti: memakan makanan enak, tidur di kasur empuk, bercinta, berkasih-sayang, dsb. adalah contoh2 input dari fenomena2 universe 3 dimensi yang menghasilkan "sense" yang disukai oleh dimensi kejiwaan. Ada pun kejadian seperti, seseorang menjatuhkan diri sendiri ke jurang, dsb. adalah contoh aktivitas dimensi kejiwaan yang diterjemahkan oleh sistem saraf pusat, selanjutnya mengaktifkan saraf motorik ybs, menghasilkan aksi / input dalam universe 3 dimensi yang menghasilkan "sense" yang menyakitkan ybs. Maka sebagimana bermacam-ragam aktivitas dimensi kejiwaan (faktor-x) bisa menghasilkan aksi dalam universe 3 dimensi yang pada akhirnya berakhir dengan "sense" yang menyenangkan / menyakitkan si faktor-x sendiri, begitu pula, terdapat kemungkinan, bahwa aktivitas dimensi kejiwaan tersebut di samping itu juga menghasilkan aksi dalam universe dimensi lain (yang tidak tertangkap pancaindera), yang selanjutnya berbalik menghasilkan "sense" yang menyenangkan / menyakitkan bagi si dimensi kejiwaan tersebut. Dan inilah yang "disaksikan" oleh para Nabi-nabi & pewarisnya, tentang fenomena di luar 3 dimensi yang melahirkan istilah2 seperti: alam kubur, surga, neraka, dsb.

    Sebagaimana tipe2 aktivitas dimensi kejiwaan bisa bermacam-macam yang menghasilkan "sense" bermacam-macam pula, maka begitu pula, pada saat bersamaan, aktivitas dimensi kejiwaan tersebut juga mengaktivasi fenomena tertentu pada universe yg lain (di luar universe 3 dimensi), yang pada akhirnya, saat dimensi kejiwaan telah lepas dari universe 3 dimensi ini & berpindah menuju universe yang lain (meninggal dunia), buah aktivasi di luar universe 3 dimensi tersebut, pada akhirnya menjadi input bagi dimensi kejiwaan untuk menghasilkan "sense" yang menyakitkan / menyenangkan, dengan beraneka-ragam jenis & kadar / derajat kenikmatan / kesakitan sesuai derajat beraneka-ragamnya aktivitas kejiwaan tersebut. Fenomena ini yang juga "disaksikan" oleh nabi-nabi & pewarisnya yang selanjutnya melahirkan istilah2 seperti: Api neraka, siksa kubur, bidadari surga, sungai madu di surga, dsb untuk pengambilan ibarat. Aksi ini mirip dengan kasus seseorang yang menjatuhkan dirinya ke jurang misalnya, maka aktivitas jiwa yang terealisasi dalam bentuk tingkah laku "kejahatan" di universe 3 dimensi (seperti membunuh tanpa alasan, menyiksa, dll) pada dasarnya juga mengaktivasi fenomena2 dalam universe yang lain (di luar 3 dimensi) yang menyebabkan si jiwa terjerumus dalam kondisi "sense" menyakitkan saat memasuki dimensi lain (setelah meninggal dunia), yang dikatakan sebagai masuk neraka, dsb. Maka seseorang yang berbuat fitnah di dunia misalnya, pada saat yang sama, aktivitas jiwa (ide / niatnya memfitnah orang lain) yang terealisasi dalam perbuatan ragawi di dalam universe 3 dimensi ini, pada saat yang sama juga mengaktivasi fenomena2 tertentu di dalam universe yang lain, yang berbuah "sense" menyakitkan bagi dirinya sendiri saat tiba gilirannya dia memasuki universe lain tersebut (setelah meninggal dunia). Begitu pula sebaliknya, untuk perbuatan2 yang terpuji berlaku pula kasus yang serupa.

    Bagimana hal itu bisa terjadi? Sebagaimana universe 3 dimensi yang memiliki hukum-hukum alam tertentu, misalnya menyebabkan orang yang terjatuh ke jurang terasa sakit dsb., maka dalam universe yang lain (surga, neraka, dsb.) pun memiliki hukum alam tertentu juga, yang menghasilkan "sense" menyakitkan / menyenangkan bagi jiwa. Dan sebagaimana dalam universe 3 dimensi ini jiwa memiliki raga sebagai perantara timbulnya "sense" tersebut, maka di universe yang lain pun demikian, terdapat semacam "raga" baru yang juga sebagai perantara "sense" bagi jiwa. Lalu apakah hal itu bukan simulasi otak semata? Maka pertanyaan yang sama: Sebagaimana fenomena di universe 3 dimensi ini apakah bukan simulasi otak semata? Jawabnya: Entah itu simulasi otak / bukan, yang terpenting adalah, saat kulit terbakar api nyatanya juga terasa sakit, saat terjatuh ke jurang juga terasa sakit, saat menikmati makanan enak juga terasa nikmat, dsb. Masalah simulasi otak / bukan, tidak menjadi hal prinsip lagi. Sebagaimana seseorang yang mimpi dikejar-kejar binatang buas, walaupun dia hanya bermimpi, nyatanya jiwa juga terasa takut beneran. Maka hal yang mirip juga berlaku di universe yang lain, apakah surga / neraka itu hanya simulasi jiwa / bukan, yang terpenting dia merasa nikmat / sakit beneran. Maka bisa dikatakan: secara global universe 3 dimensi adalah perwujudan simulasi interaksi "energi" tertentu dengan dimensi kejiwaan manusia, sehingga menghasilkan "sense" bermacam-macam baik menyenangkan / menyakitkan, maka begitu pula dengan surga / neraka pada dasarnya juga sama, perwujugan simulasi "energi" tertentu terhadap kejiwaan setelah dia berpindah dari universe 3 dimensi ini. Tentang spesifikasi dia menyenangkan / menyakitkan, itu juga diaktivasi oleh "aktivitas" jiwa sewaktu di universe 3 dimensi ini yang terealisasi dalam perbuatan jasmani berupa tindak kejahatan / perbuatan baik, yang mana hal tsb telah "disaksikan" oleh nabi-nabi & pewarisnya sehingga memunculkan istilah2 seperti: pahala, dosa, siksa, dsb. Maka sebagian kaum sufi ada yang berkata: Di neraka tidak ada api, tetapi tiap-tiap orang membawa apinya sendiri-sendiri, sebagai ibarat atas hal tersebut.

    Nabi-nabi yang "menyaksikan" hal tersebutlah yang kemudian memberitahukannya kepada umatnya, lalu mengajarkan pula panduan-panduannya tentang cara-cara agar "aktivitas" jiwa selama di universe 3 dimensi ini nantinya bisa berbuah fenomena2 yang menghasilkan "sense" menyenangkan saat gilirannya tiba di universe lain tsb, & selamat dari fenomena2 yang menghasilkan "sense" yang menyakitkan.
    Maka secara global, persoalan apakah itu hanya simulasi / bukan menjadi tidaklah penting, karena pada dasarnya universe 3 dimensi ini pun bisa dibilang simulasi dari "energi" tertentu juga terhadap dimensi kejiwaan manusia (Dalam pandangan nabi-nabi, "energi" yang mensimulasikan hal ini adalah pengejawantahan dari "sifat-sifat Tuhan"). Demikian pula untuk universe yang lain (akherat) apakah itu simulasi / bukan sudah tidak penting lagi, karena yang terpenting adalah timbulnya "sense" bagi jiwa baik yang menyenangkan maupun menyakitkan. Maka di sinilah urgensi dari surga & neraka itu.
    Lancer 4g63T AWD MANTAP 11.4s 346WHP
    Galant 4g63T AWD MANTAP 11..s 423WHP
    Galant 6a13 std+unichip 190HP 250Nm

  2. #2
    Mayor
    Posts
    3,652
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Days 5 Hrs 16 Mins 8 Secs
    kepanjangan boss,.. pertamax aj deh,..

 

 
NGK Busi Venom 300x250

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Gambar-gambar Keadaan Neraka Versi Mark Powell
    By Livina_JDM in forum Lain-Lainnya
    Replies: 34
    Last Post: 8th December 2012, 19:18
  2. Replies: 1
    Last Post: 3rd March 2009, 19:29
  3. suzuki carry dari neraka
    By bmx15t in forum Automotive
    Replies: 26
    Last Post: 10th December 2008, 09:35
  4. Replies: 18
    Last Post: 29th June 2008, 17:01
Back to top