G bikin thread ini bukan untuk jelek2in pihak tertentu..cuma coba sharing apa yg pernah g alamin, dengan harapan jangan sampe ada temen2 yang ngalamin nasib serupa..
Sekali lagi, gkda maksud jelek2in pihak manapun, biar temen2 yg menilai sendiri...
Awal mula, g d datengin marketing PT B****R*F*T FUTURES yang menawarkan bisnis INDEX SAHAM, awalnya g samasekali gk tertarik karena modalnya lumayan gede, 100jtan.. Tapi karena selalu di prospek dengan sejuta omongan manis yang emang masuk akal, akhirnya g mempertimbangkan untuk gabung karena sistemnya terlihat sangat mudah.
Awal mula, g setor modal $10,000 (setoran minimum) dengan kurs Rp10.000. Sebenernya sih berat banget coz g juga butuh modal buat usaha g yg lain, tp keliatannya prospek bisnis ini menjanjikan banget. G makin yakin setelah marketingnya bilang, $10,000 hanya buat minimun setoran awal, setelah terdaftar, bisa langsung tarik 90jt dengan asumsi nilai minimum yg dperdagangkan 10jt(1lot). Tapi stelah 2 hari g mau tarik dana, selalu ada omongan manis yang membuat g menunda menarik dana tersebut dengan alasan moment nya sangat pas untuk mengambil keuntungan karena pergerakan saham sedang bagus. Memang, selama minggu pertama aja, g untung 20jtan!!!
Gkmau lupa daratan, g kembali menagih janji untuk mengambil sebagian uang g yang akan g pake buat modalin usaha yg lain.Tapi lagi2, dengan segala janji manis, mereka berhasil merayu g untuk kembali bersabar, menahan modal g karena bisa dimanfaatkan untuk mengambil keuntungan dari pergerakan saham yang sedang baik.Akhirnya mereka "menghibur" g dengan mentransfer keuntungan g sebesar 19jt.
Awal mula join, mereka menjanjikan laporan harian yang dikirim lewat email, tapi selama 2minggu pertama, gkda satupun email yg masuk. Saat g konfirmasi, mereka malah balik nanya "emang emailnya gk masuk ya pak???" Saat itu, g berpikir mungkin yahoo error kali ya..Tapi koq tumben banget yahoo eror kaya gitu, aneh.. Tapi ternyata itu merupakan strategi mereka, mereka membuat skenario yang akhirnya memposisikan dana g menjadi gk bisa cair karena semuanya dibelikan index saham pada saat index sedang mengalami penurunan sehingga mau tidak mau index saham tersebut tidak dapat dicairkan karena posisinya sedang rugi.
Dari modal yang tersisa kurang lebih 100jtan (keuntungan 19jt sudah g ambil), akhirnya susut menjadi 30jtan karena sisanya dibelikan index saham sebanyak 10lot. 30 juta tersebut merupakan akumulasi dari sisa dana dikurangi kerugian yang mungkin g tanggung apabila index tersebut g jual dalam keadaan rugi.
Akhirnya g konsultasi dengan marketing&wakil pialang nya, akhirnya dapet kesimpulan bahwa jalan terbaik yg bisa g ambil adalah menunggu sampai nilai index terendah yang g punya bisa mendekati nilai index yang ada d pasaran. Tapi, hal ini terbentur kendala biaya menginap sebesar $3/lot/hari yang berarti g harus mengeluarkan $30/hari karena g punya 10lot index yang menginap.Berarti g cuma bisa menunggu 100hari dan berharap index naik melebihi index terendah yg g miliki karena g cuma punya sisa dana kurang lebih $3,000..Betul?? Akhirnya kami sepakat sisa dana tersebut digunakan untuk biaya menginap sambil menunggu moment untuk mengambil keuntungan.
Belum satu minggu keputusan tersebut dibuat, wakil pialang menyarankan untuk membeli saham d posisi itu karena dia yakin pasti naik.G mempertanyakan asumsi dia, tapi dia berkali-kali meyakinkan g, akhirnya g setuju untuk bermain hari itu..Sial, ternyata prediksinya salah, g rugi $700 !! Karena hal itu, sisa dana g merosot sampai cuma $2,200an..Akhirnya mereka menyarankan kembali supaya cuma wait&see sampai index saham melebihi dari index terendah yg g punya.
Satu hari, akhirnya index saham melebihi nilai dari index yg g punya. Dengan gembira g memerintahkan wakil pialang untuk menjual index tersebut, tapi jawabannya sangat mengecewakan, dia bilang untuk menjual 1lot saham, butuh jaminan sebesar $3,500, dengan kata lain g gk akan bisa lepas dari posisi g sebelum meyetorkan uang 35jt k perusahaan trsbt. Knp gk bilang sejak awal????
Awal mula bergabung, penjelasan tentang aturan main sangat simple, tapi ternyata aturan mainnya sangat rumit, dan parahnya lagi aturan main tersebut baru dijelaskan setelah terjadi sebuah kasus..
Berikut beberapa hal yang bikin g kecewa banget :
1. Penjelasan yang diberikan pada saat pertama kali, sangat berbeda dengan kenyataan setelah nasabah melakukan transaksi. Peraturan dan aturan main yang ditetapkan oleh BPS baru diberitahukan kepada nasabah setelah terjadi sebuah situasi yang membuat nasabah memiliki posisi yang sangat menyulitkan. Untuk apa menggunakan konsultan apabila pada akhirnya pada setiap transaksi, nasabah akan mendapatkan posisi yang sulit dan terpojok. Apabila hal ini terjadi, maka dengan berbagai alasan pihak BPF akan membujuk untuk menambah equity dengan cara menyetorkan uang kepada BPF.
2. BPF mengaku sebagai perantara antara nasabah dengan bursa, mengambil keuntungan melalui fee sebesar $11, tetapi tidak dapat memberikan bukti transaksi atas index saham yang diperdagangkan antara bursa dengan nasabah. Bahkan seorang wakil BPF ( Bpk. Djun ) menyanggupi untuk tidak mengenakan fee $11 apabila saya mau melanjutkan permainan dan menyetorkan sejumlah uang. Hal ini sangat tidak logis mengingat BPF samasekali tidak mendapatkan keuntungan lain selain fee sebesar $11. Apabila marketing menyanggupi menghapus fee tersebut, darimana BPF mendapatkan keuntungan untuk biaya operasional pengelolaan account saya ?? Apakah BPF memiliki keuntungan lain yang terselubung dan tidak diketahui oleh nasabah??
3. Ambisi BPF untuk mengikat uang nasabah sangat jelas terlihat pada tgl 6 Februari 2009. Saat itu wakil BPF (Ibu Lia) menyarankan untuk menambahkan equity sebesar $5,000 dengan alasan untuk menambah kekuatan, tanpa menjelaskan kekuatan seperti apa yang mereka tawarkan. Dengan berbagai alasan, saya mencoba untuk menjelaskan bahwa saya hanya ingin memanfaatkan equity saya yang tersisa d BPF karena saya masih memiliki banyak keperluan untuk modal usaha yang lain. Pada akhirnya, Ibu Lia mengeluarkan kalimat “ Yauda, kira – kira Pak Rama ada uang berapa untuk menambah equity? Seadanya aja deh Pak.. ”. Pihak BPF meminta menyetorkan sejumlah uang tanpa alasan yang jelas. Sewaktu saya mulai bergabung, dalam waktu 1 minggu saya sudah bisa mengumpulkan profit sebesar $2,000 namun keuntungan ini sangat sulit untuk di ambil, dengan berbagai alasan, pihak BPF mengulur – ulur waktu dengan berbagai alasan, bahkan dengan mengatakan form penarikan dana nya tertinggal d kantor, semula saya mempercayainya, namun dengan adanya kasus seperti ini, saya meragukan kebenarannya karena pada saat itu, form penarikan dana baru bisa saya tanda tangani setelah 4hari saya minta,uang ditransfer 2 hari kemudian. Berbeda sekali dengan hari ini saat saya menyatakan ingin menarik seluruh sisa equity saya yang berjumlah kurang lebih $1,700 , pihak BPF khusus datang mengunjungi saya untuk meminta tanda tangan penarikan dana padahal saya baru mengajukan permohonan 3jam sebelumnya. Apakah BPF memang mengambil profit dengan menipu uang nasabah??
4. Wakil Pialang selalu memberikan prediksi kenaikan / penurunan index saham pada pagi hari, tepat pada saat bursa baru dimulai. Hal ini sangat janggal mengingat situasi pada saat itu, index saham masih sangat tidak stabil. Nasabah telah membuktikan, situasi index saham pada saat opening tidak dapat dijadikan sebagai tolak ukur pergerakan index saham, baik naik maupun turun.
5. Pada saat posisi saya sudah terkunci, saya memiliki 10 lot saham yang tidak dapat dicairkan mengingat nilainya masih minus. Saat itu, saya hanya memiliki equity lebih kurang $3,000. Dengan kondisi 10 lot saham yang pending, saya memiliki kewajiban untuk membayar sewa menginap sebesar $30/hari mengingat bahwa sewa menginap adalah $3/lot/hari. Saya memaklumkan situasi seperti ini dan mengikuti aturan yang ada, dan berharap sebelum equity saya habis, index saham dapat stabil kembali sesuai dengan harga terendah yang saya miliki. Pada saat itu, pihak BPF ( Ibu Lia ) mengiyakan bahwa yang dapat saya lakukan hanya wait & see sampai index saham kembali stabil mendekati nilai terendah yang saya miliki. Pada saat itu, saya sharing dengan Ibu Lia, ia membenarkan bahwa saya hanya bisa menunggu sampai index saham mendekati nilai terendah yang saya miliki, setelah index saham stabil, baru bisa melikuidasi lot saham satu persatu sesuai dengan nilai masing – masing index saham yang berlainan satu sama lain.Ketika index saham mendekati nilai terendah lot saham yang saya miliki, saya berniat untuk melikuidasi lot saham tersebut. Namun saya sangat kaget ketika pihak BPF menyatakan bahwa saya tidak dapat melikuidasi lot saham tersebut karena saya tidak memiliki kekuatan. Mereka mengatakan, untuk melikuidasi 1lot saham, harus ada jaminan sebesar $3,500. Hal ini sangat mengejutkan mengingat sebelumnya mereka tidak pernah mengingatkan bahwa saya butuh jaminan untuk melikuidasi lot saham tersebut.
6. Aturan main yang diberikan BPF sangat menjebak nasabah mengingat aturan main tersebut sangat rumit namun tidak dijelaskan pada awalnya, namun pada saat terjadi situasi tertentu. Pada saat perkenalan, BPF hanya memberikan ilustrasi yang sangat sederhana, tidak serumit seperti pada saat nasabah sudah bermain. Pada saat awal, pihak BPF memiliki komitmen akan menjaga dana nasabah sebaik – baiknya, namun pada kenyataannya sebaliknya. Sebagai konsultan yang berpengalaman dalam bidangnya, semestinya BPF hanya menyarankan nasabah untuk bertransaksi pada moment – moment yang menguntungkan, bukan malah berspekulasi dengan menggunakan uang nasabah.
7. Tidak ada laporan yg jelas. Setiap transaksi yang dilakukan, hanya dilaporkan melalui telpon, sangat tidak jelas. Awal mula nasabah bergabung dengan BPF, BPF berjanji akan selalu memberikan laporan lewat email, namun ternyata email tidak pernah masuk. Tiap kali saya konfirmasi, pihak BPF selalu mengatakan email sudah dikirim, malah menanyakan balik “Emang emailnya belum masuk ya Pak??”. Semula, saya percaya bahwa hal tersebut merupakan kesalahan email server (yahoo). Namun, setelah kejadian seperti ini, saya menyimpulkan bahwa kejadian ini memang dirancang oleh BPF agar nasabah tidak dapat mengontrol dan menghentikan BPF dalam upaya menggerogoti equity nasabah dengan kesalahan – kesalahan BPF dalam menganalisa situasi pasar sehingga pada akhirnya equity nasabah akan terus berkurang.
8. Sebagai konsultan, BPF memberikan saran yang menjebloskan nasabah. Satu kasus, nasabah sudah menegaskan bahwa sisa equity yang tinggal sedikit harus digunakan untuk bertahan sampai pasar kembali stabil, namun perwakilan dari BPF menganjurkan melakukan transaksi, sudah ditanya berulang kali, tetap yakin akan mendapatkan keuntungan, namun pada akhirnya mengalami kerugian kurang lebih $700 padahal pada saat itu, equity hanya tersisa kurang lebih $3000.
9. Strategi yang dijalankan BPF, terbukti tidak bertujuan untuk mengamankan atau menambah equity nasabah, namun sebaliknya justru ingin mengikat uang nasabah sebanyak – banyaknya. Hal ini terbukti, nasabah sangat sulit mengambil dana yang ada di account BPF. Marketing selalu mengiming-imingi dengan situasi pasar yang sedang memiliki peluang untuk mendapatkan keuntungan, tetapi pada kenyataannya, equity semakin lama semakin sedikit.
10. Marketing BPF sebagian besar adalah penipu. Terbukti, salah satu pegawainya yang bernama “Djun” pada awalnya memberikan kartu nama sebagai “Wakil Pialang”, telah bekerja selama 8 tahun, namun pada saat pembicaraan mengenai pemecahan masalah account saya, ia mengaku sebagai “Marketing”, baru bekerja selama 2 tahun. Penjelasan seluruh marketing BPF mengenai profil perusahaan seperti jumlah karyawan, jumlah marketing, kapan perusahaan berdiri, memiliki banyak kejanggalan karena terdapat perbedaan antara jawaban marketing yang satu dengan marketing yang lain.
AKHIRNYA G PUTUSKAN TARIK DANA G YANG CUMA BERSISA 16JTAN, RESIGN DARI BISNIS INI. HAL INI G LAKUKAN WALAUPUN G RUGI KARENA G NGERASA DIPOROTIN. BUKAN CUMA RUGI DALAM BISNIS INI, TAPI BISNIS G YG LAIN JD TERBENGKALAI GARA PERPUTARAN UANG NYA JADI TERHAMBAT.
SEKALI LAGI G BILANG, GKDA MAKSUD JELEK2IN PIHAK MANAPUN, G NGOMONG APA ADANYA, BIAR TEMAN2 YANG MENILAI..
Saat ini, kasus uda g serahin k lawyer, sedang dipelajari..Walaupun g uda berusaha ikhlasin uang tersebut, tapi g berusaha tempuh jalur hukum.
G juga minta bantuan dari teman2 yang berkenan, supaya posting thread g d forum2 lain karena g cuma aktif d modcom...
Dengan kalian bantu g forward berita ini, mungkin kalian bisa menyelamatkan rekan2 yang lain dari usaha penipuan.
G bisa mempertanggung jawabkan semua tulisan g ini.
Atas bantuan & kerja samanya, g ucapkan makasih.
hAVE A NICE DAY..













Reply With Quote




