Just sharing....
Scuto Laminating Simota

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 7 12345 ... LastLast
Results 1 to 10 of 64
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/7814
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Kopral Satu
    Location
    >>>---------> Jakarta
    Posts
    68
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    14 Hrs 44 Mins 9 Secs

    Just sharing....

    Buat yang bingung, ribet, nggak ngerti, takut diboongin, coba deh:

    crossover itu gunanya untuk mengatur pembagian frekuensi supaya sesuai dengan rentang frekuensi yang sanggup direproduksi oleh speaker.

    Contoh; tweeter tidak di design untuk mereproduksi frekuensi rendah (bass/ sub-bass) sehingga digunakan lah crossover untuk mem-filter frekuansi rendah tersebut supaya tidak masuk ke tweeter. Begitu pula untuk midrange dan woofer/ sub-woofer.

    Kalau sistem anda dibagi menjadi 3 speaker (tweeter/midrange/woofer) gunakanlah crossover 3-way, dan 2-way apabila hanya dibagi tweeter dan midrange/ midbass saja.

    Refernsi step by step yg bisa dicoba;

    Coba deh cari info lebih detail dari barang2 yang anda punya (power handling, sensitivity, frequency range, dsb). Dari situ tentukan rentang suara dari 20Hz - 20KHz mau dipotong di titik berapa. Penentuan titik potong ini penting untuk menghindari ada nya overlaping frekuensi yg bisa menyebabkan cancellation dan juga cacat suara (distorsi) apabila titik potong keluar dari range speaker.

    Tidak ada titik potong (crossover point) yang absolut benar atau salah, semua ini tergantung dari komponen yg dimiliki dan juga akustik mobil.

    Kalo titik potong udah ditentukan, berlanjut ke crosover order. Maksudnya seberapa tajam frekuensi mau dipotong (di filter). 1st order 6db/ octave mempunyai slope yg landai (susah di tune namun soft n natural kalo bisa dapet). 2nd order 12db/ octave slope nya lebih tajam (umum digunakan, lebih mudah di tune). 3rd / 4th order slope nya sangat tajam, titik potong harus benar2 akurat atau bisa mengakibatkan suara bolong (frekuensi gap).

    Proses ini adalah bagian dari development yg cukup makan waktu. Coba dengan beberapa test dari titik potong dan crossover slope sampai benar2 dapat rentang frekuensi yang lengkap tanpa ada nya gap.

    Langkah selanjutnya apabila crossover point dan slope sudah dapet adalah penentuan komponen. Coil/ induktor dan capacitor adalah komponen utama dari crossover passive. Begitu pula resistor. Disini anda dapat bermain2 dengan karakter dan warna suara. Coba semua komponen dari yang murah sampai yg mahal (kalo bisa) supaya bener2 tau apa bedanya capacitor harga 1000 perak dengan Mcap oil/ silver capacitor atau Solen. Belum tentu juga capacitor mahal enak didenger kuping. Karena warna suara ini tergantung dari head unit, speaker, power dan kabel juga selain dari crossover.

    Tips yg saya pakai; dengerin dulu sistem tanpa crossover (head unit, power, kabel dan speaker) jadi bisa tau suara dan karakter asli dari sistem anda. Baru tambahkan crossover dan dengarkan bedanya. Coba beberapa kali ganti dan bandingkan komponen sampai dapet karakter yang lebih baik (cocok di kuping)

    Langkah selanjutnya kalau rentang frekuensi sudah lengkap, warna suara sudah cocok, lanjutkan ke staging/ imaging. Proses ini butuh waktu dan kesabaran yg cukup lama dan juga sensitivitas kuping kita. Percayalah dengan kuping sendiri daripada alat. Disini intinya adalah untuk mencari fase (phase). Banyak pendapat tentang fase disini. Ada sebagian orang menganggap fase sama dengan polarity. Ada juga yg tidak. Buat saya ada hubungan antara keduanya. Polarity (+) dan (-) pada speaker apabila dipasang terbalik akan membuat fase berubah 180 derajat. Saya langsung aja ke aplikasi; Penempatan posisi dan angle speaker adalah point yang sangat penting dalam pencarian staging dan imaging. Tweeter merupakan komponen terpenting.

    Tips yang saya pakai; gunakan midrange/ midbass sebagai referensi. Matikan dulu woofer/ sub-woofer dan tweeter. Treatment doortrim anda dengan peredam dan perhatikan ruang resonansi nya. Sampai dapat suara kick bass (sekitar 80 - 100Hz) yg cukup jelas). Gunakanlah CD refernsi. Selanjutnya hidupkan tweeter. Gunakan CD vokal pria dan wanita (bergantian) sambil mencoba beberapa angle dan posisi untuk tweeter. Satu panduan, dengarkan titik fokus midrange dan samakan angle dan posisi tweeter untuk menyamakan titik fokus tweeter. Apabila ketemu maka fase anda sudah benar. Tiap2 instrumen musik keluar dari satu titik (bukan ditengah) di seluas dashboard anda. Ingat tidak semua instrumen musik termasuk fokal harus keluar seolah2 dari tengah dashboard. Hal ini sangat tergantung rekaman dan sound engineer dalam proses mixing (jadi tiap rekaman beda2). Yang penting adalah setiap satu instrumen terdengar jelas dan fokus dari satu titik.

    Hidupkanlah woofer/ sub-woofer. Aturlah lo-pass dan phase 0-180 sampai suara bass tertarik ke depan. Sebelumnya perhatikan treatment untuk sub nya dahulu. Free air atau box, sealed atau ported, volume box dsb.

    Fine tuning; pada langkah ini bermainlah dengan kabel. Cobalah beberapa model/ tipe/ merek kabel yang ada untuk mendapatkan karakter dan warna yg lebih mantap lagi.

    Stop. Disini saya sarankan stop heheheheh. Satu komponen anda ganti (head unit, power atau apalah) maka sistem akan butuh tune dan fine tune lagi.... and it's never ending story

    Conclusion:

    Installasi yang benar (heath system)
    1. Kapasitas dinamo ampere dan accu yg memadai
    2. Penggunaan besaran kabel yg sesuai (gauge/ awg)
    3. Safety (sikring, grounding, isolator)
    4. Sirkulasi dan penempatan komponen
    5. Absorber/ damper (akustik kabin)

    Tata suara yg benar (sound system)
    1. Penentuan titik potong crossover dan slope
    2. Speaker handling yang sesuai dengan power rate dari amp
    3. Polarity dan fase yang tepat
    4. Akustik interior dan volume box yang tepat

    Staging dan imaging (stereo image)
    1. Posisi dan tiap2 speaker

    Kualitas suara (sound quality)
    1. Merek, tipe tiap2 komponen sistem (HU, power, kabel, speaker, xover)
    2. Rekaman (analog/ digital)
    3. Sampling (24-bit/192KHz)
    4. Processing/ mixing/ mastering (stereo/ HDCD/ SACD/ DVD-A)
    5. Hindari kebanyakan komponen (HU ke preamp, ke equalizer, ke active crossover network, ke power amplifier, ke speaker, diukur2 pake RTA dl) duh itu ngeset nya sama puyengnya kaya live concert jakjazz heheheheheh

    So guys, jangan buru2 keluar duit banyak untuk bikin crossover passive, kalau sistem nya masih berantakan. Banyak sekali faktor yang berpengaruh dan crossover hanya 1 bagian dari keseluruhan sistem suara.

    Anyway hanya sekedar share pengalaman dan pengetahuan semoga bermanfaat................................
    --------------------------------------------------------
    W202.024
    E53.M54

  2. Eagle Eyes
  3. #2
    Letnan Satu
    Location
    JAKARTA
    Posts
    1,659
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Hrs 11 Mins 20 Secs
    mantap banget nih bos, thanks 4 sharing

  4. #3
    Letnan Satu
    Location
    Mobile
    Posts
    1,570
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Hrs 42 Mins 12 Secs
    hebat bos ariodeh. coba lo posting begini dr dulu. jadi g gak kejebur and gak perlu berenang. untung gak ampe kelelep tuh g pas kejebur huahaha. pasip g cuppuuueeeeee.

    btw lms yg juwal dimana ya? mahal murah sih. tadi g ngeliat org bikin pasif. gile ampe gulungan coil di ukur hehe
    AVHP7650+GEXP5750+FRX456
    UsAmps RED 150+Jxr6HD
    UsAmps RED 200+??
    UsAmps RED Hc100+2xJL12w6Gold+DeepBass
    ForSale: Peerlees HDS 5.25, Jordan Jxr6HD, Scanspeak D6000, Pasif custom, Pyle Eternal, Brembo GTF40, Lowenhart Br5 18, 92927778/08161827778

  5. #4
    Letnan Dua
    Location
    Jkt
    Posts
    1,377
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 1 Hr 18 Mins 28 Secs
    wih...mantap....thanks for sharing boss :smt023

  6. #5
    Sersan Satu
    Location
    Downtown
    Posts
    336
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    8 Hrs 25 Mins 6 Secs
    ariodeh:

    Buat sharing saja di forum ini, saya ingin tanya satu hal.
    Saya menyoroti tulisan anda tentang fase = atau tdk = dengan polarity.
    Yang sebenarnya dikatakan benar yang versi mana?
    Apakah itu hal yang legal atau tidak bila kita menyamakan?


    tks for sharing

  7. #6
    Kopral Satu
    Location
    >>>---------> Jakarta
    Posts
    68
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    14 Hrs 44 Mins 9 Secs

    fase

    benar dan salah

    gimana yah, ....mmmm gini deh... arus listrik yang keluar dari power itu kan bolak balik (AC) bukannya searah (DC). AC power itu kalo diliat pake osciloscope bentuknya kaya gelombang (naek turun) persis kaya grafik sinus. Naek turun nya ini lah yang akan menggerakan konus speaker anda keluar dan kedalam. Idealnya speaker kiri dan kanan harus bergerak bersamaan dan seirama. Pada saat dentuman bass kiri dan kanan konus speaker harus sama2 bergerak kedepan. Maka suara akan merambat dari kiri dan kanan bersamaan dengan kekuatan yang sama pula. Sampailah ditengah2 membuat image stereo yang anda dengar.

    Maksud polarity disini adalah ujung (kutub). Konus menempel di coil dan ditengah2 coil ada magnet. Pada saat coil dialiri listrik maka akan membentuk medan magnet. Karena ada medan magnet maka ada polarity (utara dan selatan) atau + dan -. Maka coil akan bergerak keatas atau kebawah. Dan akan menggerakan konus sekaligus. Terbayang kan kalau utara dan selatan nya terbalik?? maka coil di speaker kiri dan coil di speaker kanan bergerak berlawanan arah (gelombang AC di kiri dan kanan berlawanan orientasi 180 derajat)

    Efek dari keadaan ini adalah seolah2 suara bass hilang karena pada saat bersamaan speaker kiri bergerak ke depan dan speaker kanan bergerak kedalam. Biasa disebut dengan cancellation. Cancellation disini adalah gagal nya speaker membuat stereo image ditengah2.

    Tujuan dari memperhatikan polarity dan atau + - pada speaker jangan sampai terbalik adalah untuk membuat suara kiri (gelombang) dan kanan dalam satu orientasi atau fase. Maka stereo image akan terbentuk.

    Jadi polarity itu adalah untuk membuat fase yang benar. Apabila pada kedua speaker kanan dan kiri kabel nya kita balik semuanya - + - + polarity memang terbalik, tetapi fase benar.

    Jelas nggak ???

    Nah polarity hanya satu cara dasar untuk memastikan kedua speaker mengeluarkan suara yang searah/ se-orientasi/ se-fase. Namun ada hal2 lain yang juga bisa mempengaruhi fase.

    Hal2 lain ini lah yg harus diperhatikan. Jarak antara kuping kita ke tiap2 speaker akan mempengaruhi fase. Posisi dan angle speaker juga mempengaruhi. Crossover juga mempengaruhi.

    3 Hal utama yang membuat fase berantakan:

    1. Potongan crossover yang kurang tepat (overlaping frequency)
    2. Posisi dan atau angle dari tweeter dan subwoofer
    3. Interior akustik mobil anda (pantulan2)

    Dalam tata suara sebenarnya yang dicari adalah menyamakan fase tiap2 speaker dalam satu sistem. Disinilah tugas installer yang paling berat

    Semoga membantu

    Cheers
    --------------------------------------------------------
    W202.024
    E53.M54

  8. #7
    Sersan Satu
    Location
    Downtown
    Posts
    336
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    8 Hrs 25 Mins 6 Secs
    :smt003 top penjelasannya.. kena pointnya bos Ariodeh

  9. #8
    Mayor
    Location
    Jakarta, Bandung
    Posts
    3,641
    Power
    25 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 8 Hrs 16 Mins 55 Secs
    Mau nambahin soal fase aja...
    Kalau speaker polarity nya dibalik, itu artinya fase diubah 0-180 derajat.

    Naah, si fase ini juga yg "dimainkan" oleh time alignment. Di time alignment atau juga ada bbrp ampli yg support, itu fase bisa diset 0-180 almost continously, jadi ngga cuma 0 atau 180.

    Btw bos a8yss kayaknya lg stress berat ya
    Ati2 om ama custom pasif. Kalau ngga jago2 amat, malah berantakan...
    The Beast - Sound Quality Audio Processor
    The Altair - HiFi Speaker

  10. #9
    Mayor
    Location
    indonesia
    Posts
    4,324
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 2 Days 9 Hrs 54 Mins 17 Secs
    WuiHhhhh sekalinya post lgsg penuh man... !!!mantap bosss. sudah terwakilkan semua definisinya..

    thank you

  11. #10
    Ex-Administrator
    Posts
    1,179
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    N/A
    topic yg berguna.

    saya jadikan sticky.

 

 
Page 1 of 7 12345 ... LastLast
NGK Busi Mitsubishi

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. sharing g8
    By Rizky23 in forum Honda
    Replies: 0
    Last Post: 9th June 2012, 11:35
  2. Just Sharing
    By Redices in forum Volvo
    Replies: 6
    Last Post: 13th January 2010, 13:24
  3. just for sharing....
    By xe_nia lovers in forum Diskusi Kaki-Kaki
    Replies: 1
    Last Post: 15th October 2006, 09:13
  4. Sharing AC
    By JB Jusuanto in forum Diskusi Otomotif Lain-Lainnya
    Replies: 9
    Last Post: 5th September 2006, 21:25
Back to top