Buat yang suka baca: Kisah 5 Orang Rudy (renungan untuk mendidik anak).

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Results 1 to 4 of 4
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/72880
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Kapten
    Location
    stage of solitairy..
    Posts
    2,530
    Power
    41 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Days 14 Hrs 59 Mins 1 Sec

    Buat yang suka baca: Kisah 5 Orang Rudy (renungan untuk mendidik anak).

    Mangap, eh maap kalau repost, dapet dari temen;

    Rudy Habibie dan Rudy Chaerudin, sukses mana?

    Saya ingat waktu di SMA dulu, kami (murid) harus menjalani test IQ Untukpenjurusan. Sekolah saya menetapkan bahwa murid2 dengan IQ tinggi bisa masuk ke jurusan IPA/Science. Murid dengan IQ sedang hanya bisa masuk jurusan Sosial dan yang paling jongkok IQnya hanya diijinkan untuk masuk kejurusan Bahasa.

    Aturan di sekolah saya ternyata berlawanan dengan aturan dari SMA Swasta terkenal di Yogyakarta yang mengarahkan anak-anak yang ber-IQ paling tinggi justru ke jurusan Bahasa.

    Sewaktu saya diskusidengan Romo Mangun Wijaya (Alm) tentang kurikulum sekolah, Beliau mengatakan bahwa pendidikan di Indonesia masih Mewarisi "budaya" kolonial Belanda. Menurut beliau, seharusnya anak-anak yang kecerdasannya tinggi seharusnya diarahkan untuk masuk jurusan Sosial supaya di masa mendatang akan lahir ekonom, hakim, jaksa, pengacara, polisi, diplomat, dutabesar, politisi dsb yang hebat2. Tetapi rupanya hal itu tidak dikehendaki oleh penguasa(Belanda). Belanda menginginkan anak-anak yang cerdas tidak memikirkan masalah2 sosial politik. Mereka cukup diarahkan untuk menjadi tenaga ahli/scientist, arsitektur, ahli computer, ahli matematika, dokter,dsb yang asyik dengan science di laboratorium (pokoknya yang nggak membahayakan posisi penguasa). Saya nggak tahu persis yang benar Romo Mangun Wijaya atau pemerintah Belanda. Hanya saja waktu itu saya yang kuliah ambil jurusan Kurikulum jadi patah semangat karena kayaknya kurikulum di Indonesia ini hampir tidak ada hubungannya dengan kehidupan yang akan dijalani orang setelah keluar dari sekolah.

    Kita bisa lihat, Insinyur yangmenjadi politisi bahkan memimpin parlemen, kemudian dokter (umum) bisa menjadikepala Dinas P & K atau tenaga marketing, sarjana theologia yang jadi pengusaha, dsb. Sampai saat ini,masih banyak orang tua dan masyarakat yang beranggapan bahwa anak yang hebat adalah anak yang nilai matematika dan science-nya menonjol. Paradigma berpikir orang tua/masyarakat ini sangat mempengaruhi konsep anak tentang kesuksesan. Bulan Juni 2003 yang lalu,lembaga tempat saya bekerja mengadakan seminar anak-anak.

    Di depan800-an anak, Kak Seto Mulyadi (Si Komo) menunjukkan 5 Rudy.

    - Yang Ke-1 :
    Rudy Habibie (BJ Habibie) yang genius, pintar bikin pesawat dan bisa menjadi presiden.
    - Yang Ke-2 : Rudy Hartono yang pernah beberapa menjadi juara bulutangkis kelas dunia.
    - Yang Ke-3 : Rudy Salam yang suka main sinetron di TV
    - Yang Ke-4 : Rudy Hadisuwarno yang ahli di bid. kecantikan dan punya banyak salon kecantikan di bbrp kota.
    - Yang Ke-5 : Rudy
    Choirudin yang jago masak dan sering tampil memandu acara memasak diTV.

    Sewaktu Kak Seto bertanya "Rudy yang mana yang paling sukses menurut kalian?" Hampir semua anak menjawab "Rudy Habibie" Sewaktu ditanyakan"Mengapa, kalian bilang bahwa yang paling sukses Rudy Habibie?"

    Anak-anakpun menjawab "Karena bisa membuat pesawat terbang,bisa menjadi presiden, dsb" Sewaktu Kak Seto menanyakan "Rudy yang mana yang paling tidak sukses?" Hampir seluruh anak menjawab "RudyChoirudin" Ketika ditanyakan "Mengapa kalian mengatakan bahwa Rudy Choirudin bukan orang yang sukses?"

    Anak-anakpun menjawab "Karena Rudy Choirudin hanya bisa memasak"

    Memang begitulah pola pikir dan pola asuh dalam keluarga dan masyarakatIndonesia pada umumnya yang masih menilai kesuksesan orang dari karya-karyabesar yang dihasilkannya. Masyarakat kita banyak yang belum bisa melihat kesuksesan adalah pengembangan talenta secara optimal sehingga bisa dimanfaatkan dalam kehidupan yang dijalaninya dengan"enjoy".

    Banyak masyarakat kita yang beranggapan bahwa IQ adalah segala-galanya.Padahal kenyataannya EQ, SQ dan faktor2 lain juga sangat menentukan. Dalam seminar tsb Kak Seto hanya ingin merubah paragidma berpikir anak-anak (danjuga orang tua/keluarga) . Anak-anak dan orang tua harus menyadari dan mensyukuri setiap talenta yang diberikan olehTuhan.

    Bila talenta tersebut dikembangkan dengan baik, maka kita bisa mencapai kesuksesan di "bidangnya". Jadi untuk anak-anak yang tidak pintar matematika, anak2 tidak perlu minder dan orang tua tidak perlu malu atau menekan anak. Anak-anak yang lebih menyukai pelajaran menggambar dari pada pelajaran2 lain, bukanlah anak-anak yang bodoh karena justru anak2yang punya imajinasi tinggilah yang pintar menggambar/melukis. Anak-anakyang suka ngobrol, kalau kita arahkan bisa saja kelak menjadi politisi atau negotiator yang baik.

    Anak-anak yang banyak bicara, kalau diarahkan untuk menuliskan apa yang ingin dibicarakan bisa2 menjadi penulis yang hebat. Mbak Dwi Setyani juga mengingatkan kita untuk lebih memfokuskan pada kekuatan kita dari pada"wasting time" bersungut-sungut,hanya memikirkan kelemahan kita.

    Saya pernah membaca pengalaman hidup seorang penyanyi di Amerika. Penyanyi tsb dulunya tidak PD karena wajahnya tidak terlalu cantik dan giginya tonggos. Saat menyanyi di pub, dia repot mengatur bibirnya supaya giginya yang tonggos tidak dilihat orang. Hasilnya: ia hanya bisa menghasilkansuara yang pas-pasan. Ketika temannya meyakinkan bahwa giginya yang tonggos itu bukanlah masalah, maka ia pun bisa menyanyi dengan bebas dan meng-eksplore suara emasnya. Ternyata orang-orang mengingat
    penyanyi itu karena kualitas suaranya, bukan parasnya yang jelek dengan gigi tonggosnya.

    Kitapun meyakini bahwa Sang Pencipta menciptakan setiap kita (manusia)dengan maksud yang terbaik. Kalau saja kita meyakini hal tersebut,maka semua orang akan mensyukuri keadaan dan memanfaatkan talenta yang telah diberikan.



    Sekarang kita tau kenapa Indonesia ga pernah maju...
    JKT48 BSD48
    YONA. 4 huruf yang selalu menjadi harapan dan memberikan impian bagi para serpihan hatinya

    (btw, foto disebelah bikin galau ya?)

  2. Delapan Satu
  3. #2
    Sersan Satu
    Posts
    365
    Power
    20 
    M-Store Point
    0
    Online
    17 Hrs 52 Mins 39 Secs
    U.S. Robotics Corporation is a company which produces USRobotics computer modems & related products.

  4. #3
    Sersan Satu
    Posts
    489
    Power
    14 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 5 Days 5 Hrs 43 Mins 38 Secs
    wah postingan bagus, sangat setuju dengan tulisan diatas

  5. #4
    Letnan Satu
    Posts
    1,687
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 4 Days 23 Hrs 12 Mins 31 Secs
    Very very true .....

 

 
Mega Glodok Kemayoran

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 12
    Last Post: 29th July 2015, 11:51
  2. Replies: 16
    Last Post: 30th July 2013, 19:03
  3. kisah anne (renungan)
    By iv4n in forum Automotive
    Replies: 37
    Last Post: 26th July 2013, 15:44
  4. Buat yg suka lewat bahu jalan.. baca dan renungkan!
    By hippopotamus in forum Automotive
    Replies: 139
    Last Post: 14th October 2012, 10:02
Back to top