Sejumlah anggota komunitas Wuling Electric Vehicle Indonesia (WEVI) melakukan uji coba terhadap ban baru Bridgestone EP150 berukuran 12 inci, yang secara khusus dirancang untuk mobil listrik kecil seperti Wuling Air EV. Kegiatan uji coba ini berlangsung di Proving Ground (PG) Bridgestone Indonesia pada Minggu (28/1/2023), yang terletak di Karawang, Jawa Barat.

Dalam keterangan tertulis, uji coba ban Bridgestone Ecopia EP150 ini diselenggarakan seiring dengan peringatan International Reducing CO2 Emissions Day (Hari Internasional Pengurangan Emisi CO2) yang diperingati setiap tanggal 28 Januari. Partisipasi mencapai lebih dari 80 kendaraan dari komunitas WEVI dalam kegiatan tersebut.

Pengujian ban baru ini dilakukan pada tiga unit mobil listrik Wuling Air EV tipe long range.

“Ban ini menjadi pilihan yang tepat bagi pengguna mobil listrik berjenis city car yang menggunakan ban berukuran mini, mengutamakan efisiensi berkendara sambil tetap menginginkan kualitas superior dengan daya tahan yang unggul,” ujar Masaki Abe, Marketing Director Bridgestone Indonesia.



Dijelaskan bahwa ban Bridgestone Ecopia EP150 berukuran 12 inci ini memanfaatkan teknologi kompon Nano Pro-Tech. Pabrikan mengklaim bahwa teknologi ini menggunakan ikatan silika dan polimer yang diperkuat untuk meningkatkan area kontak. Dengan praktisnya, ban dapat mengurangi panas dan kehilangan energi, sehingga memberikan performa yang lebih baik dalam kondisi jalan basah dan meningkatkan kemampuan deselerasi mobil.

“Kami memberikan apresiasi kepada Bridgestone Indonesia atas kehadiran Ecopia EP150 berukuran 12 inci, ini tentu saja menambah opsi pilihan ban yang sesuai dengan Wuling Air EV. Kami juga berterima kasih atas kesempatan untuk melihat langsung kualitas ban Bridgestone melalui pengujian dan evaluasi di pabrik Karawang. Kami berharap kegiatan semacam ini dapat menjadi agenda yang rutin,” ucap Ketua Umum WEVI, Deni Sukatno.

WEVI sendiri merupakan komunitas resmi di bawah naungan SGMW (Wuling Indonesia) yang didirikan pada tanggal 26 November 2022. Saat ini, komunitas ini memiliki 1.012 anggota di seluruh Indonesia, dengan 600 di antaranya berada di wilayah Jabodetabek.