Wuling Air EV, meskipun memiliki keinginan awal untuk mengganti jok elektrik, menghadapi kendala ketika mencoba berbagai model jok yang tidak sesuai dengan dimensinya. Fitting-fitting yang dilakukan bahkan tidak memungkinkan penggunaan jok BMW seri-3 yang ramping. Dimensi kecil dari Wuling Air EV menyebabkan volume kabin terbatas, sehingga mencoba beberapa jok non-elektrikal juga tidak memberikan solusi.

Feri Gusrijal, pemilik Ferari Jok, menjelaskan bahwa bahkan jok yang tidak elektrikal sekalipun tidak muat. Sebagai solusi, konsumen menemukan cara untuk tetap meningkatkan kenyamanan mobil listrik ini dengan melakukan custom pada busa jok. Salah satu konsumen menyatakan bahwa meskipun tidak dapat mengganti jok, mereka berhasil membuat penyesuaian dengan merombak busa jok. Pada tempat duduk depan, keluhan mengenai ketinggian dibahas dengan mengurangi busa dan menambahkan busa penopang paha.

Andi Prasetyo, Supervisor dari Vertue Concept, menjelaskan bahwa busa jok dapat disesuaikan, ditambah, atau dikurangi sesuai dengan kebutuhan. Proses ini melibatkan penyesuaian berdasarkan posisi tubuh pemilik mobil untuk mencapai kenyamanan yang diinginkan. Walaupun Wuling Air EV memiliki dimensi kompak dengan panjang 2.974 mm, lebar 1.505 mm, tinggi 1.631 mm, dan wheelbase 2.010 mm, lantai rata memberikan kesan lapang pada kabin mobil dengan ruang kaki yang tetap dapat digerakkan dengan leluasa.



Wuling Air EV mengadopsi baterai lithium iron phosphate (LFP) yang mampu memberikan jarak tempuh antara 200 hingga 300 kilometer setiap kali melakukan pengisian daya. Mobil listrik ini juga dilengkapi dengan sistem Electric Power Steering (EPS) sebagai standar, memberikan kemudahan dalam pengendalian setir mobil. Desain setir yang ringkas terintegrasi dengan tombol multifungsi memungkinkan pengaturan sistem audio dan menu kendaraan dengan lebih mudah.

Sistem suspensi depan menggunakan MacPherson Strut, sementara suspensi belakang menggunakan Multi-Link. Sektor dapur pacu Wuling Air EV menawarkan torsi maksimum sebesar 110 Nm dengan tenaga mencapai 40 HP atau setara dengan 30 kW. Keempat ban mobil ini memiliki ukuran 145/70 dengan velg berdiameter 12 inci.

Pada sistem pengereman, varian Long Range menggunakan rem cakram di kedua roda depan dan belakang. Sementara itu, varian Standard Range hanya menggunakan rem cakram di roda depan, sedangkan roda belakang masih menggunakan rem tipe drum.

Sebagai informasi tambahan, Wuling Air EV terdiri dari 3 varian yaitu dari yang terendah varian Lite dengan harga Rp190.000.000, kemudian varian Standard Range Rp224.000.000 dan varian Long Range dengan harga Rp275.000.000 (OTR Jakarta). Ketiga harga tersebut sudah termasuk harga subsidi PPN.