Wuling Formo Max yang dirilis di Indonesia hadir dalam versi pikap. Namun tidak menutup kemungkinan, kendaraan niaga asal Tiongkok itu akan hadir dalam versi lain, seperti dikreasikan menjadi mobil toko, box bahkan angkot.

Brand and Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani bilang bahwa penggunaan lain dari Formo Max akan dipertimbangkan ke depannya. Sementara mobil baru meluncur, fokus pada penjualan dan penetrasi pasar terlebih dahulu.


HomeOtomotifOto News
Wuling Formo Max Berpeluang Hadir dalam Versi Lain
Liputan6.comLiputan6.com
22 Jan 2023, 08:06 WIB
Copy Link
19
Wuling Formo Max Dibanderol Rp 162 Juta di Indonesia (Arief A/Liputan6.com)
Perbesar
Wuling Formo Max Dibanderol Rp 162 Juta di Indonesia (Arief A/Liputan6.com)
Liputan6.com, Jakarta - Wuling Formo Max yang dirilis di Indonesia hadir dalam versi pikap. Namun tidak menutup kemungkinan, kendaraan niaga asal Tiongkok itu akan hadir dalam versi lain, seperti dikreasikan menjadi mobil toko, box bahkan angkot.

Brand and Marketing Director Wuling Motors, Dian Asmahani bilang bahwa penggunaan lain dari Formo Max akan dipertimbangkan ke depannya. Sementara mobil baru meluncur, fokus pada penjualan dan penetrasi pasar terlebih dahulu.

Enam+01:59VIDEO: Komunitas Pengguna Moge Harley-Davidson Minta Akses Masuki Tol ke Jokowi
"Kami masih fokus untuk market pikap. Seperti kita tahu, pasar komersial di Indonesia itu kan bertumbuh. Kami mau fokus di situ dulu. Jadi market pikap B di segmen komersial itu share nya 40 persen. Untuk penggunaan seperti jadi angkot dan lain-lain nanti kita lihat di lapangan," tutur Dian saat jumpa media di Fresh Market Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara (17/1/2022).

Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors, mengatakan bahwa potensi penawaran Wuling Formo Max dengan wujud sasis kabin saja sangat mungkin. Namun untuk masih dalam tahap studi. Seperti pihak yang akan menggarap karoseri.

"Kalau modifikasi yang body works seperti bikin ambulans, angkot, box kan ada perizinan ulang. Bagian itu yang masih dalam studi juga. Biasanya kan segmen itu kebutuhannya macam-macam. Nanti kami pilah, mana saja yang masuk ke ranahnya Wuling sebagai ATPM, mana yang bisa kami kerjasama dengan partner di luar ATPM."

Menurut Danang, basis Formo Max mengadopsi dari Confero dan Formo minibus, khusus untuk bagian depan saja. Sisa sasis belakang sudah disesuaikan untuk kebutuhan kargo hingga kuat menahan bobot sampai 1 ton.

Makanya bagian suspensi belakang menggunakan leaf spring yang lebih sesuai dengan urusan angkat beban. Sementara untuk dijadikan fungsi lain, bagian itu juga perlu disesuaikan.

"Tapi kalau memang sesuai dengan spesifikasinya sih ya bisa saja," imbuh Danang.

Selain sasis, mesin Formo Max juga adopsi dari saudara MPV. Tentu ada sedikit penyesuaian. Lagi, untuk mengakomodasi urusan bawa barang. Kode mesin disebut berbeda dengan kepunyaan seri Confero.

Meski sebatas pada varian yang berbeda setelan saja. Output tenaga dan torsinya tidak berbeda jauh. Begitu juga dari transmisi manual 5-speed, punya beda rasio seperti final gear nya.

Jantung mekanis 4-silinder DOHC, 1.485 cc dengan bore 74,7 mm dan stroke 84,7 mm. Menghasilkan tenaga maksimal 98 hp di 5.800 rpm dan torsi puncak 140 Nm di rentang 3.400-4.400 rpm. Diklaim Wuling, spesifikasinya dianjurkan untuk minum BBM RON 92. Namun masih aman kalau harus menenggak BBM dengan RON 90.

Selain mesin dan transmisi, ukuran roda turut dibedakan dari saudara MPV. Formo Max memakai pelek kaleng 14 inci dengan lima baut. Sementara seri Confero pelek standarnya berukuran 15 inci dengan empat baut.

Urusan dimensi, Formo Max punya panjang sampai 5.135 mm, lebar 1.725 mm dan 1.740 mm untuk tinggi. Ukuran sampai 5 meter itu, dari kargo yang berdimensi panjang 2.695 mm. Sementara jarak antar sumbu rodanya 3.160 mm.