Pada acara peringatan 40 tahun pendirian pusat manufaktur berteknologi tinggi di Shenzhen, provinsi Guangdong, China Selatan, Presiden China Xi Jinping tampak batuk berkali-kali ketika membaca kalimat akhir pidatonya. Dilansir dari Newsweek, Xi duduk di panggung bersama para pejabat pemerintah lainnya termasuk ketua eksekutif Hong Kong Carrie Lam yang tidak memakai masker.

Karena Xi kerap batuk sembari berpidato yang disiarkan secara langsung oleh stasiun TV negara, CCTV berusaha menjauh untuk 'menghindari suara Xi terekam'. Media Hong Kong, Apple Daily menulis judul berita utama mereka, " Xi Jinping batuk-batuk pada acara di Shenzhen" berita itu juga mencatat bahwa presiden Xi tampak "batuk dan minum air". Media itu melaporkan bahwa suara saat Xi batuk masih bisa terdengar meskipun saluran televisi yang dikelola pemerintah berupaya untuk menyiarkan suara dari hadirin untuk menutup momen batuk presiden Xi.

Peristiwa ini membuat semua media oposisi pemerintah China berspekulasi bahwa Presiden China Xi Jinping itu mungkin terserang infeksi Covid-19 meski sampai saat ini belum ada informasi apapun terkait hal tersebut.