Dengan mesin V8 6.2 liter yang menghasilkan tenaga 495 Hp, Chevrolet Corvette Stingray 2020 bukanlah mobil yang pelan. Varian Z06 dan ZR1 yang lebih bertenaga sedang dalam proses, tetapi mantan CEO Lotus, Dany Bahar jelas tidak bisa menunggu.





Dany Bahar adalah CEO Ares Design, sebuah coachbuilder yang membuat mobil berdasarkan pesanan dan menghidupkan kembali supercar ikonik dengan sentuhan modern.

Proyek terbarunya disebut Ares S Project, supercar berbody ramping berdasarkan sasis aluminium dari Corvette C8. Ini juga menggunakan mesin V8 6,2 liter Corvette, namun powernya kini diklaim mencapai 705 Hp pada 6.450 rpm, dan putaran mesinnya bisa menyentuh 9.000 rpm.

"Itu tetap menjadi rahasia antara pemasok kami di AS dan kami. Ini semua adalah modifikasi mekanis, Anda tidak dapat melakukannya melalui software," kata Bahar kepada Top Gear. "Suara yang dihasilkannya mengambil inspirasi dari mesin V10 F1 lama, nada suara yang sangat tinggi."

Ini menunjukkan bahwa Ares S Project dapat menggunakan mesin V8 flat-plane yang sama dengan Z06 baru, yang juga terdengar sangat mirip dengan Ferrari 488 GTB.

Corvette C8 custom ini memang terlihat mencolok, dengan desain yang rendah fender besar, roof scoop, dan desain ala Bugatti Chiron di belakang. Ini tidak terlihat seperti Corvette C8, dan itu adalah keputusan desain yang disengaja.

"Kami bukan perusahaan mobil yang perlu mengembangkan teknologi jika sudah ada barang yang jauh lebih baik di luar sana untuk dibeli," kata Bahar. "Anda mengambil sesuatu dan bekerja seperti ahli bedah plastik dan mengubah semua yang dapat Anda sentuh dan lihat. Tujuan kami adalah Anda seharusnya tidak tahu bahwa itu adalah sebuah C8 di bawahnya."

Ares Design berencana untuk membangun 24 unit S Project dalam waktu 2 tahun. Setiap unit akan menelan biaya 500.000 Euro (594.375 USD). (carbuzz 14/9/2020)