Saat penerbangan EasyJet dari Bandara Gatwick London, Inggris, menuju Antalya, Turki, seorang pria asal Inggris memukul wanita Afrika. Dilansir dari Daily Mail, salah satu saksi mata mengatakan pemukulan itu bermula ketika penumpang pria itu diduga melakukan pelecehan rasial kepada penumpang lain. “Saya orang Afrika. Jangan membual mengenai orang-orang saya,” kata korban. Setelah itu, pelaku berdiri dari kursinya dan meninju wanita tersebut.

Semua staf yang tersedia bergegas ke bagian belakang pesawat untuk memisahkan kericuhan keributan itu. Pelaku lantas dipisahkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Ketenangan terjadi sekitar satu jam, di mana pelaku pemukulan lalu meminta mengunjungi tempat duduknya yang semula untuk mengambil uang tuna

Ditemani oleh staf, dia kembali ke tempat duduknya yang semula. Tak disangka pria ini melancarkan serangan kedua kepada korban. Pelaku langsung diseret kembali ke bagian depan pesawat. Beberapa orang secara sukarela menawarkan diri untuk menahannya sampai dia bisa dikeluarkan dari pesawat. Polisi Turki lalu dipanggil untuk menuju pesawat ketika pesawat sudah mendarat di Turki. Setelah itu pelaku dibawa keluar oleh petugas kepolisian.

“Kami dapat mengkonfirmasi penerbangan EZY8841 dari London Gatwick ke Antalya pada 8 September telah dipenuhi oleh polisi pada saat kedatangan dan seorang penumpang telah dikeluarkan oleh polisi sebagai akibat dari perilaku mengganggu di dalam pesawat,” kata juru bicara tersebut. Juru Bicara EasyJet menambahkan insiden tersebut sangat jarang terjadi. “Kami menanganinya dengan sangat serius dan tidak menoleransi perilaku yang kasar atau mengancam di dalam pesawat,” sambungnya.