Newbie Butuh saran Kenwood DMX718WBT & Cello Magic 4.6
Rekeningku.com Forum Header 320x100 Blackvue
Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 19
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/665534
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Prajurit
    Posts
    5
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    12 Hrs 39 Mins 59 Secs

    Newbie Butuh saran Kenwood DMX718WBT & Cello Magic 4.6

    Halo para master...

    Mau bertanya
    Sekarang sy sudah pakai:
    HU Kenwood DMX718WBT
    middbas Cello HC17
    Coaxial Cello
    Cello Fullrange 1
    Subwoofer Cello Oem Xpander + power bawaan u/ subwoofer

    tanpa power lain, jadi langsung drive dari HU
    Jika sy ingin tambah Cello Magic 4.6 apakan akan menambah kualitas secara keseluruhan ? apakah cukup lumayan peningkatan suaranya?
    worth it nggak? atau ada saran lain?

    O iya, DMX718WBT, yg dulu 2018 bisa pakai Waze, tapi mulai Waze yg baru sudah tidak di support lagi.
    Jadi Waze nya otomatis diganti pakai Map bawaan kenwood yg kalah jauh jika dibanding waze, jadi sy akhirnya downgrade versi waze di hp pakai versi lama yg masih disupport HU-nya. Beruntung masih bisa jalan waze nya sampai sekarang.

    Nah ini di site nya kenwood ada 2 update baru:
    1. Application Firmware Update (24.04.2019) S_V1_2_1451_1000 ukuran 260an MB
    change log: improve weblink function & improve stability performance

    2. System Firmware Update (13.12.2019) S_V1_1_1170_0000 ukuran hanya 600KB
    change log: improve stability

    Sy berencana update firmware nya itu tetapi takutnya ntar malah HU nya jadi gak support waze sama sekali.
    terus terang dulu beli HU ini cuma karena pengen bisa waze dan suara yg lumayan.

    Apakah ada yg pakai 718/7018 sudah update firmware terbaru itu dan apakah masih bisa pakai Waze?
    Atau ada yg pernah pengalaman downgrade firmware Kenwood?

    terima kasih sebelumnya

  2. Rekeningku.com
  3. #2
    Sersan Dua
    Posts
    201
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 21 Hrs 51 Mins 36 Secs
    Saya coba kasih masukan dari sektor suara.Untuk head unit sudah cukup baik.Pertimbangkan mengganti speaker depan nya dari pada menambah dsp built in amplifier semacam cello magic 4.6.

  4. #3
    Kopral Satu
    Posts
    86
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 11 Hrs 18 Mins 26 Secs
    HU DMX718WBT sudah mendukung 3 way network. Tweeter, midbass, sub.
    Sudah bisa main full aktif untuk 2 way, tapi speaker belakang mati.
    Tinggal cari installer yang mau merubah sistem perkabelan jadi 2 way aktif.

  5. #4
    Prajurit
    Posts
    5
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    12 Hrs 39 Mins 59 Secs
    Quote Originally Posted by Williz View Post
    Saya coba kasih masukan dari sektor suara.Untuk head unit sudah cukup baik.Pertimbangkan mengganti speaker depan nya dari pada menambah dsp built in amplifier semacam cello magic 4.6.
    Untuk speaker depan sy sudah ganti Cello HC17, tweeter pakai Cello fullrange1, belakang pakai Cello coax
    sebetulnya menurut kuping saya sudah lumayan suaranya, hanya sy denger2 kalau pake prosesor jadi lebih banyak yg bisa di atur untuk lebih mengoptimalkan lagi suaranya.
    karena budget terbatas jadi sepertinya belum akan upgrade lagi kalo speaker nya

    terima kasih gan infonya

  6. #5
    Prajurit
    Posts
    5
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    12 Hrs 39 Mins 59 Secs
    Quote Originally Posted by sapifr View Post
    HU DMX718WBT sudah mendukung 3 way network. Tweeter, midbass, sub.
    Sudah bisa main full aktif untuk 2 way, tapi speaker belakang mati.
    Tinggal cari installer yang mau merubah sistem perkabelan jadi 2 way aktif.
    Ok gan terima kasih infonya, agak susah cari installer, maklum di kota kecil gan ....
    Itu hanya ubah sistem perkabelan atau perlu hardware lagi ya ?
    o iya, sy ada tweeter oem Bentley. apakah bisa dipasang sekalian atau percuma ya ?
    terima kasih

  7. #6
    Sersan Dua
    Posts
    201
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 21 Hrs 51 Mins 36 Secs
    Quote Originally Posted by SevenDP View Post
    Untuk speaker depan sy sudah ganti Cello HC17, tweeter pakai Cello fullrange1, belakang pakai Cello coax
    sebetulnya menurut kuping saya sudah lumayan suaranya, hanya sy denger2 kalau pake prosesor jadi lebih banyak yg bisa di atur untuk lebih mengoptimalkan lagi suaranya.
    karena budget terbatas jadi sepertinya belum akan upgrade lagi kalo speaker nya

    terima kasih gan infonya
    Cello yg om SevenDP pakai sejatinya di rancang hanya sebagai oem replacement.Jika om bilang suaranya sudah lumayan.Sebaik nya rencana upgrade fokus ke tingkat yg lebih tinggi.Katakanlah amplifier dan speaker di angka total 7jt.Lebih terasa improvement nya di banding om pasang cello magic 4.6.Sekedar saran saja tapi ya om,in the end keputusan terserah yg punya mobil

  8. #7
    Sersan Kepala
    Location
    Bandung
    Posts
    555
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 2 Wks 1 Day 11 Hrs 54 Mins 21 Secs
    Quote Originally Posted by Williz View Post
    Cello yg om SevenDP pakai sejatinya di rancang hanya sebagai oem replacement.Jika om bilang suaranya sudah lumayan.Sebaik nya rencana upgrade fokus ke tingkat yg lebih tinggi.Katakanlah amplifier dan speaker di angka total 7jt.Lebih terasa improvement nya di banding om pasang cello magic 4.6.Sekedar saran saja tapi ya om,in the end keputusan terserah yg punya mobil
    Kalau HU sudah Kenwood DMX718WBT, sudah bisa 3 way, EQ 13 band graphics, Time allignment.
    Kalau pasang Cello Magic, tetap 3 way namun tambah center, EQ 10 band parametric, TA sama.
    Jadi sebenarnya fitur tidak beda jauh.
    Sementara itu dari segi amplifier, Cell magic cuma 40 watt, class D.
    Rasanya malah bagusan ampli internal HUnya.

    Singkatnya, HU omm itu sudah mid-end, cello Magic dan speaker omm sekarang masih low end.

    Makanya sama bro williz disarankan upgrade speaker saja ...
    HU mid-end, speaker mid-end, lebih lumayan dibanding HU mid-end ditemani dsp dan speaker low end.

  9. #8
    Sersan Dua
    Posts
    201
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 21 Hrs 51 Mins 36 Secs
    Hapus.Di anggap selesai membaca.

  10. #9
    Sersan Satu
    Location
    Slipi Jakarta
    Posts
    400
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 2 Days 16 Hrs 22 Mins 19 Secs
    Quote Originally Posted by SevenDP View Post
    Ok gan terima kasih infonya, agak susah cari installer, maklum di kota kecil gan ....
    Itu hanya ubah sistem perkabelan atau perlu hardware lagi ya ?
    o iya, sy ada tweeter oem Bentley. apakah bisa dipasang sekalian atau percuma ya ?
    terima kasih
    Ijin bersaran mas. Kalau kondisi mas agak sulit utk installer yang mumpuni, pakai DSP malah bisa membuat tidak lebih baik. Kecuali kalau mas bisa ke kota yang ada installer dengan kemampuan tuning yang mumpuni dan kemauan untuk memberi layanan yang fair. Boleh mas pertimbangkan untuk menggunakan DSP

  11. #10
    Sersan Satu
    Location
    Slipi Jakarta
    Posts
    400
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 2 Days 16 Hrs 22 Mins 19 Secs
    Ngobrol2 soal DSP Generik, bbrp tahun belakangan marak hadirnya DSP yg berharga murah. Meski begitu, soal murah ada yang (memang) kualitasnya murahan, ada yang kualitasnya bisa dipertanggung jawabkan.

    Apa bedanya? Yg kualitas murahan, umumya sang pemegang merek hanya menaruh label merek saja. Untuk urusan bagaimana spesifikasi (teknis maupun non teknis) diserahkan pada pabrik pembuat.
    Sedangkan yg kualitas bisa dipertanggung jawabkan, tdk hanya menaruh label merek semata, tapi juga meriset produk DSP nya mau spt apa. Memang tdk 100% mendesain dari nol krn akan sgt besar biayanya. Tapi setidaknya mereka improvement dari spesifikasi pabrik.

    Siapapun penghobi audio mobil pasti berkeinginan bisa pakai DSP yang bukan "China engineering*, tapi masalahnya adalah harga. 15th lalu, DSP cuma sekedar mimpi buat kebanyakan pemain audio. Krn DSP Alpine PXA 701 harganya belasan juta. Dan apesnya Alpine kalau tdk salah satu2nya pemain DSP di Indonesia saat itu. Namun jaman makin maju, DSP makin terjangkau harganya dan bukan lagi barang mewah. Secara pribadi, sy berterima kasih pada inventor produk audio lokal yang berani utk memberi pilihan DSP dengan harga terjangkau sekarang.

    Apakah DSP merek lokal layak dibeli? Sangat layak. Namun yang harus diketahui adalah, produk tsb cuma sekedar tempel merek atau pemilik merek produk tsb memang sangat paham dan dedicated di dunia audio. Kalau soal kualitas, utk merek2 lokal yang sudah besar dan senior, pastinya mereka punya tanggung jawab utk menjaga reputasinya.

    Tapi yang lebih penting, sebagus2nya perangkat DSP, namun bila tdk ditangani oleh tuner yang memiliki ilmu tuning yang cukup, atau tdk mendapatkan layanan tuning yang baik, hasilnya akan percuma. Oleh sebab itu untuk mendapat tuning yang sesuai, ada biaya yang harus dikeluarkan. Kita sebagai konsumen harus memahami hal itu. Jangan kaget kalau semisal beli DSP nya 2,5jt, ongkos jasa tuning (paling tidak yg lebih benar) bisa 50% nya. Menurut saya itu sdh konsekwensi. DSP lokal kalau ditangani oleh tuner yang ilmunya mumpuni dengan sungguh2, hasilnya akan jauh lebih baik drpd DSP merek global terkenal (yg hrgnya jauh lebih mahal) tapi tuner yg menangani kurang ilmu atau kurang sungguh2.

    Demikian gambaran saya mengenai DSP generik. Semua pendapat di atas adalah opini dari pengalaman pribadi.

 

 
Page 1 of 2 12 LastLast
GT Radial

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Newbie butuh saran Hu pioneer baru atau second
    By alexprasetyaw in forum Diskusi Head Unit & Processor
    Replies: 6
    Last Post: 14th February 2020, 05:27
  2. Replies: 17
    Last Post: 20th January 2013, 00:30
  3. newbie butuh saran soal audio
    By evilovesus in forum Diskusi Speaker
    Replies: 7
    Last Post: 22nd September 2008, 02:33
  4. Lagi butuh Saran ato masukan coz masih newbie
    By B8633CK in forum Diskusi Power Amplifier
    Replies: 10
    Last Post: 29th September 2007, 02:13
Back to top