Modcom, Jakarta- PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akhirnya menjawab teka-teki tentang kehadiran New Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) di Indonesia bersamaan pengenalan Eclipse Cross. Mobil berteknologi canggih ini siap dipasarkan pekan depan dan dibanderol antara Rp 1,2 hingga Rp 1,3 miliar.



“Demi mendukung dan mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik, Mitsubishi Motors menghadirkan Outlander PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) untuk mengubah mobilitas masyarakat yang penuh polusi menjadi aktivitas yang lebih bersahabat untuk lingkungan,” ucap Naoya nakamura, President Director PT MMKSI, Selasa (9/7).

Outlander PHEV resmi diperkenalkan secara global di tahun 2013 dan telah dipasarkan di lebih dari 50 negara di dunia. Hadir dengan teknologi plug-in hybrid – yang merupakan perpaduan mesin gasoline 2,4 L, motor dan juga baterai. Teknologi yang digunakan pada kendaraan ini tidak hanya menggunakan elektrik sebagai tenaga utamanya. Hal utama yang menjadi andalan pada teknologi ini yaitu sistem penggerak motor yang terintegrasi sedemikian rupa dengan baterai dan mesin yang menjadikan kendaraan ini dapat melaju di kecepatan maksimal.

Ada 3 mode mode berkendara di Outlander PHEV yaituEV Drive Mode, Series Hybrid Mode dan Parallel Hybrid Mode. Pada mode EV Drive, motor menggerakkan kendaraan dengan tenaga listrik dari baterai sehingga tidak ada konsumsi bahan bakar dan emisi CO2 yang membuat kendaraan menjadi senyap, bersih dan bertenaga.

Sedangkan, Hybrid Driving Mode dibagi menjadi 2 (dua) mode. Pertama, Series Hybrid Mode merupakan perpaduan mode elektrik dan mesin. Mesin gasoline 2,4 L akan menghasilkan listrik jika baterai lemah dan menambah tenaga saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi atau menanjak. Pada Parallel Hybrid Mode, mesin gasoline akan melaju dengan bantuan motor saat kendaraan membutuhkan ekstra tenaga (saat kecepatan tinggi atau saat efisiensi mesin tinggi).



Dengan instalasi khusus, kendaraan ini dapat diisi ulang dengan tenaga listrik yang tersedia di rumah para pengguna. Tidak hanya menggunakan tenaga listrik sebagai tenaga utamanya, namun kendaraan ini juga dapat menjadi sebuah generator yang menjadi sumber tenaga listrik untuk perangkat lainnya.

Tak hanya itu, New Outlander PHEV dilengkapi dengan fitur-fitur kenyamanan dan keamanan diantaranya tombol EV Switch, tombol Charge & Save, serta ragam fitur lainnya. Mobil ini mengimplementasikan body kendaraan Reinforced Impact Safety Evolution (RISE) dan Advanced driver-assistant system (ADAS) dari Mitsubishi Motors yang terdiri 7 (tujuh) SRS airbag, ASC (Active Stability Control), FCM (Forward Collision Mitigation system) dan BSW (Blind Spot Warning).

Harga estimasi diperkirakan Rp 1,2 sampai Rp 1,3 miliar, sempat menarik banyak pertanyaan. Maklum, Outlander Sport standar dijual di rentang harga antara Rp 338 juta sampai Rp 388,5 juta saja. Artinya Outlander PHEV dijual tiga kali lipat lebih mahal dibandingkan model biasa. Outlander PHEV sendiri akan sampai di tangan konsumen pada November mendatang.