Bobot Barang Mudik Melebihi Batas? Ini Tips Dari RIfat Sungkar
Scuto Laminating Blackvue HD Car Care

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Results 1 to 4 of 4
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/654282
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Kapten
    Posts
    2,665
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 2 Days 16 Hrs 17 Mins 51 Secs

    Bobot Barang Mudik Melebihi Batas? Ini Tips Dari RIfat Sungkar

    Sebuah mobil memiliki kapasitas dan bobot maksimal untuk mengangkut barang-barang dan kebutuhan Anda. Apa yang terjadi jika barang bawaan Anda melebihi kapasitas maksimal? Apalagi perjalanan yang Anda lakukan adalah mudik untuk merayakan hari raya Idul Fitri dan bertemu dengan sanak saudara di kampung halaman.

    Rifat Sungkar sebagai pereli nasional sekaligus Direktur Utama Rifat Drive Labs (konsultan yang bergerak dalam bidang keselamatan berkendara), memberikan beberapa tips mudik melalui kacamata pribadinya yang berkaitan dengan kapasitas dan bobot maksimal sebuah mobil.

    “Kita banyak berpikir kalau mobil yang kita gunakan sehari-hari yang sudah menjadi bagian dari kehidupan kita akan selalu siap digunakan untuk melakukan perjalanan luar kota. Apalagi mobil tersebut baru berusia satu atau dua tahun. Akan tetapi perlu disadari, sifat perjalanan dalam kota dan luar kota saja sudah jauh berbeda. Jadi tidak bisa dipukul rata begitu saja,” ungkap Rifat.



    Hal ini berkaitan langsung dengan barang bawaan Anda pada saat mudik. Dengan maksud ingin membawa sesuatu kepada keluarga di kampung atau sebaliknya membawa oleh-oleh dari kampung untuk rekan atau kerabat di Jakarta—kita tidak mengingat lagi akan standar kemampuan mobil yang kita gunakan.

    “Suatu benda jika dibebankan secara berlebihan, maka perilaku dari benda tersebut akan berubah. Konsep inilah yang berlaku di mobil kita. Dalam hal ini, perilaku mobil ketika melakukan pengereman, saat bermanuver, ataupun berinteraksi. Semua berbeda karena akan menjadi lebih lambat dan limbung.”

    Dalam perjalanan dan setelah melalui berbagai situasi dan kondisi jalanan, Anda baru akan menyadari jika karakter mobil Anda berbeda dengan yang biasa Anda gunakan ke kantor dalam keseharian.

    Rifat menambahkan, “Inilah yang akan terjadi jika kita mudik dengan kapasitas bobot maksimal di kendaraan kita. Anda akan berpikir agility atau standar kelincahan dari mobil Anda berbeda. Untuk bisa memaksimalkan segala unsur keselamatan dan menghindari bahaya-bahaya yang dapat terjadi, tentunya diperlukan persiapan.”

    Pertama, Anda harus memastikan kondisi brake pad. Apalagi untuk mobil yang sudah berusia dua atau tiga tahun karena biasanya kondisi brake pad-nya sudah overheat dan mulai habis. Lalu perlu diperhatikan juga kampas remnya.

    Selanjutnya adalah ban mobil Anda. Ketika mobil Anda membawa beban yang berlebih, ban Anda tidak akan bisa memberikan performa maksimal. “Ban itu berisi angin dan ban memiliki tingkat elastisitas yang berbeda-beda. Wajib diperhatikan tekanan anginnya sehingga dengan bobot yang maksimal, setidaknya akan mendekati performa terbaik dari ban tersebut dengan tekanan angin yang direkomendasikan.”

    “Jangan hanya memasukkan barang ke bagasi lalu tergantung bagaimana nanti di jalan. Tidak bisa begitu. Ban itu sangat menentukan unsur keselamatan karena pada akhirnya ban merupakan bagian terakhir yang bisa mengendalikan kendaraan, baik itu bermanuver, berakselerasi, maupun mengerem,” seru Rifat.

    Persiapan lain yang bisa Anda lakukan adalah terkait kesiapan diri Anda sebagai pengemudi. Anda harus memahami atau mengantisipasi beberapa standar, seperti cara mengeluarkan dongkrak, di mana lokasi penyimpanan tongkat dongkrak, posisi jacking point (titik pendongkrakan), hingga cara menurunkan ban serep.

    “Ini semua, setidaknya harus dikuasai oleh para pemudik, terutama pengemudi. Saya mohon Anda meluangkan waktu satu atau dua jam di rumah sebelum berangkat untuk mempelajari agar Anda dapat mengantisipasi jika sesuatu terjadi di perjalanan. Apalagi dengan barang yang banyak, Anda sudah harus berpikir bagaimana nanti ketika terpaksa harus ganti ban, kemudian barang yang banyak itu harus diletakkan di mana, Anda harus mengevakuasi penumpang ke mana, lalu permukaan jalan seperti apa yang aman untuk mendongkrak. Semua ini mungkin terasa malas dilakukan, namun percayalah kita sebagai pengemudi sangat memerlukannya,” tutup Rifat.


  2. Rekeningku.com
  3. #2
    Kopral Kepala
    Location
    Jakarta
    Posts
    198
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 8 Hrs 24 Mins 48 Secs
    cengli banget nih omongannya...

  4. #3
    Sersan Satu
    Location
    jakarta barat
    Posts
    384
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Days 22 Hrs 18 Mins 16 Secs
    lebih ke arah safety kali yaaa

  5. #4
    Letnan Satu
    Posts
    1,733
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 8 Hrs 36 Mins 16 Secs
    yah cuma kadang yamg mau di bawa banyak tapi mobilnya kecil

 

 
Wuling NGK Busi

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. 8 Tips Packing Aman dan Nyaman Saat Mudik Dengan SUV
    By bhenzo in forum Tips & Artikel Otomotif Lainnya
    Replies: 3
    Last Post: 6th September 2018, 22:48
  2. Boyong Bayi Saat Mudik? Ini Tips Mudah Agar Bayi Anda Tidak Rewel
    By rakitic in forum Tips & Artikel Otomotif Lainnya
    Replies: 4
    Last Post: 7th August 2018, 14:38
  3. Ingin Tubuh Bugar saat Mudik? Ini Tips nya
    By gegegogo in forum Diskusi Otomotif Lain-Lainnya
    Replies: 1
    Last Post: 26th July 2018, 17:42
  4. Ini Dia Prediksi Tanggal Puncak Mudik 2018
    By Fazry in forum Lain-Lainnya
    Replies: 0
    Last Post: 8th June 2018, 08:10
  5. Replies: 10
    Last Post: 31st May 2018, 13:35
Back to top