Paket unggulan 2018 plus Born of Monserra
Scuto Laminating Blackvue HD Car Care
Page 1 of 4 1234 LastLast
Results 1 to 10 of 32
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/653835
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,433
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 12 Hrs 1 Min 5 Secs

    Paket unggulan 2018 plus Born of Monserra

    Produk Unggulan 2018


    Dulu saya pernah hobby audio mobil....

    Hari itu Ucok dijemput di rumahnya oleh Udin temannya yang sudah dikenalnya sejak masa SMA. Dengan menggunakan mobil Udin, innnova Reborn , menuju acara reuni SMA mereka dulu.

    “Din” Kata Ucok “Audio kamu enak”, “Iya dong” Kata Udin, “Berkat kejadian tahun lalu –yang ketipu karena beli avanza 800jt- sekarang gua lumayan mengerti soal kualitas. Sebelum pasang ini, aku udah keliling ke banyak tempat, baca banyak pembahasan di Internet juga, adu sana sini coba macam-macam merk, keliling installer sini sana, akhirnya aku jadi pasang di *****-Audio soalnya menurut aku paling bagus dari segi harga, trus si installer juga kasih kopi gratis , Ini sebenarnya ga habis banyak2 amat, ga sampai 30jt tapi hasilnya bagus banget” Katanya bangga, “You pake CRV Turbo kok ga pasang audio, gua yang kijang aja pasang, jauh lebih enjoy apalagi kalau kena macet” lanjutnya. Sejurus kemudian Udin memamerkan fitur canggih Kenwood DDX917 miliknya, mulai dari spotify, GPS, voice command sambil mendemokan berbagai jenis musik.

    Dengan bagasi dipenuhi dua buah subwoofer dan sebuah power amplifier, di dashboard terdapat sepasang tweeter berdiameter 10cm dan midrange 13cm ditaruh dipilar dashboard dan pintu, “Ini jelas blindspotnya gila” gumam si Ucok, “Iya awalnya sih terganggu, tapi lama-lama juga biasa” balas si Udin.

    Terdiam Ucok menerawang teringat masa-masa SMA, tiga belas tahun lalu, ditahun 2004, ketika nokia masih merajai pasar hape dan forum mod.com menjadi rujukan utama para penghobby otomotif untuk berdiskusi –dan berkelahi -, di masa itu memasang speaker 2way plus subwoofer dan sudah menjadi system audio yang canggih. Ucok dan Udin, bercelana panjang abu-abu, duduk didalam bengkel audio, beradu kehebatan suara atas perangkat audio yang terpasang didalam mobil mereka, Ucok dengan kijang kapsul diesel tahun 2002 yang suara mesinnya kletek-kletek warisan bapaknya, si Udin anak orang kaya namun agak ‘ndeso’, dengan Honda Jazz 2004 yang kinyis masih baru, keduanya dan beberapa teman lainnya beberapa hari seminggu menghabiskan waktu ngobrol di bengkel audio langganan. 2 subwoofer, 3 buah power amplifier, mencopot jok baris ke 3, menghabiskan bagasi sampai mencopot ban serep demi memasang audio dan untuk dipamerkan ke teman, mengobrolkan brand-brand besar kala itu: Rockford, Orion, Phoenix gold, Soundstream, dan sejawatnya. Memimpikan untuk membeli ini itu dengan keterbatasan uang saku, beradu cepat untuk mendapatkan perangkat yang lebih baik demi mengejek temannya, well yes, itu hari-hari tawa dan air mata yang menyenangkan, terawang si Ucok.

    “Udah deh, lu itu ada mobil baru setengah milyard kok dengarnya musik dari speaker standart, sedih lha, pasang lha audio yg bagusan biar Hiend dikit.” Ejek si Udin sambil cengir-cengir. Benar sekali hal itu, secara Ucok sendiri sangat menggemari musik dan audio, background penghobby audio yang sudah dia tinggalkan hampir sepuluh tahun lalu juga bikin kangen, ditambah lagi tren musik online macam Apple music, Joox, Spotify yang membuatnya dengan mudah bisa mendengarkan lagu—lagu masa lalu. Agak sedih juga kalau didengarkan dengan perangkat audio standart, apalagi sekarang sudah tidak ada masalah dengan pendanaan juga tidak perlu minta ijin ortu dan istri malah menyarankan dia kembali bermain audio ketimbang beresiko terjangkit hobby lain yang ‘berbahaya’ , sepertinya kembali bermain di audio mobil akan sangat menarik. Tergelitik dengan pemikirannya sendiri Ucok terdiam sambil memandangi 4 speaker sebesar gaban di atas dashboard dan sesekali kaget karena ada motor di depan ujung mobil tapi tidak terlihat karena tertutup speaker. “Engga deh” Kata Ucok setelah bernafas panjang “Keknya aku ga bakalan balik ke hobby audio lagi, problemnya terlalu banyak”



    Mari kita ciptakan sesuatu untuk Ucok!!

    Sebagian Installer bangga karena berhasil mengumpulan banyak piala kejuaraan, sebagian lagi suka memamerkan karya-karyanya di medsos, sebagian lagi sangat jago berantem di forum, ada berbagai jenis installer yang ‘beredar’ di dunia Audio mobil Indonesia, namun itu tidak akan membuat Ucok kembali tertarik pada hobby audio. Buat orang seperti Ucok perdebatan, piala, pencitraan bukan merupakan hal yang menarik, dia hanya mendambakkan perangkat audio berkualitas bagus namun cocok digunakkan dalam kehidupan sehari-hari!

    Introducing:



    Setelah sukses dengan Avexis 6 tahun lalu yang berfokus di entry level, kini kita mengembangkan brand baru: Monserra, brand baru yang dibangun untuk pasar Audio yang tidak sekedar bersuara emas, namun juga simple, praktis dan tidak menyita tempat, tidak menghalangi pandangan atau anything!

    Inilah yang kita buat di Monserra untuk menjawab tantangan ‘Ucok’:


    Monserra D14 –Super Small Tweeter-

    Untuk mempekecil system 3way banyak orang beralih kepada wideband. Bukan kita tidak setuju dan in fact SB Acoustics juga memiliki wideband yang sangat baik dan fenomenal: SB65, namun diameter 2,5” terasa kurang lebar untuk menghasilkan vocal yang lega baik di high maupun low vocal dibandingkan jika dia berdiameter setidaknya 3”, kemudian sebagus2nya wideband sekalipun menggunakan metal cone dan metal dome-cap, nada tinggi tetap terasa tidak sebaik tweeter yang ‘beneran’. Jd pemikiran kita terhadap system hiend adalah speaker harus tetap bersystem 3way sehingga kehadiran tweeter adalah hal yang wajib.


    Umumnya tweeter berdimeter 25-30mm dan mereka selalu bermasalah ketika diminta berdenting pada freq diatas 15Khz, pada freq tingginya suara akan mulai terdirtorsi dan resolusi akan menurun tajam sehingga suara TIS akan menjadi CIS atau TING menjadi CING. Padahal SEHARUSNYA suara senar gitar atau ketukan metal tidak memiliki faktor ‘suara C’, mereka adalah suara yang diawali T: TING, TIK, TISS, TUING jika selama ini yang kita dengar adalah suara C: CIS, CING, CWING itu karena tweeter yang kita gunakan tidak sanggup untuk mereproduksi suara diatas 15KHz dengan baik, mereka terdistorsi dan cacat!

    Monserra D14 diciptakan dengan 2 tuntutan yang berat: Memiliki resolusi suara yang tinggi dan kejernihan yang menjadi standart dunia speaker HiEnd hari ini namun dengan ukuran yang kecil! Well, tanpa kita disadari sebenarnya kedua tuntutan itu ternyata justru saling memberikan jawaban!

    Begini kita memandangnya: Untuk mencapai freq tinggi dengan baik dan rendah noise, tweeter kita harus berdiameter kecil, diameter kecil akan mengurangi bobot dome sehingga dia bisa bergerak lebih lincah menghasilkan jangkauan freq yang lebih tinggi, dome yang kecil juga lebih rigid dibandingkan dengan yang besar sehingga mengurangi potensial noise pada freq tinggi.


    Monserra D14: Listen the un-heard detail you never heard before!


    Dengan diameter luar hanya 3cm, Monserra d14 mungkin menjadi tweeter Hiend berukuran terkecil yang ada pernah di pasaran audio mobil. Sekalipun dengan fisik segitu kecil, memilki jangkauan freq yang sangat lebar sehingga sanggup memberi kita detail trebel yang tidak kita dapatkan sebelumnya sekaligus menghilangkan tuntutan atas space besar di dashboard yang memakan tempat. Pada banyak kasus pada system speaker 2 way kita sering memasang D14 di dalam dudukan original mobil sehingga tidak terlihat sama sekali! Monserra D14 menjadi jawaban bagi mereka yang ingin mendapatkan suara lebih namun dengan fisik sekecil mungkin. Monserra D-14 adalah jawaban bagi keinginan Ucok untuk mendapat detail suara high yang sangat jernih, menjangkau suara-suara yang selama ini tidak direpro dengan baik plus ukuran fisik yang sangat-sangat kecil menjamin instalasi yang 100% blindspotless!



    Monserra Mr-9 : At last! 3” HiEnd Midrange!!!

    Yes, at last! Kita sudah lebih sepuluh tahun memimpikan sebuah midrange berkelas HiEnd berukuran 3”. Sempat ditolak oleh beberapa pabrik bahwa pembuatan midrange 3” kelas HiEnd adalah hal yang mustahil karena keterbatasan lebar magnet yang bisa kita pasang – ini menjawab kenapa hampir semua midrange kelas HiEnd selalu 4”- namun SBA sudah membuktikan kepada kita bahwa midrange hiend 3” bukan cuma angan-angan, itu made-able!

    Dimulai dari pemilihan bahan konus,kita masih condong pada paper karena pengalaman kita membuktikan bahwa paper masih yang terbaik untuk urusan vocal. Paper yang kita pilih adalah ABACA Paper. Abaca paper adalah kertas yang bahan dasarnya dari pelepah pisang, bahan kertas khusus ini banyak digunakan sebagai bahan uang kertas karena kekuatannya yang luar biasa sekaligus sangat ringan. Penggunaan abaka paper pada speaker sebenarnya sudah bukan hal baru dan terbukti menjadi salah satu bahan terbaik untuk midrange dan midbass.

    Konus yang sangat bagus dan dimotori oleh magnet Neodynium yang dicharge dengan sangat kuat –Well, SBE adalah salah satu dari sedikit pabrik speaker yang memiliki charger magnet berkekuatan super- kemudian didesain oleh tim RND SB-Acoustics -yang sudah sangat berpengalaman menghasilkan speaker HiEnd terbaik dunia-, proyek Midrange 3” Monserra ini adalah proyek ambisius kita untuk menghasilkan midrange terbaik di dunia Audio Mobil!


    Monserra MR9: 3” Best midrange, Made to be the Best!

    Monserra MR-9 adalah midrange Hiend yang didesain UNTUK Car Audio, jadi kita memerlukan beberapa fitur yang sangat penting dalam instalasi speaker di mobil. Berbeda dengan speaker rumah yang cenderung bisa duduk dengan nyaman, speaker mobil mendapat sangat banyak ancaman, mulai ultraviolet –yang membuat kertas menjadi kuning-, kelembapan, hingga ancaman tangan jahil!

    Konus Abaca Fiber yang digunakan pada MR9 melalui proses coating untuk mendapatkan ketahanan terhadap perubahan warna akibat sinar ultraviolet dan mencegah konus menyerap percikan air hujan. Kemudian MR9 juga diperlengkapi oleh Metal mesh yang sangat kuat untuk mengamankan konus dari tangan jahil.

    Masalah instalasi juga, MR9 bukan sekedar berukuran 3” namun kita bukan 3” sekecil mungkin. Casis yang kuat namun ramping, Desain motor juga dibuat sangat ‘sleek’ untuk mendapatkan lokasi peletakan yang ideal tanpa banyak memakan space ataupun mengganggu view angle.

    Bahan abaca sendiri memiliki kemampuan meredam noise yang sangat tinggi sehingga MR9 bisa diletakkan dalam dudukan yang sangat kecil tanpa menghasilkan suara sengau yang biasa menjangkiti midrange lainnya.

    Untuk masalah karakter tonal, MR9 kita optimalkan pada freq kerja midrange yaitu 200Hz hingga 5Khz, dorongan yang sangat kuat, resolusi sangat tinggi, clarity yang outstanding, MR-9 ditantang untuk mengeluarkan suara vocal yang sangat ‘jelas’ pada clarity yang sangat tinggi, menghasilkan kesan sunyi seperti ruangan yang gelap namun vocal yang dihasilkan sangat nyata dan jelas di depan mata seperti penyanyi yang disorot spotlight!

    So now kita punya midrange kecil dengan performa HiEnd dan memiliki seluruh fitur yang kita butuhkan dalam pemasangannya didalam mobil! Dan yang membuatnya lebih sempurna lagi, sekalipun MR9 didesain untuk bertarung pada level TOP END –silahkan diadu dengan midrange apapun pada harga berapapun!- namun –seperti produk kita lainnya, kita membanderol MR-9 pada level harga yang ‘ramah kantong’ yang bahkan 25% lebih murah ketimbang midrange Hiend kita sebelumnya!



    Monserra Cables!

    Kabel itu juga sangat penting! Ya, saya pernah menggeluti dunia kabel sebelumnya, lebih 15 tahun lalu saya salah satu orang yang suka mencoba-coba brand kabel, dan memang pernah ada beberapa brand yang kita suka dan kagum. Namun dengan berjalannya waktu, harga kabel yang bermutu baik semakin melambung tidak terkendali dengan segala gimmick dan klaim ini itu yang sering kali tanpa keterangan teknis sama sekali. Ini bagus dan mahal atau bagus karena mahal?

    What’s Cable!?
    Diantara sekian banyak propaganda mengenai kabel sakti mandra guna, sebenarnya tidak banyak ‘keajaiban’ di dalamnya. Kabel prinsipnya hanyalah kawat penghantar listrik yang dibungkus jaket. Tembaga adalah bahan utama yang digunakan untuk penghantar listrik dan kualitas tembaga adalah penentu utama dari kualitas suara juga harganya. Jenis tembaga yang digunakan sendiri terdiri dari 3 jenis:

    TPC (Though Pitch Cooper)
    Proses pembuatan kabel sendiri dalam produksi disebut Extrution, simplenya seperti melelehkan tembaga menjadi tembaga cair yang panas kedalam tabung pasta gigi (yang tahan panas tentunya ) kemudian tabung itu ditekan keluar melalui lobang kecil –‘dipletet’ dalam bahasa jawa – dan setelah keluar langsung didinginkan menjadi padat hasilnya adalah kawat dengan diameter dan panjang yang bisa diatur sesuka hati.

    Masalah pada proses ini adalah, proses extrution itu membuat pembekuan kabel tembaga tersebut berlangsung dengan tidak bersamaan –yang keluar duluan akan beku duluan (membentuk kristal) dan yang keluar kemudian otomatis baru membeku kemudian dan menempel pada kristal yang sebelumnya sudah beku duluan- sehingga sekalipun secara fisik terlihat seperti satu kawat solid namun sebenarnya kawat tersebut terbentuk dari sepihan-serpihan kristal yang saling menempel satu dengan lainnya. Ibaratnya seperti botol berisi gula pasir yang dipadatkan, semua butir terhubung lengket menjadi satu namun tetap ada gap diantaranya, ketika listrik mengalir didalamnya mereka harus lompat dari satu kristal ke kristal lain sehingga konduktor TPC memiliki hambatan yang tinggi. Udara yang terjebak diatara kristal membuatnya juga mudah korosi/berkarat membuat hambatan kabel semakin tinggi dan korosi bisa membuat kabel putus sewaktu-waktu.

    OFC (Oxigen Free Cooper)
    Prosesnya sama dengan TPC namun kali ini proses extrusion dilakukan di dalam ruangan hampa udara sehingga tidak ada udara terjebak didalamnya. Dengan hilangnya udara yang ada di ruang antar kristal menyebabkan kepadatan tembaga semakin tinggi dan hambatan listrik juga menurun drastis. Bahan OFC jauh lebih mahal daripada TPC namun masih sangat terjangkau sehingga OFC menjadi standart bahan yang digunakan dalam kabel speaker berkualitas. Namun OFC sendiri memiiliki banyak grade kemurnian sehingga sekalipun dua kabel sama-sama dibuat dengan metode OFC bukan berarti kualitasnya sama karena ada perbedaan grade kemurnian tembaga. Beberapa kabel menggunakan campuran aluminium atau besi dalam adonan tembaganya untuk menurunkan harga. Tembaga yag kurang murni menghasilkan kawat berwarna kuning yang lebih pucat atau bahkan cenderung putih, dan sorry sebelumnya, itu putih bukan karena dicampur perak, itu dicampur aluminium atau bahkan mungkin bahan yang lebih buruk.


    OCC (Ohno Continuous Casting)
    Pada tahun 1985, Prof. Ohno dari Chiba, Jepang memperkenalkan metode pembuatan penghantar yang baru yang disebut sebagai OCC, prinsipnya OCC sendiri sederhana, sama dengan ilustrasi pasta gigi yang di’pletet’ namun kali ini, tutup tabungnya disambung oleh pipa yang sangat panjang dan pipa itu sendiri dipanaskan dengan sangat tinggi sehingga ketika tembaga cair mengalir masih tetap mempertahanan bentuk cairnya hingga kemudian perlahan2 membeku bersamaan. Proses ini terlihat simple namun jika dibayangkan bahwa panjang kabel adalah ratusan meter dengan diameter yang terkadan sangat-sangat kecil, hal itu bisa jadi sangat rumit! Pembuatan OCC membutuhkan waktu produksi yang sangat panjang dan peralatan yang jauh lebih rumit membuat harga kabel OCC berkali-kali-kali lipat lebih mahal ketimbang OFC, Namun hasilnya, adalah sebongkah kristal tembaga padat yang hampir tidak pecahan kristal sehingga listrik dalam mengalir didalamnya seperti berselancar, tidak lagi melompat-lompat seperti di kabel OFC. OCC biasa dipakai dalam kabel-kabel bergenre Hi-End yang sifatnya ‘no compromise’. OCC sendiri sangat jarang diproduksi di dunia dan sangat sedikit (setau kita cuma 3 pabrik di dunia) yang memproduksinya.


    Supremos by Monserra

    Monserra Supremos dibuat oleh satu diantara sangat sedikit pabrik kabel dunia yang bisa memproduksi OCC cable dan sangat specialis dalam membuat kabel-kabel audio berkelas HiEnd, dan pabrik ini menjadi rujukan sangat banyak brand besar dunia lainnya. Supremos memiliki konstruksi Balance wired dengan shield (2 kabel, satu untuk positif dan satu negatif keduanya pure OCC wire dibungkus oleh shield berbahan OFC) sehingga sinyal akan selalu mengalir dalam tembaga yang sangat rendah hambatan.

    Conductor OCC yang digunakan Diameter 20AWG yang merupakan ukuran yang sangat tebal untuk kabel interconnect RCA. Kita memilih Connector RCA yang sangat bagus, tebal namun lentur dan sangat rendah gesekan untuk instalasi yang kuat namun tidak merusak konektor di bagian socket-nya. Connector tersebut dipasang langsung oleh pabrik -Factory Assembled –untuk memastikan kesempurnaan proses penguncian dan penyolderan. Hasilnya sebuah unit kabel RCA yang benar-benar durable dan siap pakai 

    Monserra Supremos untuk sementara ini hanya dibuat untuk ukuran 2 meter pair yang merupakan ukuran ideal dengan asumsi posisi power/processor ada dibawah jok depan.


    Monserra Supremos: OCC balance interconnect cable!


    Sekalipun Supremos hadir dalam gift box yang mewah berlapis kulit sintetis yang dijahit rapi, namun kita tetap memastikan harga jual pada ‘level kantong’. Monserra Supremos 2m dijual seharga 1,5jt/pair jauh dibawah harga kabel OCC lainnya.



    Monserra Soft and BoldStrand - FlatWire Speaker Cable

    Karena harga kabel 16# full OCC masih terlalu mahal untuk digunakan sehari-sehari –dan kita juga kurang tertarik kalau sekedar mencampur occ ke sekumpulan OFC hanya untuk mendapat label ‘OCC’, maka untuk kabel speaker, kita akhirnya memutuskan menggunakan konduktor OFC yang benar-benar murni.

    Sebagai bentuk fisik kita mendesain kabel speaker Monserra dengan bentuk pilih untuk memudahkan instalasi di dalam mobil dimana kabel speaker akan meliuk-liuk disela-sela karpet dan lobang2 karet hingga sela-sela pintu dan pillar, bentuk pipih akan sangat membantu mendapatkan instalasi yang rapi dan bersih. Penggunaan bahan jacket PVC yang sangat lentur namun kuat untuk memastikan kabel monserra akan mengantar sinyal audio ke speaker tanpa bocor ditengah jalan akibat tergores sesuatu.


    Monserra Soft Strand #16: Hi Acccuraccy for all sound!

    Berukuran AWG16, Monserra Soft Strand #16 dibangun dari 170 konduktor yang sangat halus berbahan UP-OFC –Ultra Pure OFC-, istilah Ultra Pure menunjukkan kemurnian OFC tertinggi tanpa campuran bahan-bahan seperti besi, aluminium atau apapun yang ‘mboten-mboten’. Ke-170 strand halus itu dikepang menjadi 1 kabel utuh yang bisa bergerak dengan flexible. Penggunaan kawat tipis yang sangat bagus untuk mengurangi sela ruangan diantara kabel sehingga bisa meningkatkan kerapatan koneksi antara kawatnya efeknya secara suara clarity meningkat terutama di daerah suara vocal dan treble.

    Monserra Softstrand memiliki jacket berwarna pearl white plus garis merah cerah untuk membedakan sisi positif dengan mudah menjadikan Monserra Soft Strand #16 kabel yang sangat mewah baik dari segi suara maupun visual.



    Monserra Bold Strand #16: All purpose Speaker Wire!

    Penggunaan konduktor kawat UP-OFC sama dengan versi SoftStrand-nya namun kali ini hanya terdiri dari 10 kawat tebal untuk menghasilkan ukuran total yang sama: AWG16. Penggunaan kawat tebal bagus untuk menghantarkan suara bass yang bulat dan rendah, sangat cocok untuk penggunaan sebagai kabel midbass dan subwofer sekalipun bisa juga digunakan untuk kepentingan tweeter dan midrange. Penggunaan konduktor tebal juga ada keuntungan tersendiri karena proses produksi jauh lebih cepat dan mudah sehingga bisa menekan harga kabel hingga 50% tanpa mengurangi kualitas bahan bakunya!


    Jacket Bold Strand 16# berwarna hitam dengan konstruksi flat wire. Dengan garis putih terang untuk menandakan posisi positif kabel. Dengan harga yang sangat ekonomis tanpa mengkompromikan kualitas, Moserra Boldstrand #16 bisa jadi rujukan kabel speaker terbaik dan ekonomis yang bisa kita dapatkan di pasaran hari ini.

    Harga untuk Monserra Softstrand #16 dibanderol 50rb/m sementara Monserra Bold Strand #16 kita banderol hanya 25rb/m.
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    2018 All new Line up!!http://www.modifikasi.com/showthread.php/653835-Paket-unggulan-2018-plus-Born-of-Monserra?p=2061845518#post2061845518


    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Ada masalah dengan system Anda? Ingin membangun atau upgrade system Audio Anda tanpa tersesat? Hubungi kita secara pribadi:
    Whatsapp: 082141139097

    Please DON'T sent via PM!!!

  2. Rekeningku.com
  3. #2
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,433
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 12 Hrs 1 Min 5 Secs
    Best Car Audio Gear on 2018!!!!

    Setelah intro yang panjang, berikut ini produk pilihan terbaik untuk Audio Mobil Anda tahun ini:


    HiEnd Class:
    Passion to create something money can’t buy!


    The Best Tweeter EVER: Satori TW29BN
    –Beryllium tweeter-


    What Beryllium!?!?
    Beryllium, bahan bekode Be, adalah bahan yang cukup langka di dunia, memiliki bobot yang sangat ringan namun dengan ke-kakuan yang sangat tinggi menjadikan Be bahan paling sempurna untuk digunakan dalam perkerjaan ‘Hiend’ seperti konstruksi roket, satelite dan ketika adonan tembaga dicampur 2% bahan beryllium -menjadi bahan baru bernama Beryllium Cooper- memiliki kekuatan ENAM kali lipat dari tembaga biasa, bisa digunakan untuk membuat tool seperti obeng, kunci pas yang sangat kuat, presisi namun sangat ringan, digunakan dalam keperluan militer atau pekerjaan luar angkasa.

    Dalam dunia audio Beryllium merupakan bahan yang terbaik yang bisa digunakan sebagai dome tweeter karena sifatnya yang kaku, ringan plus tidak bersifat ‘lonceng’. Karakter bahan idaman setiap desainer spaker.

    Ketakutan sebagian orang terhadap racun pada Beryllium yang sifatnya Hi-Toxic bukan tanpa alasan karena MEMANG debu beryllium jika dihirup bisa beresiko fatal, itu sebabnya dalam proses pengolahan bahan beryllium seringkali pabrik menggunakan standart pengamanan yang lebih tinggi. Yang perlu ditekankan, ‘debu Beryllium’ dihasilkan dari proses pengolahan Beryllium misalnya pemotongan, pressing, pengecoran dll seringkali partikel Be berterbangan kemana-mana menjadi debu dan bisa berbahaya jika terhirup. NAMUN ketika sudah menjadi produk jadi yang utuh seperti dome tweeter maka sudah tidak ada lagi resiko pemecahan partikel sehingga tweeter beryllium 100% aman digunakan.

    Dalam hal pemakaian pada suhu tinggi Be juga punya toleransi yang sangat aman, dengan titik leleh 1600 derajat celcius (komparasikan dengan 700’C untuk melelehkan aluminium), Be bahkan pernah digunakan pada sebagai campuran aluminium pada bahan piston mesin mobil F1 Mercedes-Benz yang digunakan tim McLaren tahun 1998-2000 yang kemudian dibanned karena komplain dari pihak Ferrari.

    Namun sekalipun Be adalah bahan yang sangat aman digunakan sehari-hari, sangat disarankan untuk tweeter dome bekas Be yang rusak//tidak lagi digunakan untuk dikembalikan kepada manufaktur speaker. Akan terdapat prosedur tersendiri yang menjadi metode untuk pemusnahan bahan Be tersebut, jika dibuang ke tong sampah umum kemudian dihancurkan dengan sembrono ditakutkan Be akan terpecah2 menjadi partikel kecil yang bisa menjadi racun bagi orang disekitar pembuangan sampah tersebut.


    Introducing, the First Beryllium dome Tweeter from SB-Acoustics

    Satori TW29BN

    Beryllium, bahan tweeter ‘setengah dewa’ ini akhirnya masuk dalam line up produksi SB Acoustics. Diciptakan sebagai tweeter termahal dan terbaik di jajaran SBA.


    Satori TW29BN: The Best Tweeter EVER!

    So, seberapa bagus tweeter Beryllium ini? Kita selalu bisa menemukan istilah untuk memuji sebuah produk yang kita sukai namun kali ini kita kehabisan istilah untuk menggambarkan suara TW29BN! Simplenya begini, tweeter APAPUN terdengar cacat ketika dikomparekan dengan TW29BN!

    TW29RN adalah salah satu tweeter terbaik yang pernah diciptakan SB-Acoustics, tapi Satori TW29BN ini adalah whole different level!!! You akan mendengar suara detil trebel, metal, senar, drum hingga alat musik tekno begitu nyata begitu detail, sunyi namun dinamik dan dengan tingkat kejernihan begitu tinggi! Seperti semua tweeter lain yang dikomparekan terdengar begitu buram, kotor dan cacat!


    Kendala utama pada jajaran Tweeter Hiend seperti satori adalah diameternya, dengan diameter 10cm bagi Ucok itu jelas terlalu besar! Maka mari kita kecilkan!

    Menggunakan aluminium grade 6+ dan diproses dengan teknik bubut akurasi tinggi, kita memproduksi ulang Flange Satori ini dengan ukuran yang 2cm lebih kecil. Dengan bentuk yang sama persis sehingga bisa menjamin kualitas original flange dari pabrik. Jadilah tweeter Hiend terbaik pada ukuran yang ringkas! 


    Flange replacement. Kita membuatnya lebih FIT untuk Car Audio!

    Jadi apa saran kita untuk kelas ini. TW29BN dijual 9jt untuk market Indonesia dan itu mahal, namun jika budget Anda cukup untuk membelinya, belilah!




    HiEnd Midrange: Monserra MR-9

    Diciptakan untuk menjadi yang TERBAIK pada harga berapapun, MR-9 didesain berfisik kecil, dengan noise yang extrem rendah, resolusi suara yang extrem tinggi, dan tetap dibanderol pada harga yang terjangkau terutama jika dibandingkan dengan midrange hiend manapun! Monserra MR9 lahir untuk menjadi Midrange pilihan terbaik!



    Size Comparison: Monserra MR9 vs Satori MR13. Yes we made it MUCH SMALLER!

    Sudah dibahas diatas, coba scroll ke atas untuk kisah lengkapnya




    HiEnd Midbass: Satori Midbass!!

    Satori MW19P berdiameter 7” dengan konus papyrus paper merupakan salah satu bahan paper terbaik yang dikembangkan sendiri oleh team RND SBA. Satori MW19 sediri adalah midbass paling baru yang dipublish oleh SBA, dengan diameter 7” umumnya midbass mulai mager –malas gerak- alias gembot, gejalanya mudah dikenali: vocal yang bergumam dan bass yang low namun kurang kick, namun Satori MW19p sama sekali berbeda! Dengan motor neodynium yang sangat kuat dan konus Papirus yang rigid namun ringan, MW19p justru terbukti lebih bersemangat berlari dan memukul ketimbang adiknya pada ukuran 6”: MW16. Dorongan vocal sangat kuat, terkontrol rapi dengan resolusi yang sangat tinggi ditambah gebrakan bassnya yang seperti tidak bisa habis membuat MW19p midbass terbaik yang pernah kita dengar, Satu-satunya kelemahan Mw19p adalah sizenya, tidak banyak mobil yang bisa dipasangi MW19 tanpa perlu melobangi doortrim, jika you tidak rela melakukannya, MW16p –versi 6”nya- bisa menjadi pilihan terbaik kedua 


    Satori MR9: 7" HiEnd midbass, there are always more room for midbass!

    Satori MW16p sudah terjual sangat banyak dan diapresiasi sangat bagus baik di dunia car audio maupun home audio. Memiliki suara yang lincah, vocal yang tebal namun lantang (untuk versi midrange, MR16p, vocalnya jauh lebih lantang sehingga cocok untuk system 2way).


    Satori MW16 dan MR16: 6" HiEnd Midbass!

    So far, Innova Reborn, Xtrail generasi 3 dan new Yaris merupakan beberapa contoh mobil yang bisa dipasangi MW19p, untuk Ucok dengan mobil CRV sepertinya akan memilih MW16p daripada memodifikasi door-trimnya.


    HiEnd Subwoofer: Accurate and good sounding bass!!

    It was soo good, bass di mobil ucok, sepasang JL W6 didrive dengan sebuah ampli Rockford 2ch,its all about bass. Bass yang bulat, digeber kencang sepanjang perjalanan, dentuman, hentakan sangat bisa dinikmati sehari-hari.

    Namun tak lama kemudian things goes wrong, seseorang mendorongnya untuk menggunakan subwoofer SPL, magnet seperti kepala roket dan konus dengan suspensi super keras bahkan tidak ambles ketika diinjak orang dewasa. Teknologi Amplifier Class D menghasilkan watt raksasa hingga 5000watt hasilnya adalah bass tidak lagi sesuatu yang diciptakan untuk dinikmati namun untuk bertarung!
    Dan hasilnya jauh dari harapan si Ucok: Power berfungsi seperti mesin raksasa yang main tabrak tanpa peduli jenis musik yang sedang diputar, Subwoofer seperti sebuah blower raksasa untuk menghasilkan tekanan udara sebesar mungkin di dalam mobil! Bass sudah bukan lagi sesuatu untuk didengarkan namun untuk diukur pressure levelnya dan digunakan untuk bertaruh! Menyesakkan nafas, berbahaya buat kesehatan telinga. Namun yang paling menjengkelkan adalah: The BASS was NOT GOOD! Dengan bass bersuara BUUUM BAAAM WUUUNG sepanjang perjalanan, tidak peduli jenis musik yang sedang didengarkan, lagu-lagu terdengar aneh, tidak berbentuk dan kacau. Lambat laun Ucok menjadi jenuh dan kecewa, kekecewaan itu yang juga akhirnya membuat dia mencopot seluruh audionya dan tidak berpikir untuk memasangnya lagi, its no longer fun.


    “That is NOT Bass!”, Kata Frank Neilsen, seorang desainer speaker legendaris dalam sela-sela wawancara kita dengan dia dua tahun lalu. “Teman saya membawa saya ke dalam mobilnya dan dia katakan bahwa audio mobilnya punya ‘a LOT of bass’. Saya coba setel beberapa rekaman dan dengarkan beberapa saat dan saya bilang: TIDAK ADA bass di mobil ini, kamu bisa dengar kita setel beberapa suara alat musik, drum, gitar bass, alat musik tiup bernada rendah, gebukan gendang raksasa yang tidak munculpun yang kita bisa dengarkan, yang saya dapat adalah suara buuum buuum blerrr yang seharusnya tidak ada dalam recording. Kemudian saya ajak dia kembali ke ruangan demo, setel lagu yang sama dan tunjukkan kepada dia, THIS IS BASS! Suara drum, gitar bass, gebukan, tekanan nada rendah, genderang yang besar terdengar nyata, jernih dan terdengar semua detil bassnya, Ini baru namanya suara BASS! Your car audio system are producing some distorted and loud low frequency sound, but that’s NOT bass”

    Kita inginkan subwofer yang memukul bass yang deep, BIG DEEP, namun juga harus memiliki kontrol yang akurat, dan tetap berbody compact. Dan kita memilihkan yang terbaik tahun ini:

    HiEnd subwoofer: SB Acoustics SB10AVX – NVX XQW1222

    Bagaimana tampang subwoofer HiEnd?


    SB10AVX: HiEnd SQL 10" Subwooofer!


    NVX XQW1222: Hiend 12” SQL subwoofer!!


    Dengan berbagi basic desain yang sama, baik SB10AVX maupun NVX XQW1222 memiliki konstruksi rancangan sebagai subwoofer SQL di kelas HiEnd. Apa yang ada di pada mereka:


    Large motor, more Power, More Control!

    Motor: Dengan bobot magnet sebesar 10kg yang diperlengkapi dengan Copper ring untuk filter noise standart untuk speaker dikelas atas..


    Surround: Linear long-excurtion Foam yang tebal dan lebar untuk mendapatkan bass yang deep low. Pertemuan antara Casis dengan surround juga dirancang khusus sehingga karet menantap langsung kedalam cengkungan casis, bukan sekedar dilem ke permukaan casis seperti biasanya, efeknya tekanan surround yang lebih linear pada setiap level bass juga tampilan yang jauh lebih keren 

    Casis: Aluminium Diecast dengan finishing yang sangat halus khas produk SBA.

    Konus: Hard PP cone dengan desain minimalis namun mewah


    HiEnd Made at any angle!

    Mereka didesain dan diciptakan untuk menjadi mesin bass kelas atas still kita berusaha membanderolnya pada harga yang paling masuk akal. Sebuah SB10AVX seharga 3,2jt dan NVX XQW1222 seharga 3,5jt. Best choice untuk subwoofer SQ/SQL!



    Hiend SLIM Subwoofer: SW26DAC
    Still seberapa bagusnya SB10AVX ataupun NVX XQW-1222 mungkin tidak membuat ucok rela mengurangi terlalu banyak dari space bagasi yang dia miliki.


    SW26DAC: No More Space Limitation!


    Dengan magnet neodynium dan konus dari Aluminium yang kuat, SW26DAC, Slim flat subwoofer hadir sebagai salah satu subwoofer tertipis yang pernah ada, dengan patent desain double suspensi membuat SW26 masih bisa bergerak linear dan lebar sekalipun cuma dipack dengan bentuk setipis itu menghasilkan bass yang sangat jernih dan akurat like you never heard before. Untuk jenis mobil CRV Turbo kita bisa menaruh SW26 didalam ban serep sehingga tidak menggunakan space bagasi sama sekali!




    SW26DAC inside CRV 2017 cabin. No Space taken!


    Middle Class Product
    Stunning sound for Wallet-Level Price!


    Monserra D14: Hi Resolution small tweeter


    Tweeter harus kecil dan bagus!
    Monserra D14 yang lahir dari passion untuk mencapai freq 20Khz tanpa drop dan dengan fisik kecil untuk pemakaian 2way tak terlihat atau 3way non blindspot.







    Tidak ada gunung terlalu tinggi untuk didaki, tidak ada mobil terlalu sempit untuk 3way!!

    Sangat banyak kita bisa lakukan karena dia BEGITU kecil, dan jika benar size yang terlalu besar menjadi masalah atau Anda ingin mendapatkan suara detingan gitar like you never hear before, ini tweeter yang akan mengagetkan Anda!


    SB Acoustics SB29: Powerfull Ring Radiator tweeter

    Ringdome tweeter sudah menjadi favorite kita selama belasan tahun, kemampuan mereka mengeluarkan nada tinggi dengan detail dan jernih membuat kita belasan dengan genre ini, kelemahan bentuk ringradiator selama ini adalah kesan seperti suara kurang ‘bertenaga’ kecuali untuk Scanspeak R7000. Namun SB29 membuktikan jenis ring radiator yang tidak hanya memiliki kejernihan dan resolusi yang tinggi namun juga tenaga dorongan tanpa kendor yang tidak terdapat pada desain ringradiator yang kita tahu sebelumnya!


    SB29RDNC: Powerfull Ring Radiator Tweeter from SB-Acoustics

    Berdiameter 7cm, SB29RDNC masih bisa dimasukkan dalam kategori ‘tweeter kecil’ sekalipun engga kecil-kecil amat. Memiliki tenaga yang sangat besar sehingga sekalipun pada system 2way tidak terlihat bahwa ada kekurangan pada tenaga dorongannya menjadi pilihan yang sangat flexible bagi mereka yang ingin membangun system audio secara bertahap karena dia bisa dikawinkan dengan siapapun pada system yang sangat sederhana sekalipun.

    SB12MNRX: 4" Medium Level Midrange

    SB12MNRX adalah produk SBA pertama yang membuat kita berpaling hati dari pemikiran ‘Eropa minded’ menjadi ‘Tandes minded’. Harga tidak terlalu mahal, dengan vocal yang mendorong jernih dan mudah dikontrol SB12MNRX dengan sangat cepat menjadi midrange favorite semua orang.


    SB Acoustics SB12MNRX: 4" Midrange

    Kenyataan market yang berat bagi SB12MRNX adalah ketika dia berhadapan dengan monserra MR9, dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh MR9 memiliki kasta diatas SB12MNRX plus dengan fisik yang lebih kecil. Still SB12MNRX merupakan pilihan yang sangat menarik, apalagi setelah kita kasih diskon


    Middle class Midbass:
    SB Acoustics SB17 and there are
    4 of them!


    Jika bicara midbass, SB-Acoustics sangat bersemangat, sangat-sangat bersemangat hingga sepertinya mereka terobsesi untuk memiliki semua bentuk jenis midbass. SB17 adalah bentuk nyata bagaimana mereka ingin membuat midbass untuk semua jenis selera telinga, dan dengan harga berkisar 2-3jtan mereka memiliki kualitas suara bahkan diatas banyak merek terkenal dengan harga 2-3x lipat diatasnya. menjadi pilihan sangat-sangat ideal untuk midbass di kelas mid-level.

    SB-Acoustics SB17NRX
    Paper Composite Cone, Middle Class Midbass


    SB17NRX, 6” paper cone midbass: Warm vocals, loved by everyone!

    Seri awal dari SB17, termurah di keluarga SB17, konus NRX terbuat dari paper campuran khusus dan memiliki kandungan 5% papyrus, punya keistimewaan di suara vocal yang tebal dan sangat bertenaga. Sangat ideal untuk digunakan dalam system 2way bagi mereka yang suka vocal berkarakter warm. Tersedia juga dalam ukuran 4” (SB12NRX) dan 5” (SB13NRX) bagi beberapa keperluan home audio atau car audio –jika 6” tidak muat-.

    SB-Acoustics SB17NBAC
    Aluminium Cone, Middle Class Midbass


    SB17NBAC, Aluminium cone midbass, The most Agressife and Powerfull Bass!

    Seri kedua dari SB17 yang menjadi favorite kita, NBAC menggunakan konus aluminium yang menghasilkan midbass dengan low bass paling galak diantara keluarganya. High Vocal yang menyembur kuat dan Kick bass yang low dan kicking seperti tidak ada limitnya membuat SB17NBAC sangat ideal untuk system 2way ataupun 3way bagi mereka yang menggemari musik dengan hentakan bass kuat dan ritme yang cepat.
    SB17NBAC sendiri sebenarnya merupakan side produk dari SB17NAC cuma beda di warna konus saja, NAC berwarana silver cerah sementara NBAC hitam doff, dan sepertinya kita lebih favorit yang hitam,
    Tersedia juga untuk ukuran 5” (SB15NAC)


    SB-Acoustics SB17CAC
    Ceramic Cone, Middle Class Midbass


    SB17CAC, 6” Ceramic cone Midbass. Most matured and Natural Sound

    Seri terakhir yang baru saja keluar dari meja desain, CAC menggunakan keramik sebagai bahan konus. Bahan yang sangat mewah yang sering digunakan dalam beberapa merk speaker HiEnd. Karakter keramik sendiri adalah yang paling rapi dan teratur dikeluarga SB17. Berkarakter suara yang sangat tenang dan teratur tidak pernah berkesan meledak atau terburu-buru. CAC ini adalah pilihan yang terbaik bagi yang mengidamkan midbass dengan suara natural.
    CAC juga tersedia untuk ukuran 5” (SB15CAC) dan 4” (SB12CAC).

    SB-Acoustics SB17CRC
    Carbon Cone, Middle Class Midbass


    SB17CRC, 6” Carbon fiber Midbass. Solid sound for Vocal and Midbass

    SB17CRC adalah yang termahal diantara keluarga SB17, dan adalah type yang paling saya sukai. Bassnya berotot, vocalnya sangat tebal namun terkontrol, SB17CRC seperti penggabungan antara SB17NRX dan SB17NBAC namun ditambah dengan clarity, kontrol dan tonal yang lebih baik. Saya pribadi paling memfavoritekan CRC ini dibandingkan semua SB17 lainnya, namun dengan selisih harga yang tidak terlalu jauh antara yang termurah (SB17NRX) dengan yang tertinggi (SB17CRC) yang cuma terpaut 700rb, faktor selera lebih menonjol ketika customer memberikan pilihan. Kita sendiri sangat suka meladeni customer yang ingin membandingkan diantara ke 4-nya dan melihat bagaimana diantara ratusan customer masing-masing memiliki sudut pandang dan seleranya sendiri dalam memilih satu diantara 4 tadi

    Middle Class Subwoofer :
    SB Acoustics SB29SWNRX-SB34SWNRX


    Jauh sebelum hingar bingar produk SB di dunia Car audio Indonesia dua tahun lalu, sebenarnya sudah ada 1 produk yang sangat populer diantara warior kompetisi audio mobil, SQ Subwoofer SB Acoustics SB29SWNRX.


    SB29SWNRX, 10” SQ Specialist subwoofer

    Merupakan subwoofer yang diklaim sebagai yang paling natural dan dengan jangkauan low paling baik yang pernah ada. SB29SWNRX terdengar alami dan produksi bassnya terasa ‘sweet’. Dengan harga yang jauh lebih murah juga dibandingkan SB10AVX, SB29SWNRX ini bisa menjadi pilihan subwoofer yang menyenangkan bagi SQ-lover yang mencari mesin bass yang natural.


    SB34SWNRX and the Long Stroke version, SB34SWPL, 12” SQ Specialist Subwoofer

    Versi 12" -SB34- terdiri dari 2 pilihan, SB34SWNRX -sama persis dengan SB34SWNRX hanya lebih besar- dan SB34SWPL (punya kemampuan Long Stroke)


    Entry Class Product
    Good Quality Sound system, drive with whole different experience

    Hampir separuh dari customer saya tidak pernah memiliki perangkat audio sebelumnya, terlepas dari mewahnya mobil yang mereka gunakan, mereka tidak berminat menggandrungi dunia Audio mobil dan karena itu umumnya juga mereka tidak terlalu berminat menghabiskan daya, dana dan upaya dalam menggarap sektor audio di mobil mereka. Namun sebuah tantangan tersendiri bagaimana kita bisa menghasilkan hasil suara yang sanggup membawa mereka merasakan sensasi mengendarai mobil yang sama sekali berbeda sekalipun pada system yang sederhana dan ekonomis!



    One simple solution : SB Acoustics SB65WBAC

    SB65WBAC kita taruh dalam kotak kecil berukuran lebar 12cm dan tinggi 20cm kita taruh diatas lemari arsip kita, sambungkan ke Headunit langsung dan setel lagunya. Selama lebih dua tahun kita lakukan ini dan setiap kali kita mendemokannya tetap terasa kesan “luar biasa”


    SB65WBAC: 2,5” Wideband speaker, one solution for all.

    Dengan fisik yang cuma segitu kecil, kemampuan SB65 bernyanyi dengan tonal nyaris sempurna dan tenaga yang besar seakan memamerkan kemampuan SBA dalam mendesain dan memproduksi speaker yang benar-benar “out of the box”. Dengan harga yang cukup ekonomis, dan ukuran fisik yang cukup kecil, SB65 sangat-sangat ideal bagi siapapun mereka yang ingin menaikkan kualitas audio mereka dengan upgrade sederhana tanpa berdarah-darah dalam menyediakan budget. Bahkan bagi yang “ngirit banget’ bisa menggabungkan SB65 ini dengan midbass bawaan mobil, cuma jangan lupa memasang peredam pintu di posisi yang wajib supaya midbass juga bisa bekerja optimal.

    Kelemahan terbesar dari SB65 ini adalah sebagai wideband dia mengharuskan kita meletakkannya dalam enclosure tertentu, alias dudukan harus berfungsi sebagai box speaker supaya SB65 bisa mengeluarkan kemampuannya tanpa dimakan oleh sengau gaung atau suara cancel. Disini masalah terbesar ketika customer yang ingin melakukan instalasi secara DIY (Do It Yourself) karena kebanyakan kita tidak memiliki cukup tool dan skill untuk membuat dudukannya tanpa menghadirkan mobil yang bersangkutan di bengkel kita, sementara kita belum melihata ada kemungkinan kita bisa membuat sebuah dudukan universal untuk SB65.


    Tweeter Entry level: SB Acoustics SB26STCN

    Tweeter 26mm softdome ini merupakan tweeter yang sangat populer di dunia home audio maupun car hifi audio. Dengan harga yang cukup terjangkau, SB26STCN diperlengkapi dengan magnet neodynium dan rear chamber yang baik sehingga dia memiliki sensitivitas yang bagus sekaligus punya jangkauan High dan kejernihan yang cukup tinggi sekalipun masih dibawah kakaknya: SB29RDNC


    Foto SB26STCN: 26mm softdome tweeter, very popular all-purpose tweeter!

    SB26STCN berukuran fisik depan sama dengan SB29RDNC yaitu dengan diameter 7cm. Dengan ukuran itu sama sekali tidak sulit untuk memasang SB26STCN ini ke mobil apapun dan bahkan kita sudah ada dudukan yang plug n play sehingga sangat friendly bagi yang ingin menginstall sendiri speakernya.


    Tweter Entry level: Peerless XT19NC

    Tweeter 19mm softdome ini terkenal sebagai paket entry level yang sangat menarik karena bentuknya kecil dan dengan karakter suara yang detil namun soft.


    Peerless XT19nc: All time entry level Tweeter

    Ukuran 6cm juga sangat mudah dipasang dan juga tersedia dudukan plug’n play yang mudah diisntall oleh DIY-er.


    Midrange Entry Level: Wavecore WF084

    Tidak banyak berubah dari tahun lalu, Midrange di kelas entry level masih dipegang oleh Wavecore WF08.


    Wavecore WF084: 3” entry level midrange

    Tahun yang berat bagi midrange entry level seperti Wavecore WF084 karena

    terjepit diantara Wideband SB65 yang memberikan sensasi seperti 3way sekalipun dengan budget 2way -dan dengan harga 2way entry yang notabene jauh lebih murah- atau naik budget dikit bisa dapat 2way medium level yang sekalipun 2way namun memberikan resolusi dan clarity yang lebih baik karena ditunjang midbass dan tweeter dari kasta yang lebih tinggi. Anyway tetap bagi yang tidak ingin kompromi dengan 3way yang memiliki vocal tebal sekaligus trebel yang detil namun tidak ingin mengeluarkan budget terlalu besar, midrange WF084 ini tetap pilihan yang terbaik. 



    Midbass Entry level: Avexis Fu6S

    Versi ketiga dari serial FU6 yang memberikan major change dibandingkan 2 versi sebelumnya. Jika sebelumnya FU6 dan FU6B dibuat di china namun FU6s dibikin di Sinar Baja Electric, secara jujur pemindahan manufaktur ini bukan didasari atas sikap “cinta produk dalam negeri”, namun karena TERBUKTI mereka sanggup memproduksi speaker jauh lebih bagus dari pabrik MANAPUN yang kita pernah tahu!

    Ditangan SBE, seri terbaru Avexis FU6 maju beberapa langkah lebih baik dibandingkan kedua FU6 sebelumnya, dengan akurasi produksi yang jauh lebih tinggi, menghasilkan resolusi, clarity dan tenaga jauh lebih tinggi dibandingkan produk buatan china. Membuat kita jauh lebih percaya diri kepada kemampuan manufaktur dalam negeri.


    Avexis FU6S: 6” Entry level Car Audio Midbass, third generation!

    Dengan desain yang memang dirancang untuk kebutuhan car audio, FU6s didesain dengan kekuatan dorongan vocal yang jernih dan sangat mendorong kuat –untuk bisa menghasilkan vocal yang berasa sekalipun ditaruh dalam kurungan doortrim-, plus bass yang kita fokuskan pada freq 50-100Hz dimana kick sangat kuat disana. Fisik juga didesain sangat tipis untuk bisa masuk ke mobil dengan space dudukan midbass yang sangat sempit sekalipun. FU6s juga menjadi pertanda penyegaran logo Avexis menjadi lebih ‘kekinian’ untuk mejadi pengingat kepada kita bagaimana market begitu dinamik dan selalu mengharapkan kita sebagai produser untuk menghasilkan produk yang lebih bermutu dan baru!

    Entry level midbass: SB Accoustics SB16PFC

    Tidak berencana menggunakan subwoofer? SB16PFC memiliki lowbass yang lebih rendah dibandingkan FU6s menjadi pilihan yang bagus buat yang ingin menggunakan midbass sekaligus sebagai ‘setengah subwoofer’.


    SbAcoustics SB16PFC, 6” entry level midbass with extend low bass.


    Namun kelemahan 16PFC adalah dorongan vocal yang kurang kkuat sehingga kurang cocok untuk aplikasi 2way menggunakan tweeter, kita biasa menyarankan untuk dikawinkan dalam paket 2way dengan wideband SB65 atau pada system 3way. Kelemahan lain adalah ketebalan fisik tidak setipis FU6s sehingga tidak bisa diaplikasikan pada beberapa mobil yang ‘sulit’

    Entry Level subwoofer: REL CX-10

    REL secara genuine sebenarnya home audio subwoofer specialist, perusahaan yang awalnya bermula di inggris.


    Rel CX-10: HiEnd Spec for Entry level stuff? Limited stock only!


    Di desain sebagai subwoofer Hi-class, REL CX-10 menggunakan magnet super besar berbobot 10kg sebagai mesin dorongnya untk mendapatkan kontrol dan dinamik bass yang ideal, motor harus kuat. Namun sebagai subwoofer berbasis SQ, REL didesain dengan suspensi lembut untuk mendapatkan bass yang low dan jernih.

    Sekalipun dengan tampang gahar, REL CX-10 tidak boros listrik, cuma dengan 150W max continuous membuat REL-10 sudah bekerja cukup optimal sekalipun hanya didorong oleh 2 dari 4ch standart 50W power amplifier. Karakter REL CX-10 sendiri sangat natural dan menggarap di sektor Deep Low dengan sangat lincah namun dengan bobot bass khas subwoofer mahal. Produk yang agak ‘salah kasta’ karena harusnya dengan spek itu dia tidak berada di Entry level. Kelemahan dari CX-10 cuma 1 -selain stok yang terbatas- : Packaging yang buruk, karena produk ini sebenarnya tidak untuk dijual sebagai produk eceran sehingga tidak dibikinkan karton box khusus untuk dia, sehingga sekalipun dengan konstruksi internal box yang solid, box luarnya tetap agak menyedihkan
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    2018 All new Line up!!http://www.modifikasi.com/showthread.php/653835-Paket-unggulan-2018-plus-Born-of-Monserra?p=2061845518#post2061845518


    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Ada masalah dengan system Anda? Ingin membangun atau upgrade system Audio Anda tanpa tersesat? Hubungi kita secara pribadi:
    Whatsapp: 082141139097

    Please DON'T sent via PM!!!

  4. #3
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,433
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 12 Hrs 1 Min 5 Secs
    In Depth with Kenwood!!!?

    Yes, kali ini kita bahas Headunit juga


    Masih segar diingatan hari itu, tahun 2002, kita diundang dalam acara lauching produk kenwood di Hotel Sheraton, dan pada malam itu, sebuah CD player seri 7 dengan kemampuan tercanggih: bisa memutar file MP3 menjadi hadiah utama dalam doorprice.

    “Berapa ini harganya” tanya saya pada Pak Hendra -distributor Kenwood Surabaya-. “2,5jt itu”, “Mau saya jual lagi ” kata saya dengan cengar cengir”, dijawab nada agak jengkel “Ga mending dipakai sendiri aja?” Maksudnya udah dapat gratis masa mau dijual lagi. Setelah semalam dikasih makan gratis dan pulang membawa doorprice utama dengan sikap tidak tahu diuntung, besoknya alih-alih dipake sendiri malah langsung kita jual. –Sekarang saya tahu kenapa sejak saat itu hingga sekarang tidak pernah lagi kita memenangkan doorprice apapun di acara Kenwood.

    Kenwood dipandangan kita hari itu secara fisik punya kehalusan manufaktur melebihi merk lainnya, secara perusahaan juga distributor dan jaringan after-sale yang sangat supportif, NAMUN dari segi kalitas suara, kenwood tertinggal dibandingkan brand-brand lain, Resolusinya rendah dan tonalnya buruk, isinya suara bass melulu. Jadi, sekalipun ada rasa sungkan karena dapat barang doorprice, itu tetap tidak bisa menggantikan Clarion yang saya pakai di mobil pribadi.

    Namun tahun 2007 kenwood mulai menunjukkan keseriusannya untuk bertarung di dunia hiend Audio, dimulai dari seri HiEnd mereka yang pertama KDC-01 dengan setumpuk ‘HiEnd parameter’ seperti 24bit BurrBrown DAC and whatever yang menjadi jargon-jargon perangkat HiEnd, dilanjutkan kemudian di tahun 2008 yang secara resmi Kenwood membuka lineup baru: X-Series. X dari Sound eXcellence menjadi elite group yang membedakan antara kenwood versi ‘rakyat jelata’ dengan kenwood untuk sound quality entushiasm. Mereka mengeluarkan sederet HU dengan kualitas suara yang jauh lebih bagus, tonal yang jauh lebih tertata DAN dilengkapi processor internal. Bahkan X series hanya dijual melalui selected dealer yang dianggap mampu mengoptimalkan kemampuan processor audio yang hari itu merupakan teknologi yang relatif baru. Saya sendiri sejak saat itu mulai serius menggunakan Kenwood sebagai “Headunit yang kita rekomendasikan untuk system SQ”. Dan sering kali orang mengetahui bagaimana kita menyarankan kenwood mereka akan bertanya “Ga salah? Kenapa ga pake A***** saja?”

    Kita ditemui Takashi Yamada-san, manager marketing Kenwood untuk daerah Asia. Tim marketing Kenwood memang memiliki tradisi untuk tiap tahun mengunjungi tempat kita jika kebetulan ada rute ke Surabaya, policy mereka untuk terus melakukan survey dan masukan plus kritik untuk pengembangan produk ke depannya. Namun Khusus tahun itu, request saya kepada mereka adalah Let ME do the interview!

    “Yamada-san, apa yang terjadi pada tahun itu, di kisaran 2007 2008, kenapa Kenwood yang sebelumnya terlihat tidak peduli terhadap suara tiba-tiba begitu serius meningkatkan sektor suara.Saya sendiri pengguna kenwood sejak tahun 94. Saya melihat perkembangan kenwood selalu dalam hal tampilan, teknologi, kepraktisan, safety, dan segala fitur audio yang bersifat gimmick –seperti digital surround effect yang jelas tidak ada gunanya-, namun untuk urusan sound quality kalian seperti tidak begitu peduli.”

    TY: Saya tidak ingat pasti momennya, tapi memang sometime sekitar sepuluh tahun lalu (kisaran 2006), perusahaan berpikir untuk mulai serius dalam menggarap sektor kualitas Audio karena kita berpikir untuk membuka market yang lebih luas. Saat itu, di Headquarter Kenwood di Jepang ada seorang rekan dengan pengetahuan Audio yang sangat luas juga kemampuan telinga yang sangat baik, Mr Kenichi Takahashi–san, kemudian dibawah kepemimpinannya kita membentuk tim kerja baru yang disebut sebagai “Sound Master”

    Note: lidah jepang ketika melaval ‘sound master’ terdengarnya ‘songmaister’, akhirnya diulang sampe 5-6 kali kita masih ga ngerti juga akhirnya harus ditulis di kertas



    Kenichi Takahashi, kepala tim Sound Master di Kenwood HQ jepang

    TY: Takahashi-san and the team bekerja sama dengan RND untuk memberikan penilaian di sektor kualitas suara, mereka melakukan berbagai pengujian, penilaian juga memberikan masukan kepada RND untuk masalah desain supaya bisa tercapai hasil suara yang mereka kehendaki."

    "Kemudian dibuatkan seri X untuk produk premium begitu? Tapi cuma bertahan beberapa tahun hingga akhirnya dibubarkan?”

    TY: Yes kita mengembangkan secara khusus X-series sebagai bentuk project uji coba sekaligus menunjukkan bahwa Kenwood juga sanggup membuat Head unit dengan kualitas suara premium. Beberapa tahun kemudian kita melihat penerimaan pasar yang sangat bagus, terutama di US, kita kemudian berpikir untuk melebur X-series dalam seri umum Kenwood lainnya sehingga image bahwa semua produk kenwood –bukan cuma X series- memiliki kualitas suara yang bagus.


    Kita sempatkan berfoto bersama Takashi Yamada dan Mr. Hendra -distributor Kenwood- yg sempat kita sebut tadi

    “Sejalan dengan itu kemudian Kenwood bergabung dengan JVC dan secara resmi dibuat di pabrik JVC di Indonesia, bagaimana ceritanya?”

    TY: JVC adalah perusahaan besar dan adalah anak perusahaan dari Panasonic yang juga sangat besar. Tahun itu Panasonic memutuskan menjual JVC dan Kenwood memutuskan untuk membelinya termasuk asset pabrik di Karawang yang kemudian kita gunakan sebagai basis produksi Kenwood untuk seluruh dunia.

    “Jadi semua Head unit kenwood didunia dibikin di Indonesia?”

    TY: Yes, kurang lebih begitulah.

    “Bagaimana tantangan manufaktur Kenwood di Indonesia di Indonesia?”

    TY: Tantangan terbesar bagi kita sejujurnya adalah kenaikan UMR, perhitungan awal kita untuk memproduksi di Indonesia hari itu UMR Indonesa cukup rendah sehingga kita bisa menjalankan produksi dengan ekonomis namun perkembangan berikutnya UMR mengalami kenaikan sangat serius, sekitar 30% setiap tahun selama beberapa tahun sekaligus sejujurnya diluar perhitungan kami. Apalagi dengan agresifenya pabrik-pabrik kompetitor dari China yang terus menurunkan harga jualnya.

    “Terus bagaimana kalian mengatasinya?”

    TY: Ya kita berpikir bagaimana pabrik harus bisa bekerja dengan lebih baik, menghasilkan produk yang lebih baik, menaikkan kapasitas produksi sehingga bisa mendapatkan market yang lebih bagus sekaligus profit yang cukup untuk menghidupi pabrik. Setelah masa-masa itu bisa dibilang hari ini kita sudah dalam keadaan yang sangat sehat.


    “Bagaimana Kenwood melihat market audio di dunia ini dan bagaimana kekuatan market kenwood secara global? “

    TY: Untuk Asia kita melihat P****-san sebagai kompetitor yang sangat kuat dan mereka menguasai hampir 70% market, namun kita sangat unggul di pasar Eropa dan Amerika bahkan secara survey bukan sekedar unggul secara angka namun juga secara jenis unit yang dibeli, orang di US yang membeli headunit Premium secara mayoritas memilih membeli produk kitaketimbang kompetitor


    “Menurut Yamada-san, apa yang membuat Kenwood kesulitan di pasar Asia?”

    TY: Harga, secara harga kita kesulitan untuk bersaing,selama ini kita selalu 10-15% lebih mahal, dan bagi market asia, terutama di India, harga merupakan hal yang sangat sangat sensitif.


    “Namun line up terbaru (tahun 2016 hari itu), kenwood memasang internal processor pada SEMUA jenis 2din terbaru namun justru dibanderol lebih murah dibandingkan dengan lineup 2015. Bagaimana bisa?”

    TY: Ya memang selama ini menjadi suatu tantangan bagi kita, jika kita ingin menjual dengan murah akan terjadi perhitungan profit rasio yang sangat tipis, dan itu berarti kita harus menaikkan produksi dan penjualan untuk menebus profit yang hilang. Ini suatu keputusan serius yang beresiko besar, namun melihat perkembangan pasar asia hari ini juga dengan banjirnya Unit (Head unit) china dengan harga yang sangat murah akhirnya kita berpikir untuk menggunakan momen 2016 ini sebagai uji coba. Kita melakukan peningkatan kualitas dan fitur namun sambil menurunkan harga jual khusus untuk pasar Asia selama 2016 dan melihat bagaimana respon pasar atas keputusan kita, jika ternyata perkembangan penjualan naik mencapai angka yang kita harapkan maka policy harga murah itu akan kita pertahankan hingga tahun-tahun berikutnya, namun jika tidak maka mungkin 2017 kita akan kembali pada perhitungan lama kita yang berarti harga akan naik cukup banyak.


    Interview terjadi di awal 2016 pada malam setelah acara perkenalan produk kenwood 2016 berlangsung, setahun kemudian tercatatat bahwa pada tahun 2016 tersebut kenwood mengalami 30% kenaikan penjualan secara Indonesia dan Asia membuat policy harga murah dipertahankan hingga hari ini, bahkan untuk seri terendahnya DDX316 merupakan satu-satunya seri yang diproduksi selama 3 tahun berturut-turut dan bahkan sekalipun kurs USD terus naik tahun demi tahun namun harga DDX316 malah semakin ekonomis tiap tahunnya.

    Tahun ini kita memasukkan Kenwood dalam pembahasan Produk terbaik sebagai apresiasi kita kepada mereka yang berjuang membuat produk yang lebih baik bagi customer dan berusaha membuatnya lebih terjangkau. Terlebih lagi, produk Kenwood adalah Made In Indonesia. Satu lagi kebanggaan kita membahas produk Audio dengan mutu yang ‘real’ bukan sekedar jargon "design in Indonesia" namun benar-benar dibuat di Indonesia. We sangat bangga mengetahui bahwa di dunia Audio, setelah speaker SB-Acoustics speaker buatan Indonesia yang diakui dunia sebagai salah satu yang terbaik, kini kita melihat Kennwood sebagai produsen Headunit Audio mobil sebagai juga yang terbaik.


    Kenwood lineup 2018


    DDX9018BT (DDX918WBT for wide toyota size)

    Setelah dibombardir kritik mengenai Kenwoood Android os sejak tahun 2014 dengan DDX8033 hingga tahun 2015 dengan DDX8015 yang super lemot dan dijejali fitur tidak berguna, Kenwood mengembangkan OS sendiri bagi unit mereka. “Tahun ini adalah terakhir kali kamu lihat kenwood dengan OS ini” kata Yamada-san kepada kita pada 2015 dan benar, per 2016 Kenwood 9016 adalah versi pertama dengan OS original yang dikembangkan Kenwood dan bebasiskan langsung pada Linux. Hasilnya, platform yang sangat indah, praktis dan –terutama- tidak lemot sama sekali. Suport kepada fitur Android Auto dan Apple Car play juga membuat mobil kita ‘cerdas’ sedikit mirip mobil Kitt 2000 di serial TV jaman dulu , plus dilengkapi dengan antenna GPS tidak lagi perlu menaruh hape diatas dashboard untuk mendapatkan sinyal GPS. Satu lagi fitur utama, adalah 9016 menggunakan platform board yang seluruhnya berbeda dengan semua seri kenwood sebelumnya. Direct DAC membuat kualitas suara 9016 lebih bagus dan dinamic yang lebih bertenaga yang jauh lebih bagus dan dinamic yang lebih bertenaga diandingkan seri-seri Kenwood HiEnd sebelumnya.


    Kenwood DDX9018: HiEnd, HiResolution Smart-Multimedia Head unit


    Kenwood DDX918: Widesize version of 9018

    Tahun berikutnya, DDX 9017 tampil hampir sama persis dengan tambahan 2 fitur, yaitu kompabilitas Hires recording dan built in Wireless Screen Mirroring –yang pada 2017 kita kembali menekankan kepada mereka bahwa itu fitur yang sama sekali useless-.

    Tahun ini, DDX9018 tampil tetap dengan platform yang sama plus dengan 2 fitur baru, layar dengan resolusi lebih baik (HD 1280-720) dengan fitur anti silau. Ketika artikel ini dibuat kita baru saja menerima produksi pertama dari seri ini dan sekalipun tidak terdapat keterangan bahwa terjadi pengembangan di bidang audionya namun dari pengalaman kemarin menggunakan 918 suaranya terdengar lebih baik dibanding 9017, kesan over-treble yang terasa di 9017 sepertinya sudah diperbaiki sehingga otomatis di sektor suara, 9018 terasa lebih tenang dan vocal terasa lebih tebal sehingga kesan ‘hires’ pada sektor vocal juga lebih terasa.

    DDX/DMX 7018BT (DDX/DMX 718WBT for wide toyota size)
    Dijaman dahulu, seri 7 hanyalah versi layar lebar dari seri 5 –tanpa kelebihan apapun- kemudian di tahun 2016 dengan menghilangnya seri 5 di lineup, 7016 malah semakin terihat menyedihkan, dengan perbaikan di sektor layar namun seluruh software dalamnya mengadopsi teknologi tahun 2013 padahal sementara justru seri bawahnya: 316 dan 416 sudah memiliki processor baru yang jauh lebih canggih –sekalipun dibayar dengan respon yang lemot-. Tahun 2017 kemarin, DDX7017 terus tampil menyedihkan dengan keberadaannya yang ‘hanya’ merupakan versi layar besar dari 417 tanpa ada kelebihan apapun –selain HDMI input yang itupun tidak jelas gunanya selain untuk –‘good for nothing’ air mirroring- Namun kali ini, 7018 berbeda, ya sama sekali berbeda!

    7018 merupakan primadona 2018, sepertinya seluruh pemikiran tim RND kenwood menghabiskan hampir seluruh waktu risetnya untuk si ‘anak terbuang’ ini. So Whats new di 7018?


    Kenwood DDX/DMX 7018: 7 Series Reborn!

    7018 menggunakan board dan platform yang sama dengan 9018 sekalipun tanpa DAC sebaik seri 9 dan tanpa kemampuan Hires. Tetap menghasilkan 7018 yang jauh lebih baik dibandingkan seri 7 kapanpun. Menggunakan basis OS linux buatan Kenwood sendiri – sama seperti seri 9 - 7018 memiliki kecepatan respon yang hampir menyamai seri 9 sekalipun sedikit lebih lemot karena perbedaan processor controlernya- namun sudah sangat sangat memuaskan dibandingkan seri 7 sebelumnya, Di bidang suara juga 7018 memiliki suara jauh lebih baik ketimbang 7017 sekalipun dengan processor yang sama, 7018 kareakter yang mirip 9017 yang memiliki vocal dan trebel yang lebih dinamik dan jernih sekalipun masih cukup jauh kelasnya dibawah 9018.


    Kenwood DDX/DMX 718: Widesize version of 7018

    Kenwood 7018 juga memiliki kemampuan pembacaan file audio/video yang sangat luas seperti seri 9, sehingga –akhirnya- kita bisa menyetel film kesukaan di format MP4 pada seri 7, dan dalam pencobaan kemarin terlihat layar 7018 sangat indah dengan kontras warna yang sangat indah dan gerakan gambar yang sangat halus. Kesan bintang 5 sangat terasa disini.

    7018 memang tidak memiliki fitur -kerja sama- dengan smartphone seperti Android Auto ataupun Apple car play, dia juga tidak lagi memiliki HDMI input ataupun Screen mirroring, namun 7018 dilengkapi dengan teknologi tepat sasaran: Youtube Player dan Waze navigator. Cukup dengan mencolokan android atau iphone kita bisa mendapatkan kedua fitur tersebut di 7018. menggunakan waze pada layar unit juga terasa realtime tidak terasa delay seperti ketika kita menggunakan mirroring selama ini.

    7018 hadir pula dengan seri DMX, jika biasanya terdapat jurang budget 1,5jt antara seri 4 dan seri 7, hadirnya DMX7018 dengan 500rb lebih murah membuat kita bisa lebih cepat ‘naik kelas’ dari seri 4 ke 7!

    DMX7018 memiliki SEMUA fitur dan kualitas DDX 7018, bahkan dengan penambahan fitur dual USB yang tidak terdapat pada versi DDX-nya. Hanya satu yang dikorbankan: CD player! DMX –M yang berarti Mechaless- tidak lagi memiliki mekanik CD player –yup DVD juga in case you bertanya -. Bagi sangat banyak orang jaman now yang sangat jarang –atau bahkan tidak pernah- menggunakan CD ataupun DVD, keberadaan mekanis CD-DVD terasa wasted, terlebih karena 7018 bisa setel MP4 movie –standart format bagi yang suka download film di internet- atau simply pake youtube langsung ke hape –terutama jika providernya menyediakan paket youtube unlimited-.


    DDX418BT
    Meneruskan DDX417 tanpa penambahan apapun, memilki Internal processor dengan kemampuan membaca file FLAC dan bluetooth. Sejujurnya kesilauan saya pada 7018 meredupkan minat pada 418.


    Kenwood DDX418BT: Entry level Kenwood with Bluetooth and Flac Reader


    Still harga 418 yang lumayan jauh lebih murah dibandingkan DMX7018 sekalipun tetap menjadi pilihan yang menarik sekalipun secara saya pribadi akan jauh lebih merekomendasikan 7018 yang sudah tidak lagi lemot.

    DDX316
    Pemecah rekor sebagai satu-satunya Kenwood yang beredar lebih dari 2 tahun, bahkan direncanakan akan masih beredar pada 2019, adalah unit yang menarik, setidaknya di sisi HARGA! Dengan harga cuma sedikit diatas 2jt, DDX316 tampil sebagai 2din USB-DVD player dengan LCD 6,2” sama dengan DDX418 hanya tanpa kemampuan bluetooth dan tanpa kemampuan membaca FLAC, namun DDX316 sudah diperlengkapi juga dengan processor yang canggih –lengkap dengan EQ dengan banyak band dan time correction plus internal power juga sangat kuat- membuat output suara 316 ini jauh dari kata begitu-begitu saja.


    Kenwood DDX316: Everlast entry level Headunit with internal Sound Processor, keep growing cheaper!!

    In fact sangat impresif jika melihat bagaimana HU entry level bisa begitu bagus! DDX 316 benar-benar HU budget yang sangat ideal ketika kita ingin membangun system audio bermutu bagus tanpa menghabisan dana terlalu besar untuk Headunit.


    Kmm303
    Single din Kenwood, mechaless, namun diperlengkapi dengan bluetooth dan USB yang bisa membaca file WAV ataupun FLAC dan –lebih gila lagi- dipersenjatai dengan internal processor lengkap dengan Time Correction, 6ch RCA output dan apapun yang kita butuhkan untuk sebuah system audio yang baik. Berukuran single din dan direncanakan untuk dibanderol dibawah 1jt! Jika Anda mencari single din Headunit, baik untuk mobil –ataupun sebagai player unit untuk di rumah, restoran, hotel atau apapun- KMM303 adalah seperti produk yang kita impi-impikan selama ini. Kendalanya cuma satu, produk ini masih dalam proses pengurusan ijin postel Indonesia, jadi bersabar sedikit setidaknya hingga akhir juni 2018


    Well, kesimpulan kita, apapun pilihan, Kenwood Anda, That can't be wrong!
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    2018 All new Line up!!http://www.modifikasi.com/showthread.php/653835-Paket-unggulan-2018-plus-Born-of-Monserra?p=2061845518#post2061845518


    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Ada masalah dengan system Anda? Ingin membangun atau upgrade system Audio Anda tanpa tersesat? Hubungi kita secara pribadi:
    Whatsapp: 082141139097

    Please DON'T sent via PM!!!

  5. #4
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,433
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 12 Hrs 1 Min 5 Secs
    Bagaimana membangun system Audio tepat sasaran!


    Pastikan Head unit Anda cukup layak
    Pada awal mulanya, suara keluar dari Headunit, LUPAKAN system audio yang bermutu bagus TANPA Headunit yang layak. Tidak ada perangkat audio APAPUN atau installer SESAKTI APAPUN yang sanggup menaikkan kualitas suara yang sudah terlanjur buruk dan yes, mostly HeadUnit bawaan mobil adalah buruk!
    Budget headunit: 2jt-8jtan (<1jt jika KMM303 sudah beredar )


    Speaker adalah yang terpenting!
    Suara fisik diciptakan ulang oleh speaker! SPEAKER ADALAH YANG TERPENTING selain Headunit. Belilah speaker yang bagus dan sesuai dengan karakter plus budget Anda, rencakan juga kemungkinan upgrade pada system speaker yang akan Anda beli. Kita menghabiskan belasan tahun mencari cara paling efektif untuk mendapatkan suara terbaik dengan cara termudah dan kesimpulan kita adalah dimulai dari speakernya!

    Processor penting NAMUN..
    SEMUA headunit Kenwood memiliki internal Processor, jadi TIDAK USAH BELI PROCESSOR EXTERAL LAGI kecuali Anda benar-benar serius dlm hal audio ini, dan jika dirasa membutuhkan processor external, JANGAN membeli processor setengah hati –apalagi dihubungkan ke Head unit yang setengah hati juga-. Pilihlah yang berkualitas suara BAGUS dan BERFITUR LENGKAP!

    Power Amplifier + Subwoofer vs Upgrade Speaker!
    Ketika budget terbatas namun telinga terlanjur mendengar perbedaan antara speaker seri Entry dengan yang diatasnya, selalu customer masuk dalam fase galau: Bagusin speaker tanpa pake subwoofer dan power ATAU ambil paket lengkap namun dengan speaker entry. Well, pilihan keduanya akan sulit namun hal yang menyenangkan untuk dihadapi, at least kita tahu keduanya bukan pilihan yang buruk


    Keep it simple
    System yang simple lebih pain-less, belilah perangkat yang diperlukan SAJA dan hindari spend dana ke perangkat yang bersifat gimmick apalagi yang sampai mengurangi fitur atau safety mobil itu sendiri. Menahan diri dalam mempercayai mitos-mitos akan perangkat-perangkat ajaib juga mengurangi resiko pengeluar dana yang sia-sia.


    <<<<Hot SPOT!!>>>>

    40menit membaca diatas terlalu melelahkan? Setidaknya inilah ringkasannya ditambah PROMO SALE-SALE-SALE!!

    13jt untuk system Hiend dengan processor super canggih?
    Monserra menjawab tantangan akan kepraktisan, safety dan HiEnd Car Audio dan bahkan tetap pada budget ‘on earth’.
    13jt untuk sepaket Tweteer Monserra D14, midrange Monserra MR9, midbass Avexis FU6s atau tambah sedikit budget sehingga bisa memililih satu diantara keluarga midbass SB17 (NRX-Paper fibre, NBAC-Black Aluminium , CAC-Ceramic ataupun CRC-Carbon) dipadukan dengan Active-Processor ARC Audio DSP8 menjadikan mobil Anda memiliki suara HiEnd tanpa mendapatkan ganggunan blindspot atau apapun.


    3WAY SALE!!!
    Pasar 3way entry maupun medium level terpukul, korbannya: Wavecore WF084 dan SB12MNRX

    Entry 3way Sale: 3,5jt terpasang lengkap!!
    Kombinasi tweeter Peerless XT19NC, Midrange Wavecore WF084 dan Midbass Avexis FU6s lengkap dengan dudukan, peredam pintu depan, kabel stinger dan instalasi yang sebelumnya dibanderol 4,1jt (Harga jual Surabaya) terpukul oleh paket 2way medium level gabungan tweeter SB26STCN dan Midbass SB17NRX yang seharga 4,5jt. Selisih 400rb itu terasa sempit ketika kita tunjukkan seperti apa kelas suara SB17NRX, hasilnya: 300pair lebih Wavecore WF084 tertidur nyenyak di gudang dan itu tidak menyenangkan, So, kita akan obral abis!


    WE make it AFFORDABLE! 3way Combination of: XT19nc Tweeter, WF084 midrange and FU6S midbass

    Kini Anda bisa medapatkan paket 3way Entry level itu dalam keadaan terpasang lengkap dengan dudukan, peredam dll-nya hanya dengan 3,5jt saja! (Harga Surabaya) Bahkan ditambah promo cukup +50rb untuk upgrade kabel dari Stinger #18 standart instalasi menjadi Monserra BOLD 16# !!!

    Tips: Punya dana 5jt untuk Audio? Kawinkan dengan Kenwood DDX316 dan dapatkan sepaket 3way entry level yang cukup untuk membuat orang kagum!!


    Middle 3way fiesta: 7,5jt terpasang lengkap!!
    Kombinasi Tweeter SB29RDNC, Midrange SB12MRNX (Aka SB4) dan Midbass SB17NRX (Aka SB6) menjadi viral 2 tahun lalu ketika pertama kali SB Acoustics secara resmi masuk ke pasar Indonesia, namun keberadaan SB12MRNX itu terjepit oleh kehadiran Satori MR13 dan Monserra MR9 sehingga terlupakan, hasilnya sama: Stok melimpah, jadilah kita obral!

    Dengan total harga jual ketiga speaker 7,1jt ditambah passife crossover 3way (900rb), Dudukan di dashboard ataupun di pilar (800rb), peredam pintu , kabel, instalasii (500rb) menghasilkan paket 3way terpasang seharga 9,3jt yang kurang menarik. Karena itu kita jadikan paket itu menjadi 7,5jt!!


    Meruntuhkan denominasi eropa di dunia speaker Hiend, sekarang pada harga paket yang menarik!

    Hanya dengan 7,5jt Anda bisa mendapatkan paket 3way medium level yang terkenal karena pernah menggoyang market speaker HiEnd dengan performa yang 3x lipat harganya, lengkap terpasang dan menyala dimobil Anda! System ini bahkan tidak mengharuskan kita memasang power Amplifier. Cukup hubungkan ke Headunit langsung!

    Tips: Kawinkan dengan Kenwood DDX418 atau DDX/DMX7018 dan dana 10 hingga 11jt-an Anda akan cukup untuk mendapatkan speaker 3way sekelas speaker eropa HiEnd lengkap dengan Headunit kelas Mid-level.

    Get your BASS!!
    Bass menyenangkan hati? Yes, terutama jika bass itu bagus. Tahun ini dengan keberadaan clearance sale REL 10”, paket power Cello CA30 digabung dengan subwoofer REL 10 senilai <4jt tidak lagi menggunakan subwoofer ‘apa adanya’. Sayangnya penawaran ini memiliki stok terbatas. Dapatkan selagi ada sisa!
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    2018 All new Line up!!http://www.modifikasi.com/showthread.php/653835-Paket-unggulan-2018-plus-Born-of-Monserra?p=2061845518#post2061845518


    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Ada masalah dengan system Anda? Ingin membangun atau upgrade system Audio Anda tanpa tersesat? Hubungi kita secara pribadi:
    Whatsapp: 082141139097

    Please DON'T sent via PM!!!

  6. #5
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,433
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 12 Hrs 1 Min 5 Secs
    Well Thats all


    Kolom ini khusus untuk membahas beberapa pertanyaan yang dianggap penting dan catatan-catatan yang mungkin perlu kita tambahkan dikemudian hari.
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    2018 All new Line up!!http://www.modifikasi.com/showthread.php/653835-Paket-unggulan-2018-plus-Born-of-Monserra?p=2061845518#post2061845518


    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Ada masalah dengan system Anda? Ingin membangun atau upgrade system Audio Anda tanpa tersesat? Hubungi kita secara pribadi:
    Whatsapp: 082141139097

    Please DON'T sent via PM!!!

  7. #6
    Kopral Dua
    Location
    DKI Jakarta
    Posts
    29
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Wks 21 Hrs 55 Mins 50 Secs
    Mantaaaaaaap kokoh.... OCC kabel nya sangat ramah d kantong... cuma under seat depan penuh buat motor2 electric seat..... kapan yg panjangan keluar ya..?

  8. #7
    Sersan Mayor
    Posts
    914
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 2 Wks 2 Days 10 Hrs 20 Mins 6 Secs
    Nanya ko...

    1. Satori TW29BN bs support frek hi res sampai 40.000hz ?
    2. Kenwood ddx 9017 pakai chip d/a converter merk apa?

    Tq

  9. #8
    Kopral Kepala
    Location
    Jawa Timur
    Posts
    189
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 5 Days 1 Hr 25 Mins 10 Secs
    Josss Pak Hwely....
    Ampun racun nya
    kenwood ddx9018s
    apl1rca - arc audio ps8 * arc audio se4200 * arc audio se2075 * arc audio se2150
    msr D14 * msr MR9 * sb satori 61/2" * nvx12

    My humble system...

  10. #9
    Kopral Kepala
    Posts
    104
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 2 Days 2 Hrs 8 Mins 16 Secs
    RACUNNN. Padahal iseng2 aja buka page modcom unscac karena lg mau liat sb acoustic. Ga expect ada update an baru karena ko hwely udh jarang update modcom, terakhir 2016 klo ga salah. Begitu buka ehhhh, kok ada thread baru?? Posted Today!! wkwkwkwk Pas bener nih timingnya wkwkwk

  11. #10
    Prajurit
    Posts
    16
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 6 Days 23 Hrs 36 Mins 1 Sec
    g nahaaannn, ini yg d nyantol di mobil mau d apain😫

 

 
Page 1 of 4 1234 LastLast
GT Radial

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 2 users browsing this thread. (1 members and 1 guests)

  1. amirmirhan64

Similar Threads

  1. Perangkat Unggulan 2011-2012.
    By UnSCAC in forum UnSCAC- Hwely Audio
    Replies: 413
    Last Post: 15th October 2013, 02:27
  2. New Nissan GTR hadir di 2018
    By KingOfCar in forum Berita Otomotif Mobil
    Replies: 42
    Last Post: 9th July 2013, 18:17
  3. RED WRANGLER IS BORN (banyak pic)
    By benji in forum Jeep
    Replies: 14
    Last Post: 18th June 2012, 17:05
  4. champiro SX1 ( born 2 race )
    By lugu in forum Diskusi Kaki-Kaki
    Replies: 1
    Last Post: 15th May 2009, 19:01
Back to top