MODCOM, Jakarta - Ferrari Jakarta kembali menurunkan para pembalapnya dalam ajang one make race (OMR) Ferrari Challenge 2018, yang akan berlangsung di Australia, China, Jepang, Singapore, dan berakhir di Italia, dimulai pada tanggal 22 Maret 2018 mendatang.

Louis Colmache, Kepala Corse Clienti Asia Pasifik, mengatakan, pembalap tahun ini akan berlomba kembali dengan mengendarai 488 Challenge, yang sejauh ini merupakan mobil Challenge yang paling mutakhir dalam sejarah Ferrari Challenge.



''Mobil tersebut merupakan mobil pertama yang dilengkapi dengan mesin turbo untuk digunakan dalam seri one-make race Ferrari. Banyak bagian telah didesain ulang sepenuhnya untuk memastikan peningkatan efisiensi dibandingkan dengan 458 Challenge EVO. Tidak diragukan lagi musim ini akan menjadi musim yang cepat dan seru bagi para pembalap.'' kata Louis Colmache, Kepala Corse Clienti Asia Pasifik, di Jakarta.

Sementara itu, Renaldi Hutasoit, Juara 2 dalam Ferrari Challenge APAC 2016, menyatakan bahwa Ferrari Challenge menawarkan pengalaman yang unik.



''Merupakan sebuah penghormatan bagi saya untuk bisa berpartisipasi kembali dalam balapan bergengsi ini. Setelah berpartisipasi dalam balapan Ferrari Challenge Asia Pacific sebelumnya, saya jelas sudah tidak asing lagi disini. Namun, dengan mobil yang lebih kuat dan trek yang baru pada tahun ini, saya yakin musim ini akan menjadi sangat menarik.'' tuturnya.

Ditempat yang bersamaan, Arie Christopher selaku CEO Ferrari Jakarta mengungkapkan, Ferrari Jakarta sangat bangga bisa mengumumkan bahwa Ferrari Jakarta akan mengirimkan total 3 mobil dan 5 pembalap pada tahun ini.

''Angka ini merupakan angka tertinggi yang pernah kami kirimkan selama seluruh partisipasi kali dalam seri ini. Kami yakin bahwa kami bisa meraih banyak kemenangan. Dengan mengirimkan lebih banyak mobil dan banyak pembalap papan atas adalah usaha kami untuk menunjukkan kepada dunia akan bakan menjanjikan yang ditawarkan oleh Indonesia,'' tegas Arie Christoper, CEO Ferrari Jakarta.