Melalui suara wakil presiden pemasarannya, Ed Laukes, Toyota telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah bermain-main dengan ide pickup hybrid untuk pasar Amerika. Berbicara kepada reporter Automotive News, Laurence Iliff di State Fair of Texas, Laukes mengungkapkan bahwa sebuah pickup hybrid bisa menjadi tambahan yang baik untuk portofolio pickup mereka.





"Sama sekali tidak ada alasan mengapa kita tidak bisa memiliki pickup hybrid," katanya. "Semua pilihan itu, kami jelajahi. Ketika Anda mencoba menaikkan batas CAFE untuk keseluruhan merek, tidak ada pilihan yang tidak ada di dalam rencana."

Sementara pernyataan ini terdengar sangat kabur, kita seharusnya tidak akan terkejut jika pabrikan Jepang tersebut memberi lampu hijau proyek ini, mengingat niat Ford untuk membawa F-150 hybrid ke pasaran pada akhir dekade ini. Kemungkinan besar, kita harus menunggu sampai tahun depan untuk menerima konfirmasi resmi, tapi diyakini bahwa pickup hybrid Toyota akan hadir dalam waktu 5 tahun ke depan.

Selama wawancara, Laukes juga mengungkapkan bahwa para insinyur perusahaan tersebut saat ini sedang mengerjakan arsitektur baru untuk pickup, yang akan digunakan pada 4Runner, Sequoia, dan Tundra generasi berikutnya.

"Kami sedang mengerjakannya saat ini. Untuk terus bisa mengatasinya, kita harus mengupgrade. Jujur saja, persaingan semakin kuat. Model seperti [Ford] Ranger kembali. Kita harus bisa mengatasinya. Sekarang, Tacoma benar-benar direnovasi. Tapi 4Runner, Sequoia, Tundra ... mereka sedang diracik saat kita berbicara."

Toyota yakin segmen pickup dan SUV akan terus bertambah seiring perusahaan tersebut meningkatkan output untuk crossover dan truknya. "Kami masih berpikir segmen ini memiliki ruang untuk tumbuh. Terutama di kalangan milenium, ini akan berlanjut. Jadi kita bersiap untuk itu." (motor1 3/10/2017)