Toyota Research Institute mempelopori pengembangan teknologi mutakhir dari produsen mobil Jepang tersebut, dan dalam video baru, kelompok tersebut menunjukkan keadaan kemajuannya saat ini dengan menjalankan mobil tes Platform 2.1 melalui beberapa tes.




Banyak pejabat di Amerika Serikat memberi syarat bahwa manusia harus dapat mengendalikan kendaraan otonom selama pengujian publik, dan TRI menghasilkan solusi yang menarik untuk peraturan ini - memasang kontrol pada sisi pengemudi dan penumpang.

Dengan demikian, insinyur TRI dapat menempatkan penguji di belakang kemudi dengan sistem yang diaktifkan, dan orang yang terlatih masih dapat siap untuk mengambil kendali di jok yang lain.

TRI membagi sistem otonom menjadi dua kelompok: Chauffeur dan Guardian. Chauffeur Mode mengacu pada kendaraan yang benar-benar bisa berjalan sendiri. Guardian Mode terjadi saat teknologi otonom bekerja dengan driver.

Dalam kasus ini, orang di belakang kemudi memiliki kontrol langsung, namun software otonom terus memantau jalan jika ada kebutuhan untuk mengambil alih kontrol kendaraan. Tes perusahaan di video ini termasuk mendeteksi apakah pengemudi tertidur dan menghindari penghalang di jalan. (motor1 29/9/2017)