Mau Kaya? ini salah satu praktek Money Laundry (Pencucian Uang)

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 16
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/646806
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Letnan Dua
    Location
    Nagoya, Japan
    Posts
    1,027
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 3 Days 8 Hrs 54 Mins 19 Secs

    Mau Kaya? ini salah satu praktek Money Laundry (Pencucian Uang)




    Pencucian uang atau money laundering adalah rangkaian kegiatan yang merupakan proses yang dilakukan oleh seseorang atau organisasi terhadap uang haram , yaitu uang dimaksud untuk menyembunyikan atau menyamarkan asal-usul uang tersebut dari pemerintah atau otoritas yang berwenang melakukan penindakan terhadap tindak pidana , dengan cara antara lain dan terutama memasukan uang tersebut kedalam keuangan (financial system) sehingga uang tersebut kemudian dapat dikeluarkan dari system keuangan itu sebagai uang yang halal dan sudah dilakukan sejak 2000 tahun yang lalu dimasa-masa kerajaan China. Untuk menghindari pajak dari pemerintah, banyak pedagang menyelundupkan dan menyembunyikan harta yang dimilikinya. Istilah money laundry sendiri berasal dari dedengkot gangster Chicago Al Capone pada tahun 1920-an, yang membeli jaringan laundry bernama Sanitary Cleaning Shops, dan menjadikan bisnis ini sebagai kedok jual beli alcohol illegal.

    Jika ada yang bertanya darimana Al Capone membiayai hidup mewahnya, maka dia cukup menjawab; “well, ternyata semakin banyak orang sibuk yang mencucikan pakaiannya ditempat saya”. Orang2 takkan tahu jika pendapatan terbesarnya berasal dari penjualan miras illegal

    Pada umumnya pelaku tindak pidana berusaha menyembunyikan atau menyamarkan asal usul Harta Kekayaan yang merupakan hasil dari tindak pidana dengan berbagai cara agar Harta Kekayaan hasil kejahatannya sulit ditelusuri oleh aparat penegak hukum sehingga dengan leluasa memanfaatkan Harta Kekayaan tersebut baik untuk kegiatan yang sah maupun tidak sah. Oleh karena itu, tindak pidana Pencucian Uang tidak hanya mengancam stabilitas dan integritas sistem perekonomian dan sistem keuangan, melainkan juga dapat membahayakan sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945



    Di China pencucian uang dilakukan dengan memanfaatkan semacam bank rahasia atau disebut hui (hoi)atau The Chinese Chip (Chop), di India dilakukan melalui sistem pengiriman uang tradisional yang disebut hawala,dan di Pakistan disebut hundi. Adapun cara modern dapat dilakukan pada umumnya dilakukan dengan tahapan placement, layering, dan integration

    Tahap-tahap proses pencucian uang :


    Placement : Tahap pertama dari pencucian uang adalah menempatkan (mendepositokan) uang haram tersebut ke dalam system keuangan (financial system). Pada tahap placement tersebut, bentuk dari uang hasil kejahatan harus dikonversi untuk menyembunyikan asal-usul yang tidak sah dari uang itu. Misal, hasil dari perdagangan narkoba uangnya terdiri atas uang-uang kecil dalam tumpukan besar dan lebih berat dari narkobanya, lalu dikonversi ke dalam denominasi uang yang lebih besar. Lalu di depositokan kedalam rekerning bank, dan dibelikan ke instrument-instrumen moneter seperti cheques, money orders dll

    Layering : Layering atau heavy soaping, dalam tahap ini pencuci berusaha untuk memutuskan hubungan uang hasil kejahatan itu dari sumbernya, dengan cara memindahkan uang tersebut dari satu bank ke bank lain, hingga beberapa kali. Dengan cara memecah-mecah jumlahnya, dana tersebut dapat disalurkan melalui pembelian dan penjualan investment instrument Mengirimkan dari perusahaan gadungan yang satu ke perusahaan gadungan yang lain. Para pencuci uang juga melakukan dengan mendirikan perusahaan fiktip, bisa membeli efek-efek atau alalt-alat transfortasi seperti pesawat, alat-alat berat dengan atas nama orang lain.

    Integration : Integration adakalanya disebut spin dry dimana Uang dicuci dibawa kembali ke dalam sirkulasi dalam bentuk pendapatan bersih bahkan merupakan objek pajak dengan menggunakan uang yang telah menjadi halal untuk kegiatan bisnis melalui cara dengan menginvestasikan dana tersebut kedalam real estate, barang mewah, perusahaan-perusahaan

    Modus-modus dapat digolongkan menjadi modus tradisional atau kontemporer. Dalam modus tradisional, biasanya pelaku menggunakan institusi keuangan untuk melakukan teknik dibawah ini:

    Smurfing

    Dengan smurfing, uang dipecah-pecah menjadi rekening kecil yang tidak terdeteksi. Mengapa dipecah menjadi kecil-kecil? Karena ada kewajiban bagi pihak bank untuk melaporkan ke PPATK transaksi dalam jumlah tertentu (kalo ga salah 500 juta). Sedangkan di Amerika, jumlahnya $10,000. Jika lebih dari itu maka pihak bank wajib menulis Currency Transaction Report (CTR) kepada Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN). Lonjakan transaksi yang drastis membuat sebuah rekening mendapat pengawasan Suspicious Activity Reports (SARs).

    Untuk itulah rekening dipecah, lalu ditransfer keberbagai bank. Smurfing melibatkan banyak bank dengan banyak rekening (tergantung nominal yang ingin dicuci). Pelaku biasanya menyiapkan bulk account (rekening tampungan) untuk menampung dana hasil smurfing ini dengan data fiktif.

    Off Shore Banking

    Modus ini melibatkan institusi keuangan dinegara yang terkenal menjadi surga uang. Biasanya perbankan didaerah Karibia. Mereka tidak menanyakan darimana uang Anda berasal. Yang penting ada uang. Tujuan favorit adalah Caymand Island, Hong Kong, dan Bahama. Dinegara-negara itu, data kerahasiaan Anda dijamin oleh hukum Negara setempat. Cukup berikan uang haram Anda, mereka yang bekerja mencuci uang itu.

    Shell companies

    Shell company adalah perusahaan fiktif yang sengaja diciptakan untuk transaksi keuangan fiktif. Misalnya Anda tercatat sebagai komisaris PT Abal-Abal Tbk di Christmas Island sana. Perusahaan itu tidak pernah beroperasi (bahkan tak pernah ada). Tapi Anda mengakui menerima gaji dari perusahaan itu. Lagipula, siapa yang pernah pergi ke Christmas Island???

    Infiltrasi Investasi (Troya)

    Gampangnya begini: Anda memecah uang haram Anda untuk dibelikan produk-produk investasi di institusi resmi. Entah reksadana, saham, obligasi ritel, atau apa saja. Tujuannya? Seperti kuda troya. Kita menyusupkan uang haram kedalam institusi halal. Dan, kita mendapatkan return investasi yang legal. Saran saya: tempatkan uang Anda dalam jumlah kecil untuk menghindari kecurigaan.

    Modus Kontemporer

    Melakukan disektor keuangan semakin sulit dan rumit. Pengawasan semakin ketat. Tapi tenang bos, karena zaman semakin canggih, maka kita sebagai penjahat masa depan harus berpikir lebih canggih lagi. Ada beberapa modus non keuangan yang bisa Anda pakai.

    Export-Import

    Dibutuhkan kesabaran dan kerjasama untuk melakukan modus ini. Anda tidak bisa melakukannya seorang diri. Yang perlu Anda lakukan hanya melakukan perubahan nilai barang. Jadi misal Anda ingin mencuci uang 1 milyar. Cukup belikan barang ekspor, misalnya kerajinan senilai 100 juta. Lalu naikkan dokumen ekspornya menjadi senilai 1 milyar. Eksportir (perusahaan fiktif yang juga Anda miliki) melakukan pembayaran 1 milyar untuk barang yang sebenarnya hanya bernilai 100 juta. Dan 1 milyar itu sudah menjadi harta legal saat ini.

    Barang-barang Seni


    ini adalah modus yang jarang terendus. Ada berbagai cara. Pencuci uang bisa membeli dipasar gelap, memalsukan dokumen perolehan barang seni tersebut, lalu menjualnya kebalai lelang diluar negeri. Atau membeli dari balai lelang resmi, menurunkan nilainya didokumen ekspor-impor, membawanya kenegara asal, lalu menjualnya diharga pasar. Jikapun tidak laku, nilai barang seni terbukti terus meningkat sepanjang tahun. Modus Ini dipilih karena belum ada regulasi keuangan yang mengatur balai lelang. Mereka bebas melakukan transaksi tanpa ada kewajiban melaporkan kepihak yang berwajib.

    Yayasan Sosial

    Modus ini hanya boleh Anda lakukan jika Anda tidak percaya akhirat atau sudah siap untuk hidup dineraka jahanam. Karena memang kita akan menggunakan yayasan social sebagai kedok kejahatan illegal. Simple saja, dirikan yayasan. Biayai operasionalnya. Ciptakan donator fiktif. Lalu biayai gaya hidup mewah Anda atas nama yayasan. Mau beli rumah, tinggal pakai atas nama yayasan. Beli mobil juga gitu.

    Semakin sip jika Anda punya bisnis riil. Misalnya Anda punya catering, maka ciptakan transaksi fiktif pemesanan buka bersama anak yatim atas nama yayasan tersebut. Meskipun tidak pernah ada buka bersama anak yatim, dan tidak pernah ada masakan yang dimasak. Tapi rekam transaksi akuntansi menunjukkan uang yang benar-benar ada. Dan itu legal. Yayasan juga tidak diwajibkan untuk diaudit oleh akuntan public. Benar-benar surga dunia…

    Tips Menjadi Penjahat Hebat


    Ilmu pencucian uang lebih mirip sebuah seni. Dibutuhkan kecerdasan, kesabaran, dan keberanian. Untuk menjadi pencuci uang yang sukses, juga dibutuhkan modal social
    .

    Dengan mengamalkan ilmu pencucian uang ini ditambah tips yang saya sarankan, saya percaya di neraka nanti, Cesare Lambroso (bapak kriminologi Italia abad 16) akan datang kepada Anda. Memberikan selamat, pelukan hangat, dan gelar kehormatan: L’grande Delinquente!!!.


    Selamat mencoba.

    - - - - - - - - - -


    TRIBUANA CHANDRACA SATYA DHARMA - EKA WASTU BALADIKA - DWI DHARMA BHIRAWA YUDHA - CATUR KOTTAMAN WIRA NARACA BYUHA

  2. Rekeningku.com
  3. #2
    Sersan Kepala
    Posts
    742
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 1 Day 20 Hrs 18 Mins 41 Secs
    mau tanya iseng nieh,,klo om TS sendiri lebih suka pake modus yg mana yahh..?? hihihihihihi..

  4. #3
    Kapten
    Location
    Semarang
    Posts
    2,167
    Power
    13 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 6 Days 20 Hrs 4 Mins 24 Secs
    Jaman sekarang coba2 beginian ya siap2 aja..

    Kalau gak keluar uang banyak untuk nutupin jejak, jren2.. kepolisian bisa dateng ke tempat..

    gak semudah yang di paparkan memang dan resiko terbesar jatuh pada moment2 awal..

    Apalagi biasanya, hasil uang ginian gak mungkin dilaporkan pajak.

    Sekarang Dirjen Pajak itu pintar,, Gak mungkin orang yang gak punya uang (secara gak dilaporkan kekayaannya), tiba2 bisa hidup mewah tanpa sorotan..

    Aset berniali pasti punya atas nama.. Dan walaupun pake nama orang lain atau lembaga lain, bisa diusut dengan cepat aliran dana awal, bahkan hal2 fiktif bisa dicari asal usulnya..

    Jaman dulu, orang bebas gitu karan surveillance and auditing system yang terbatas.. Secara teknologi jaman dulu2..

    Sekarang, jangan pengen cepet kaya.. Terbukti yang cepet kaya itu biasanya illegal, atau palsu (alias tipu2)..

    Sayangnya, justru kalangan masyarakat berkembang yang biasanya sering kejeblos iklan2 bernuansa cepat dapat uang atau barang harga murah..

    Dan banyak dari mereka jadi korban salah satu modus operandi orang2 yang berlaku ilegal dengan pakai atas nama mereka..

    Pernah sekali auditing, pergi ke pelosok kampung, ada orang desa punya harta 5M.. Pas ditanya, katanya gak tau apa2.. Ada orang pinjam KTP saya 1 minggu dibayar 1 juta.. Haha..

    Tips saya : Bekerjalah sesuai kemampuan dan paculah diri sendiri.. Kita generasi muda jangan terpancing gaya hidup modern yang merusak dan konsumtif..

    But a very2 NICE Info from TS..

  5. #4
    Sersan Kepala
    Posts
    742
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 1 Day 20 Hrs 18 Mins 41 Secs
    Quote Originally Posted by BabySharkieVR4 View Post
    Jaman sekarang coba2 beginian ya siap2 aja..

    Kalau gak keluar uang banyak untuk nutupin jejak, jren2.. kepolisian bisa dateng ke tempat..

    gak semudah yang di paparkan memang dan resiko terbesar jatuh pada moment2 awal..

    Apalagi biasanya, hasil uang ginian gak mungkin dilaporkan pajak.

    Sekarang Dirjen Pajak itu pintar,, Gak mungkin orang yang gak punya uang (secara gak dilaporkan kekayaannya), tiba2 bisa hidup mewah tanpa sorotan..

    Aset berniali pasti punya atas nama.. Dan walaupun pake nama orang lain atau lembaga lain, bisa diusut dengan cepat aliran dana awal, bahkan hal2 fiktif bisa dicari asal usulnya..

    Jaman dulu, orang bebas gitu karan surveillance and auditing system yang terbatas.. Secara teknologi jaman dulu2..

    Sekarang, jangan pengen cepet kaya.. Terbukti yang cepet kaya itu biasanya illegal, atau palsu (alias tipu2)..

    Sayangnya, justru kalangan masyarakat berkembang yang biasanya sering kejeblos iklan2 bernuansa cepat dapat uang atau barang harga murah..

    Dan banyak dari mereka jadi korban salah satu modus operandi orang2 yang berlaku ilegal dengan pakai atas nama mereka..

    Pernah sekali auditing, pergi ke pelosok kampung, ada orang desa punya harta 5M.. Pas ditanya, katanya gak tau apa2.. Ada orang pinjam KTP saya 1 minggu dibayar 1 juta.. Haha..

    Tips saya : Bekerjalah sesuai kemampuan dan paculah diri sendiri.. Kita generasi muda jangan terpancing gaya hidup modern yang merusak dan konsumtif..

    But a very2 NICE Info from TS..
    pintar2 sih om (secara jebolan STAN),,tapi terbatas wewenangnya.... kecuali kalo tugas dan wewenangya disamakan seperti IRS US... baru deh... "grrrrrrrr".. *IMHO yahh.. hehehe..

  6. #5
    Kopral Kepala
    Location
    Makassar
    Posts
    141
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 1 Day 4 Hrs 16 Mins 49 Secs
    Nice info .... thx mr. TS

  7. #6
    Kapten
    Location
    anfield
    Posts
    2,246
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 5 Days 14 Hrs 58 Mins 4 Secs
    menarik nih om..
    berdasar penegtahuan ane..
    untuk kedepannya semua orang / perusahaan yg akan buka rek di bank itu akan diminta initil SOW ( source of wealth) om.. jika ragu malah diminta doc underlyingnya om..
    untuk memastikan sumber dana itu wajar dg profilnya..
    jd tar ga ada orang statusnya pelajar / ibu rumah tangga punya duit di rek ratusan juta /M pasti diinvestigasi

    biar ga ada tuh pejabat rek gendut
    bank memastikan systemnya bebas anti money loundy bribery and corruption (teorinya) bank BUMN banyak kayaknya menampung duit koruptor

  8. #7
    Kapten
    Location
    Jakarta-Perth
    Posts
    2,688
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Wks 6 Days 11 Hrs 21 Mins 29 Secs
    Klo saya paling pakai detergent, yg coin pakai brasso atau autosol biar kilap..

    - - - - - - - - - -

    Beda yah...hahahha

  9. #8
    Mayor
    Location
    www.accunik.com
    Posts
    4,694
    Power
    12 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 1 Wk 5 Days 55 Mins 38 Secs
    masih ada modus yang tidak tertulis diatas, dan selama ini terbukti aman, resiko minimal.dan sangat sulit dibuktikan (bahkan belum pernah ada yg bisa membuktikan, kecuali para pelakunya).

  10. #9
    Letnan Satu
    Posts
    1,965
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 5 Days 3 Hrs 24 Mins 26 Secs
    Wah nice info gan.
    Ane sih seringnya uang ane kecuci, kadang suka lupa ngecek saku kalo mau nyuci pakaian

  11. #10
    Letnan Dua
    Location
    Nagoya, Japan
    Posts
    1,027
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 3 Days 8 Hrs 54 Mins 19 Secs
    Quote Originally Posted by kadiv View Post
    mau tanya iseng nieh,,klo om TS sendiri lebih suka pake modus yg mana yahh..?? hihihihihihi..
    tergantung Boss hidup dimana dan bagaimana lingkungan sekitar



    Quote Originally Posted by BabySharkieVR4 View Post
    Jaman sekarang coba2 beginian ya siap2 aja..

    Kalau gak keluar uang banyak untuk nutupin jejak, jren2.. kepolisian bisa dateng ke tempat..

    gak semudah yang di paparkan memang dan resiko terbesar jatuh pada moment2 awal..

    Apalagi biasanya, hasil uang ginian gak mungkin dilaporkan pajak.

    Sekarang Dirjen Pajak itu pintar,, Gak mungkin orang yang gak punya uang (secara gak dilaporkan kekayaannya), tiba2 bisa hidup mewah tanpa sorotan..

    Aset berniali pasti punya atas nama.. Dan walaupun pake nama orang lain atau lembaga lain, bisa diusut dengan cepat aliran dana awal, bahkan hal2 fiktif bisa dicari asal usulnya..

    Jaman dulu, orang bebas gitu karan surveillance and auditing system yang terbatas.. Secara teknologi jaman dulu2..

    Sekarang, jangan pengen cepet kaya.. Terbukti yang cepet kaya itu biasanya illegal, atau palsu (alias tipu2)..

    Sayangnya, justru kalangan masyarakat berkembang yang biasanya sering kejeblos iklan2 bernuansa cepat dapat uang atau barang harga murah..

    Dan banyak dari mereka jadi korban salah satu modus operandi orang2 yang berlaku ilegal dengan pakai atas nama mereka..

    Pernah sekali auditing, pergi ke pelosok kampung, ada orang desa punya harta 5M.. Pas ditanya, katanya gak tau apa2.. Ada orang pinjam KTP saya 1 minggu dibayar 1 juta.. Haha..

    Tips saya : Bekerjalah sesuai kemampuan dan paculah diri sendiri.. Kita generasi muda jangan terpancing gaya hidup modern yang merusak dan konsumtif..

    But a very2 NICE Info from TS..
    Sudah disampaikan juga tips bahwa Ilmu pencucian uang lebih mirip sebuah seni. Dibutuhkan kecerdasan, kesabaran, dan keberanian. Untuk menjadi pencuci uang yang sukses, motif pun selalu berkembang sesuai dengan kemajuan jaman maupun sarana prasarana yang ada, kalau Bos sudah tau motifnya, tentunya pelaku pencucian uang sudah lebih tau motif lain yang Bos belum tau. maka dari itu motif kuno ini di share disini

    L’grande Delinquente!!!


    TRIBUANA CHANDRACA SATYA DHARMA - EKA WASTU BALADIKA - DWI DHARMA BHIRAWA YUDHA - CATUR KOTTAMAN WIRA NARACA BYUHA

 

 
Page 1 of 2 12 LastLast
Datsun 300x250 Venom 300x250

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Ini Salah Satu Cara Hilangkan Beban Pada Ferrari F430
    By Untung_sejagat in forum Berita Otomotif Mobil
    Replies: 11
    Last Post: 5th January 2016, 11:52
  2. Ini Salah Satu Ferrari Langka Di Dunia, California 6 Speed Manual
    By H_Inside in forum Berita Otomotif Mobil
    Replies: 11
    Last Post: 22nd April 2015, 19:20
  3. Replies: 12
    Last Post: 24th December 2014, 12:02
  4. Replies: 30
    Last Post: 30th April 2014, 14:27
  5. Replies: 19
    Last Post: 4th April 2014, 04:40
Back to top