4 Mahasiswi China Ini Alami Pelecehan Seksual Oleh Taksi Online

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Results 1 to 7 of 7
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/645064
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Prajurit
    Posts
    3,789
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 1 Wk 6 Days 3 Hrs 46 Mins 54 Secs

    4 Mahasiswi China Ini Alami Pelecehan Seksual Oleh Taksi Online

    Empat mahasiswi di China ini mengalami pelecehan seksual oleh seorang taksi online bernama Didi, di Dalian, Provinsi Liaoning, China Utara. Berawal saat keempat mahasiswi ini tertidur di mobil selama perjalanan sejauh 20 kilometer untuk kembali kuliah

    Satu dari empat mahasiswi yang duduk di kursi depan mendapati sopir taksi mengambil gambar kaki dan bawah roknya menggunakan kamera ponsel. Dia juga mengaku sopir taksi menyentuh payudaranya menggunakan siku saat berhenti di lampu merah.

    Empat wanita itu kemudian marah dan meminta sopir menyerahkan ponselnya untuk menghapus foto tak senonoh tadi. Mahasiswi tersebut juga meminta ganti rugi sekitar Rp 100 ribu sebelum keluar dari taksi. Sopir taksi tersebut berkilah tanpa sadar mengambil gambar "mesum" tersebut dan meminta ponselnya dikembalikan sebelum mahasiswi mengancam akan melaporkannya ke polisi.

    Mereka juga menemukan kejanggalan plat nomor taksi tak sesuai dengan yang tercantum di aplikasi Didi. Polisi pun tengah menyelidiki laporan empat mahasiswi tersebut terkait pelecehan seksual yang mereka alami di taksi online.


  2. Rekeningku.com
  3. #2
    Mayor Jendral
    Posts
    19,055
    Power
    206 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 1 Wk 1 Day 12 Hrs 55 Mins 39 Secs
    blm ada yg kalahkan arabic male behaviour di negara negara unta ...... taxi ride protocol itu ..... laki naik duluan ....... laki turun blakangan ...... sampe sampe (sejak 1976) perempuan dilarang naik taxi sendirian .......... biasanya di sono abis perkosa lsg bunuh

    sy pernah out placement sono

  4. #3
    Kapten
    Location
    Jakarta-Perth
    Posts
    2,688
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Wks 6 Days 11 Hrs 21 Mins 29 Secs
    Makanya harus selalu waspada dan siaga supaya para otak mesum tak punya kesempatan seprti ini.
    Kejadian ini terjadi karena adanya kesempatan si driver untuk usil.

  5. #4
    Kolonel
    Location
    jaks-bar
    Posts
    9,898
    Power
    22 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Mths 2 Days 10 Hrs 56 Mins 29 Secs
    Penyakit nih sopir ga bs liat yg bening hahahahha

  6. #5
    Mayor
    Location
    W211.01.046
    Posts
    3,121
    Power
    32 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 1 Wk 5 Hrs 49 Mins 21 Secs
    Quote Originally Posted by rubble View Post
    blm ada yg kalahkan arabic male behaviour di negara negara unta ...... taxi ride protocol itu ..... laki naik duluan ....... laki turun blakangan ...... sampe sampe (sejak 1976) perempuan dilarang naik taxi sendirian .......... biasanya di sono abis perkosa lsg bunuh

    sy pernah out placement sono
    Iya dulu thn 80an pernah ada kejadian, istrinya naik taxi, suaminya baru masukin kopor. Taxi langsung kabur n nyulik istrinya, ketemu2 udh diperkosa n dibunuh

  7. #6
    Kopral Satu
    Location
    Hatimu
    Posts
    60
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Hr 33 Mins 32 Secs
    supir taxi otak mesum

  8. #7
    Sersan Kepala
    Posts
    742
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 1 Day 20 Hrs 18 Mins 41 Secs
    kacauuuuu....

 

 
NGK Busi Venom 300x250

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 2
    Last Post: 27th August 2016, 14:48
  2. Replies: 9
    Last Post: 4th July 2016, 13:39
  3. Replies: 22
    Last Post: 26th April 2015, 22:13
  4. Replies: 54
    Last Post: 10th May 2014, 00:13
  5. Replies: 213
    Last Post: 24th April 2014, 01:59
Back to top