Memakai istilah Tritunggal-trinitas, ke-3 kartel mobil hypercar Ferrari LaFerrari, McLaren P1 dan Porsche 918 sepertinya sudah terlalu jauh mendominasi dunia otomotif, tapi beberapa tahun kedepan ini sepertinya mereka akan kedatangan pendatang baru yang akan mengganggu bisnis mereka.



McLaren sudah mengerjakan Hyper-GT BP23 yang mengadopsi banyak fitur F1, sementara Mercedes-AMG akan mengungkap Project One di Frankfurt bulan September ini. Aston Martin Valkyrie sedang dalam pengembangan bersama Red Bull Racing.

Mengutip dari roadandtrack dan carbuzz, Valkyrie dikabarkan akan memiliki tenaga total tenaga 1.130 Hp. 1.000 Hp berasal dari mesin V12, 6,5 liter naturally aspirated. Sisanya 130 Hp didapat dari motor elektrik yang teknologinya mengadopsi mobil Formula-One dengan sistem regenerasi energi. Lawannya Bugatti Chiron 1.500 Hp, Valkyrie memiliki bobot berat hanya 1.030 kg (2.270 lbs). Itu membuatnya lebih ringan dari Mazda MX-F5 Miata dan lebih bertenaga dibanding LaFerrari.

Untuk memperingan bobot mobil, Valkyrie mengadopsi sasis MonoCell berbahan serat karbon, dan baterai berbobot ringan dari Rimac. Bahkan, saking ketatnya diet yang dijalani, emblem Aston Martin akan sangat tipis dan ringan. Spionpun akan diganti dengan LED.



Produksi Valkyrie akan dibatasi sebanyak 150 unit saja dan 25 unit tambahan untuk versi track-only. Varian track-only akan dilengkapi dengan paket aerodinamis yang ekstrim, meliputi splitter depan, sayap berukuran besar, dan ground clearance lebih rendah.

Valkyrie dijadwalkan akan diproduksi pada tahun 2019. Meskipun demikian, Aston Martin belum memiliki prototype berjalan. Kabarnya tahun depan prototype berjalan sudah disiapkan dan versi produksi diperkenalkan pada ajang 24 Hours of Lemans 2018.