Pertamina Merugi, Pemerintah Diminta Naikan Harga BBM Non Subsidi

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 10 of 22
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/643994
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Kapten
    Posts
    2,860
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mths 2 Wks 6 Days 8 Hrs 28 Mins 26 Secs

    Pertamina Merugi, Pemerintah Diminta Naikan Harga BBM Non Subsidi

    PT Pertamina (Persero) berharap pemerintah melakukan evaluasi ulang atas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) penugasan untuk jenis premium dan solar pada bulan Juli mendatang seiring kenaikan harga minyak dunia. Saat ini, Pertamina mengaku sudah mengalami kerugian yang cukup besar atas penjualan dua produk BBM tersebut.

    Kerugian penjualan pada produk premium disebut sudah dialami perseroan sejak akhir tahun lalu, sedangkan kerugian penjualan soal sudah dimulai sejak Juli 2016 lalu. Adapun saat ini, Pertamina harus menombok Rp450 per liter pada penjualan premium dan Rp1.150 per liter pada solar.



    Direktur Pemasaran Pertamina Mochamad Iskandar beralasan, harga premium dan solar yang saat ini masing-masing berada di angka Rp6.450 per liter dan Rp 5.150 per liter masih akan efisien jika harga minyak dikisaran US$40 per barel. Namun, sejak kuartal I 2017, harga minyak tak menunjukkan tanda-tanda akan turun.

    Menurun catatan perusahaan, rata-rata harga minyak di kuartal I tahun ini tercatat US$51,03 per barel atau meningkat 68,97 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya US$30,2 per barel. Bahkan, harga brent per Selasa kemarin tercatat US$54,15 per barel dan harga West Texas Intermediate (WTI) menyentuh level US$51,47 per barel.

    "Tentu saja jika harga minyak menunjukkan tren kenaikan, kami minta pemerintah menyesuaikan harga BBM penugasan. Penyesuaian itu harus sesuai dengan harga keekonomian," papar Iskandar, Rabu (24/5).

    Meskipun demikian, permintaan ini baru akan dilakukan jika memang tren harga minyak terus meningkat hingga akhir Juni mendatang. Namun, perusahaan juga wanti-wanti atas pertemuan organisasi negara-negara pengekspor minyak (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) esok hari yang menentukan perpanjangan kebijakan pemangkasan produksi. Adapun, kebijakan pembatasan produksi OPEC tahap pertama akan berakhir 30 Juni mendatang.

    Jika OPEC jadi memperpanjang pembatasan produksi, maka harga minyak diprediksi meningat lagi. Namun, jika OPEC mengurungkan niatnya, maka harga minyak diprediksi tak akan melonjak.

    "Ya kalau harga minyak meningkat terus kami minta penyesuaian BBM. Tapi kalau harga minyak tidak jadi turun ya tidak usah ada penyesuaian, harga minyak ini kan memang tidak bisa diprediksi," jelas Iskandar.

    Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman melanjutkan, meningkatnya harga minyak mentah diiringi tetapnya harga BBM menekan laba sebelum pajak, bunga, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) perseroan sepanjang kuartal I lalu. Tercatat, EBITDA Pertamina melorot 13,3 persen dari US$2,18 miliar di kuartal I tahun lalu menjadi US$1,89 miliar.

    Menurut Arief, perusahaan mulai mengalami kerugian penjualan premium sejak Desember akhir tahun lalu. Sementara itu, kerugian berjualan solar sudah terjadi sejak Juli 2016 silam.

    "Untuk sementara, selisih harga ini masih bisa dikendalikan dengan cara cross subsidi antar produk. Tapi, memang implikasinya di hilir tidak sebaik tahun-tahun sebelumnya," jelasnya.

    Menurut Peraturan Menteri ESDM no. 39 tahun 2015, penyesuaian harga BBM penugasan dilakukan setiap tiga bulan sekali dengan mempertimbangkan rata-rata harga mean of plats Singapore (MOPS), harga minyak dunia, dan nilai tukar Dolar AS dengan kurs beli Bank Indonesia (BI).

    Evaluasi terakhir dilakukan pada 1 April 2017, sehingga peninjauan penyesuaian harga BBM seharusnya akan dilakukan pada 1 Juli 2017 mendatang. Pada penyesuaian lalu, harga premium tetap dipatok Rp6.450 per liter dan harga solar sebesar Rp5.150 per liter, di mana harga sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).

  2. Rekeningku.com
  3. #2
    Letnan Dua
    Location
    Jakarta Utara
    Posts
    1,159
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 2 Wks 6 Days 10 Hrs 13 Mins 36 Secs
    Rugi karena duit nya di korupsiin.... setelah itu nyari dan meras rakyat.

  4. #3
    Sersan Mayor
    Posts
    968
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 22 Hrs 23 Mins 51 Secs
    Quote Originally Posted by lilbleh View Post
    Rugi karena duit nya di korupsiin.... setelah itu nyari dan meras rakyat.
    Bukannya rugi krn harga minyak dunia naik oom? Kl ga bisa subsidi krn byk korupsi ane setubuh...

  5. #4
    Sersan Dua
    Location
    bdg/jkt
    Posts
    227
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Wks 1 Day 10 Hrs 44 Mins 33 Secs
    rugi? buset dah ga ada alasan lain ya buat naekin harga? Pertamina rugi, PLN rugi...
    berita di web sblh aja bilang klo konsumsi BBM subsidi dah berkurang lebih dari 50%....
    are those guys think we're (still) really that dumb n stupid????
    if you're going the minimum... use left lane PLEASE...

  6. #5
    Sersan Kepala
    Posts
    554
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mths 4 Wks 7 Hrs 28 Mins 45 Secs
    rugi jualan premiumnya, untung jualan yang lainnya diperes mulu sih makanya ga nutup yak, banyakan "setoran" siluman

  7. #6
    Mayor
    Location
    www.accunik.com
    Posts
    4,844
    Power
    12 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 1 Wk 5 Days 12 Hrs 36 Mins 46 Secs
    bersih2 biar gak rugiom................

  8. #7
    Letnan Kolonel
    Location
    Jakarta
    Posts
    6,299
    Power
    18 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 5 Days 15 Hrs 3 Mins 49 Secs
    Coba diaudit yg bener

  9. #8
    Sersan Dua
    Posts
    283
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 4 Days 14 Hrs 52 Mins 38 Secs
    Quote Originally Posted by lilbleh View Post
    Rugi karena duit nya di korupsiin.... setelah itu nyari dan meras rakyat.
    komennya jangan asal gtu ah om, gaenak klo dibaca orang pinter dari negara lain..

  10. #9
    Sersan Mayor
    Location
    Somewhere...
    Posts
    954
    Power
    17 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 2 Days 14 Hrs 9 Mins 23 Secs
    coba di audit keuangan nya pertamina

    rugi atau "rugi"


  11. #10
    Kapten
    Location
    Jakarta-Perth
    Posts
    2,688
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Wks 6 Days 11 Hrs 21 Mins 29 Secs
    beloknya kebanyakan sih... mana bisa rugi, coba transparan hitung2annya deh. rakyat tidak bodoh.

 

 
Page 1 of 3 123 LastLast
Wuling MBtech

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 19
    Last Post: 12th January 2017, 12:01
  2. Replies: 16
    Last Post: 15th March 2016, 22:21
  3. Bulan Ini, Pemerintah Akan Menaikkan Harga BBM
    By Untung_sejagat in forum Lain-Lainnya
    Replies: 12
    Last Post: 9th November 2014, 10:44
  4. Pemerintah Berubah Pikiran, Harga BBM Semua Naik
    By alphard in forum Berita Otomotif Mobil
    Replies: 74
    Last Post: 7th May 2013, 21:38
  5. Replies: 16
    Last Post: 7th April 2012, 16:27
Back to top