Harga Asli E-KTP Rp. 7.500, Tapi Pemerintah Bayar Rp. 16.500

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 10 of 24
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/643732
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Kapten
    Posts
    2,362
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 6 Days 17 Hrs 21 Mins 49 Secs

    Harga Asli E-KTP Rp. 7.500, Tapi Pemerintah Bayar Rp. 16.500

    PT Sandipala Arthapura buka-bukaan soal untung yang diraup dalam proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik alias e-KTP. Salah satu perusahaan yang tergabung dalam Konsorsium Percetakan Republik Indonesia (PNRI) ini mengaku mendulang untung sebesar Rp 140 miliar.



    Hal itu dikatakan pegawai PT Sandipala Arthapura Fajri Agus Setiawan saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (15/5/2017).

    Fajri bersaksi untuk dua terdakwa mantan pejabat Kemendagri, Irman dan Sugiharto.

    "Dari 2011-2013, sekitar Rp 140 miliar sekian, atau 27 persen," ujar Fajri kepada jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Menurutnya, dalam proyek e-KTP, PT Sandipala mendapat porsi pekerjaan untuk mencetak blanko e-KTP dan melakukan distribusi kartu.

    Berdasarkan laporan dari bagian produksi, PT Sandipala telah mencetak dan mendistribusikan 51 juta keping e-KTP.

    Selain PT Sandipala, Konsorsium PNRI terdiri atas Perum PNRI, PT Superintending Company of Indonesia (Sucofindo persero), PT LEN Industri (persero), dan PT Quadra Solution.

    Bukan hanya itu, Fajri membeberkan perihal harga satu keping e-KTP yang digarap pada 2011-2013.

    Ia menyebut, harga satu keping e-KTP hanya Rp 7.500. Namun, harga yang dibayar Kementerian Dalam Negeri untuk satu keping e-KTP melonjak hingga Rp 16.000.

    "Menurut hitungan kami, HPP (harga pokok penjualan) yang saya hitung Rp 7.500 per keping," ujarnya.

    Mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Irman dan mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Sugiharto, didakwa merugikan negara sebesar Rp 2,314 triliun.

    Kerugian negara tersebut diakibatkan penggelembungan anggaran dalam pengadaan e-KTP.

    Menurut jaksa, kedua terdakwa diduga terlibat dalam pemberian suap terkait proses penganggaran proyek e-KTP di DPR RI, untuk tahun anggaran 2011-2013.

    Selain itu, keduanya terlibat dalam mengarahkan dan memenangkan perusahaan tertentu untuk menjadi pelaksana proyek pengadaan e-KTP.

  2. Delapan Satu
  3. #2
    Mayor
    Location
    jakarta selatan
    Posts
    3,433
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 2 Days 20 Hrs 44 Mins 31 Secs
    busett banyak ajeeee nyatutnya

  4. #3
    Sersan Satu
    Location
    Jakarta
    Posts
    407
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mths 4 Days 22 Hrs 28 Mins 47 Secs
    funny fact. Para koruptor punya duit banyak ujung-ujungnya pasti sakit. anak-anaknya ga pada sedih, malah seneng dan doain buruan mati (dengan dalih menghentikan penderitaan) biar warisan bisa segera cair.

    *temen gw yg bapak ibunya koruptor kayak gitu sih. hehehe

  5. #4
    Letnan Kolonel
    Location
    Jakarta
    Posts
    5,934
    Power
    18 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 3 Hrs 13 Mins 40 Secs
    Margin 113% buset bisnis yg normal apa coba bisa segitu

  6. #5
    Sersan Dua
    Location
    Bungo
    Posts
    283
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 4 Days 18 Hrs 15 Mins
    yang jelas berbagi uang, siapa saja yang menikmatinya, tinggal tunggu waktu mereka ceritakan uneg-unegnya...

  7. #6
    Mayor
    Location
    www.accunik.com
    Posts
    3,723
    Power
    12 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 1 Wk 1 Day 17 Hrs 4 Mins 36 Secs
    wah... wah..... banyak bner untungnya bro??

  8. #7
    Letnan Dua
    Posts
    1,411
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 2 Days 54 Mins 27 Secs
    Ambil untung gede, tapi KTPnya sama aja cuma beda materialnya aja.
    Embel embel doang elktronik, tapi masih gaptek KTPnya
    Harusnya dari dulu sih udah ketahuan.

  9. #8
    Sersan Mayor
    Location
    cibubur,jkt,bdg
    Posts
    809
    Power
    12 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mths 13 Hrs 44 Mins 27 Secs
    wajar namanya perusahaan jualan cari untung. yg jadi masalah itu untungnya dibagi kemana aja.
    gantungan kunci & casing kunci merc
    http://www.modifikasi.com/showthread...post2057922725

  10. #9
    Letnan Dua
    Location
    Jakarta Utara
    Posts
    1,117
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 2 Wks 6 Days 3 Hrs 22 Mins 21 Secs
    Pas jatuh ke tangan warga harga nya jadi 10 kali lipat. Amit2 deh........ Gak ada oknum pemerintahan yang bersih kecuali BTP.

  11. #10
    Kapten
    Location
    Pekanbaru, Riau
    Posts
    2,070
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 2 Days 9 Hrs 27 Mins 18 Secs
    Wuihh.. ingat akherat bapak-bapak...

 

 
Page 1 of 3 123 LastLast
MBtech NGK Busi

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 42
    Last Post: 23rd June 2015, 12:29
  2. Grand Livina Autech Tembus Rp 200 Jutaan Tapi Tanpa Fitur Smart Key
    By Patlabor in forum Berita Otomotif Mobil
    Replies: 25
    Last Post: 15th July 2014, 12:29
  3. Replies: 18
    Last Post: 10th March 2014, 14:36
  4. Replies: 14
    Last Post: 27th January 2014, 08:48
  5. SM Promo: 20 inox + Achilles= Rp 16.500.000
    By sm.motorsport in forum Ragam Ukuran
    Replies: 69
    Last Post: 18th October 2010, 01:37
Back to top