Indonesia Butuh Badan Siber ?
Results 1 to 5 of 5
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/643227
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Kapten
    Posts
    2,870
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mths 3 Wks 5 Mins 24 Secs

    Indonesia Butuh Badan Siber ?

    Aksi peretasan situs Telkomsel berhasil menggegerkan masyarakat. Peretas berhasil melakukan deface laman muka Telkomsel pada Jumat (28/4), dini hari. Umpatan-umpatan kasar pun mewarnai laman Telkomsel karena peretas kecewa atas tingginya tarif internet yang diberlakukan operator plat merah tersebut.

    Situs Telkomsel tak bisa diakses pengunjung sejak sekitar pukul 07.00 WIB. Hal ini terus berlangsung hingga Jumat siang. Saat ini situs operator pelat merah tersebut sudah bisa kembali diakses.



    Pakar keamanan siber, Pratama Persadha, menjelaskan bahwa serangan pada laman situs Telkomsel sejatinya bisa menyerang siapa saja. Namun Telkomsel sebagai salah satu perusahaan besar tanah air memang menjadi objek peretasan yang sangat menarik.

    Metode peretasan

    Pratama menjelaskan, bahwa serangan berbentuk deface atau mengubah penampilan pada obyek peretasan. Menurutnya, metode yang paling banyak digunakan untuk aksi semacam ini adalah kombinasi_injection, brute force login password, sensitive information disclosure (root directory, php.info).

    "Bahkan tidak tertutup kemungkinan ada keterlibatan pihak Telkomsel sendiri," tutur Chairman lembaga riset keamanan siber CISSReC (Communication and Information System Security Research Center), Jumat (28/4) lalu.

    Motif peretasan, umumnya hanya ingin menunjukkan eksistensi peretas atau kelompok peretasnya. Namun peretasan Telkomsel ini agak berbeda dari lainnya karena pihaknya tidak menyebutkan identitas. Melainkan, hanya menyampaikan peringatan kepada Telkomsel untuk menurunkan tarif.

    “Aspirasi yang disampaikan dengan cara meretas bisa saja akan banyak dilakukan dengan kejadian ini. Jadi motifnya tidak selalu ekonomi dan eksistensi,” tambah Pratama.

    Lebih lanjut, hacker ini menurut CISSReC sudah mampu mengambil alih server yang digunakan Telkomsel. Hal ini diindikasikan dari self-signed certificate yang sudah sempat mereka buat. Namun Pratama menyayangkan lambatnya penanganan aksi ini. Butuh empat jam sejak situs Telkomsel tak bisa diakses pada pukul 07.00 hingga kembali normal sekitar pukul 11.00.

    "Perusahaan sebesar Telkomsel seharusnya mampu merespon hal ini secara lebih cepat. Minimal mengganti tampilan yang berhasil di-deface. Ini menunjukkan hacker benar-benar sudah masuk ke dalam sistem server. Secara lebih detail, bagaimana hacker (bisa) masuk ke dalam sistem, akan dapat terlihat setelah proses forensik," jelasnya.

    Badan Siber

    "Peretasan pada web Telkomsel tentu menjadi sinyal serius bagi kita semua terutama pemerintah. Kemampuan meretas ini semakin lama semakin canggih dan cepat meluas. Tentu dibutuhkan langkah ekstra agar perusahaan dan infrastruktur lain di tanah air aman dari upaya peretasan lainnya," jelas Pratama.

    Bagi Pratama, kejadian ini selayaknya dijadikan pelajaran untuk instansi pemerintah dan perusahaan berpengaruh lainnya bahwa "kantor online" memegang peranan penting. Perlu dijaga keamanannya.

    Pratama menilai, dengan adanya aksi ini maka kehadiran Badan Cyber Nasional (BCN) yang dibentuk oleh pemerintah makin dibutuhkan.

    "Telkomsel ini masuk dalam penyedia layanan komunikasi dan internet. Kalau sudah ada kejadian seperti ini jadi kita bingung siapa yang akan bertanggung jawab dan menyelesaikan."

    Dengan adanya Badan Cyber Nasional, menurut Pratama akan mempermudah koordinasi ketika terjadi kejadian seperti ini. Sebab, badan ini bertugas untuk memastikan keamanan infrastruktur dunia maya.

    "Akan sangat sulit jika pemerintah dan instansi harus mengurusi seluruh standar sistem keamanan masing-masing sendirian. Apalagi, peretas sudah berani menyerang perusahaan telekomunikasi yang berhubungan erat dengan pemerintah. " tukasnya lagi.

    Di negara-negara lain, lembaga semacam BCN ini memastikan infrastruktur kritis berjalan aman dan ini juga jadi pertimbangan ekonomi para investor," demikian keterangan mantan pejabat Lembaga Sandi Negara tersebut.

  2. Rekeningku.com
  3. #2
    Kapten
    Location
    Jakarta-Perth
    Posts
    2,688
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Wks 6 Days 11 Hrs 21 Mins 29 Secs
    seiring perkembangan teknologi dan penggunaan media sosial maka badan siber amat sangat diperlukan dan darurat pada saat ini... team cyber dari kepolisian pun makin ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya.

  4. #3
    Mayor
    Location
    www.accunik.com
    Posts
    4,970
    Power
    12 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 1 Wk 6 Days 5 Hrs 6 Mins 41 Secs
    saya tidak sepenuhnya menyalahkan peretas, apalagi dia menyuarakan aspirasi yang sama dengan kebanyakan orang,,,,

  5. #4
    Mayor
    Posts
    3,619
    Power
    15 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 2 Wks 1 Day 23 Hrs 57 Mins 34 Secs
    sebenernya solusinya simple, harga di turunin aja kali ya
    | RU1 | DDX9018s | Focal FPP | Focal PK21 | Focal P25DB | Focal 165V30 |

  6. #5
    Sersan Satu
    Location
    Karawang
    Posts
    335
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 2 Days 11 Hrs 3 Mins 18 Secs
    hebat itu hacker Indonesia
    lanjutkan

 

 
Rekeningku.com Desktop 300x250 Wuling

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Acara Pemilihan Puteri Indonesia
    By esteemic in forum Diskusi Audio Lainnya
    Replies: 8
    Last Post: 3rd April 2015, 09:17
  2. Replies: 55
    Last Post: 27th January 2014, 09:43
  3. hii.. butuh saran bgt nih... tolongin yaa
    By rudducks in forum Diskusi Power Amplifier
    Replies: 16
    Last Post: 8th September 2005, 13:10
  4. (Butuh Saran) Bagus yang mana?
    By davidehue in forum Diskusi Speaker
    Replies: 16
    Last Post: 30th August 2005, 21:12
  5. butuh berapa Cap Bank ya ?! Thanx Bratz
    By reza2eca in forum Diskusi Audio Lainnya
    Replies: 5
    Last Post: 15th August 2005, 20:28
Back to top