Inilah Syarat Dan Proses Mengembangnya Airbag Saat Kecelakaan
Scuto Laminating Blackvue HD Car Care
Results 1 to 7 of 7
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/643031
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Prajurit
    Posts
    4,281
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 2 Wks 4 Days 15 Hrs 45 Mins 55 Secs

    Inilah Syarat Dan Proses Mengembangnya Airbag Saat Kecelakaan



    Airbag adalah fitur keamanan yang berfungsi untuk melindungi pengemudi jika terjadi kecelakaan. Penggunaan airbag dapat membantu melindungi daerah kepala, leher, dan dada. Menurut instruktur Safety Institute Indonesia, Dhany Ekasaputra, "Airbag dipasang oleh pembuat kendaraan untuk keselamatan pengemudi dan penumpang. Biasanya airbag keluar dari setir/kemudi dan dashboard mobil,"

    Namun Dhany mengingatkan, ketika terjadi kecelakaan seringkali airbag terbukti kurang memadai, karena tidak menggunakan sabuk pengaman/seatbelt ketika berkendara. Sensor airbag yang ada di bagian depan mobil, baru akan bereaksi jika mobil menghantam benda statis minimal kecepatan 40 kilometer per jam.

    Airbag mengembang karena aliran listrik melalui kabel yang menimbulkan panas, yang kemudian membakar propelan airbag yang terbuat dari natrium azida. Natrium azida adalah bahan bakar yang dapat dengan cepat terbakar dan menghasilkan gas nitrogen yang banyak. Gas nitrogen itu kemudian mengalir melalui filter dan mengisi airbag yang terbuat dari nilon.

    Dhany menjelaskan, biasanya setelah terjadi benturan airbag yang terisi nitrogen akan mengempis dengan mengeluarkan gas melalui lubang-lubang kecil. Awan asap yang memenuhi kendaraan berisi talcum powder, yang digunakan untuk mencegah airbag lengket menempel ketika terlipat didalam.

    Berbeda dengan sistem airbag samping yang menggunakan gas simpanan yang terdiri atas silinder terisi 3000-4000 psi gas argon terkompresi (compressed argon gas). Kontrol modul memberi sinyal ke igniter, yang melelehkan bladder kecil didalam silinder tersebut. Gas argon kemudian mengisi airbag. Sama seperti nitrogen, argon juga tidak berbahaya.

  2. Rekeningku.com
  3. #2
    Kapten
    Location
    Jakarta-Perth
    Posts
    2,688
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Wks 6 Days 11 Hrs 21 Mins 29 Secs
    Bukan hanya tidak efektif namun Fungsi airbag malahan akan menjadi boomerang apabila driver dan passenger tidak menggunakan sabuk pengaman...

  4. #3
    Letnan Kolonel
    Location
    www.accunik.com
    Posts
    5,121
    Power
    13 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 2 Wks 58 Mins 51 Secs
    ternyata serumit itu airbag ya.......

  5. #4
    Letnan Satu
    Location
    Kalimantan
    Posts
    1,706
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 1 Day 17 Hrs 57 Mins 9 Secs
    nice info om

  6. #5
    Letnan Dua
    Location
    Jakarta, Indonesia
    Posts
    1,035
    Power
    12 
    M-Store Point
    0
    Online
    6 Days 1 Hr 10 Mins 50 Secs
    Airbag memang sangat berguna dan sebagai salah satu safety yg sangat penting saat terjadi crash

  7. #6
    Kapten
    Location
    Jakarta
    Posts
    2,214
    Power
    30 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 1 Wk 5 Days 10 Hrs 39 Mins 25 Secs
    Nice info...

  8. #7
    Kopral Kepala
    Location
    Indonesia - Surabaya
    Posts
    157
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 11 Hrs 19 Mins 9 Secs
    Btw gas argon bahaya om utk dihirup diparu-paru. Bisa ngeflek kalau di rontgen torax. Pengalaman tukang las GTAW soalnya, huehehe

 

 
GT Radial

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 86
    Last Post: 20th November 2013, 13:45
  2. Replies: 112
    Last Post: 15th July 2013, 17:33
  3. Inilah "Otak Dan Jiwa" Di Dalam Sebuah Koenigsegg
    By H_Inside in forum Berita Otomotif Mobil
    Replies: 31
    Last Post: 10th May 2013, 22:51
  4. Replies: 25
    Last Post: 29th January 2013, 13:10
  5. Replies: 7
    Last Post: 4th March 2011, 09:39
Back to top