Baru-baru ini, CEO Nissan Hiroto Saikawa akan menguraikan prioritas untuk merk Nissan pada hari Senin kemarin (10/4/2017) untuk ekspansi eletrifikasi dan juga memanfaatkan potensi anak perusahaan yang baru yaitu Mitsubishi.



Dalam sebuah wawancara dengan Automotive News, Saikawa berencana untuk memanfaatkan kemitraan Nissan-Mitsubishi sepenuhnya, dengan tujuan memanfaatkan merek Mitsubishi seperti cara Fuji Heavy Industries yang telah memanfaatkan Subaru.

Namun, baginya yang utama adalah ingin meluncurkan generasi kedua kendaraan listrik, yaitu New Leaf yang diharapkan debut akhir tahun ini. Dari sana, Saikawa juga mengharapkan Nissan March dan Electric Vehicle (EV) yang dapat berjalan sejauh 300 mil akan selesai sebelum 2020.

Namun, rumor yang berkembang, Saikawa ingin fokus pada perluasan peran Mitsubishi dalam memberikan volume untuk Aliansi. Ia percaya Mitsubishi bisa tumbuh dari satu juta unit per tahun menjadi 1,5 juta hingga 2 juta. Dan ia juga percaya, dengan kembalinya Nissan dan Mitsubishi ke tanah Amerika, akan menjadi kunci untuk mencapai target tersebut. "Saya percaya mereka memiliki masa depan yang kuat di pasar AS," katanya.

Saikawa mengambil kendali dari Nissan pada 1 April lalu, Jabatannya ini, menandai pertama kalinya Nissan memiliki CEO dari Jepang dalam kurun waktu 15 tahun. Sedangkan pendahulunya, Carlos Ghosn, tetap menjadi CEO Renault-Nissan-Mitsubishi Alliance. (Leftlanenews, 11/4/2017)