MODCOM, Sentul - Persiapan yang matang, yang dimulai sejak seri keenam atau terakhir ETCC 2000 ISSOM 2016 berakhir, pembalap Aldio Oekon bersama dengan timnya sudah mempersiapkan dirinya secara maksimal agar dapat tampil lebih baik lagi di tahun berikutnya.





Hasil yang didapatnya pun tidak sia-sia, terbukti dalam seri perdana ETCC 2000 Kelas Master, Aldio tampil perkasa jauh meninggalkan lawan-lawannya dalam ajang ISSOM 2017 di Sirkuit Sentul, Bogor, kemarin (26/3/2017) dengan catatan waktu 25:51.502.

“Tetapi di seri perdana tahun 2017 ini, saya melihat akan menjadi pertandingan yang seru, mengingat catatan waktu dari pembalap lain dalam babak kualifikasi dihari sebelumnya (Sabtu, 25/3/2017) cukup ketat hanya berselisih 0,100 detik,” tukas Aldio yang juga mengandalkan ban Achilles ATR-K Sport dan 123S guna melahap jalur sirkuit Sentul yang basah yang membuatnya percaya diri untuk melaju dengan kecepatan tinggi.



Menurut Aldio, persiapan yang dilakukannya kini semakin matang, terlebih lagi Pertamax Plus sudah memberikan dukungan sepenuhnya yang membuat dirinya kini tergabung dalam akademi Pertamax Motorsport Team. “Tahun ini, Pertamax sudah menjadi full branding dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya half branding. Karena itu, saya akan terus memberikan penampilan maksimal agar dapat menghasilkan prestasi terbaik,” paparnya.



Aldio juga tak menampik keinginannya meraih presatasi yang lebih tinggi lagi, namun ia sadar semuanya ini harus dilakukan secara bertahap, step by step. Dalam artian, semua kelas di ETCC 2000 harus diselesaikannya terlebih dahulu, setelah juara di kelas Novice, Promotion ETCC 2000, tahun ini Aldio bertekad juga menjadi umum di Kelas Master yang kini diikutinya, untuk bisa tampil di kasta tertinggi yaitu Pro ditahun berikutnya.



Posisi kedua Kelas Master ETCC 2000 diraih oleh Radityo Mahendra Hutomo (Jakarta Ban Motorsport) dengan waktu 25:57.355 dan Gerhard Lukita (ABM Motorsport) 26:22.285