Diperkenalkan tahun lalu sebagai pilihan yang paling terjangkau dari lineup Tesla Model S, varian 60 dan 60D ternyata memiliki hidup yang pendek, karena perusahaan California tersebut telah memutuskan untuk menghentikan produksi kedua model.



Diumumkan dalam siaran pers singkat, keputusan ini sudah resmi, dan akan efektif dimulai dengan tanggal 16 April yang merupakan tanggal ketika konsumen yang masih tertarik pada dua kendaraan entry-level tersebut masih dapat melakukan pemesanan.

"Satu tahun yang lalu, kami memperkenalkan Model S dengan baterai 60 kWh sebagai pilihan yang lebih terjangkau untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik. Namun, kebanyakan pelanggan akhirnya membeli Model S 75 kWh. Untuk mempermudah proses pemesanan bagi pelanggan kami , kami akan menghapus opsi 60 kWh dari lineup kami," kata Tesla.

Tesla juga memiliki solusi bagi pemilik Model S 60 dan 60D saat ini, dan melibatkan upgrade baterai mereka untuk kapasitas 75 kWh. Ini berarti tidak hanya memiliki jarak tempuh lebih jauh, dari 338 Km dan 351 Km di 60 dan 60D, menjadi 401 Km dan 417 Km di 75 dan 75D, tetapi juga top speed meningkat menjadi 225 Km/jam, di kedua mobil. Upgrade dapat dibuat dengan update "over the air" dan akan tersedia untuk semua pemilik Model S 60 dan 60D. (carscoops 20/3/2017)