Chief Executive Bentley, Wolfgang Durheimer telah mengungkapkan bahwa mereka bisa memindahkan produksi dari Inggris jika diperlukan.





Produsen mobil Inggris tersebut membangun semua kendaraannya di Crewe, Inggris, tapi ketika berbicara dengan Reuters, Durheimer mengatakan bahwa diskusi penting sedang diadakan dengan para pejabat Inggris tentang keputusan bangsa tersebut untuk meninggalkan Uni Eropa.

"Saya memiliki waktu sekitar 9 sampai 12 bulan dimana saya bisa menunggu dan melihat apa yang akan terjadi dan kemudian saya harus mengambil keputusan serius. Ini semua terhubung ke model masa depan.

"Ini memberikan sedikit ruang bernapas untuk kita dan juga pemerintah, tapi kemudian saya harus memiliki komitmen yang jelas," kata Durheimer.

Seperti banyak produsen mobil lain, Bentley prihatin akan potensi hambatan perdagangan yang bisa terbentuk setelah Brexit dan mengatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan membuat kendaraan di tempat lain.

"Adalah ke-Inggris-an yang membuat kita sangat unik, tapi kita tahu dari merek mobil yang berbeda bahwa bisnis ini adalah salah satu yang sangat internasional dan sebelum kita tidak bisa lagi menghasilkan Bentley, kita akan menghasilkan mereka di tempat lain," kata Durheimer. (carscoops 14/3/2017)