Buku Anak Bermuatan Porno, Penerbit Tiga Serangkai Minta Maaf

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Results 1 to 7 of 7
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/640982
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Kapten
    Posts
    2,859
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mths 2 Wks 6 Days 7 Hrs 47 Mins 39 Secs

    Buku Anak Bermuatan Porno, Penerbit Tiga Serangkai Minta Maaf

    Setelah heboh dengan beredarnya buku cerita bermuatan porno berjudul "Aku Bisa Melindungi Diri" terbitan Tiga Ananda, pihak Tiga Serangkai selaku induk perusahaan melayangkan permohonan maaf secara resmi melalui akun Instagram milik mereka.

    Awalnya, melalui buku tersebut Tiga Serangkai berniat untuk membantu orangtua menjelaskan pada anak-anak tentang pentingnya melindungi diri termasuk ketika mendapatkan 'keasyikan' saat melakukan masturbasi.



    Namun, konten yang terlalu blak-blakan tersebut dianggap jauh menyimpang dan sebagai bagian dari tindakan permisif terhadap sesuatu yang sepatutnya belum diketahui anak-anak.

    Saat dihubungi Suara.com, Hari Sumarsono selaku Corporate Secretary Tiga Serangkai mengaku mendapat protes dari masyarakat. Dia menganggap protes itu sebagai bentuk koreksi yang baik bagi perusahaan.

    "Ini koreksi pribadi bagi Tiga Serangkai agar ke depannya lebih berhati-hati dan membuat buku yang lebih berkualitas untuk anak," tutur Hari, Selasa (21/2).

    Mengenai bagian yang dianggap menyimpang, Hari berkata buku karangan Fitria Chakrawati tersebut diproyeksikan menjadi alat edukasi yang baik jika anak membaca sambil didampingi oleh orang tua.

    "Kalau tidak dibaca secara utuh, informasi yang didapat tidak akan lengkap. Karena yang disorot kan hanya satu halaman saja."

    Meski demikian, Tiga Serangkai berkomitmen untuk menarik seluruh buku "Aku Bisa Melindungi Diri" dari peredaran. "Sudah kami tarik sejak Desember 2016 lalu."

    Sebelumnya, pihak Tiga Serangkai mendapat banyak kecaman dari berbagai lapisan masyarakat karena menerbitkan sebuah buku yang dianggap menyimpang dari norma sosial.

    Dalam buku tersebut, seorang anak laki-laki digambarkan tengah mendapati kenikmatan kala menggesekkan alat kelaminnya saat tidur.

    Pihak Komite Perlindungan Anak Indonesia melalui sekretarisnya, Erlinda meminta pemerintah membuat terobosan berupa aturan agar tidak ada lagi buku bermuatan pornografi lolos dan beredar di masyarakat.

  2. Rekeningku.com
  3. #2
    Mayor
    Posts
    3,563
    Power
    15 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 2 Wks 1 Day 2 Hrs 52 Mins 11 Secs
    masih ada aja yg model gini ya
    | RU1 | DDX9018s | Focal FPP | Focal PK21 | Focal P25DB | Focal 165V30 |

  4. #3
    Kopral Kepala
    Posts
    115
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 11 Hrs 8 Mins 24 Secs
    Penerbitnya atau penulisnya yang mesum tuh

  5. #4
    Kapten
    Location
    Semarang
    Posts
    2,194
    Power
    13 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 1 Hr 23 Mins 38 Secs
    Wkwkwkw..

    Tapi secara faktual, memang contect tidak menyalahi kenyataan yang ada..

    Secara personal perception aja ya.. Mungkin memang society kita yang belum bisa menerima kenyataan yang ada di luar..

    Kita cenderung menutup mata dan menyangkal bahwa memang sesuatu itu sudah jadi kenyataan.. ^^

    Patut dicontoh beberaga negara tetangga, kalau secara pribadi kita sendiri ingin maju..

    Hal-hal yang condong dikategorikan sebagai 'Human Needs' bukan lagi dianggap sebagai hal Taboo, tapi dijadikan salah satu bahan pendidikan dini sehingga meminimalisir aksi2 yang non-preditable (more to criminal action)

    Pengalaman with foreign co-worker in business, they do not want to see this kind of things as problem anymore, yet, they try to focus on developing another segments to improve their general quality..

  6. #5
    Kapten
    Location
    jakarta,jogja,cilacap bolak balik
    Posts
    2,765
    Power
    13 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mths 2 Wks 2 Days 17 Hrs 1 Min 6 Secs
    kelihatannya memang sebetulnya perlu pendidikan sejak dini, misalnya ada kata kata enak tangan masuk celana, harusnya di halaman halaman berikutnya ada semacam cara menanggulanginya, dalam bahasa yg mudah dimengerti anak, menurut saya ini jauh lebih bagus.

    dari SD sih tangan w jg dah masuk masuk celana, enak sih.

    Malah aneh kalau menurut saya ada razia caps dll dll, kalo ngga pake apa ga malah resiko tertular penyakit dan telat malah tinggi? makin tinggi tingkat natalitas di indon, sedangkan kondisi calon org tua belum bs menghidupi, mau jd apa?

    gak heran sih kalau makin lama makin gini kondisinya indon, kurangnya pengetahuan sejak ini, ini masih seputar kelamin ya, blom hal lain.

    bingung sama negeri indon tercinta ini

  7. #6
    Kapten
    Location
    Pekanbaru, Riau
    Posts
    2,193
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 2 Days 16 Hrs 47 Mins 59 Secs
    Wahahaha.. beda bgt isi buku pelajarannya dibandingin tahun 90an dulu...

  8. #7
    Kapten
    Posts
    2,001
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 5 Days 8 Hrs 54 Mins 30 Secs
    Quote Originally Posted by BabySharkieVR4 View Post
    Wkwkwkw..

    Tapi secara faktual, memang contect tidak menyalahi kenyataan yang ada..

    Secara personal perception aja ya.. Mungkin memang society kita yang belum bisa menerima kenyataan yang ada di luar..

    Kita cenderung menutup mata dan menyangkal bahwa memang sesuatu itu sudah jadi kenyataan.. ^^

    Patut dicontoh beberaga negara tetangga, kalau secara pribadi kita sendiri ingin maju..

    Hal-hal yang condong dikategorikan sebagai 'Human Needs' bukan lagi dianggap sebagai hal Taboo, tapi dijadikan salah satu bahan pendidikan dini sehingga meminimalisir aksi2 yang non-preditable (more to criminal action)

    Pengalaman with foreign co-worker in business, they do not want to see this kind of things as problem anymore, yet, they try to focus on developing another segments to improve their general quality..
    Quote Originally Posted by tirtamobilnahitam View Post
    kelihatannya memang sebetulnya perlu pendidikan sejak dini, misalnya ada kata kata enak tangan masuk celana, harusnya di halaman halaman berikutnya ada semacam cara menanggulanginya, dalam bahasa yg mudah dimengerti anak, menurut saya ini jauh lebih bagus.

    dari SD sih tangan w jg dah masuk masuk celana, enak sih.

    Malah aneh kalau menurut saya ada razia caps dll dll, kalo ngga pake apa ga malah resiko tertular penyakit dan telat malah tinggi? makin tinggi tingkat natalitas di indon, sedangkan kondisi calon org tua belum bs menghidupi, mau jd apa?

    gak heran sih kalau makin lama makin gini kondisinya indon, kurangnya pengetahuan sejak ini, ini masih seputar kelamin ya, blom hal lain.

    bingung sama negeri indon tercinta ini
    Ane setuju sih sama pendapat agan ini, suatu hal yang berhubungan dengan begini tuh pasti di anggap suatu hal yang tabu oleh masyarakat Indonesia.
    Mungkin dari segi isi buku dan lainnya serta penyampaiannya harus di sesuaikan kembali ya dengan cara orang Indonesia sendiri agar penyampaiannya tepat baik ke orang tua maupun anak - anak.
    Kalo dulu sih, di sekolah ane mulai dari SD sampai SMA kalo ada ini cuma ada relawan dari PMI atau dari lembaga mana yang menjelaskan. Ga tau ya sekarang masih ada atau gak.

 

 
Venom 300x250 Wuling

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 32
    Last Post: 26th January 2014, 15:38
  2. Minta maaf tuk menjalankan puasa di bulan ramadhan
    By theansoracing in forum Automotive
    Replies: 22
    Last Post: 26th July 2013, 22:27
  3. Replies: 33
    Last Post: 11th July 2013, 16:46
  4. Replies: 37
    Last Post: 27th June 2013, 15:57
  5. Minta maaf kepada 83_hero..
    By Midnight in forum Jual Beli Mesin Lainnya
    Replies: 22
    Last Post: 15th February 2008, 19:29
Back to top