KPK Telusuri Dugaan Suap Rolls-Royce Pada PLN

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Results 1 to 8 of 8
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/639975
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Kapten
    Posts
    2,818
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mths 2 Wks 4 Days 2 Hrs 11 Mins 37 Secs

    KPK Telusuri Dugaan Suap Rolls-Royce Pada PLN



    Komisi Pemberantasan Korupsi akan menelusuri informasi dari lembaga antikorupsi Inggris Serious Fraud Office (SFO) soal dugaan suap Rolls-Royce kepada PT PLN (Persero). Suap ini diduga terjadi pada 2011 hingga 2013 terkait Long Term Service Agreement (LTSA) antara Rolls-Royce dengan BUMN listrik tersebut.

    "Tentu kalau ada info yang relevan dari SFO, tidak menutup kemungkinan bagi kami untuk mempelajarinya. Kami cek dulu benar atau tidak," ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Senin (23/1).

    Sejauh ini, kata Febri, KPK baru memiliki bukti yang cukup untuk penyidikan kasus dugaan suap yang menjerat eks Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Emirsyah Satar. Oleh karena itu, pihaknya perlu mempelajari lebih jauh soal dugaan suap pada PLN.

    Kendati demikian, Febri tak menampik bahwa KPK mendapatkan cukup banyak informasi dari SFO terkait kasus dugaan suap yang terjadi di Indonesia. Kasus ini umumnya melibatkan perusahaan asing di luar negeri yang menyuap sejumlah pejabat di tanah air.

    "Untuk saat ini kami masih fokus memeriksa tersangka ESA (Emirsyah Satar) dan SS (Soetikno Soedarjo)," katanya.

    Dugaan suap itu bermula dari penjualan dua paket generator untuk PLN yang digunakan untuk Pembangkit Listrik Tanjung Batu, Samarinda, Kalimantan Timur pada 1990-an. Pada 2000, Rolls-Royce memperoleh kontrak pemeliharaan proyek itu selama 7 tahun. Saat kontrak hampir berakhir, PLN membuka tender pada 2006, terkait dengan proyek pemeliharaan pembangkit listrik tersebut.

    Dokumen SFO menyebutkan, seorang direktur perusahaan yang disebut sebagai Perantara 7, memberitahukan Rolls-Royce bahwa mereka harus melakukan tender terbuka karena situasi baru PLN terkait dengan ‘pengawasan terhadap korupsi’ di perusahaan itu. Dia juga menjanjikan akan bertemu 'orang yang bertanggung jawab' di PLN saat itu, agar tender dapat menguntungkan Rolls-Royce.

    Perjanjian antara PLN dan Rolls-Royce diperkirakan terjadi pada Agustus 2007. Pada November, Perantara 7, meminta pembayarannya dari Rolls-Royce terkait dengan komitmen tersebut.

    Dokumen SFO menyatakan Perantara 7 meminta dibayar sebagian di Indonesia dan sebagian lagi dengan akun bank Singapura memakai nama pribadi. Akhirnya pembayaran dilakukan melalui dua mata uang berbeda dan dua bank terpisah. Uang itu juga disebutkan tetap dibagikan untuk 'jatah' PLN.

  2. Rekeningku.com
  3. #2
    Letnan Satu
    Posts
    1,617
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    6 Days 10 Hrs 17 Mins 5 Secs
    seru juga nih kasus suap menyuap Rolls-Royce. To be continue. We will wait whose next

  4. #3
    Mayor Jendral
    Posts
    18,462
    Power
    203 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 6 Days 4 Hrs 53 Mins 53 Secs
    lain x main bgini cukup level zhonghuan local partner end2end** jadi buku nya yg di level principal tetap bersih

    ** cgn .... snptc ... dan yg lain nya

  5. #4
    Letnan Dua
    Location
    Teloletnya Si Om
    Posts
    1,367
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Wks 6 Days 9 Hrs 13 Mins 47 Secs
    yaah ada lagi korupsi hehe,tapi gapapa sih asal udah kecium sama tim kpk,good job lanjutkan

  6. #5
    Mayor
    Location
    www.accunik.com
    Posts
    4,694
    Power
    12 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 1 Wk 5 Days 55 Mins 38 Secs
    ternyata pekerja yang bekerja di perusahaan selevel RR pun masih ada yang main kotor

  7. #6
    Mayor Jendral
    Posts
    18,462
    Power
    203 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 6 Days 4 Hrs 53 Mins 53 Secs
    main di tempat kotor n tgn jadi ikutan kotor ha ha ha

  8. #7
    Sersan Mayor
    Posts
    917
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 5 Days 7 Hrs 21 Mins 54 Secs
    ya itu karena jet engines bisa interchangeable antar merk sehingga mirip commodity ... cara jualannya pun mirip2 .... setiap merk akan pakai cara apapun spy laku

    skrg plane manufacturers berwacana tdk mau lg interchangeable sebab biaya development compatibility module bisa millions plus hal itu pun berdampak ga bisa fully optimized in performance dibanding dgn specifically developed dedicated engine ..... tp gmn pun airlines ttp major stakeholder

  9. #8
    Mayor Jendral
    Posts
    18,462
    Power
    203 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 6 Days 4 Hrs 53 Mins 53 Secs
    pln juga sama interchangeable pattern nya ..... siapapun vendor .... with or without rolls royce participation ..... pln tetap sj punya service level spt skrg ini

    sering idup mati idup ..... voltage turun naik ..... billing calculation yg cuma bs di itung in-house expert mrk ..... small wattage quota per household ..... expensive to operate

    smoga brubah 75-100 thn ke depan

 

 
Venom 300x250 MBtech

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 4
    Last Post: 13th April 2017, 11:56
  2. Beberapa Hal Menarik Pada Mobil Rolls-Royce Phantom V Nya John Lennon
    By iyunkcruise in forum Berita Otomotif Mobil
    Replies: 26
    Last Post: 21st July 2014, 08:14
  3. Rolls Royce Launching Phantom II di Jakarta Untuk Pasar Asia
    By Andi_Dijet in forum Berita Otomotif Mobil
    Replies: 24
    Last Post: 22nd July 2013, 08:23
  4. Replies: 49
    Last Post: 9th April 2012, 13:01
  5. For Rent new rolls royce phantom 2011
    By autovariasi in forum Jual Beli Barang Mobil Lain-Lainnya
    Replies: 1
    Last Post: 8th October 2011, 12:27
Back to top