Akankan 'Tembakau Gorila' Masuk Jenis Narkotika ?

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Results 1 to 5 of 5
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/639322
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Kapten
    Posts
    2,288
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 3 Days 3 Hrs 41 Mins 50 Secs

    Akankan 'Tembakau Gorila' Masuk Jenis Narkotika ?



    Tembakau sintetis yang dikenal dengan cap gorila menuai pro kontra dari elemen pemerintah. Hingga kini belum ada kepastian hukum apakah tembakau sintetis itu masuk sebagai golongan narkotik jenis baru.

    Direktur Reserse Narkoba Mabes Polri Brigadir Jenderal Eko Daniyanto justru mempertanyakan sejak kapan gorila ditetapkan sebagai narkotik jenis baru.

    "Kalau ditemukan jenis baru berarti itu sudah disahkan oleh Menteri Kesehatan yang diajukan oleh BNN (Badan Narkotika Nasional) ke Menteri Kesehatan atau BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), kecuali kalau memang sudah disahkan berarti tidak boleh digunakan," ujarnya saat dihubungi.

    Menurut Eko, selama Menteri Kesehatan belum mengesahkan gorila sebagai narkotik jenis baru, maka BNN ataupun kepolisian hanya dapat menyebutnya sebagai barang yang terindikasi narkotik jenis baru.

    Para pengguna gorila, kata Eko, juga tidak dapat ditindak secara hukum selama barang tersebut belum tercantum dalam Undang Undang (UU) nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotik.

    Eko sendiri belum dapat memastikan dari mana bahan kimia yang digunakan oleh produsen gorila. Berdasarkan informasi yang dia himpun, bahan kimia itu berasal dari Amerika Latin. Namun dia sendiri belum bisa memastikan kebenaran kabar itu.

    "Mana ada di Indonesia yang bisa mengantarkan berkas gorila, jaksa juga tidak mau menerima," tuturnya.

    Eko menilai, dampak dari tembakau gorila yang masuk dalam synthetic cannabinoid lebih parah dari ganja. Hal itu disebabkan tembakau gorila harus disemprot oleh zat kimia. Namun, Eko enggan menjelaskan lebih lanjut zat kimia yang digunakan itu.

    Pendapat berbeda diutarakan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BNN Kombes Slamet Pribadi. Dia menilai, tembakau gorila merupakan narkotika jenis baru karena terdapat kandungan AB-CHMINACA. Kandungan itu disebut memiliki efek yang sama layaknya ganja yang disemprot dengan cairan kimia.

    Proses menunggu keputusan dari Kemenkes juga menjadi kendala bagi BNN. Slamet mengatakan, sudah hampir satu tahun rekomendasi soal penetapan gorila menjadi narkotika jenis baru belum juga diputuskan.

    "Kami masih menunggu keputusan Kemenkes. Belum ada penetapan synthetic cannabinoid ini masuk dalam Undang-undang Narkotika," ucapnya beberapa waktu lalu.

    Hingga saat ini, pihak BPOM juga belum pernah melakukan uji laboratorium secara langsung terkait tembakau gorila.

    Pengguna Ditangkap

    Meski belum masuk dalam UU Narkotika namun, aksi penangkapan terhadap pengguna tembakau gorila pernah dilakukan di wilayah Jakarta Selatan.

    Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung mengatakan, pihaknya sudah menangkap setidaknya 3 kali selama tujuh bulan belakangan terkait penggunaan tembakau gorila. Meski demikian, penindakan itu tidak menggunakan UU Narkotik.

    "Tidak ada pembuktian dalam UU kita, sebenarnya kita bisa saja menggunakan UU kesehatan tapi lebih menjerat kepada penyuplai bukan pengguna," ujarnya.

    Menurut Vivick, pemerintah seharusnya lebih cepat bertindak menentukan soal hukum bagi pengguna tembakau gorila itu. Dia menilai, efek dari bahan kimia di tembakau gorila lebih banyak menyasar remaja.

  2. Delapan Satu
  3. #2
    Sersan Dua
    Location
    Bungo
    Posts
    268
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 3 Days 8 Hrs 47 Mins 17 Secs
    kita harapkan reaksi cepat bnn dan pemerintah terhadap narkotika yang dieksplore ini..

  4. #3
    Brigadir Jendral
    Posts
    14,891
    Power
    192 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mths 3 Wks 4 Days 21 Hrs 30 Mins 26 Secs
    apa apa di indo dibikin polemik krn mnrt byk org itulah demokrasi ..... sy senang nonton nya dr jauh

  5. #4
    Letnan Dua
    Location
    Teloletnya Si Om
    Posts
    1,328
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Wks 1 Day 22 Hrs 19 Mins 22 Secs
    wajib di berantas sih kalo efeknya hampir sama kaya narkoba

  6. #5
    Letnan Dua
    Location
    Jakarta Selatan
    Posts
    1,018
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 4 Days 23 Hrs 49 Mins 31 Secs
    ini tembakau dicampur dengan sintesa THC. better di ban sih
    Karma does exist

 

 
MBtech Venom 300x250

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 24
    Last Post: 8th January 2017, 22:27
  2. BARU [INDOGARASI] Bermacam jenis antena mobil gan, masuk gan sebelum DC
    By indogarasi in forum Stir, Shift Knob, Pedals
    Replies: 0
    Last Post: 9th October 2014, 03:06
  3. BARU Bermacam jenis antena mobil gan, masuk gan sebelum DC
    By indogarasi in forum HID & Bohlam
    Replies: 0
    Last Post: 9th October 2014, 02:59
  4. Jenis Musik + Penyanyi + Judul Lagu = Kualitas SQ
    By noel in forum Diskusi Head Unit & Processor
    Replies: 108
    Last Post: 24th August 2005, 12:51
  5. 19" masuk ga yah ke new civic?
    By Khie in forum Diskusi Kaki-Kaki
    Replies: 22
    Last Post: 9th August 2005, 22:38
Back to top