Sharing ttg Tuning utk Minibus Diesel
Scuto Laminating Simota

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 46 12345 ... LastLast
Results 1 to 10 of 453
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/5956
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Sersan Kepala
    Posts
    570
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    26 Mins 33 Secs

    Sharing ttg Tuning utk Minibus Diesel

    Berhubung di forum ini banyak speedgoers / speedmania, saya jadi ingin sharing sedikit ttg performance improvement utk minibus Diesel.

    Bagi rekan2 yg ingin meningkatkan performa minibus Dieselnya, di bawah ini ada tips2 yg bisa dipertimbangkan, dengan catatan kondisi mesin prima & kondisi pompa injeksi prima :


    I. Panther Normal aspirated (mesin C 223 / 4JA1), Kijang Diesel kapsul, Mits. Kuda Diesel :

    1. Rizor Maximizer 1 & 2A

    2. Rizor RFP, Rizor Free flow fuel filter (RFF)

    3. Free flow air filter (ada bbrp option)

    4. Exhaust upgrading



    II. Panther LS AT, LS Turbo manual, Touring A/T & M/T, Mitsu L 200 Strada 2,5 L. Turbo, Ford Ranger / Everest :

    1. Rizor Maximizer 1, 2B, RFP, RFF

    2. Free flow air filter

    3. Khusus utk Panther : Free flow muffler, pakai replika Mercy 200 ditambah pre muffler free flow di depannya. (Kalau Mitsu Strada / F. Everest pakai pipa exhaust 2,5 inchi maka bisa juga pakai muffler Mercy 200)

    4. Khusus utk Panther : Boost turbo dinaikkan dari 0,36 bar ke 0,5 bar (program Power Up di Bengkel resmi)


    Dulu LS AT saya dengan konfigurasi di atas hasilnya lumayan, dengan ban 215/60 R 16 (Camry punya) serta kabin full peredam (tambah berat bbrp puluh kg.) dari start lampu merah s/d 100 km/jam bisa menempel di belakang Toyota Limo (Vios versi taxi).

    Di tol juga lumayan, bisa membuntuti Corolla Twin Cam 1800 cc standard s/d kec 140 km/jam.

    Kons. BBM dalam kota bila nyetir santai dapat 1:10 - 1:10,5 utk luar kota dapat 1:13 - 1:13,5

    Menariknya juga dengan aplikasi Max. 1 & RFP, suara mesin turun sekitar 4 - 5 dB.


    Seorang rekan di Cikarang yg LS AT nya sudah di Power Up + Rizor Full Option akselerasi dari diam (standing acceleration) lebih gesit dr Kuda Grandia 2.0 MPI milik tetangganya, yg disuruh coba sang supir tetangga yg sehari hari bawa Grandia tsb.

    Karena mobil rekan saya tsb. dalam kondisi standard, di jalan tol kons. BBM nya pernah diukur mencapai 1:16 dengan kondisi nyetir santai lari 100 plus minus, AC on, bawa penumpang 4 - 5 orang.


    Kalau sudah begini asal jangan lupa shock & rem juga harus diperhatikan.


    Salam Diesel Performance

  2. Delapan Satu
  3. #2
    Letnan Dua
    Location
    Jakarta
    Posts
    1,127
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    25 Mins 49 Secs
    Asepnya ngebul ga bro? Kalo diesel sih cara paling efektif maen turbo. Cara2 lainnya ya gitu2 aja, ga gitu signifikan lah menurut gw...

  4. #3
    Mayor Jendral
    Posts
    15,518
    Power
    129 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 3 Wks 6 Days 9 Hrs 17 Mins 29 Secs
    ahhh rizor lagi ..................................btw tuh peredam berat amat sampai puluhan kilo ??? ...............pasti TS dari phanter club yah ??? kenal ama pak andi dong......hehehehehe
    Jika kau minta aku untuk mengkhianati negaraku......
    Maka siapkanlah kuburku.......
    Kan kucium tanah ibu pertiwi dengan darah dan tulangku......
    -unknown-

  5. #4
    Mayor Jendral
    Posts
    15,518
    Power
    129 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 3 Wks 6 Days 9 Hrs 17 Mins 29 Secs
    lagian gesit gak gesit kok gak diadu lgs tapi berdasarkan kata sopir tsb HeHeHe......kuda diesel dapat 140 cukup mudah lho, apalagi kuda bensin yg MPI, atau sopirnya aja yg perasaannya aja gak bener HeHeHe....
    Jika kau minta aku untuk mengkhianati negaraku......
    Maka siapkanlah kuburku.......
    Kan kucium tanah ibu pertiwi dengan darah dan tulangku......
    -unknown-

  6. #5
    Letnan Dua
    Location
    Jakarta
    Posts
    1,123
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 16 Hrs 41 Mins 24 Secs
    nice thread bro, jarang banget thread yang ngebahas masalah mobil diesel.

    btw rizor tuh sebenernya alat apaan sih? trus cara kerjanya gimana ya? koq bisa sampe nambah tenaga, irit solar n kurangin bunyi mesin? terus kena berapa ya baut masang rizor ini?

    kalau kijang diesel mau exhaust upgrading, spesifikasi upgrade exhaustnya apa aja ya? pengaruhnya sama nggak sama ganti exhaust di mesin bensin?

    sori banyak nanya, masih newbie masalah mesin diesel. :smt010

  7. #6
    Mayor Jendral
    Posts
    15,518
    Power
    129 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 3 Wks 6 Days 9 Hrs 17 Mins 29 Secs
    Quote Originally Posted by welem
    Asepnya ngebul ga bro? Kalo diesel sih cara paling efektif maen turbo. Cara2 lainnya ya gitu2 aja, ga gitu signifikan lah menurut gw...
    setuju !
    Jika kau minta aku untuk mengkhianati negaraku......
    Maka siapkanlah kuburku.......
    Kan kucium tanah ibu pertiwi dengan darah dan tulangku......
    -unknown-

  8. #7
    Hanggar
    Guest
    Gimana taunya kita kalo Vios/Limo dan GreCo itu udah full speed or cuman nyetir santai . . . . bahkan Kuda 2.0 MPI aja gue nggak pernah liat dibawa lari kenceng2 tuh . . . kalo ketemu di tol larinya cuman standar2 ajah.
    Bgmpun torsi besar masih unggul di rpm rendah, tapi begitu masuk ke rpm middle keatas diesel butuh tenaga lebih besar utk bisa menyaingi Vios/Kuda 2.0.
    Yg udah gue rasain cukup cepat larinya di tol itu Ford Ranger, dia cukup cepat ngejar ke 100 km/jam di tol, krn emang mesin turbo dieselnya cukup bagus plus body lebih enteng krn cuma double cabin plus ukuran rodanya masih reasonable.

  9. #8
    Mayor Jendral
    Posts
    15,518
    Power
    129 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 3 Wks 6 Days 9 Hrs 17 Mins 29 Secs
    mungkin taunya dari "perasaan aja " hehehehe
    Jika kau minta aku untuk mengkhianati negaraku......
    Maka siapkanlah kuburku.......
    Kan kucium tanah ibu pertiwi dengan darah dan tulangku......
    -unknown-

  10. #9
    Sersan Kepala
    Posts
    570
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    26 Mins 33 Secs
    Benar bahwa karakter mobil Diesel berbeda beda, ada yg dr standardnya sudah perform, ada yg standardnya memble......heheheheheh

    Juga kebutuhan akan peforma dari tiap2 user berbeda beda, ada yg prefer speed, ada yg prefer fuel consumption.

    So bagi yg sudah puas dengan kondisi standard mobilnya, nggak perlu di apa2 in lagi, bagi yg kurang puas bisa upgrade dan pilihan di pasar cukup banyak, mulai dr Turbo Kit, dll.

    Utk Turbo, tidak disangsikan lagi bahwa Turbo (+ Intercooler) sebetulnya adalah pasangan sehidup semati mesin Diesel, bisa kita lihat mesin2 TurboDiesel Common Rail atau VW TDi (EUI / UIS) semuanya menggunakan Turbo, tidak ada yg tidak menggunakan Turbo, bahkan saat ini sistem Turbo sudah mengarah ke VGT Turbo & bbrp pabrikan mulai menerapkan sistem Serial Turbo, spt BMW misalnya.


    Tetapi bagi para pengguna minibus Diesel konvensional non turbo yg kebetulan kurang puas dng performa mesinnya, juga dengan budget terbatas (Turbo kit harganya nggak murah), saya lihat Rizor bisa menjadi salah 1 option yg efektif, dimana dng setting yg optimal bisa didapat performance, konsumsi BBM yg lebih hemat (bila nyetir santai) dan penurunan suara mesin bbrp dB.

    Ada juga teknik2 lain spt modifikasi pompa injeksi, ganti nozzle, ganti rotor head dll., memang benar performa juga bisa naik cukup signifikan, tetapi kalau jika anda rela mendengar suara mesin yg bertambah berisik, konsumsi BBM menjadi lebih boros, asap bertambah pekat. Hal ini dulu pernah saya alami di Panther 2300 cc TBR 52 saya (modifikasi pompa injeksi / nozzle)......kalau itu mobil skg ikut uji emisi mungkin bisa2 nggak lolos kali.....hehehehehe


    Demikian sharing saya, mungkin rekan2 lain ada yg punya pengalaman lain, metode lain yg value for money (utk Diesel konvensional, normal aspireted & bukan Turbo kit), dimana hasil akhirnya juga didapat performa, kons. BBM yg lebih hemat (bila nyetir santai) dan suara mesin yg lebih adem scr mekanikal (bukan krn peredam atau oli sintetik loh yah), juga emisi yg lebih rendah, bisa kita sharing di sini, dan akan sgt menyenangkan bila ada penemuan2 baru / metode2 baru yg lebih maju dr yg skg ada. Karena sebagai user kita tentu mengharapkan hasil yg terbaik, sesuai kebutuhan, sesuai uang yg kita keluarkan.


    Kalau utk minibus Diesel dengan Rizor, kalau mau coba ada Panther Touring, KIA Pregio (non turbo), juga Panther C 223 TBR 52 (non turbo) yang semuanya bisa dicoba, kebetulan yg punya mobil2 tsb. kenal baik........heheheheheh

    Owner2 mobil tsb. juga sgt terbuka & appreciate dengan segala masukkan2 baru, so sesama pengguna mobil Diesel kita bisa saling share & berdiskusi utk mendapat masukkan2 yg berguna bagi mobil2 kita.


    salam hangat

  11. #10
    Letnan Satu
    Location
    diSkoTiK (di sisi kota saeutik)
    Posts
    1,868
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    N/A
    Rizor.. gue sendiri tertarik pasang di Kijang Kapsul Diesel, cm tissue keringnya belum cukup. Huehue..

 

 
Page 1 of 46 12345 ... LastLast
GT Radial Venom 300x250

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 1
    Last Post: 10th December 2010, 22:25
  2. Replies: 21
    Last Post: 9th November 2010, 20:33
  3. [WTA&WTB] Mitsubishi L300 Minibus Diesel
    By kipkey in forum Merk Lainnya
    Replies: 0
    Last Post: 4th April 2008, 16:20
  4. Pelurusan salah paham dr. thread tuning minibus Diesel
    By Gajah_terbang in forum Diskusi Mesin
    Replies: 17
    Last Post: 8th December 2006, 16:34
  5. Sharing Mobil Diesel Anda
    By unu3x in forum Diskusi Mesin
    Replies: 6
    Last Post: 10th May 2006, 00:01
Back to top