nasib rocket
Scuto Laminating Simota

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 8 12345 ... LastLast
Results 1 to 10 of 73
Thread: nasib rocket
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/5890
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Brigadir Jendral
    Location
    Manado
    Posts
    11,440
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Hrs 45 Mins 5 Secs

    nasib rocket

    gimana ya nasib power ini, padahal dulu review di majalah lumayan. tp koq skarang udah jarang dengar ?

    apa semua rocket udah diganti jadi valve? terus rocketnya di abandon gitu aja?

    gimana masukannya dari pengguna rocket ?

  2. Eagle Eyes
  3. #2
    Kapten
    Posts
    2,974
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Hrs 19 Mins 9 Secs
    tu tanya aja si T-Ners...
    altis bokap dia kan pake stip.....

    suaranya mantab....

  4. #3
    Brigadir Jendral
    Location
    Makassar, Jakarta
    Posts
    11,380
    Power
    76 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 17 Hrs 36 Mins 43 Secs

    Re: nasib rocket

    Quote Originally Posted by manguni
    gimana ya nasib power ini, padahal dulu review di majalah lumayan. tp koq skarang udah jarang dengar ?

    apa semua rocket udah diganti jadi valve? terus rocketnya di abandon gitu aja?

    gimana masukannya dari pengguna rocket ?
    masi baguss....
    gw sih cman kurang sreg kalo gw matiin mobil ga matiin HU.
    amplinya langsung protek.
    jadi kalo mo matiin mobil, harus matiin HU dolo.

  5. #4
    Sersan Satu
    Location
    Bandung
    Posts
    369
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    36 Mins 41 Secs
    Sebagai yang membuat Rocket (bukan yang menjual), sebetulnya ide di balik Rocket itu bagus. Power murah, 5ch (jadi nggak usah beli power lain) untuk 1 system, suaranya bagus.
    Waktu pembuatan Rocket ada sedikit masalah. Budget.
    Orang-orang selalu compare dengan power TW/China. Harga.
    Saya membuat power disini itu semuanya handmade, semua disolder satu-satu, dibaut satu-satu, semua dengan tangan sendiri.
    1minggu paling jadi 2 buah.
    Di China, yang buat power itu pabrik, semi otomatis. Disuruh buat 100pcs/hari juga sanggup. Dari segi bahan baku, jelas power handmade nggak akan menang harganya dengan power pabrikan. Disana buat power itu kecepatannya seperti buat kue lemper. Bahan baku yang dibeli pabrik disana itu 10.000x jumlah yang saya beli, bayangkan saja harga yang bisa didapat pabrik tersebut untuk komponen yang sama berapa? Bisa 10x lebih murah dari harga yang saya bayarkan di sini. (Ada konsekuensinya, mereka tidak bisa buat sedikit, jadi jangan heran kalau beberapa merk power import, isinya sama, cuma beda casing atau emblem).
    Sesudah sampai di pasaran, ada problem baru lagi. Harus ada keuntungan yang dinikmati semua pihak.
    Kedua faktor tadi akhirnya menekan saya sebagai yang membuat. Pada saat pihak yang dilewati barang harus mendapatkan keuntungan, ujung-ujungnya budget yang tersisa untuk saya membuat power sudah nggak usah diceritain deh. Mungkin budget ini masih masuk untuk power "masal/pabrikan", tapi tidak masuk untuk power handmade. Kalau saya tidak menuruti "hukum pasar" tadi, barang saya pasti tidak laku. Semua distributor, toko tidak akan mau menjual barang kalau keuntungannya tidak menjanjikan. Hukum ini spt hukum tidak tertulis untuk semua barang audio (termasuk power hi-end home, power pro, semuanya). Mungkin members disini yang terbiasa dengan distribusi barang car audio (power, speaker), tahu berapa %harga pabrik dari harga end user.
    Singkat kata, sistemnya spt itu, tidak bisa dirubah. Idealisme dibalik Rocket tidak bisa dibuat berdasarkan power handmade, harus barang masal spt power lainnya, baru harga bisa murah (sampai ke end consumer) dan semua pihak mendapatkan keuntungan yang diharapkan. Pada sistem ini yang dirugikan sebenarnya konsumen, mereka membeli barang berdasarkan iklan, siapa yang paling kuat iklannya, merknya akan paling laku, padahal isi powernya dan suaranya sama semua.
    Saya masih setuju dengan idealisme Rocket, yaitu membuat power yang terjangkau, tapi kualitasnya hi-end. Membuat power yang "berbeda", baik isinya maupun suaranya daripada yang beredar di pasaran.
    Saya berpikir, mungkin ada hal yang bisa diperbuat. Optionnya ialah "upgrade" dari power TW/China. Dengan option ke 2 ini, harga sampai ke end user nggak akan terlalu mahal. Dengan option kedua ini saya perkirakan saya bisa menjual "power upgrade" dengan harga 2jt-an sampai ke end-user, 4channel, dengan kualitas baik.
    Kalau banyak yang setuju, saya akan kerjakan option ini, supaya semua orang bisa menikmati power yang "bagus" :smt003
    It has been remarked that if one selects his own components, builds his own enclosure, and is convinced he has made a wise choice of design, then his own loudspeaker sounds better to him than does anyone else's loudspeaker.

  6. #5
    Kapten
    Location
    Surabaya
    Posts
    2,875
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Hr 28 Mins 10 Secs
    hahah.. repot juga ya memang, produsen harus memenuhi permintaan pasar memang..
    tidak semua barang DIY bisa berhasil di pasar..
    gue juga lebih setuju mengenai upgrade power, orang2 lebih bisa nrima pilihan yang ini deh..
    Alpine CDA 9815 + volt stabilizer (DIY)
    Ciare CT250 + ceramic midrange (DIY) + Ciare CW171
    Helix HXA500 ++
    10" Carbon fibre subwoofer (DIY)
    Capasitor Banks (DIY)
    Cables by Flux

  7. #6
    Mayor
    Location
    Jakarta
    Posts
    4,599
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Hrs 10 Mins 47 Secs
    yup gw jg mau ni kalo ada power 4 channel upgrade-an pak david yang dijual ke pasaran dengan harga yang lmyn
    VIA Envy24HT + Wolfson WM8770 + Tangband W3-665SC + Supra Rondo
    http://www.speedtest.net/result/215584190.png

  8. #7
    Kopral Satu
    Location
    Bawah Laut
    Posts
    56
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    51 Mins 58 Secs
    Mr DL aka Tantra ==> Jadi kesimpulannya Rocket tidak akan diproduksi lagi :smt010 :smt010 , jika demikian saya sebagai salah seorang pemakainya merasa cukup beruntung dapat memiliki Rocket sebagai sebuah collectable item nih :smt007 :smt007

  9. #8
    Sersan Satu
    Location
    Bandung
    Posts
    369
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    36 Mins 41 Secs
    Hi, Spongebob,

    Tidak, kesimpulannya bukan Rocket tidak akan diproduksi lagi. Hanya saja HARGAnya yang nggak masuk, kalau ingin rocket tetap sbg power handmade.
    Optionnya ada 2,
    1. Power tetap handmade, 5ch, harganya Rp.5jt.
    2. Power upgrade dari power TW/China, 4ch, harganya Rp2jt.
    Mau yang mana? Dua-duanya bisa saya kerjakan, tergantung yang minat banyakan yang mana?
    It has been remarked that if one selects his own components, builds his own enclosure, and is convinced he has made a wise choice of design, then his own loudspeaker sounds better to him than does anyone else's loudspeaker.

  10. #9
    Kopral Satu
    Location
    Bawah Laut
    Posts
    56
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    51 Mins 58 Secs
    Hi juga Tantra,

    Saya sudah cukup puas dengan menggunakan Rocket, terima kasih atas usaha anda yang telah membuktikan bahwa produk lokal tidak kalah kwalitasnya dengan produk import. Soal harga saya rasa masih cukup masuk akal dan sebanding dengan kwalitasnya.

  11. #10
    Kopral Kepala
    Location
    jakarta
    Posts
    157
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Hrs 53 Secs
    alo pak david.., ada bbrpa yg ingin saya tnyakan nih, semoga tidak berkeberatan menjawabnya

    1. kl saya liat dari tulisan bpk diatas berarti saya mengambil kesimpulan apa bila power china/TW itu dibongkar dan dibuat ulang maka harganya bisa lebih mahal 10x lipat jg donk bila tdk utk masal production, karena harga bahan bakunya jg demikian ? misal harga power tersebut 2 jt bisa menjadi 10 jtaan ? berarti kl power valve ato rocket diproduksi masal pasti harganya bisa jauh lebih rendah dari yg sekarang donk ya?

    2. berarti disini utk membuat rocket agar cost bahan bakunya lebih kecil, lebih efisien mempreteli komponen power "TW" tersebut utk digunakan kembali dibandingkan beli satuan, benar begitu ? karena utk mengejar kendala tadi yaitu harga.

    3. lalu apabila mengupgrade power "TW" sehingga bs dijual ke end user Rp 2 jtaan, dlm hal ini upgrade total (design power tersebut) atau upgrade komponennya menjadi high grade? apakah ada perubahaan yg signifikan suaranya bila merubah komponen saja? ato lebih signifikan bila design powernya jg dirubah ?

    4. lalu bagaimana kira2 kualitas harga power TW yg telah diupgrade bila dibandigkan dengan rocket ato valve sendiri ? lebih baik mana ? karena logikanya kan kedua power tersebut harganya kl diitung sama, ato malah lebih malah power TW (kl menurut harga bahan baku dan komponennya seperti yg pak david katakan diatas) apabila dibuat handmade jg bukan masal.

    mohon penjelasannya pak david, jadi semoga member2 modcom disini jg dapat mengerti ttg power dan bisa mendapatkan power yg bagus jg.
    thx.....

 

 
Page 1 of 8 12345 ... LastLast
Venom 300x250 MBtech

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. GE8 from surabaya mengadu nasib di modcom
    By rebirth19921 in forum Honda
    Replies: 230
    Last Post: 10th July 2013, 00:20
  2. Nasib Monorel Jakarta Ada di Tangan Jokowi
    By Ethan in forum Lain-Lainnya
    Replies: 13
    Last Post: 11th October 2012, 14:14
  3. PASAL 279 UULL 2009 dan nasib modifikasi.
    By mazkot in forum Automotive
    Replies: 161
    Last Post: 22nd December 2009, 05:27
  4. Akhir Nasib Plat Nomer BS
    By uıɯpɐ in forum Automotive
    Replies: 34
    Last Post: 1st December 2009, 09:38
Back to top