Review Processor Audio Helix DSP Pro
Scuto Laminating Blackvue HD Car Care

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 6 12345 ... LastLast
Results 1 to 10 of 55
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/580057
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Kopral Satu
    Location
    Depok
    Posts
    77
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 3 Days 10 Hrs 51 Mins 40 Secs

    Review Processor Audio Helix DSP Pro

    Modcomers…
    Saya mencoba posting hasil nyoba processor helix dsp pro.
    Kpd para suhu, mhn maaf newbi memberanikan diri sharing di sini bukan krn lbh tau apalagi ahli, saya masih sangat jauh dari kondisi itu. Cuma karena krn ingin berbagi dan kebetulan telah mendapatkan kesempatan utk nyoba perangkat ini. Dg harapan modcomers yg sdh menggunakan perangkat yg sama dapat menambahkan informasi juga di thread ini shg dapat bermanfaat bagi semua yg baca….

    Disclaimer:
    • Yg nulis ini masih newbitol, jadi masih perlu validasi pendapat dari para master & suhu di sini.
    • Tidak ada motif apapun spt promosi spy beli produk ini atau bujukan utk tidak beli produk ini namun beli produk lain, dsb. Soalnya penulis juga ga jualan produk dan/atau tidak ada hubungan bisnis dg penjual produk.
    • Semua keputusan beli/tidak tidak beli, pinjam, nunggu second di bursa, nunggu hibahan, numpang dengar, dll adalah tanggung jawab penuh masing2 dan jangan dihubung2kan dg tulisan ini, apalagi dikaitkan dg penulisnya. Hehehe gr…


    Spesifikasi produk:
    Helix DSP Pro secara spec dapat dilihat detailnya di link ini: http://www.audiotec-fischer.de/lng/en/helix-dsp-pro.html
    Dari spec tsb, banyak hal yg cukup menarik spt:
    1. RCA out sebanyak 10
    2. Keleluasaan utk memilih jenis filter (4 jenis ditambah 1 filter custom), frek cutting dan orde (sampai 48dB).
    3. TA step 0,35cm yg identik dg 0,01ms, punya tingkat presisi yg tinggi.
    4. EQ yg ckp menjanjikan dimana memiliki step 0,25dB
    5. Dan yg tidak kalah menariknya adalah pergeseran phase utk masing2 driver bisa digeser dg tingkat pergeseran 11,5 deg.


    Tampilan fisik (hardware):
    Sangat mirip dg versi sebelumnya, Helix DSP, hanya bedanya tulisan yg di tutup atas tertulis “Helix DSP Pro” yg cukup rapih, dan ukuran dimensi lebarnya yg sedikit lbh. Foto2 dapat dilihat dlm web tsb di atas.

    Software:
    Spt dlm DSP versi sebelumnya, dalam kemasan tidak disediakan CD installer, tapi pengguna dapat langsung download dari link web-nya: http://www.audiotec-fischer.de/cms/lng/en/dsp-pc-tool-v3.html
    Beda dg DSP keluaran sebelumnya, dimana menggunakan s/w ver 2, utk DSP pro menggunakan versi 3. Kalau dilihat log perubahan versi, sampai tulisan ini dibuat, sudah 2x software ini diupdate. Mungkin hal ini juga yg menjadi salah 1 pertimbangan pabrikan kenapa ga disertakan CD installer, krn versi selalu diupdate sesuai dg penyempurnaan yg diperlukan.
    S/W bisa didownload dan dilakukan eksplorasi dalam demo mode tanpa harus ada perangkat.

    Instalasi Hardware:
    Karena sebelumnya sdh menggunakan konfigurasi 3 way plus subwoofer, maka pemasangan perangkat menjadi sangat simple, tinggal plug n play. Dari 10 RCA out hanya dimanfaatkan 8 saja (4 pair), utk RCA in tetap menggunakan 3 pair. Soket utk kabel DC & remote in/out sama dg DSP versi sebelumnya, shg bagi yg upgrade dr DSP ke DSP Pro akan sangat simple dlm proses instalasinya.

    Instalasi Software:
    Spt install software pada umumnya, source s/w hasil download tinggal di un-zip & install. Ikuti petunjuk dan next-next, serta agree….
    Perlu diperhatikan, dalam kondisi tertentu install dg cara spt di atas dapat gagal karena hardware processor tdk dikenali oleh laptop. Jika hal tsb terjadi, coba lakukan uninstall & install ulang, namun saat instalasi s/w dilakukan dengan cara dikonek kan ke laptop dimana processor dalam kondisi menyala.

    User Interface:
    Secara tampilan, software ini menurut newbi sangat user friendly dimana terdapat 5 window/layar utama yang dapat dibuka/dipilih dengan cara tinggal klik tombol yg ada di sebelah kanan atas. Ke-5 layar tsb antara lain:
    1. Main --> Merupakan layar utama utk melakukan setting, spt: gain, TA, xover, EQ, dan phase. Kesemua fitur setting tsb dapat dilakukan utk masing2 driver secara independen sesuai setting konfigurasi IO.
    2. DCM --> utk konfigurasi device tambahan berupa remote control yg dijual scr terpisah.
    3. IO --> utk konfigurasi Input/Output perangkat. Utk bagian input perangkat disesuaikan dg output dari HU, sedangkan bagian output perangkat disesuaikan dg konfigurasi audio yg akan dibuat.
    4. Time --> fitur yg ada di layar ini pada prinsipnya semuanya ada juga di layar main, namun tampilan di layar ini dibuat dalam 1 dashboard utk seluruh driver sesuai konfigurasi IO yg telah dilakukan. Kalau mau melakukan setting antar driver, baik menggeser TA, menggeser phase, maupun mematikan sebagian driver, maka dg menggunakan layar ini akan menjadi lebih mudah dalam pengoperasiannnya.
    5. RTA --> utk ngukur respon frekuensi dari hasil settingan. Utk dapat memanfaatkan fitur ini sptnya perlu kit tambahan yg dijual terpisah.


    Sedangkan di sisi kiri atas terdapat 3 tombol fitur yg disediakan utk perangkat ini, yaitu:
    1. Reset --> utk melakukan reset setting ataupun parameter. Terdapat 8 jenis setting/parameter yg dapat direset baik secara bersama2 maupun partial.
    2. Load --> utk memanggil setting yg sudah pernah disimpan sebelumnya, selama setting dilakukan dg menggunakan processor yg sama.
    3. Save & Restore --> Utk menyimpan settingan yg telah dilakukan ke dalam file di laptop dan sekaligus menyimpannya ke dalam perangkat processor.


    Ketiga tombol fitur ini akan selalu muncul di ke-5 window/layar manapun yg sedang kita buka. Gambar dari layar utama sbb:



    Migrasi hasil setting versi sebelumnya (bagi yg sudah menggunakan proc Helix versi sebelumnya):
    Secara hardware, spec DSP Pro sdh berbeda dg versi sebelumnya, khususnya menyangkut jumlah RCA Out, ditambah lagi secara software juga sdh berbeda dimana sebelumnya menggunakan versi 2, sekarang memakai versi 3. Kalau dilihat dari extension file hasil setting juga berbeda, dimana versi sebelumnya .afp, sedangkan versi DSP Pro menggunakan extension .afpx. Hingga saat ini, hasil setting di versi sebelumnya tidak dapat di-upload secara langsung pada versi yg baru, shg mau tdk mau harus dilakukan setting ulang yg diawali dari setting konfigurasi IO. Setelah konfigurasi IO, barulah kita dapat menginput ulang data2 settingan sebelumnya.
    Utk dapat membandingkan kualitas suara antara DSP Pro dg versi sebelumnya, sebaiknya settingan helix versi sebelumnya langsung disetting ulang di versi baru tanpa merubah apapaun (istilahnya apa ya…. Kayak di-rewrite gitu kalau di bahasa pemrograman). Setelah itu bisa dilanjutkan dg setting yg lain, khususnya setting hal2/fitur yg tidak ada di produk versi sebelumnya.

    Setting konfigurasi IO:
    Tahap paling awal dalam setting di produk ini adalah melakukan konfigurasi IO. Fungsi konfigurasi ini adalah utk mendefinisikan: jalur & sumber input sinyal, jalur & output sinyal, serta mapping hubungan antara sumber sinyal dan output sinyal. Berikut ini contoh konfigurasi IO utk 3 way + subwoofer dg input 3 pair RCA.



    Dg konfigurasi spt di atas, maka kita dapat mencoba2 utk geser2 phase dg pergeseran sampai serendah 11,5 deg…! Namun demikian, khusus utk midbass, dengan konfigurasi spt di atas kita tidak dapat menggeser fase se-presisi driver yg lain, dia hanya bisa digeser 180 deg.
    Utk dapat digeser dg tingkat presisi 11,5 deg, perlu dilakukan konfigurasi ulang utk bagian Midbas. Setelah dicoba2 beberapa scenario, ternyata dengan merubah output RCA dari “Front L Low” menjadi “Rear L Mid” dan “Front R Low” menjadi “Rear R Mid”, phase dapat kita geser dg sudut pergeseran sd 11,5 deg, dan range cutting xover masih dapat digunakan utk Midbas. Dengan kondisi spt ini, maka terbukalah peluang kita utk dapat melakukan setting secara optimal.
    Setelah dikonfigurasi ulang utk dapat mengoptimalkan fitur yg ada di dalam DSP Pro, kondisinya menjadi sbb:



    Stop dulu, sudah capek nulisnya….

  2. Delapan Satu
  3. #2
    Letnan Dua
    Location
    cilacap
    Posts
    1,046
    Power
    13 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Mths 2 Wks 5 Days 1 Hr 40 Mins 50 Secs
    Ngopi dulu om Fen, ntar ane ketikin deh

  4. #3
    Kopral Satu
    Location
    Depok
    Posts
    77
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 3 Days 10 Hrs 51 Mins 40 Secs
    Quote Originally Posted by omponk8 View Post
    Ngopi dulu om Fen, ntar ane ketikin deh
    Wah terimakasih sekali masbro suhu dari Cilacap mau bantuin ane...
    Ntar sekalian bantu setting yak... #ngelunjak.

  5. #4
    Kopral Satu
    Location
    Depok
    Posts
    77
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 3 Days 10 Hrs 51 Mins 40 Secs
    Lanjut lagi...

    Batasan Uji Coba: Pergeseran Phase
    Perangkat Helix DSP Pro ini menawarkan sangat banyak fitur, namun dalam review kali ini hanya akan dibatasi utk fitur setting phase.
    Hipotesa awal adalah bhw pergeseran phase utk 1 driver tunggal tidak akan banyak berpengaruh namun utk driver yg lbh dari 1 maka pergeseran phase di salah 1 driver akan sangat berpengaruh pada suara yg dihasilkan karena factor cancellation.

    Di bawah ini hasil uji coba perbandingan suara driver midbass yang terpasang di pintu depan tanpa EQ (by pass) dalam beberapa kondisi. Grafik warna kuning adalah kondisi driver dg phase 0 deg, sedangkan grafik hijau adalah untuk driver yg phase nya sdh digeser.
    Kondisi-1, Driver tunggal di sisi supir tidak ada cutting xover:
    0 vs 90 deg:


    0 vs 180 deg:



    Kondisi-2: Driver tunggal di sisi supir dengan bandpass filter Linkwitz -24dB 78Hz – 260Hz:
    0 vs 90 deg:


    0 vs 180 deg:



    Kondisi-3: Driver 2 bh di pintu kiri dan kanan tanpa TA dengan bandpass filter Linkwitz -24dB 78Hz – 260Hz:
    0 vs 45 deg:


    0 vs 90 deg:


    0 vs 180 deg:



    Kondisi-4: Driver 2 bh di pintu kiri dan kanan dimana sisi kanan diberi TA 40,08 cm dan keduanya dengan bandpass filter Linkwitz -24dB 78Hz – 260Hz:
    0 vs 45 deg:


    0 vs 90 deg:


    0 vs 180 deg:



    Dari gambar2 tsb di atas dapat ditarik kesimpulan sementara sbb (mhn dikoreksi jk ada yg salah):
    1. Pergeseran phase relative tidak berpangaruh utk driver tunggal, baik tanpa cutting xover (kondisi-1) maupun dengan cutting xover (kondisi-2).
    2. Utk driver lebih dari 1, pergeseran phase salah 1 driver akan sangat berpengaruh pada suara yg dihasilkan. Hal ini terlihat jelas dalam gambar saat pengetesan 2 driver, baik tanpa TA (kondisi-3) maupun dg TA (kondisi-4), dimana pada salah 1 driver digeser phase nya sebesar 180 deg maka perbedaan respon frekwensi driver akan sangat signifikan. Utk kondisi-3 (2 driver tanpa TA), pergeseran 90 deg juga terlihat perbedaan yg cukup signifikan.
    3. Penambahan TA akan mengakibatkan pergeseran phase, hal ini dapat dilihat dengan membandingkan antara gambar kondisi-3 dengan gambar kondisi-4. Dari kedua kondisi tsb terlihat bhw pada saat tanpa TA (kondisi-3) driver-1 dan dirver-2 akan koheren tanpa pergeseran phase, sedangkan saat dengan TA (kondisi-4) kondisi yang paling koheren adalah pada saat salah 1 driver digeser 45 deg.
    4. Fitur geser phase dalam processor ini sangat bermanfaat utk mendapatkan suara yg koheren, khususnya jika antara diver-1 dan driver-2 terdapat perbedaan phase yg tidak sama dg 180 deg (kalau beda phase 180 deg dan tidak pakai processor maka bisa dilakukan dg balik polaritas kabel). Dalam contoh di atas, terlihat perbedaan phase driver-1 & driver-2 dg TA (kondisi-4) yg paling optimal adalah 45 deg.


    So… dengan fitur geser phase dg tingkat presisi 11,25 deg, maka kita akan memiliki keleluasaan untuk bisa mendapatkan suara yg paling koheren antara driver-1 dg driver yg lain.

  6. #5
    Banned
    Posts
    209
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    13 Hrs 59 Mins 42 Secs
    gue kira dulu ini produk PT Shell Indonesia

  7. #6
    Letnan Dua
    Location
    Rajabasa Bandar Lampung
    Posts
    1,028
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 1 Day 6 Hrs 17 Mins 4 Secs
    Tingkat tinggi nieh
    Matur sewu sembah nuwun paringanipun kawigatosan mugi mugi Gusti Allah membuka ati panjenengan nggih

  8. #7
    Sersan Mayor
    Location
    PROGRESSIVE AUTOSOUND - TAMAN RATU JAKARTA BARAT phone : 08989111105 pin : ask
    Posts
    930
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mths 2 Wks 5 Days 15 Hrs 51 Mins 5 Secs
    hehee gara2 TA phase jadi berubah.
    itu kan TA nya buat speaker kanan. nah phase nya di geser sebelah kanan aja? atau sebelah kiri aja? atau dua2 nya bro?
    asik nih mainannya.
    PROGRESSIVE AUTOSOUND

    "WE PROVIDE SQ-SQL-SPL PACKAGE WITH THE BEST PRICE TO PERFORMANCE RATIO"
    INSTAGRAM: @PROGRESSIVE_AUTOSOUND

  9. #8
    Kopral Satu
    Location
    Depok
    Posts
    77
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 3 Days 10 Hrs 51 Mins 40 Secs
    Quote Originally Posted by coffeetime View Post
    gue kira dulu ini produk PT Shell Indonesia
    kayak merk oli favorit ya bro...

    - - - - - - - - - -

    Quote Originally Posted by tjokie.coky View Post
    Tingkat tinggi nieh
    Bukan tingkat tinggi bro... Lbh tepatnya penasaran aja dg fitur baru yg ada

    - - - - - - - - - -

    Quote Originally Posted by jacky_here View Post
    hehee gara2 TA phase jadi berubah.
    itu kan TA nya buat speaker kanan. nah phase nya di geser sebelah kanan aja? atau sebelah kiri aja? atau dua2 nya bro?
    asik nih mainannya.
    Betul sekali suhu, kalau dr sedikit eksplorasi yg telah newbi lakukan, jika TA diubah maka phase geser juga.
    Gesernya phase sifatnya relatif antara 1 driver dg driver lain, jadi misalnya perbedaan phase antara driver-1 dg dirver-2 adalah 45deg, maka bisa yg digeser driver-2 saja maju 45 deg, atau driver-1 saja mundur 45deg, atau driver-2 maju 25deg dan driver-1 mundur 20deg, atau kombinasi yg lain yg penting selisih phase antara driver-1 dan driver-2 adalah 45deg (dlm contoh case ini). Pls CMIIW.

  10. #9
    Kapten
    Location
    Jakarta Selatan
    Posts
    2,173
    Power
    13 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Wks 5 Days 1 Hr 25 Mins 9 Secs
    Seru kayak nya nih.. Numpang denger hasil suarana dong om Fendy...
    ANALOGUE MIRACLE
    Home Speakers Builder; Specialist Custom Passive Crossover; Western Electric Power Cord; Preamp Flat
    Location: Ps. Minggu
    Email: analoguemiracle@yahoo.co.id

  11. #10
    Sersan Mayor
    Location
    PROGRESSIVE AUTOSOUND - TAMAN RATU JAKARTA BARAT phone : 08989111105 pin : ask
    Posts
    930
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mths 2 Wks 5 Days 15 Hrs 51 Mins 5 Secs
    btw, gmn cara tau nya bro phase geser cm 45degree atau 60 degree gt.
    trus kalo tanpa processor itu gmn ya cra nya geser phase kecil2 gt.
    kalo pke hu procesor kyk hxd2 msi krg optimal donk phase nya.
    kalau main analog sih ga pake TA , jdi ga pusing sma gtuan heheheh...
    pernah bca2 di forum luar ktnya klo pasif ud 12 db hrs balik phase tweeter. ada yg tau jawaban nya knp?
    PROGRESSIVE AUTOSOUND

    "WE PROVIDE SQ-SQL-SPL PACKAGE WITH THE BEST PRICE TO PERFORMANCE RATIO"
    INSTAGRAM: @PROGRESSIVE_AUTOSOUND

 

 
Page 1 of 6 12345 ... LastLast
Venom 300x250 Tekiro

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. BARU WTS Processor Helix DSP Digital 8Channel
    By Mugenn in forum Head Unit & Processor
    Replies: 101
    Last Post: 4th March 2015, 19:44
  2. BARU For Sale Processor Helix DSP 8 Channel BNIB Made in Germany
    By dengermusik in forum Head Unit & Processor
    Replies: 23
    Last Post: 5th August 2014, 06:47
  3. BEKAS Processor Helix Dsp
    By Murano in forum Head Unit & Processor
    Replies: 1
    Last Post: 25th March 2014, 22:30
  4. Just Review : NeOs Audio calibration / Audio Optimizer
    By handy in forum Diskusi Audio Lainnya
    Replies: 50
    Last Post: 8th July 2011, 23:30
  5. Review Processor Audison Bit 1
    By Cyperus in forum Diskusi Head Unit & Processor
    Replies: 120
    Last Post: 5th April 2009, 10:37
Back to top