Jalan Layang Non Tol Tanah Abang Kampung Melayu Segera Dibuka

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 18
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/498120
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Sersan Mayor
    Location
    Axa Tower, Kuningan City Lt. 42 (modifikasi.com)
    Posts
    810
    Power
    20 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mths 1 Wk 5 Days 23 Hrs 43 Mins 25 Secs

    Jalan Layang Non Tol Tanah Abang Kampung Melayu Segera Dibuka


    Pengerjaan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Tanah Abang - Kampung Melayu yang dimulai sejak 2010 lalu diklaim telah memasuki proses penyelesaian.

    Proyek senilai Rp840 miliar sejak era gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo itu digadang-gadang jadi salah satu 'jurus' mengurangi kemacetan di jantung Ibu kota.

    Proses pengerjaan Jalan Layang Casablanca memang tidak sepenuhnya mulus. Sejumlah masalah harus dihadapi selama tiga tahun pembangunan. Bahkan, sempat mangkrak ketika tampuk kepemimpinan Jakarta dari Foke beralih ke Jokowi.

    Pemprov DKI di era Jokowi-Ahok langsung menghentikan pembangunannya. Bila mengacu jadwal dan sesuai dengan buku anggaran, jalan layang dengan panjang 2,8 kilometer itu seharusnya selesai akhir 2012 lalu.

    Keputusan dilakukan guna memastikan tidak ada cela hukum, Pemprov DKI minta dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

    Setelah audit beres dan dapat rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan, proyek kembali dilanjutkan. Proses pengerjaan pun dikebut dengan target 30 Desember sudah bisa dibuka.

    Lima hari menjelang diresmikan, tepatnya Kamis 26 Desember 2013, Jokowi ke lokasi untuk memantau kesiapan. Menurut Mantan Walikota Solo itu, pembangunan JLNT Tanah Abang - Kampung Melayu sudah memasuki tahap pengaspalan dan pengecatan dinding pengaman atau parafet.

    Jokowi mengklaim hanya sekitar 200 meter lagi pengaspalan di jalan layang tersebut. Mulai dari sekitar hotel Le Meridien hingga Menara Standard Chartered.

    Kata dia, diperkirakan pengerjaan akan selesai pada hari Minggu pekan ini. Sehingga pada malam harinya langsung diresmikan dan bisa dibuka untuk umum.

    "Karena dikerjakan setiap malam, maka akan selesai pada minggu pagi," klaim Jokowi.

    Beberapa marka jalan seperti papan petunjuk arah, kemudian lampu penerangan jalan semuanya tampak sudah dipasang dan lengkap. Tetapi belum diketahui penerangan jalan itu sudah berfungsi atau tidak. Terlihat juga beberapa tumpukan sampah yang berada di jalan layang.

    Hendri (33), salah satu petugas keamanan dari PT Istaka Karya menuturkan saat ini yang lagi dikerjakan adalah proses pengaspalan dan pengecatan. Kemudian salah satu alasan dijaga supaya tidak ada kendaraan yang melintas dan parafet atau dinding pengamanan tidak ada yang mencorat-coret.

    Pengerjaan dilakukan selama 24 jam. Kata Hendri, biasanya pekerja yang melakukan pengaspalan dan pengecatan dalam dua shift (sore dan malam hari).

    "Kalau siang yang kerja paling beberapa orang saja. Biasanya sore baru mulai. Tapi yang rame kerja itu saat malam," jelasnya.

    Proyek ini dikerjakan dalam beberapa paket. Paket Casablanca dikerjakan kontraktor PT Wijaya Karya dan PT Wijaya Konstruksi. Lalu paket Dr Satrio dikerjakan PT Adhi Karya.

    Untuk paket Mas Mansyur dikerjakan PT Istaka Karya dan PT Sumber Sari dengan subkontraktor PT Nindya Karya. Anggaran penyelesaian JLNT tahun ini dianggarkan dalam pos anggaran Dinas PU DKI dengan total nilai Rp101,5 miliar.

    Adapun rinciannya, pembangunan jalan layang paket KH Mas Mansyur sebesar Rp64 miliar, paket Casablanca Rp2 miliar, paket Jalan Prof Dr Satrio Rp21,5 miliar, anggaran pembangunan ramp on off barat Rp1,5 miliar dan ramp on off timur Rp12,5 miliar. Bentangan jalan layang di atas Jalan Jenderal Sudirman ini juga cukup panjang yakni mencapai 110 meter, dan tinggi 18 meter.

    Obat di Jalur "Neraka"

    Keberadaan JLNT Tanah Abang - Kampung Melayu memang berada di jalur "neraka". Sebab, sepanjang jalan itu memiliki beban kemacetan sangat besar. Terlebih banyak pusat perkantoran dan perbelanjaan yang ada di sana.

    Tak heran begitu proyek dikerjakan, beban kemacetan semakin 'menggila'. Pemprov DKI bahkan membuat pengumuman kepada pengendara untuk disarankan tidak melewati rute tersebut saat pembangunan proyek jalan layang dikerjakan, terutama saat pemasangan tiang pancang dan pondasi.

    Pengerjaan juga lebih difokuskan pada malam hari agar tidak membuat kemacetan semakin parah. Karena faktor itulah yang membuat proyek tersebut kalah cepat selesai dibanding JLNT Antasari-Blok M.

    Pembangunan JLNT Tanah Abang - Kampung Melayu digadang-dagang Pemprov DKI sebagai salah satu 'obat' mengurangi kemecetan. Tapi di lain pihak, banyak kalangan pesimis. Jalan layang Casablanca dinilai justru merangsang masyarakat menggunakan kendaraan pribadi.

    Tapi Pemprov punya alasan tersendiri. Mereka berdalih fokus utama justru membangun dan menambah transportasi massal yang layak, aman, dan nyaman. Semua itu dibarengi pembangunan infratruktur jalan seperti JLNT Tanah Abang - Kampung Melayu.

    Jika melihat jumlah kendaraan yang terdaftar di Polda Metro Jaya untuk wilayah DKI Jakarta, sudah tercatat 15 juta unit. Dibandingkan tiga tahun lalu jumlahnya hanya 13 juta unit.

    Pada 2011, jumlah mobil pribadi 2.541.351 unit, bus 363.710 unit, beban (truk) 581.290 unit, sepeda motor 9.861.451 unit. Total: 13.347.802 unit.

    Kemudian di 2012, jumlah mobil pribadi 2.742.414 unit, bus 358.895 unit, truk 561.918 unit, sepeda motor 10.825.973 unit, kendaraan khusus 129.113 unit. Total: 14.618.313 unit.

    Terakhir 2013 (Januari-November), jumlah mobil pribadi 2.985.918 unit, bus 359.992 unit, beban truk 613.649 unit, sepeda motor 11.862.001 unit, kendaraan khusus 133.430. Total: 15.954.990 unit.

    Adapun pertumbuhan jalan tidak signifikan. Panjang jalan di Jakarta hanya 7.650 kilometer dan luas jalan 40,1 km atau 0,26 persen dari luas wilayah DKI.

    Sedangkan pertumbuhan panjang jalan hanya 0,01 persen per tahun. Hal ini dinilai tidak sebanding dengan tingginya angka perjalanan yang mencapai 22 juta per hari.

    Terlepas dari itu semua, warga Jakarta tentu sudah penasaran menjajal si "obat" (JLNT), apalagi di saat pergantian tahun nanti. Lantas apakah semua berjalan sesuai jadwal atau justru kembali molor? kita tunggu saja.
    BBM 7DFF7D8D, whatsapp 082124900604, line : riatredici
    Instagram : riatredici

  2. Rekeningku.com
  3. #2
    Kapten
    Location
    Kota Macet
    Posts
    2,250
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 1 Hr 57 Mins 38 Secs
    nice share broo

  4. #3
    Kapten
    Location
    DKI Jakarta
    Posts
    2,606
    Power
    18 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 6 Days 2 Hrs 39 Mins 40 Secs
    mudah mudahan bisa jadi lancar

  5. #4
    Sersan Satu
    Location
    Between Jakarta-Bekasi
    Posts
    368
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 6 Days 11 Hrs 32 Mins 44 Secs
    mantab..

  6. #5
    Brigadir Jendral
    Posts
    12,102
    Power
    41 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 2 Wks 4 Days 15 Hrs 43 Mins 17 Secs
    semoga dapat melaksanakan tugasnya dengan baik

  7. #6
    Sersan Satu
    Location
    Southern
    Posts
    491
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 19 Hrs 28 Mins 1 Sec
    iya kalo yg dari tanah abang ke arah kampung melayu pas turun dari fly overnya jg kena macet lagi, ada mall kota kasablanka
    hahahahaha

  8. #7
    Mayor Jendral
    Posts
    19,115
    Power
    206 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 1 Wk 1 Day 18 Hrs 46 Mins 28 Secs
    Quote Originally Posted by Bruderscrew View Post
    ...e arah kampung melayu pas turun dari fly overnya jg kena macet lagi, ada mall kota kasablanka
    betul, bgt turun lsg di kepung mikrolet n bus kecil kecil yg stop krn tggu penumpang penuh (spt isi dalamnya sushi) yg skyway dr arah block m juga pas sore turun @ antasari arah simatupang juga lsg kena macet

    baiknya juga dibangun jalan layang husus pedestrian yg pakai atap panoramic, aircon serta travelator sehingga org senang jalan kaki dari satu ke lain titik tujuan. bikin sj masuk n gunakan itu hrs bayar spy uangnya u bisa bangun fasilitas sama di lain lokasi

  9. #8
    Brigadir Jendral
    Location
    spirit of java
    Posts
    11,198
    Power
    169 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 1 Wk 1 Day 15 Hrs 52 Mins 30 Secs
    nice share broo

  10. #9
    Sersan Dua
    Location
    SUNTER , JAKUT
    Posts
    225
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 15 Hrs 59 Mins
    Akhirnya,,,,,,

  11. #10
    Kapten
    Location
    semarang
    Posts
    2,913
    Power
    11 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 5 Days 7 Hrs 43 Mins 20 Secs
    mantab

 

 
Page 1 of 2 12 LastLast
GT Radial NGK Busi

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Replies: 62
    Last Post: 12th December 2013, 14:41
  2. Bus pun Naik ke Layang Non-Tol Antasari
    By setya80 in forum Lain-Lainnya
    Replies: 24
    Last Post: 29th June 2013, 13:07
  3. WTA : Pengalaman Beli VELG2 2nd Didaerah Tanah Abang
    By blacklabelseries in forum Diskusi Kaki-Kaki
    Replies: 25
    Last Post: 12th March 2009, 14:45
Back to top