Kami ingin memberitahukan bahwa Sistem Jual Beli Mobil baru telah kami aktifkan
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/489311

Page 1 of 5 12345 LastLast
Results 1 to 15 of 67
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/463546
  • Share on facebook
  1. #1
    Kapten
    Location
    Bekasi
    Posts
    2,284
    Power
    32 
    Online
    1 Wk 6 Days 20 Hrs 17 Mins 34 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang

    Sejarah Mobil Toyota Kijang Indonesia

    Toyota Kijang awalnya adalah model kendaraan niaga yang kemudian bertransformasi menjadi mobil keluarga buatan Toyota, dan merupakan kendaraan paling populer untuk kelas MiniBus di Indonesia. Toyota Kijang hadir di Indonesia sejak tahun 1975 dan saat ini merupakan salah satu model Toyota yang sukses secara komersial sampai sekarang. Sehimgga berbagai varian dan generasi mobil ini dapat ditemukan dengan mudah di seluruh pelosok Indonesia.

    Generasi I (1975-1980)
    Toyota Kijang Generasi I

    Sejarah Produksi
    Peluncuran perdana dari Toyota Kijang generasi pertama adalah pada tahun 1975. Dimana saat itu terdapat keraguan dari para perancangnya, tentang apakah Kijang dapat diterima oleh pasar Indonesia. Keraguan tersebut disebabkan karena Mitsubishi Colt merupakan jenis kendaraan yang mendominasi pasar mobil mini bus pada saat itu. Generasi pertama Toyota Kijang menerapkan konsep pickup dengan bentuk kotak mendasar. Model ini sering dijuluki "Kijang Buaya" karena tutup kap mesinnya yang dapat dibuka sampai ke samping. Kijang generasi perdana ini diproduksi hingga pada tahun 1980.

    Unit Produksi
    Pada tahun pertama peluncurannya (1975), total produksi Kijang generasi pertama hanya berjumlah 1.168 unit. Tiga tahun berikutnya, 1978, jumlahnya meningkat menjadi 4.624 unit. Jumlah produksi Kijang terus meningkat dari tahun ke tahun. Kehadiran Kijang sebagai kendaraan multifungsi atau serbaguna yang mudah perawatannya membuat permintaan terus meningkat. Toyota Kijang lahir sebagai kendaraan dengan konsep Basic Utility Vehicle. Cocok sebagai kendaraan dengan konsep serba guna dan mudah untuk dirawat. Sejalan dengan peraturan pemerintah Indonesia untuk menerapkan konsep pembangunan ekonomi melalui pengembangan motorisasi dan otomotif di Indonesia, khususnya melalui konsep Kendaraan Bermotor Niaga Serbaguna (KBNS).

    Konsep Produksi
    Mobil dengan kode produksi KF10 ini nyaris berbentuk mirip dengan kotak buah yang ditempeli dengan 4 buah roda dan jendela yang ditutupi dengan kain terpal pada sisi-sisi pinggirnya. Kijang Generasi I ini dikenal masyarakat sebagai Kijang Buaya karena model buka-tutup kap mesin depan pada hidung mobil (bonnet) yang mirip dengan mulut buaya apabila kap mesin depan sedang dibuka. Rancangan awal kendaraan ini sangatlah sederhana. Kijang ini memiliki pintu yang seolah-olah ditempelkan begitu saja dengan badannya dengan engsel pintu yang mirip engsel pintu rumah yang berbunyi mendecit bila dibuka.Terlebih lagi pada saat itu, pintu mobil tidak dilengkapi kunci maupun alarm sebagai sistem keamanannya meski pada generasi selanjutnya yang sudah dimodifikasi, dilengkapi dengan kunci pintu serta engkol pintu yang masih mirip pintu rumah serta kaca pada pintu mobil.

    Posisi pengemudi pada kijang ini terletak terlalu ketengah dengan tongkat perseneling untuk transmisi mesin yang sulit dijangkau. Mesin yang digunakan menggunakan mesin Toyota Corolla pada zamannya dengan tipe 3K berkapasitas 1200 cc dengan transmisi 4 percepatan. Selain keluar dengan tipe mobil bak terbuka (pick up), mobil kijang ini dimodifikasi menjadi mobil penumpang terutama dilakukan oleh perusahaan perusahaan karoseri mobil seperti halnya mobil mobil niaga pada masa itu dimana rancangan bodi tidak ditangani pabriknya langsung.



    Generasi II (1980 - 1985)
    Kijang Generasi II

    Kijang KF20 Pick Up
    Generasi II mulai dijual pada 1980. Bentuk model ini tidak terlalu berbeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya, namun memiliki beberapa perubahan yang di antaranya adalah peningkatan kapasitas silinder mesin menjadi 1.300 cc (naik 100 cc). Kapasitas ini kemudian dinaikkan lagi hingga 1.500 cc (naik 200 cc).

    Sejarah Produksi
    Mobil ini, walaupun disebut sebut memiliki banyak perubahan, bentuknya masih ada kesamaan dengan Kijang Buaya. Lampu mobil masih bulat di samping depan kanan-kiri dan gril masih sederhana dengan tulisan TOYOTA pada bagian depan. Garis pada bonnet juga masih simpel dan curam. Meski bukaan pada tutup kap mesin tidak lagi bukaan penuh hingga bagian tepi hidung mobil (bonnet) seperti halnya kijang sebelumnya.

    Konsep Produksi
    Mobil dengan kode rangka KF20 ini akrab sebagai Doyok (sebutan yang diambil dari sebuah serial kartun bertokoh Doyok pada harian Pos Kota) sehingga dikenal juga sebagai Kijang Doyok. Pintu lebih manis dengan dilengkapi kaca dengan engsel tidak lagi mirip engsel pintu rumah dan dilengkapi kunci pada tahun 1983. Dengan mesin 4K berkapasitas 1300 cc, transmisi masih 4 percepatan. Suspensi masih double wishbone dengan per daun pada bagian depan dan per daun under axle (di bawah gardan) pada bagian belakang mobil.

    Perjalanan mobil ini juga diiringi perkembangan baru seperti halnya disempurnakannya transmisi dan diferential sekaligus menambah booster rem pada tahun 1983. Toyota juga dikenal dalam perencanaan produknya sampai 5 tahun berikutnya yang dapat dilihat melalui pengembangan mobil ini. Pada tahun 1984 mengadakan perubahan pada gril dan bumper, termasuk pemakaian lampu kotak. Lampu sein yang pada produksi awal masih terletak di bumper depan, kini naik ke grill mengapit tulisan TOYOTA .

    Sampai tahun 1985, permintaan mobil ini tetap tinggi, sampai akhirnya Toyota melakukan perubahan pada mesin yang kemudian memakai tipe 5K dengan kapasitas 1500 cc namun irit dalam pemakaian.

    Pada generasi inilah, muncul dua tipe minibus yang dikerjakan oleh perusahaan karoseri yang ditunjuk Astra, yaitu :

    * Family : minibus 3 pintu (2 di depan dan 1 di samping kiri) dengan imbuhan "bagasi" di bagian belakang yang sejatinya sebuah bukaan pada tempat plat nomor. Pada tipe ini, semua kursi menghadap ke depan, dan dapat memuat 7 penumpang.

    * Commando : minibus 4 pintu (dengan pintu paling belakang tipe ambulan yang terbagi dua membuka ke kedua sisi), dengan kursi paling belakang saling berhadapan. Dapat memuat 8 penumpang. Tipe ini berlanjut sampai ke generasi III.



    Generasi III (1985-1997)
    Kijang Generasi III

    Pada tahun 1986 model generasi ketiga dilempar ke pasaran. Kijang generasi ini bentuknya lebih melengkung pada lekukannya sehingga tampak lebih modern. Model ini hingga saat ini masih banyak digunakan di jalanan di Indonesia meski tidak lagi diproduksi.

    Pada generasi ini, konsep Kijang sebagai kendaraan angkut mulai bergeser sebagai kendaraan penumpang sekalipun banyak Kijang generasi sebelumnya juga dimodifikasi sebagai kendaraan penumpang. Pada generasi ini juga masih terdapat varian pick up, meski tidak lagi menjadi konsep utama Toyota Kijang seperti generasi sebelumnya. Di zaman/masa ini, bisa dikatakan sebagai generasi kejayaan Kijang sebagai mobil penumpang, terutama sebelum banyak mobil penumpang Built Up impor meramaikan pasar kendaraan di Indonesia serta puncak dominasi Toyota atas model-model kuat seperti Mitsubishi Colt L300 dan minibus tanpa bonnet lainnya seperti Suzuki Carry dan Daihatsu Zebra dimana Kijang menjadi pilihan kuat konsumen saat itu. Toyota mengeluarkan dua tipe Kijang pada generasi ini yakni tipe Super Kijang dan Grand Extra dengan memiliki life cycle cukup panjang (lebih dari satu dekade) dibandingkan generasi sebelumnya.

    Desain mobil ini memiliki bentuk lebih manis dan halus dibandingkan generasi lalu yang kaku mirip kotak sabun. Teknologi full pressed body diperkenalkan untuk menekan penggunaan dempul dalam proses pembuatannya hingga 2-5 kg dempul per mobil. Mesin pada awal generasi ini masih memakai tipe 5K namun memiliki daya kuda (horse power) yang lebih tinggi yakni 63 hp dari sebelumnya 61 hp. Transmisi menghadirkan 5 percepatan, dan 4 percepatan, yang sebelumnya hanya memakai 4 percepatan.

    Pada generasi ketiga ini, Toyota kijang memiliki varian yang cukup Luas. Varian Commando, dan Ranger. varian Commando sebagai ciri Toyota kijang ini memiliki '4 pintu' dengan plihan :

    * Commando LSX (Kf50 : 5speed, Rem cakram depan).
    * Commando SSX (KF40 : 5speed, Rem cakram depan).
    * Commando LX (KF50 : 4 speed).
    * Commando SX (KF40 : 4 speed).

    Ada pula Varian "Ranger" yang memiliki ciri mobil Kijang ini memiliki '3 pintu' dengan kode Chassis 'KF40', dan memiliki sistem percepatan 5speed( SSX ), serta menggunakan sistem penghenti laju rem cakram pada bagian depan. Varian 3 pintu ini sangat jarang ditemukan, karena diproduksi hanya dari tahun 1987 - 1989 .

    Selanjutnya pada tahun 1991, Super Kijang mengalami perubahan pada sistem kemudi 'Rack & pinion' agar sistem kemudi lebih ringan, dan penyempurnaan pada Axle 3 kople untuk mengurangi getaran.

    Setelah Agustus 1992, Toyota memasuki generasi perbaikan bodi mobil yang disebut sebagai Toyota Original Body. Sebuah proses pembuatan bodi mobil dengan mesin press dan metode las titik. Sampai saat ini, bisa dikatakan satu-satunya Kijang yang bebas dempul. Pada masa ini terjadi perubahan letak tangki bensin yang awalnya berada di bawah bemper belakang menjadi di tengah samping kiri, sedangkan posisi ban serep yang semula diletakan di tengah samping kiri dipindah menjadi di bawah bemper belakang.

    Sementara untuk versi Grand (Super G) terdapat perubahan khususnya pada lampu depan, grill, dan ditambahkan power steering pada kemudi yang meringankan pengemudi. versi Grand Ekstra(sebagai Varian Tertinggi) memiliki ciri penamaan LGX(Long Grand Xtra) SGX(Short Grand Xtra) terdapat penambahan tachometer, penambahan fender, Power Window, Alloy Wheel bermerek Enkei, dan AC double blower.

    Pada tahun 1993, sampai saat ini, Toyota berubah logo.

    Memasuki tahun 1994 terdapat penambahan variasi mesin yaitu tipe 7K berkapasitas 1800 cc (naik 300 cc) yang lebih bertenaga, serta diberhentikan produksinya varian mesin 5k pada tahun 1995.

    Dan sampai saat ini, Kijang jenis ini (Super Kijang maupun Grand Extra) masih banyak di pasaran konsumen dan masih dihargai mahal.

    Selain itu, Toyota Kijang generasi ketiga juga menyediakan banyak rentang varian seperti : LX, LSX, LGX (untuk sasis panjang) SX, SSX, SGX (untuk sasis pendek), khusus LX, SX (Tipe Standar) dan pick up transmisi menggunakan 4 percepatan dan menggunakan dashboard konvensional, serta penghenti laju rem tromol.

    Selain tipe-tipe tersebut diatas juga terdapat beberapa tipe buatan karoseri lokal, yaitu Rover (berubah menjadi RoverAce setelah mendapat keberatan dari produsen mobil Rover, Inggris) dan Jantan (Raider). Raider kebanyakan menggunakan sasis panjang, sementara Rover menggunakan sasis pendek sebagai pembeda.



    Generasi IV (1997 - 2004)
    Kijang Generasi IV

    Setelah dua belas tahun bertahan dengan rancangan generasi ketiga, Kijang meluncurkan model berikutnya dengan perubahan pada eksterior dan interiornya menjadi lebih aerodinamis. Model ini akrab dipanggil "Kijang Kapsul". Total varian awalnya mencapai 18 model dengan pilihan sasis (panjang/pendek) dan mesin yang berbeda (bensin/diesel).

    Mulai Kijang generasi keempat ini, dominasi Jepang semakin besar. Kalau sebelumnya Toyota Astra Motor memanfaatkan perakitan bodi mobil banyak menggunakan karoseri. Pada generasi ini sudah dikatakan menyiratkan mobil yang sesungguhnya. Desainnya membulat seperti kapsul dan lebih aerodinamis dan menjadi loncatan desain pada masanya. Pada Kijang yang dikenal sebagai Kijang baru ini, Toyota mengeluarkan dua tipe mesin yakni Mesin bensin 1800cc (tipe 7K) seperti generasi sebelumnya dan Mesin diesel 2400cc (naik 600 cc) (tipe 2L) tanpa turbo milik Toyota HiAce yang membuat persaingan dengan Isuzu Panther untuk mobil keluarga bermesin diesel yang saat itu mendominasi pasaran Indonesia.

    Pada Kijang versi tahun 1997 - 1999, mesin bensin masih menggunakan karburator, barulah pada tahun 2000, tersedia mesin bensin dengan sistem injeksi elektronik, Electronic Fuel Injection (EFI). Ada dua pilihan untuk mesin bensin EFI, yaitu 7K-E dengan kapasitas 1800cc bertenaga 80 hp dan 1RZ-E dengan kapasitas 2000 cc yang diambil Dari Toyota HiLux. Meskipun mesin 1RZ-E secara teknologi lebih canggih jika dibandingkan dengan mesin 7K-E, namun mesin bensin 2000cc ini kurang laku di pasaran Indonesia karena konsumsi bahan bakarnya yang dinilai lebih boros dibandingkan dengan tipe 7K-E. Kijang 2000cc ini hanya terdapat pada tipe SGX, LGX, dan Krista. Untuk tipe LX, SX, dan pick-up keluaran 1997 - 1999, masih menggunakan transmisi manual 4 percepatan, sedangkan model lainnya menggunakan transmisi manual 5 percepatan.

    Perubahan mesin ini dinamai New Kijang EFI dengan mengubah desain lampu menjadi "lampu kristal" yang menghilangkan lampu kabut built-in yang terdapat pada tipe LGX/SGX sebelumnya. Lampu model ini juga terdapat pada lampu belakang, desain bumper baru, dan juga desain velg roda yang berbeda serta seatbelt (sabuk keselamatan) pada jok penumpang bagian tengah (varian SSX/LSX dan SGX/LGX). Selebihnya hampir sama dengan sebelumnya. Facelift terakhir merubah bentuk lampu depan, lampu belakang diberi hiasan ala Toyota Land Cruiser, bumper desain baru serta menghilangnya varian Diesel tipe sasis pendek dan varian mesin 1800cc untuk tipe Krista.

    Pada versi Kijang Kapsul selain terdapat varian SX, SSX, SGX (sasis pendek) LX, LSX, LGX (sasis panjang) dan pick up, ada juga varian Krista (berbasis varian LGX) dengan tambahan over fender, warna body two tone dan interior lebih mewah dari LGX/SGX serta Rangga (berbasis varian SSX) dengan tambahan over fender, warna body two tone dan ban serep ala jip yang dipasang menempel pada pintu belakang. Krista menggunakan sasis panjang, sedangkan Rangga menggunakan sasis Pendek. Pada generasi ini tipe karoseri Rover Ace (umumnya berbasis sasis pendek) dan Jantan Raider (umumnya berbasis sasis panjang) juga masih diproduksi beberapa unit.



    Generasi V (2005 - saat ini)

    Kijang Innova (2005-2008)
    Kijang Innova facelift pertama (5 November 2008-30 Juli 2011)
    Kijang Innova Facelift kedua (30 Juli 2011-18 Agustus 2013)


    Kijang kembali diperbaharui pada tahun 2005 dan dipasarkan dengan nama "Kijang Innova". Selain di Indonesia, model ini juga dipasarkan ke pasar luar negeri dengan nama "Innova" (tanpa "Kijang"). Model ini telah mengalami perubahan yang cukup drastis dibandingkan dengan model dari generasi sebelumnya. Jika pada awal konsep Kijang generasi pertama adalah Basic Utility Vehicles atau kendaraan kelas bawah, maka Kijang generasi V lebih dikategorikan sebagai kendaraan kelas menengah. Bentuk model fisiknya jauh lebih modern dan futuristik, terutama di bagian depan kendaraan, dimana tidak lagi menonjolkan bentuk lekukan tajam seperti pada model-model sebelumnya.

    Konsep Produksi
    Model ini dikeluarkan oleh Toyota Astra Motor pada tahun 2005, yang dipasarkan dengan konsep mobil keluarga jenis MPV (Multi Purposes Vehicle) masa kini, dengan bentuk bodi yang lebih aerodinamis beserta kenyamanan setaraf dengan sedan mewah. Posisi pengendaraan lebih akurat, letak shift knob terjangkau dan panel instrumen yang lebih user friendly. Generasi ini menerapkan Mesin VVT-i 2000 cc dengan jenis 1TR-FE berkatup 16 DOHC dengan tenaga yang jauh lebih besar daripada Kijang generasi sebelumnya, yaitu sebesar 136 hp, menggantikan jenis K/RZ Dan L pada generasi sebelumnya. Kijang generasi ini dirancang dengan sistem Direct Ignition System (DIS) dan merupakan penerapan dari teknologi pedal gas tanpa kabel atau Throttle Control System-Inteligent dan dilengkapi oleh mesin membujur dengan penggerak roda belakang (Rear Wheel System).

    Penyempurnaan Produksi
    Menggunakan Suspensi Independen Double Wishbone dengan per keong pada bagian depan (Coil Spring) dan 4-link Lateral Rod Rigid Axle pada bagian belakangnya, Kijang generasi ini dapat meredam guncangan lebih nyaman. Chasis masih menggunakan Ladder Bar namun beban suspensi dapat didistribusikan secara merata keseluruh bagian badan mobil sehingga Body Roll dan tingkat Pitching semakin kecil atau sudut geometri suspensi lebih handal ketimbang kijang generasi sebelumnya karena titik jatuh suspensi yang lebih akurat berbanding antara panjang dan lebar mobil.

    Penyempurnaan lain terdapat dibagian kemudi. Pengendara dapat lebih akurat mengarahkan kemudi disetiap tikungan. Stabilitas arah kemudi lebih handal karena menggunakan model Rack-and-Pinion dengan Engine Speed Sensing Power Steering sehingga mobil mudah dikendalikan dalam kecepatan 120 km/jam pada tikungan S maupun belokan memutar 270 derajat sekalipun. Kijang generasi ini mengusung dua jenis transmisi, baik yang menggunakan transmisi otomatis maupun transmisi manual. Beberapa teknologi pada Kijang Innova yang tidak ditemui pada generasi sebelumnya menurut klaim Toyota Astra Motor adalah:

    * Mesin dengan VVT-i

    VVT-i atau Variable Timing Intelligent berupa controller yang dipasang dibagian chamshaft intake yang bertugas untuk mengatur Timing Chamshaft Intake dan menyesuaikan terhadap perubahan kondisi mesin. Berbagai sensor mesin lainnya (suhu, rem, gas, dan lain-lain) bertugas memberikan informasi kepada ECU (Engine Control unit) agar dapat melakukan pengukuran konsumsi jumlah bahan bakar dengan udara yang diperlukan Injector dan sesuai dengan tingkat kebutuhan dari proses tersebut. Dengan penerapan metode ini, dapat menghasilkan proses pembakaran yang relatif lebih efisien. Kondisi tersebut dimungkinkan karena proses konsumsi bahan bakar dikerjakan dengan lebih sempurna, sesuai dengan kebutuhan mesin, dan pada akhirnya menghasilkan sisa emisi gas buang yang lebih rendah.

    * Mesin Diesel D4D

    D4D atau juga disebut Direct Four Stroke Turbo Commonrail Injection . Mesin ini menggunakan sistem injeksi Commonrail dimana bahan bakar solar akan dihisap oleh pompa bahan bakar melalui saringan bahan bakar (fuel filter) agar dapat menghasilkan kualitas bahan bakar solar dengan tingkat emisi gas buang yang sangat rendah. Bahan bakar ditekan pada jalur sebelum injektor Piezo dengan tekanan tinggi sebelum ECU memerintahkan untuk diinjeksikan ke dalam ruang bakar. Sistem commonrail akan mengatur laju tekanan bakan bakar secara elektronik, baik dari sisi banyaknya maupun waktu penyemprotan bahan bakar. Bahan bakar disemprotkan melalui injektor berlubang 6 dengan diameter 0.14 mm. Pada mesin ini terdapat ECU 32 bit yang berfungsi sebagai sensor utama mesin. Keunggulan mesin ini adalah akselerasi & performa yang optimal, beserta tingkat getaran & suara mesin yang lebih halus yang dapat dihasilkan beserta dengan tingkatan jumlah emisi gas buang yang lebih rendah.

    * Anti Maling

    Mobil ini dilengkapi dengan Theft Different System yang biasa disebut Engine Immobilizer System. Fitur ini mencegah mesin hidup apabila kode ID kunci tidak sesuai dengan yang terdapat di ECU. Sistem ini menggunakan Chip Transponder pada setiap anak kuncinya. Dimana coil yang dipasang pada setiap rumah kunci, amplifier dan Transfonder Key ECU, akan menolak menyalakan mesin apabila kode ID yang didapatkan tidak sesuai dengan kode ID yang terdapat pada kuncinya. Sebagai contoh apabila mobil dipaksa untuk dibuka dengan kunci palsu atau kunci T.

    * Single Belt

    Penggunaan Single Belt mengurangi panjang dimensi mesin, bobot mesin, jumlah komponen dan beban kerja mesin dibandingkan dengan 3 belt (AC, power steering dan altenator) pada generasi sebelumnya.

    * Pedal Gas Elektronik

    Sistem pedal gas (Electronics Throtle Control System ETCS-i) membuat generasi ini dilengkapi sensor pedal gas yang dapat mengubah setiap gerak mekanik menjadi sinyal elektrik untuk dikirim ke ECU, dimana ECU akan menghitung setiap pembukaan throttle valve lewat motor penggeraknya yang terletak di throttle body agar lebih optimal untuk setiap kondisi jalan.

    Bila terjadi malafungsi pada salah satu sensor, ECU akan memerintahkan throttle body bekerja pada mode limp (minimal) agar mobil tetap bisa dijalankan.

    * Sensor Ultrasonic

    Sensor ini digunakan untuk memudahkan pengedara saat parkir, sensor ini terletakkan pada bumper belakang yang akan memberikan peringatan kepada pengendara apabila mendekati benda atau rintangan dengan radius deteksi berjarak 150 cm dan tinggi antara 22-82 cm.
    Total penjualan[sunting]

    * Generasi I: 26.806 unit
    * Generasi II: 84.068 unit
    * Generasi III: 509.687 unit
    * Generasi IV: 429.674 unit




    walaupun mobil pertama saya kijang rover tahun jebot dan sekarang menggunakan suzuki sidekick...tapi kijang mempunyai sejarah yg unik dan kenang2an yg menarik mobil pertama saya...
    salam dan terima kasih...ditunggu cendolnya...

  2. Giro Modcom 728x90 Dalam Thread
  3. #2
    Kopral Kepala
    Posts
    146
    Power
    Online
    6 Hrs 5 Mins 9 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang
    mobil barang, gerak roda belakang terus sampe sekarang tanpa ada teknologi anti ngepot, untung ada ABS/EBD/BA u/ Innova tipe V

  4. #3
    Kopral Kepala
    Location
    jakarta
    Posts
    194
    Power
    Online
    1 Wk 2 Days 3 Hrs 9 Mins 10 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang
    nice info

  5. #4
    Letnan Kolonel
    Location
    Jakarta - Lampung
    Posts
    5,954
    Power
    21 
    Online
    1 Mth 2 Wks 6 Days 23 Hrs 25 Mins 51 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang
    nice thread nih... hehhee, bokap ane pengguna kijang juga, tapi mulai generasi 2 yg 1500cc, ganti ke 1800cc, lalu ganti ke generasi 3 yg masih 1800cc karburator, dan terakhir sampe skrg innova bensin.. emang kuat nih mobil, kalo ada rejeki kepingin tuker sama grand innova d4d...

    sedikit revisi, untuk innova sebenernya uda facelift ke 5 saat ini..
    pertama 2004 - 2007
    kedua 2007 - 2008 (ada sedikit perubahan di grill dan mesinnya lebih irit, disebut nya innova euro.. cmiiw)
    ketiga 2008 - 2011 (beda di lampu belakang, bemper depan & belakang, dan interior)
    keempat 2011 - 2013 disebut grand innova, beda di lampu depan, belakang, interior, dan bemper-bemper.
    kelima 2013 s/d skrg, bemper depan grillnya gede kaya buaya....
    ALPINE 9887
    XETEC Gravity 5G900 mk2
    SEAS Ensemble
    Harmonic Drive 1200
    JL audio 10w0v3

  6. #5
    Kopral Kepala
    Posts
    195
    Power
    Online
    3 Days 7 Hrs 37 Mins 36 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang
    nice info. Tapi sekarang kayanya new grand innova udh keluar deh *cmiiw

  7. #6
    Sersan Kepala
    Location
    Batam
    Posts
    634
    Power
    14 
    Online
    1 Mth 3 Days 10 Hrs 51 Mins 20 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang
    memang kijang tiada duanya
    pernah punya yg tahun 1988 varian 3 pintu, sama taun 1989 tp body kapsul 2003

  8. #7
    Represented Member
    Posts
    3,170
    Power
    Online
    1 Mth 6 Days 18 Hrs 16 Mins 9 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang
    kisah kancil tak sesukses kijang... hewan apa selanjutnya?

    HP: 0855.8425.122 / PIN: 22D02786 / TEL: 021.350.1323




  9. #8
    Sersan Satu
    Location
    Bandung
    Posts
    389
    Power
    Online
    1 Wk 2 Days 48 Mins 18 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang
    lengkap bgt info nya... cakeppp

  10. #9
    Letnan Dua
    Location
    Medan-yogyakarta
    Posts
    1,126
    Power
    Online
    2 Days 9 Hrs 7 Mins 49 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang
    wah sempat punya kijang kapsul ama inova
    memang enak kalo naek kijang apalagi inova

  11. #10
    Letnan Kolonel
    Location
    021-93118855
    Posts
    5,286
    Power
    12 
    Online
    1 Wk 1 Day 19 Hrs 37 Mins 4 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang
    Nice Thread Bro .. Cendol Meluncur
    *** ALVIN GROUP INTERNATIONAL ***

    A. DIVISI SHOWROOM MOBIL
    ALVIN MOTOR ~ PREMIUM AUTOMOTIVE CENTER
    HOTLINE : 0818 089 88 322
    BLACKBERRY PIN : 2ACCF969
    E-MAIL : alvinmotor@hotmail.com
    WEBSITE : www.alvinmotor.com

    B. DIVISI KW SUSPENSIONS, BENGKEL UMUM, AKSESORIS & SOUND SYSTEM MOBIL
    CAD & RMC ~ ONE STOP AUTOMOTIVE SOLUTIONS
    HOTLINE : 0813 100 22 3 44
    BLACKBERRY PIN : 2822A085
    E-MAIL : alvinmotor@hotmail.com
    WEBSITE : www.alvinmotor.com

  12. #11
    Letnan Kolonel
    Location
    A.K.A.P
    Posts
    5,849
    Power
    55 
    Online
    1 Mth 1 Wk 5 Days 10 Hrs 20 Mins 56 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang
    Quote Originally Posted by mobilistti.01 View Post
    kisah kancil tak sesukses kijang... hewan apa selanjutnya?
    'kuda'pun tak sesukses kijang

  13. #12
    Prajurit
    Location
    Jakarta
    Posts
    5
    Power
    Online
    7 Hrs 49 Mins 51 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang
    Nice thread om. Bokap juga dulu pake kijang gen II ssma III. Mobil yg ga ada matinya tuh, bandel bgt hehe

  14. #13
    Kolonel
    Location
    Jakarta
    Posts
    7,828
    Power
    50 
    Online
    1 Mth 2 Wks 2 Days 7 Hrs 59 Mins 20 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang
    (TSC-1IC-DCCI)

  15. #14
    Kopral Dua
    Posts
    36
    Power
    Online
    2 Mths 2 Wks 6 Days 14 Hrs 12 Mins 27 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang
    Quote Originally Posted by kampretsatu View Post
    'kuda'pun tak sesukses kijang
    apalagi 'tawon'

  16. #15
    Mayor
    Location
    Pondok GeDENSUM, BKsyiich
    Posts
    4,553
    Power
    73 
    Online
    1 Mth 1 Wk 3 Days 11 Hrs 49 Mins 45 Secs
    Giro Modcom
    Transfer Uang
    kijang doyok..
    DENSUM JAHAT.4gp

 

 
Page 1 of 5 12345 LastLast
Nine HID Scuto Laminating Otostereo

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. dijual mobil toyota kijang st. wagon th. 1987
    By wirahadi_kusuma in forum Toyota
    Replies: 1
    Last Post: 25th December 2011, 11:41
  2. Replies: 0
    Last Post: 8th March 2011, 11:23
  3. Replies: 3
    Last Post: 13th August 2010, 21:17
  4. CAI MOBIL Toyota Kijang 93/94
    By Fauz in forum Merk Lainnya
    Replies: 2
    Last Post: 9th September 2009, 10:22
  5. WTS: Mobil Toyota Kijang KF40 (bagusssss!!)
    By boak in forum Merk Lainnya
    Replies: 12
    Last Post: 20th June 2008, 14:41
Back to top