Beginilah Cara Kerja Turbocharger
Scuto Laminating Simota HD Car Care

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 12 12345 ... LastLast
Results 1 to 10 of 111
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/448738
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Kopral Satu
    Location
    yogyakarta
    Posts
    56
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 21 Hrs 25 Mins 45 Secs

    Lightbulb Beginilah Cara Kerja Turbocharger

    Siapa yang tidak kenal dengan benda satu ini? Suara “nguing cus nguing cus” yang dihasilkan banyak membuat orang berdecak terkagum2. Ada yang tau benda ini apa???

    Yak tepat sekali teman2 modcomers jawabannya adalah turbo charger.



    Malem ini saya ingin bercerita sedikit mengenai turbo charger kepada teman2 sekalian.

    Sebuah turbo mampu meningkatkan horse power mesin dengan instan tanpa perlu banyak menambah bobot kendaraan itu sendiri. Itulah keuntungan turbo yang menyebabkan benda ini sangat popular.

    Turbocharger merupakan tipe system induksi paksa (forced induction system) atau dengan kata lain turbo merupakan sistem yang memaksa atau mengkompres udara ke dalam ruang bakar. Keuntungan dari mengkompresi udara adalah menjadikan mesin mendapatkan lebih banyak udara di ruang bakar, dengan banyaknya udara maka makin banyak juga bahan bakar yang dapat dimasukkan. Oleh karena itu kita bisa mendapatkan tenaga yang lebih banyak dari setiap ledakan yang dihasilkan di ruang bakar.

    Biasanya tekanan (boost) yang mampu diberikan turbocharger adalah sekitar 6-8 pounds per square inch (PSI), sedangkan tekanan normal atmosfir adalah 14,7 psi pada permukaan laut. Dapat dilihat bahwa kita bisa mendapatkan sekitar 50% udara lagi untuk mesin. Sehingga dapat diekspektasikan bahwa kita akan mendapatkan tenaga 50% lagi. Tetapi itu tidaklah benar2 efisien, jadi pertambahan yang sekiranya didapat hanya sekitar 30-40%. Ketidak efisienan itu berasal dari tenaga yang digunakan untuk memutar turbin tidaklah gratis. Adanya turbin di saluran buang meningkatkan gaya gesek pada gas buang. Ini artinya pada langkah buang, mesin harus berusaha keras mendorong tendangan balik dari gas buang tersebut.


    Turbo charger biasanya terpasang pada saluran gas buang (exhaust manifold) dari mesin. Gas buang dari ruang bakar akan memutar turbin yang ada sehingga turbo ini bekerja layaknya seperti turbin gas. Turbin ini sendiri tersambung dengan kompresor oleh sebuah batang penghubung yang biasa kita sebut dengan shaft. Kompresor ini terletak disamping turbin dan biasanya diposisikan diantara filter udara dan saluran udara masuk (intake manifold). Tugas dari Kompresor ini adalah untuk menekan udara yang masuk ke dalam piston.

    Gas buang yang melewati kipas turbin akan menyebabkan turbin berputar. Semakin banyak gas buang yang melewati kipas turbin akan semakin kencang kipas ini berputar. Dibagian lain turbin ini terdapat kipas kompresor yang memompa udara ke ruang bakar. Tipe Kompresor ini adalah sebuah pompa sentrifugal (pompa dengan gerakan melingkar).




    Turbo ini mampu berputar hingga 150.000 rpm. Ini merupakan putaran yang luar biasa sadis, kebanyakan bearing akan meledak bila menahan beban putar hingga 150.000 RPM, oleh karena itu kebanyakan turbochargers menggunakan fluid bearing. Tipe bearing ini mendukung lapisan oli yang selalu ada di sekitar batang penghubung (shaft) turbin dengan kipas kompresor. Keunggulan dari fluid bearing ini dapat mendinginkan batang penghubung (shaft) dan beberapa bagian turbocharger dan fluid bearing ini dapat mensupport shaft untuk berputar tanpa gesekan yang banyak.

    gambar dibawah ini adalah contoh dari fluid bearing




    Apa yang terjadi bila tekanan (boost) terlalu besar?

    Dengan udara yang dipompakan ke ruang bakar oleh tekanan turbocharger dan kemudian di kompresi oleh piston maka gejala bahaya knock akan terjadi. Knocking terjadi dikarenakan saat penekanan udara, suhu udara akan naik. Suhu yang naik ini akan menyebabkan ledakan bahan bakar terjadi sebelum busi memantikkan api. Kendaraan dengan turbocharger biasanya menggunakan bahan bakar dengan oktan yang tinggi untuk menghindari knocking. Jika tekanan yang dihasilkan turbocharger benar-benar tinggi, maka rasio kompresi mesin dapat diturunkan untuk menghindari gejala knocking.

    Salah satu masalah utama terhadap turbocharger adalah turbo ini tidak dapat memberikan dorongan tenaga secara cepat atau instan ketika kita menginjak gas. Butuh kira-kira sedetik untuk turbin membangkitkan kecepatannya sebelum kompresi udara yang diinginkan tercipta. Hasilnya adalah lag (delay atau keterlambatan) saat kita menginjak gas tetapi setelah beberapa saat ada sentakan dorongan yang terjadi secara tiba-tiba ketika turbo mulai bekerja.

    Salah satu cara untuk mengurangi lag dari turbo adalah dengan mengurangi inertia (gaya semu) dari benda yang berputar seperti dengan mengurangi beban dari komponen tersebut. Ini dapat menjadikan turbin dan kompresor berakselerasi lebih cepat dan mampu memberikan dorongan lebih cepat. Salah satu usaha untuk mengurangi inertia dari turbin dan kompresor adalah dengan membuat turbocharger tersebut lebih kecil. Turbocharger yang kecil akan memberikan dorongan lebih cepat walaupun disaat kecepatan mesin rendah, tetapi turbocharger yang kecil ini tidak mampu meberikan dorongan pada mesin yang berkecepatan tinggi yang mana disini dibutuhkan udara yang banyak untuk dimasukkan ke dalam ruang bakar. Keadaan ini juga menjadi bahaya apabila kipas turbin dan kompresor berputar terlalu kencang pada mesin yang berkecepatan tinggi.

    gambar dibawah ini adalah contoh dari wastegate




    Kebanyakan kendaraan yang menggunakan turbocharger pasti terdapat wastegate, yang mana ini berfungsi untuk turbocharger kecil dalam mengurangi lag ketika kipas berputar terlalu kencang pada mesin yang berkecepatan tinggi. Wastegate adalah sebuah katup yang dapat meloloskan gas buang tanpa melewati kipas turbin. Wastegate dapat mengurangi boost pressure. Jika tekanan pada saat itu tinggi, itu dapat berarti turbin sedang berputar dengan sangat cepat, jadi tugas wastegate meloloskan gas buang dari kipas turbin sehingga kipas turbin dapat melamban putarannya.

    Beberapa turbo ada yang menggunakan ball bearings sebagai ganti fluid bearings untuk mensupport turbine shaft. Tetapi ini bukanlah ball bearings biasa, ball bearings ini sangat presisi dan dibuat dari material yang mampu menangani kecepatan dan suhu dari turbocharger tersebut. Biasanya juga digunakan batang penghubung (shaft) yang ringan dan kecil dalam membantu turbocharger untuk berakselerasi lebih cepat dan mengurangi turbo lag.

    gambar dibawah ini adalah contoh dari ball bearing


    kipas keramik turbin (ceramic turbine blades) banyak digunakan pada turbocharger dan ini lebih ringan daripada kipas besi. Lagi-lagi ini dapat membantu turbocharger berputar lebih cepat dan mengurangi turbo lag

    sekian cerpen dari saya malam ini hehehe… kalau ada salah-salah, kurang rapi dan bikin pusing saya mohon maaf, CMIIW ya teman2

    semoga bermanfaat bagi teman2 semua

    -----------------------------------------------------------------------------------

    ada beberapa pertanyaan ni dari teman2

    Quote Originally Posted by sawachika_eri View Post
    nice thread bro,kebetulan mobil gw pake turbo cmn g ngerti kerjanya,hehe

    btw,mobil gw berturbo cmn ga perna dgr cus cus tuh, atau gwny g sadar y
    Quote Originally Posted by technostar View Post
    hmm terus yg bikin bunyi cus2 tuh dari mananya? stau gw sih dri bov ya bener ga tuh
    kalo mobil yg standar pabrikan udah ada turbonya kok gak bunyi encuss encuss yaa bunyi ngiin ngiing doang
    kayak golf tsi sama audi a4 tuhh gaada encus2 nyaa cmn pas di teken gasnya kerasaa nendang
    untuk menanggapi pertanyaan dari teman2 kita ini saya akan memberikan keterangan lebih lanjut.

    Pada turbo kita mengenal adanya sisi turbin dan adanya sisi kompresor. Bagian turbin digerakkan oleh gas buang dari mesin lalu turbin tersebut menggerakkan sisi kompresor dan menghasilkan sejumlah udara yang bertekanan ke dalam ruang bakar. Jarak yang harus ditempuh oleh udara dari sisi kompresor biasanya berbeda-beda. Pada system bahan bakar injeksi alcohol pipanya bisa langsung mengarah ke saluran gas masuk (intake manifold) atau melewati intercooler dahulu baru kemudian masuk ke dalam intake manifold. Tanpa memperhatikan jarak, bagaimanapun juga yang melewati saluran dari kompresor menuju intake manifold adalah udara yang bergerak cepat dan penuh dengan tekanan yang selalu ada sejak mesin dihidupkan.

    Nah sekarang dapat dibayangkan apa yang terjadi jika kita tiba-tiba melepaskan gas (throttle) dan dengan tiba-tiba kipas mendadak berhenti?

    Pastinya Semua udara masuk akan segera berhenti di jalurnya, dan jalan satu-satunya untuk udara yang bertekanan tersebut pergi adalah balik kembali ke turbocharger. Fenomena ini dikenal dengan nama compressor surge dan ini terjadi dikarenakan udara masuk terjebak akibat throttle yang tertutup secara tiba-tiba dan udara tersebut terkirim balik kea rah turbocharger. Ketika udara yang bertekanan tersebut menghantam kompresor turbo, itu akan mengakibatkan kipas tersebut melamban (atau bahkan dapat berhenti dan berputar berbalik arah) dan seiring dengan waktu akan menghancurkan turbo tersebut. Jika anda pernah mendengar suara panjang yang tidak teratur dari turbo setelah burnout itulah yang disebut dengan compressor surge

    Dibawah ini saya berikan video compressor surge





    sebuah centrifugal supercharger memiliki cara kerja yang sama, tetapi tidak dengan turbin dan tekanan gas buang, centrifugal supercharger menggunakan belt atau rantai yang dihubungkan dengan putaran mesin. Jadi ketika pengemudi melepaskan throttle secara tiba-tiba, kipas kompresor tetap berputar sesuai dengan RPM mesin, tetapi tetap tidak ada jalan keluar untuk udara masuk tadi. Ini akan mengakibatkan pukulan atau tekanan yang besar sekali pada kipas kompresor, bearings dan shaft.

    Jadi bagaimana mengatasi kejadian seperti ini? Jawabannya adalah blow off valve (BOV)




    Blow off valves sangat penting untuk kendaraan yang menggunakan turbocharger, tetapi biasanya digunakan pada kendaraan yang bertransmisi manual, karena ketika kita mengangkat throttle disaat kita memindahkan gigi (shifting) turbo masih memiliki kecepatan berputar dan boost respons- nya masih ada.

    Pada mobil balap, blow off ini sangat vital untuk mengantisipasi rusaknya shaft dr turbo ataupun hancurnya turbo menjadi berkeping-keping disaat pembalap melepas throttle setelah burnout ataupun setelah mobil tersebut mencapai garis finish.


    Sebuah blow off valve biasanya bekerja melalui lubang kecil yang dibuat di intake manifold. Ketika tekanan di dalam intake manifold positif yang berarti sedang dalam udara bertekanan, maka tekanan tersebut menyebabkan blowoff vlave tertutup. Tetapi jika throttle di lepas, maka mesin akan menghisap udara terakir, yang menyebabkan negative pressure atau bisa disebut kondisi hampa udara (vacuum). Blowoff valve tersebut tahu bahwa pasukan udara sudah ditutup dan itu menyebabkan blowoff valve melepaskan tekanan sisa yang ada diantara kompresor dan intake manifold

    Inilah yang menyebabkan suara cuuuuuuuuuuuuuuuus gini penjelasan gampangnya coba diinget biasanya ada suara nguiiiiing dulu kan teman2? itu adalah disaat kipas turbo berputar secara cepat nah setelah gas dilepas baru terdengar suara cusssssssss (yuk cyiiin hahahhaa ) itu berasal dari blowoff yang sedang menyemburkan udara terjebak di saluran antara turbo dan intake manifold.
    Jadi pada kendaraan yang menggunakan turbo tapi tidak ada blowoff valve nya maka tidak akan ada suara cuuuuuuuusss nya, contohnya mungkin di mesin inova diesel D4D



    “blowoff valve secara basic melindungi turbo atau kompresor dari surging dan berhenti mendadak ketika kita mengangkat throttle. Ketika kita mengangkat throttle turbo masih akan berputar sekitar 100.000 RPM dan udara yang ada di saluran menuju intake manifold tidak tahu harus pergi kemana. Dengan menaruh blowoff valve di antara turbo dan throttle body, itu membantu melapaskan udara bertekanan yang ada sehingga membebaskan turbo untuk tetap berputar” marty stags in dragzine.com

    semoga makin bermanfaat ya teman2

    ------------------------------------------------------------

    ada suntikan ilmu lagi ini yang bermanfaat dari teman2 modcom silahkan disimak

    Quote Originally Posted by ddamddimddem View Post
    Ngasi input dikit broo hehe.. Kalo sepengalaman ane.. Wastegate itu untuk menjaga level boost yg kita inginkan.. Jd ga over boost atau kurang boost..

    Nah bner itu fungsi bov biar turbonya ga surging dan rusak..ngebuang pressured air berlebih yg tdk digunakan oleh mesin..

    Ada 2 macam bov stau ane.. Yg aftermarket konvensional ky hks greddy dll.. Dan ada yg tipe recirculating.. Biasanya yg std itu recirculating, jadi ga dibuang, tetapi dibikin muter2.. Kalo kaya hks itu ada dijual recirculating kitnya.. Jd misalnya bosen swara ncus2 nya.. Bisa dihilangin..

    Bahkan bbrp aftermarket turbo skrg ada yg punya built in bov.. Jadi udaranya muter2 d turbo..

    Nah knp diesel ga pake bov? Krn ga perlu, konsep kerjanya beda, dia kondisimya vakuum terus, alias slalu menyedot udara masuk.. Gada trotel body ketutup trus sisa udara kudu dibuang, cmiiw..

    Mohon maap kalo postingan ane kurang berknan dan byk slh2nya
    Quote Originally Posted by kykyhalim View Post
    nambahin sekalian diagram turbo + supercharger biar lengkap:



    digambar diatas bisa kita lihat bahwa blow of valve itu adalah air recirculation valve (di mobil standar vw audi).. jadi udara buangan dari bov dimasukkan kembali ke intake manifold, bukan dibuang keluar atmosfir
    terima kasih atas masukannya semoga artikel ini menjadi tambah lengkap dengan bantuan teman2..

    ----------------------------------------------------------------

    buat teman2 yang masih bingung masalah DOT pada minyak rem mobil yuk diintip ada sdikit info ni disini

    standarisasi DOT pada minyak rem mobil silahkan di klik aja ya teman2..

  2. Delapan Satu
  3. #2
    Kopral Satu
    Location
    jakarta-bogor
    Posts
    87
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 8 Hrs 28 Mins 29 Secs
    Nice share .om

  4. #3
    Letnan Dua
    Location
    BDG - JKT
    Posts
    1,093
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Wks 4 Days 9 Mins 10 Secs
    nice broo, turbo rockss

  5. #4
    Sersan Kepala
    Location
    pangkalan bun
    Posts
    537
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 4 Wks 1 Day 17 Hrs 24 Mins 7 Secs
    bermanfaat ni om ts.y ,

  6. #5
    Kopral Kepala
    Posts
    159
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 4 Days 11 Hrs 56 Mins 14 Secs
    nice thread bro,kebetulan mobil gw pake turbo cmn g ngerti kerjanya,hehe

    btw,mobil gw berturbo cmn ga perna dgr cus cus tuh, atau gwny g sadar y

    - - - - - - - - - -

    nice thread bro,kebetulan mobil gw pake turbo cmn g ngerti kerjanya,hehe

    btw,mobil gw berturbo cmn ga perna dgr cus cus tuh, atau gwny g sadar y

  7. #6
    Brigadir Jendral
    Posts
    12,105
    Power
    41 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 2 Wks 4 Days 13 Hrs 1 Min 39 Secs
    yeah simpan di otak





  8. #7
    Letnan Satu
    Location
    Solo, jl tentara pelajar no25
    Posts
    1,532
    Power
    13 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Mths 2 Wks 2 Days 13 Hrs 50 Mins 56 Secs
    Mantab infonya, jelas banget
    HU: eclipse cd3000
    Amp: helix a4, Tweeter: a/d/s , Midbass: helix blue,Pasive: mcintosh Kabel: Mogami,vampire,pentagon,directed audio

  9. #8
    Kolonel
    Posts
    8,111
    Power
    45 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mths 13 Hrs 23 Mins 25 Secs
    nice share

  10. #9
    Kopral Satu
    Location
    Daerah Istimewah Yogyakarta
    Posts
    95
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Days 2 Hrs 47 Mins 29 Secs
    nice share babang send ...

  11. #10
    Kopral Satu
    Location
    yogyakarta
    Posts
    56
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 21 Hrs 25 Mins 45 Secs
    Quote Originally Posted by sawachika_eri View Post
    nice thread bro,kebetulan mobil gw pake turbo cmn g ngerti kerjanya,hehe

    btw,mobil gw berturbo cmn ga perna dgr cus cus tuh, atau gwny g sadar y
    biasanya turbo dengan size yang besar bro yang keluar nguing cus cus nya hahahahahha.... keongnya udah suntik silikon belum bro??

    just kidding bro, diatas yak jawabannya... silahkan dibaca lagi

 

 
Page 1 of 12 12345 ... LastLast
MBtech Venom 300x250

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. [WTA] Cara kerja Thermoswitch 1 kaki, gimana?
    By djtirta in forum Diskusi Mesin
    Replies: 2
    Last Post: 14th January 2012, 07:59
  2. ASK | ada yang tau cara kerja nitrous oxide alias nos ga?
    By DimazQuixote in forum Diskusi Mesin
    Replies: 10
    Last Post: 13th May 2010, 21:25
  3. Ada yg ngerti cara kerja mobil Hybrid??
    By christiankirana in forum Diskusi Mesin
    Replies: 12
    Last Post: 18th October 2008, 01:28
  4. [HelP] Cara kerja Shock Adjustable & low kit..????
    By Dims_nurjamS in forum Diskusi Kaki-Kaki
    Replies: 16
    Last Post: 31st August 2007, 20:33
Back to top