polisi rampok?? rampok polisi?? a true story [forward dari milis]

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 3 123 LastLast
Results 1 to 10 of 21
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/44079
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Kapten
    Location
    SUKABUMI kota damai hehehehehe
    Posts
    2,206
    Power
    29 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 2 Days 21 Hrs 37 Mins 53 Secs

    polisi rampok?? rampok polisi?? a true story [forward dari milis]

    dapet dari milis di sebelah neh,, moga aja belum ada soalnya udah gw search tapi gak nemu :wink:



    From: J'adore Indrakusuma <jadorehery@yahoo. co.uk>
    Subject: [picanto_indonesia] Polisi Rampok �� Rampok Polisi? A True Story
    To: picanto_indonesia@ yahoogroups. com
    Date: Wednesday, June 11, 2008, 9:56 PM

    Teman-teman, semalam pk 21.30 wib saya mengalami kejadian yang semoga tidak akan pernah terjadi pada anda. Sepulang dari kantor pk 21.00 wib saya memutuskan untuk mencari minum dan makanan kecil. Karena kantor di SCBD, saya memutuskan pergi ke Blok M di area sekitar gultik. Jalanan masih ramai dan seperti biasa, parkir padat. Mobil saya parkir di depan Grand Mahakam atau tepatnya di depan money changer di pojokan Barito-Mahakam.

    Belum sempat saya turun karena harus mematikan ac mobil, cd, tiba-tiba dating seorang laki-laki yang meminta saya memperbolehkan dia memeriksa mobil saya. Saya segera teringat cerita adanya oknum petugas yang meletakkan narkoba di dalam mobil kita dan kemudian memeras kita dengan alasan menemukan barang bukti. Atas dasar hal tersebut, saya menolak permintaan orang yang bersangkutan dan memutuskan turun dari mobil dan segera mengunci pintu mobil. Di luar orang itu meminta KTP dan SIM saya serta STNK. Sara agak resistant karena menurut saya, tujuannya nggak jelas dan saya tidak melakukan pelanggaran apapun. Karenanya, saya berpikiran bahwa orang ini adalah preman, dan sayapun siap untuk melawan karena saya tahu pasti bahwa melakukan berbagai tindakan untuk membela diri adalah dibenarkan oleh KUHP. Saat itu saya telah siap dengan pisau lipat yang selalu saya bawa di kantong celana.

    Saya memaksa orang itu untuk mengembalikan surat-surat saya, namun yang bersangkutan menunjukkan pistolnya, dan meminta saya melihat surat ID yang menunjukkn bahwa bersangkutan sebagai Polisi (tanpa pakaian dinas) dengan menutup bagian nama dengan ibu jarinya. Terlepas dari Polisi atau bukan, saya merasa saya akan berhadapa dengan orang bersenjata, dan akhirnya saya tawarkan satu-satunya duit yang tersisa di dompet sebesar Rp 100 ribu. Dengan gaya preman orang yang mengaku Polisi ini menyatakan berbagai pasal yang menyatakan saya menyerang petugas, berbuat tidak sopan kepada petugas dan tidak kooperatif terhdap petugas yang sedang melakukan pemeriksaan. That�셲 bullshit!

    Sekali lagi saya berpikir kers bahwa tidak ada gunanya saya berdebat di area itu, karena in fact ada beberapa tukang parkir yang melihat saya bersitegang tapi tidak melakukan tindakan apapun. Saya pikir ini pasti praktek premanisme. Akhirnya saya bilang, dan meminta yang bersangkutan ikut saya ke ATM, saya akan beri dia uang sebesar yang dia minta. Saya menuju ke jalan Malewai degan harapan ada beberapa ATM di sana , namun saya tidak melihat ada satu polisi-pun yang biasanya berjaga di perempatan Malawai malam itu. Akhirnya saya pikir, lebih baik membuang SIM dan KTP, karena STNK mobil telah saya rebut, dan saya memacu mobil ke arah Senayan, dengan tujuan mencari Polisi (di Bunderan Senayan) atau kalau tidak ada Polisi saya akan masuk ke Tol.

    Sayangnya di depan perematan Al-Azhar, lampu merah menyala dan tidak ada space untuk menerobos. Dengan terpaksa saya berhenti dan yang bersangkutan memberhentikan motornya di depan mobil sambil menodongkan pistol ke arah saya. Banyak mobil di belakang saya, tapi tak satupun bereaksi, dan yang bersangkutan meminta saya belok ke jalan gelap di sebelah kiri. Sebenarnya ada pikiran untuk menabrak yang bersangkutan beserta motornya, tapi saya berpikir bahwa hal tersebut akan berisiko, mengingat saya tidak memiliki saksi dan saya bisa didakwa menyerang petugas. Yang bersangkutan meminta saya menaiki motornya dan dia akan membawa mobil saya, namun saya menolak dan saya ingat betul bahwa surat-surat ID yang bersangkutan diletakkan di bawah jok motornya. Saya berpikir, setidaknya kalau dipaksa menaikin motor, saya punya ID yang bisa dijadikan alat bukti.

    Akhirnya saya ikutin perintahnya untuk berhenti, dan yang bersangkutan mengambil STNK saya kembali. Untuk kunci mobil masih saya bawa. Yang bersangkutan memarkir motornya di depan mobil dan membuka pintu sebelah kiri depan dengan harapan bahwa saya tidak bisa kabur atau maju. Saat yang bersangkutan menelpon temannya, saya semakin merasa terancam. Dan saya pikir, mobilmemang tidak bisa maju, tapi bisa mundur. Dan degan posisi dia berdiri di pintu, kalau mobil saya mundurkan, pintu akan menghajar dia dan tomtis menutup, sehingga saya bisa kabur. Akhirnya scenario itu saya jalankan, dan saya sempat mencoba menyerempet motornya untuk menghambat jalan orang itu jika dia mengejar. Si preman terjauh dan memukul kaca mobil (untung tidak pecah) dan saya kabur ke arah Markas Besar di jalan di depan Kejaksaan Agung. Lampu merah saya terobos dengan harapan saya bisa masuk ke Markas Besar, namun sayang jalan dan pintu tertutup. Akhirnya saya putuskan memacu mobil ke arah bunderan Senayan (patung Pizza Man), dan kembal saya menerobos lampu merah kemudian memarkir mobil di pos polisi. Saya berteriak bahwa saya dirampok orang bermotor yang motornya di belakang saya.

    Ternyata si Preman berani dan juga ikut berhenti di area pos Polisi bunderan Senayan dan dia menyatakan bahwa saya menyerang petugas. Saya sampaikan kepada petugas bahwa sya tidak melakukan tindakan apapun. Saya merasa terancm karena ada orang membawa pistol berusaha memeras saya dan membawa KTP, SIM dan STNK, bahkan berniat mengambil mobil saya. Beberapa menit kemudian, komandan Polisi yang melakukan patroli datang dan yang bersangkutan meminta surat-surat saya kepada si oknum dan mengembalikan kepada saya. Pak Komandan menyatakan bahwa orang itu dari kesatuan yang berbeda, berpangkat sersan dua dari kepolisian Jakarta Selatan. Pak Komandan juga sedang menghubungi atasannya. Pak Komandan meminta saya segera pulang dan menyatakan kalau ada apa-apa silakan hubungi polisi dan salah satu anak buahnya memberikan nomor hp-nya. Saya pikir, karena saya tidak memiliki saksi (saya berusaha menguhubngi beberapa teman untuk aya jadikan sebagai saksi tapi sayangnya nggak ada yang angkat panggilan hp saya. Saat itu waktu menunjukkan Pk 23.18).

    Karena saya pikir situasi saya juga sulit (tanpa saksi) dan secara logika, melaporkan pelaku yang bukan Polisi kepada Polisi aja susah, apalagi melaporkan oknum Polisi kepada Polisi, saya putuskan untuk kembali pulang ke rumah. Satu hal yang saya sesalkan, saya memberikan kartu nama saya kepada 2 orang Polisi karena yang bersangkutan meminta.

    Buat teman-teman yang semalam sekitar Pk 21.30 �� 23.00 melihat mobil hitam ngebut menerobos lampu2 merah di area Blok M dan mungkin melihat ada mobil hitam berhenti di depan Al Azhar dengan seorang berpistol menodongkan senjata ke arah mobil, itu adalah saya.

    Seharusnya Pihak Kepolisian yang membaca e-mail saya ini dapat menindak petugas tersebut tanpa melalui prosedur laporan, dengan meminta keterangan Polisi-polisi yang pada jam tersebut bertugas di Bunderan Senayan, mengingat akan sangat berbahaya jika membiarkan seorang oknum berpangkat Sersan Dua melakukan tindakan yang tidak sepatutnya dilakukan oleh Petugas, mengancam, memeras seperti layaknya preman.

    Buat teman-teman, saran saya kalau berkendaraan sendiri, sebaiknya jangan berhenti di area-area yang rawan pemanisme. Cepat pulang, anak istri menanti di rumah.
    ...ordinary people...

  2. Delapan Satu
  3. #2
    Jendral
    Location
    B-A-T-I-K city
    Posts
    31,547
    Power
    158 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Days 12 Hrs 25 Mins 21 Secs
    wahhhh jaman uda tambah bahaya aj neh

    musti ati2 skarang dan banyak be doa

  4. #3
    Kapten
    Location
    Bandung
    Posts
    2,306
    Power
    31 
    M-Store Point
    0
    Online
    43 Mins 22 Secs
    panjang nih bacaannya... nnti aj deh klo ada waktu senggang..

  5. #4
    Letnan Kolonel
    Location
    JAKSEL
    Posts
    6,139
    Power
    10 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 10 Hrs 46 Mins 25 Secs
    JAMAN EDAN!!!

  6. #5
    Letnan Satu
    Location
    cibubur
    Posts
    1,756
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Hrs 19 Mins 59 Secs
    polisi sakit tuh .weew .

  7. #6
    Letnan Dua
    Location
    ...Behind The Steering Wheel Of An Amazing Car...
    Posts
    1,360
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Days 2 Hrs 22 Mins 36 Secs
    parahhh nehhh....
    --It's Not What You DO, But Who You're Doing It With...
    SO..
    Its Not What You Ride, But Who Are You.. Who's Riding It--

  8. #7
    Sersan Mayor
    Posts
    920
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Days 22 Hrs 35 Mins 42 Secs
    Wah, polisi kaya gitu harus di beri pelajaran.. kok ga di tuntut aja..
    kalo ada kenalan wartawan suruh expose aja.. supaya semua org agak hati2 di kemudian hari.

  9. #8
    Mayor
    Posts
    3,575
    Power
    80 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 1 Day 2 Hrs 15 Mins 42 Secs
    gw dari dulu paling benci sama yg namanya oknum polisi indonesia.
    hal yg kyk gini yah udah gak aneh lg untuk jaman skrg.
    kita klo ketemu polisi bukanya ngerasa aman tp malahan jadi takut.
    takut di cari2 kesalahan kita yg sbtulnya kita gak salah apa2.
    smoga aja cerita singkat td di atas gak sampe kejadian ke kita2.

  10. #9
    Kapten
    Location
    Jakarta - Indonesia
    Posts
    2,439
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Wks 6 Days 8 Hrs 42 Mins 4 Secs
    ck ck..
    kalo ga penting ga kluar malem dah

    amit2,

    smoga pngalaman ni org jd yg trakhir, dan ga trjadi ama yg lain

  11. #10
    Jendral
    Location
    Dalam Kandungan
    Posts
    33,244
    Power
    127 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 22 Hrs 1 Min 44 Secs
    hauhauhauahuahuahauhau


    ada" aja



 

 
Page 1 of 3 123 LastLast
Mega Glodok Kemayoran Venom 300x250

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Polisi Siap Cari Pemilik Hummer H2 Dengan Pelat Polisi
    By PACINKO in forum Berita Otomotif Mobil
    Replies: 101
    Last Post: 11th May 2015, 14:00
  2. True love, this is a true story...
    By frost_street_kings in forum Automotive
    Replies: 2
    Last Post: 18th January 2010, 19:45
  3. Replies: 30
    Last Post: 9th August 2009, 16:30
  4. Replies: 60
    Last Post: 16th June 2009, 23:48
Back to top