PURWAKARTA - Ikan aligator yang kepalanya mirip buaya, beberapa kali muncul di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Di kalangan pembudidaya ikan keramba jaring apung Jatiluhur, jenis ikan ini cukup besar dan galak serta pernah menggigit manusia.
Menurut sejumlah petani di Jatiluhur, aligator ini sering mengejar gelombang yang dikeluarkan oleh mesin perahu. Satu di antaranya berhasil ditangkap karena terperangkap jaring nelayan air tawar Jatiluhur.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Purwakarta, Herry Herawan Senin (10/12/2012) mengatakan, binatang air yang cenderung karnivora atau pemakan daging. Binatang sepanjang hampir 1 meter itu kini diawetkan dan disimpan di Kantor Dinas Perikanan Purwakarta.
Munculnya ikan berwarna hitam itu menimbulkan berbagai isu di kalangan para pemancing.
Menurut Udin Cilangohar, ikan itu lepas dari keramba sebanyak lima ekor namun tertangkap oleh jaring nelayan baru dua, yakni seberat 20 kg dan 30 kg. "Malah dikabarkan ada petani yang melihat ikan itu sebesar perahu jukung nelayan, tapi itu hanya kabar angin dari mulut ke mulut," ujar Herry.
Keterangan yang diperoleh Dinas Perikanan Purwakarta, jenis ikan ini bukan ikan asli Sungai Citarum. Ikan ini sejenis latin lepisus peus yang memiliki habitat di sungai-sungai besar di Amerika Tengah dan Selatan.
Jenis ikan ini tergolong omnivora, namun cenderung karnivora dan banyak memakan ikan-ikan lain. Jenis ikan ini sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak kecil.
Perkembangbiakan aligator di Waduk Jatiluhur sangat memungkinkan karena di danau seluas 8.300 hektar ini terdapat sekitar 20.000 KJA. Ikan-ikan petani KJA sebagian besar membudidayakan ikan mas dan ikan nila serta sering lepas ke perairan. Ikan-ikan liar itu menjadi santapan aligator. Tidak menutup kemungkinan aligator mampu merobek jaring karena giginya kecil-kecil dan sangat tajam.
Pemilik tidak bertanggung jawab, gak kuat pelihara aligator fish malah di lepasin ke alam bebas yang berakibat mengancam ekosistem lokal di danau tersebut.
ikan aligator bisa sampai sebesar ini.??
jadi serem liat aquarium nih
kalau di alam bebas memang bisa lebih besar ketimbang yg di pelihara dalam aquarium.
itu ikan impor dari amerika sana kan, masuk indonesia secara ilegal.
Sebenarnya ikan ini dilarang masuk ke Indonesia untuk dipelihara.
terus sekarang ada yg sengaja di lepas oleh pemiliknya, kemungkinan karena gak kuat pelihara kasih makannya. ini ikan tergolong rakus.
Tapi lihat apa akibatnya pada ekosistem air tawar di Indonesia bila ikan ini lepas ke alam dan berkembang biak? Sudah tentu invasi spesies baru akan mengubah keseimbangan rantai makanan yang sudah ada. Liat sendiri yang sekarang terjadi di Jatiluhur, kalau gak cepat di tangani akan semakin parah dampaknya ke lingkungan.
contoh kasus yang pernah terjadi akan invasi ikan asing pernah terjadi di amerika utara :