Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi harus menegur secara keras Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo atau Jokowi yang melanggar melanggar Peraturan Pemerintah 14/2009 tentang Tata Cara bagi Pejabat Negara dalam Melaksanakan Kampanye.
Demikian dikatakan pengamat Universitas Indonesia (UI) Prof Iberamsjah kepada itoday, Senin (18/02) menanggapi Jokowi yang menjadi juru kampanye Rieke-Teten untuk Pemilukada Jawa Barat padahal belum mendapatkan ijin cuti dari Menteri Dalam Negeri.
"Jokowi itu jangan sok hebat. Sebagai pemimpin itu harus menjadi panutan mengikuti aturan yang ada," ungkap Iberamsjah.
Kata Iberamsjah, Jokowi yang melanggar aturan menjadi contoh buruk bagi pemimpin di Indonesia. "Jokowi yang melanggar aturan menjadi contoh yang buruk bagi pemimpin di Indonesia," ujar Iberamsjah.
Selain itu, Iberamsjah memprediksi dukungan rakyat ibukota terhadap Jokowi akan semakin turun karena mantan walikota Surakarta itu belum memperlihatkan prestasi dalam menyelesaikan persoalan di Jakarta. "Sampai saat ini Jokowi masih pencitraan belum memperlihatkan prestasi dalam menyelesaikan Jakarta," pungkas Iberamsjah.
weeew .. pengen dibully nih professor

















Reply With Quote
-bad boys for life-
....





