How to calculate correct P&P
Scuto Laminating HD Car Care

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 17
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/3986
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Mayor Jendral
    Location
    Jakarta
    Posts
    16,791
    Power
    14 
    M-Store Point
    0
    Online
    6 Hrs 11 Mins 41 Secs

    How to calculate correct P&P

    Dear All...

    Banyak yang membahas panjang lebar masalah P&P.
    Tapi secara teori ada yang bisa mendiskripsikan perhitungan detailnya?

    Mohon dijelaskan secara terstruktur... agar lebih jelas penjelasan disertai type mesin.

    Perincian dibuat dengan struktur sebagai berikut :

    1. Spesifikasi mesin dengan kondisi awal : type mesin, cc, hp dan torsi awal, bisa N/A, TC, atau SC.
    2. Ukuran diameter lubang : intake, exhaust manifold, dan diameter klep
    3. Perhitungan misal berdasarkan : cc, jumlah klep, atau diameter x langkah, dan kompresi
    4. Kesimpulan perhitungan hasil akhir.
    5. Target HP dan TORSI akhir.

    Thanks

    Aerio_Standard

  2. Delapan Satu
  3. #2
    Kapten
    Location
    stage of solitairy..
    Posts
    2,530
    Power
    41 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Days 14 Hrs 59 Mins 1 Sec

    mencoba menjawab

    Topik ini menarik sekali, jadi saya ingin mencoba menjawab. Tapi sebelumnya perlu anda ingat, semua angka-angka yang saya sebutkan berdasarkan perhitungan saya sendiri dan dari pengalaman saya sendiri. Tapi tidak menutup kemungkinan bagi anda untuk menerapkan ukuran-ukuran perbesaran (porting) pada mesin anda. Untuk keterangan awal, mobil saya adalah suzuki baleno 2001, kode mesin G-15B 16V SOHC, rasio kompresi awal 9,5:1 dengan tenaga awal (standar) 70HP pada roda. Ukuran diameter lubang inlet sekitar 1,5in dan lubang exhaust sekitar 1,25in.

    Sebetulnya, dengan melakukan polish saja, sudah bisa membesarkan diameter lubang sampai 0,3mm ke segala arah. Maka dari itu, menurut saya, untuk mesin modern pada mobil-mobil jepang, tidak perlu dilakukan perbesaran lubang karena akan mengganggu air speed, sehingga tenaga bawah akan hilang. Maka dari itu, saya pribadi lebih menyarankan proses polish saja.

    Jika anda tetap bersikeras ingin melakukan proses porting, untuk perbesarannya sendiri, pada racing harian, saya sarankan batasi perbesaran sampai 0,5mm saja dari sisi kiri-kanan serta atas-bawah lubang inlet. Sehingga besarnya lubang inlet anda akan bertambah 1mm dari kondisi awal. Sebelum bekerja, ukur terlebih dahulu diameter lubang inlet dengan sigmat, kemudian catat. Ketika melakukan perbesaran, tetap ukur pakai sigmat agar perbesarannya tidak bablas.

    Untuk perbesaran lubang buang ukurannya bisa lebih besar dari lubang inlet agar penyaluran gas buang jadi lebih lancar. Untuk racing harian bisa memakai ukuran 0,75mm dengan arah perbesaran sama seperti lubang inlet (kesegala arah). Berbeda jika penggunaan mesin anda murni untuk drag atau turbo. Perbesaran bisa dilakukan sampai lebih dari 1mm karena memang hanya putaran atas yang dibutuhkan.

    Berikutnya sampai ke proses yang agak sukar (bahkan memang paling sulit), yaitu proses pembentukan ulang sudut pada klep dan dudukan klep (seating) AKA multi angle valve job. Proses ini adalah penghasil tenaga terbesar pada proses porting polish. Akan tetapi harus dilakukan dengan luar biasa cermat, karena salah 0,001mm saja, maka anda terancam mengganti cylinder head. Prosesnya sendiri berupa pembubutan/ pembentukan bagian yang landai pada seating dengan pisau bubut agar seating semakin landai sehingga tidak ada hambatan bagi campuran udara-bahan bakar yang masuk kedalam ruang bakar.

    Jujur saja, saya pribadi hanya melakukan polish pada lubang inlet, exhaust dan kubah cylinder head. Mesin G15B sudah termasuk mesin modern dimana ukuran masing-masing lubang sudah presisi, sehingga jika dilakukan perbesaran malah akan membuat tenaga bawah hilang. Lubang exhaust dan kubah head saya lebih licin daripada lubang inlet. Hal ini bertujuan agar kerak sisa pembakaran tidak menumpuk pada lubang buang (exhaust) sehingga jalur gas buang tidak terhambat.

    Kemudian head dipapas 1/4mm saja, sehingga kompresi naik menjadi 9,8:1. Saya sempat menyesal juga tidak memapas secara extrim (1mm) karena dulu tarikan saya adalah harga premium yang bebeda 2000 rupiah dengan pertamax plus. Tapi sekarang hanya berbeda 900 rupiah, yang mengakibatkan saya beralih ke pertamax plus. Lantas kubah cylinder head di design ulang dengan mengorek sisi kubah kearah luar sehingga pembakaran lebih terfokus.

    Selanjutnya, pada sisi klep in yang mengarah ke busi dicoak (bukan proses multiangle valve job karena tidak ada modifikasi pada seating) sedangkan klep dan per klepnya sendiri masih bawaan pabrik (standar). Hal ini bertujuan agar flow campuran udara-bahan bakar bisa sampai ke busi lebih cepat ketika klep in membuka.

    Sekarang saya menambahkan header dan filter udara hurricane. Dengan kondisi terbaik, mesin saya bisa mendapatkan 90HP pada roda (sekitar 125HP di mesin), yang berarti terdapat kenaikan tenaga sekitar 20HP. Performa terbaik pada 402m adalah 17,8 detik dengan kondisi plat kopling dan ECU yang full standar.

    Waktunya memang tidak terlalu bagus, karena baleno memiliki keterbatasan pada final gear yang kecil dan jarak dari gigi 3 ke gigi 4 yang panjang (saya hanya sampai pada gigi 3 pada 402m). Tapi jika melihat spesifikasi standarnya dimana 0-402m adalah 19,1 detik (versi 1500cc), bagi saya ini sudah lebih dari cukup. Semoga bisa menjadi masukan bagi anda yang berniat melakukan proses porting polish.

  4. #3
    satyr
    Guest
    wah mantap bgt. thanks bung

  5. #4
    Mayor
    Location
    Jakarta , Kuburan tepatnya....
    Posts
    4,520
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 3 Days 15 Hrs 33 Mins 38 Secs
    hmm ,Untuk soal Papas head tidak menjadi bagian dari Porting en polishing ya..
    jadi bagian sendiri ,jadi ga termasuk Porting en polishing..

  6. #5
    Mayor Jendral
    Location
    In your dreams...
    Posts
    15,312
    Power
    23 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Hrs 28 Mins 49 Secs
    sip sip... masukkan ni bos... thx

  7. #6
    Letnan Kolonel
    Location
    ,, baRudaK baNdunXs ,,
    Posts
    6,167
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    N/A
    wah bagus bgt nih buat nambah2 ilmu...thanks

  8. #7
    Mayor
    Location
    jakarta, malang, mataram
    Posts
    3,826
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    9 Mins 37 Secs
    kalo mazda ane khan HLA boss bukan klep??
    apa sama aja tuh boss beni??

    thx

  9. #8
    Kapten
    Location
    Jakarta
    Posts
    2,635
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Wks 2 Hrs 3 Mins 9 Secs
    input yang oks bgt.. namun secara praktek sukar juga yah kalo mau mengerjakan sendiri
    Dilema Yang Tdk Pernah Selesai:
    Kencang atau Irit

  10. #9
    Kapten
    Location
    MGK Kemayoran lt.6 b2 no3-8 (021-98763790)
    Posts
    2,849
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Days 20 Hrs 23 Mins 31 Secs
    menjawab bos napster masalah HLA itu sama aja bos..
    HLA hanya medianya aja, yang membedakan dengan yang masih manual memakai stelan.. intinya tetep pake klep bos..

    saran mending lu buat solid aja HLAnya biar lebih responsif..

  11. #10
    Letnan Dua
    Location
    Jakarta Selatan
    Posts
    1,018
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 4 Days 23 Hrs 49 Mins 31 Secs
    HLA itu apa ya??
    Karma does exist

 

 
Page 1 of 2 12 LastLast
Mega Glodok Kemayoran Venom 300x250

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Back to top