Kalangan mahasiswa dan dosen pun tidak mau kalah dalam mengembangkan mobil listrik di Indonesia. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) akan segera meluncurkan mobil listriknya.
Sebuah papan reklame berukuran besar terpampang di kota Surabaya yang menunjukkan rencana peluncuran itu. Jika tidak ada halangan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh akan memperkenalkan mobil listrik ITS.
ITS selama ini memang dikenal dengan karya-karya mahasiswa dan dosen di dunia otomotif. Beberapa kali mobil rakitan mereka berhasil memenangkan lomba uji irit BBM yang diselenggarakan oleh sebuah produsen BBM di luar negeri.
Dosen ITS, M. Nur Yuniarto mengatakan mobil listrik 4 penumpang tersebut menghabiskan dana hampir Rp 500 juta. Dana tersebut untuk membuat platform dan membentuk bodi, motor listrik dan baterai hingga menjadi mobil listrik prototipe.
"Biaya buatnya hampir Rp 500 juta," kata Nur, Menurutnya mobil listrik buatan ITS bertenaga listrik 100 persen. Namun, mobil listriknya diakui tidak memiliki spesifikasi yang lebih baik daripada mobil listrik Dahlan Iskan.
"Ini plug-in. Jadi sama seperti mobil listrik Dahlan Iskan. Begitu juga pada sistem yakni sistem regenerative braking," ucap Nur. Sayang Nur belum bersedia mengungkapkan spesifikasi mobil listrik tersebut hingga launchingnya besok di kampus ITS. (dtk)