Infinity Masuki Pasar Sedan Sport Premium Dengan Q50
Segmen sedan sport premium adalah salah satu segmen yang sedang diperebutkan. Dan Infiniti akan memasuki segmen tersebut dengan menampilkan Q50 di Detroit Motor Show 2013.
Di desain bagian depan, pengganti G37 itu mempunyai fitur kunci grille "double arch" dan "crescent-cut" di pilar C, yang mana keduanya terlihat pertama kali dalam Essence Concept yang ditampilkan di Geneva Auto Show 2009.
"Infiniti Q50 mencerminkan pengaruh langsung dari konsep-konsep yang dikenal sebagai 'Infiniti Trilogy', khususnya Essence, sambil menghormati desain ikonik dari sedan sport Infiniti sebelumnya", kata kepala desainer Shiro Nakamura.
Q50 mempunyai spesifikasi PxLxT (4.783mm x 1.824 mm x 1.443 mm) serta wheelbase 2.850 mm. Menurut Infiniti, aerodynamic drag coefficient (Cd) mobil ini hanya 0,26 dan memiliki zero lift pada as roda depan dan belakang.
Sedan sport ini akan mempunyai 2 mesin, yang pertama mesin V6 aluminium 3.7 liter 328 Hp dan torsi 364.3 Nm dan yang kedua mesin hybrid yang menggabungkan mesin V6 3.5 liter 302 Hp dan torsi 349.4 Nm dengan motor listrik yang menghasilkan 67 Hp dan torsi 269.5 Nm, dengan output total 360 Hp.
Kedua mesin tersebut yang dipadukan dengan transmisi otomatis tujuh percepatan dengan paddle shift dan tersedia dengan penggerak roda belakang dan AWD. Q50 memiliki suspensi multi-link dengan menggunakan komponen aluminium di keempat sudutnya dan diisi dengan velg 17 inch dengan 225/55 run-flat tyres atau sebagai opsional, velg 19 inch dengan ban 245/45.
Infinity Q50 ini juga dilengkapi dengan teknologi Direct Adaptive Steering, dimana ini adalah desain pertama di dunia untuk kendaraan produksi. Sistem ini memungkinkan kontrol independen dari sudut ban mobil dan gerakan setir, Infinity mengklaim bahwa sistem ini membuat tindakan pengemudi lebih cepat daripada sistem mekanis tradisional. Ia menawarkan empat pengaturan, yang memungkinkan pengemudi untuk mengubah respon kemudi dan gear ratio, sementara itu sistem kemudi mekanis cadangan disediakan dengan memanfaatkan teknologi baru Direct Adaptive Steering.
Sistem lain yang pertama didunia adalah Active Lane Control, yang meningkatkan sistem Lane Departure Prevention dengan tidak hanya "membaca" jalan di depan melalui kamera yang terletak di atas kaca spion, tetapi juga membuat sedikit penyesuaian pada kemudi ketika melintasi jalan yang tidak rata atau mengalami crosswinds.
Karena Infinity menjadi partner dari Red Bull Racing, maka mereka untuk meminta juara dunia Formula 1, Sebastian Vettel dan test driver Sebastien Buemi untuk memberikan feedback mereka pada handling Q50, Vettel menguji sedan sport ini di trek Tochigi Jepang, sedangkan Buemi di Nürburgring. (autoevo)