Electric Vehicle Indonesia Akan Dijual Rp 135 Juta
Electric Vehicle Indonesia atau Evina dalam waktu dekat akan resmi dirilis. Evina akan dijual sekitar Rp 135 juta (otr) per unit.
Mobil listrik yang juga dikembangkan bersama PT Sarimas Ahmadi Pratama ini mampu menempuh kecepatan maksimum hingga 120 Km/h. Dan dalam setiap pengisian, mobil mungil ini mampu menempuh jarak hingga 135 km. Dalam mengendarai mobil listrik ini, penumpang atau pengemudi akan merasakan respons tinggi, nyaman, dan nyaris tak ada suara alias halus. Dan terpenting, mobil ini akan mampu menghemat energi serta ramah lingkungan.
Direktur Utama PLN, Nur Pamudji yang sempat melihat pameran mobil listrik ini mengutarakan, PLN siap untuk mensuplai listrik. “Nantinya, konsentrasi PLN terhadap mobil listrik nasional ini adalah penjualan listriknya. Saat ini kami tengah meriset dan mengembangkan stasiun pengisian listrik umum (SPLU) untuk kendaraan listrik,” ujarnya.
Nantinya, terdapat beberapa macam cara pengisian baterai. Ada yang menggunakan kWh meter yang dipasang langsung di mobil, ada yang menggunakan listrik koin, atau seperti stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Dalam perhitungan pengisian baterai yang dilakukan beberapa tim, Evina hanya menyedot listrik sekitar 4,4 kwH dalam pengisian baterai selama tiga jam pada tegangan AC 220 Volt (listrik yang tersalur ke rumah). Jika diasumsikan harga jual listrik non subsidi per kwh Rp 1.650, maka Evina Putih ini cukup membayar Rp 7.620 untuk satu kali pengisian.
Mending gk dua2nya..buatan indo gk ada yg beres..ntar kl ada masalah gk tangung jawab dgn byk alasan
135jt bs beli bmw seri 3, ketauan gayanya..hahaaaa
1. Kalau ada garansinya 5 tahun..
2. Kalau bisa dicharge di rumah & di parkiran mall2 & kantoran
3. Kalau bodi & interiornya bukan karoseri
4. Kalau ada buy back guarantee minimal 50% after 5 tahun
kayaknya boleh juga ambil satu...
satu lagi.. coba ada jual conversion kitnya.. jadi kita bisa pasang di mobil tua apa aja.., gimana pak Dasep..?
Itu 135km maximum jarak tempuh dengan kecepatan 120km/jam.... apakah bisa dihitung berarti kemampuan accu hanya sekitar 1,5jam saja? Jika ya gmn kalau kondisi jalanan macet? Atau accu hanya terpakai jika kendaraan dalam keadaan bergerak saja?