2011-2012 Car Audio Line Up!!
Well, setelah list perangkat 2010 yang cukup heboh tahun lalu, adalah sebuah beban besar kita untuk membuat yang tahun ini, Prinsip bahwa 'Hari ini harus lebih baik ketimbang kemarin' membuat kita benar-benar mencari kesana-kemari untuk perangkat unggulan tahun ini, bahkan proses hunting sudah berjalan mulai tahun lalu. Bagi yang menyadari, kita banyak menemukan perangkat yang kita anggap lebih baik, mulai dari Tweeter, Midrange, Midbass, Amplifier, subwoofer, juga Headunit. Masalahnya kita kesulitan untuk mempublishnya dalam satu paket tahunan karena tiap kali kita menyatakan suatu perangkat 'qualified' ternyata laku sangat keras, dan habis bahkan sebelum kita membuat ringkasan seperti ini. Ketika satu perangkat dicukupkan, perangkat lainnya habis. Akhirnya terus menerus tertunda deh.
Ditambah lagi dengan kegiatan kita yang super-super padat tahun ini, dengan setumpuk perangkat baru, dibukanya cabang di Jakarta (yang kemudian disambut luar biasa, terima kasih modcomer Jakarta![]()
) kegiatan mengajar satu semester, launching DSP-8 dan persiapan publikasi di media, Tanpa sadar, sudah 7 bulan berlalu, dan akhirnya kita merasa sudah keterlaluan dalam penundaan. Well, angka 7 dipandang bagus untuk melaunch sesuatu. itu bisa menjadi alasan kenapa kita menundanya begitu lama? Well, bukan begitu masalahnya. Percayalah.
Tweeter: Still, The Ring Radiator Family.
Keluarga Ring Radiator selalu menjadi andalan kita semenjak pertama kali kedirannya tahun 98. Cinta pada pendengaran pertama, ketika Vifa XT25sc30 kita dengarkan, Belum pernah sebelumnya kita mendapati tweeter yang bersuara begitu natural, begitu 'berbentuk' dan begitu nyaman ditelinga, seperti bisa menyuguhkan setumpuk detail tanpa berkesan memaksakan kehendak.
Cukup beruntung karena pihak Vifa/Scanspeak (yang waktu itu masih ber-'saudara seiman') menyadari potensi dari Ringradiator ini dan dalam 10tahun sangat banyak varian yang mereka keluarkan, baik secara harga maupun jenisnya. Uniknya, di indonesia, sejarah Ringradiator cukup menarik diamati, semenjak kehadirannya, Ringradiator selalu menjadi tweeter yang heboh, antara yang suka biasanya sangat fanatik, dan pihak yang sangat membencinya 'tanpa alasan yang jelas-. Kemudian juga entah kenapa, keluarga Ringradiator selalu menjadi sasaran ketika ada terjadi 'perang harga' dalam dunia bisnis audio mobil, Ring Radiator begitu sering menjadi 'korban kekejaman' banting harga - lebih jahat lagi, yang membanting harga sekaligus orang yang menjelek-jelekkan
-.
Namun yang namanya kualitas tetap kualitas, seburuk apapun omongan miring dan sejahat apapun perlakuan pebisnis. Ringradiator tetap menjadi tweeter paling heboh yang pernah ada.
Ringradiator entry level : Vifa XT25sc90
Vifa Xt25sc90 adalah ringradiator paling murah yang pernah ada. Versi kecil dari XT25TG30 -model pertama dengan diameter 10cm-, XT25sc90 cuma berdiameter luar 6cm, dan harga yang relatif sangat murah, Vifa XT25sc90 diperlengkapi dengan magnet Neodynium (yang harganya barusan naik 3x lipat!) dan dengan konstruksi Ringradiator yang fenomenal, membuatnya bersuara sangat natural dan jernih, XT25sc90 terbukti sering 'mempermalukan' banyak tweeter lain, yang even berharga 2x lipat diatasnya.
GAMBAR XT25sc90
Ringradiator MId level: Vifa XT19td dan Vifa XT19Al
Vifa XT19td adalah varian ringradiator pertama yang diciptakan setelah seri XT25TG30 -yang mana kita anggap agak terlalu besar untuk dipasang ke mobil-. XT19 hadir dengan karakter yang sedikit berbeda dengan keluarga XT25 besar, yaitu suara yang lebih tegas namun lebih tenang dan sunyi dibandingkan pendahulunya. Selain keunggulan fisiknya yang lebih kecil, yaitu berdiameter luar 9cm, dan jauh lebih tipis dari pendahulunya.
Dalam kisah berikutnya, kita yang sangat doyan dengan tweeter ini, berusaha mengembangkannya lebih lanjut, dengan mencetak flange pengganti dari Aluminium dengan meniru bentuk dari Scanspeak R7000, Hasilnya XT19td tampil lebih tenang, noise berkurang, dan energi yang lebih besar.
Kiri: XT19TD (Standart). Kanan: XT19Al (aluminium flange)
Flange XT19, dibuat dengan standart tinggi. Banyak yang mengira itu genuine Vifa.
Ringradiator HiEnd: Scanspeak R3004 dan R7000
R7000, begitu fenomenal di awal kemunculannya. Even Scanspeak juga menyadari potensi raksasa dari tweeter ini, sehingga dengan sengaja mendadaninya dengan sangat fenomenal juga. Dengan warna Silver yang kinclong, dan jarum ringradiator yang sangat tajam, -namun hebatnya- terlihat sangat bersinar tanpa membuatnya terlihat norak, bahkan menjadi tweeter paling mewah dan 'seksi' dibandingkan semua tweeter yang pernah dibuat manusia, even orang bisa mengaguminya hanya dengan melihatnya -dan lebih kagum lagi setelah mencoba suaranya!
Begitu hebatnya R7000 sehingga bahkan setelah lebih sepuluh tahun Scanspeak tidak sanggup menciptakan versi pengembangannya. Semua seri Illuminator (new HiEnd Series dari Scanspeak), baik midbass maupun midrange, diklaim lebih baik daripada scanspeak versi sebelumnya, namun tidak bagi R7000. Versi illuminator dari R7000 tampil sangat memalukan jika dibandingkan dengan 'the original', baik secara fisik maupun suara.
Diciptakan sebagai penyempuraan dari kerluarga XT25TG30, R7000 memiliki fisik yang sangat mirip yaitu berdiameter luar 10cm, cuma dengan pantat yang lebih tipis sehingga sedikit lebih mudah dalam instalasi. However, beberapa orang sudah terlanjur mengaguminya selalu mencari celah untuk tetap menggunakan R7000 sambil strunggling dengan masalah blindspot.
R7000. The REAL Ring Radiator.
R3004 merupakan keluarga illuminator dari R7000. Tidak ada yang istimewa dari keluarga ini, terutama ketika dibandingkan dengan ‘the real one’, namun satu yang menarik adalah, mereka memiliki varian berbentuk kecil, yaitu R3004-602010. R3004 ini lahir dengan fisik kecil, cuma berdiameter 6cm, sama dengan XT25sc90. Dengan harga yang juga relatif jauh lebih murah dibandingkan dengan R7000, R3004 memang bukan tweeter seheboh R7000, namun menyandang nama Scanspeak Illuminator-Ringradiator juga menjadi symbol bahwa dia bukan juga pepesan kosong. Suara khas Ringradiator dan kualitas Scanspeak tetap tampil hebat, sangat cocok bagi penggemar R7000 yang kebetulan tidak bisa menerima blindspot pada mobil.
SCANSPEAK R3004/602010 = R7000 mini.
Midrange: 3way is THE Answer.
Ketika banyak orang suka mendebatkan antara 2way dan 3way, banyak yang berakhir pada kesimpulan ‘keduanya sama saja, tergantung siapa yang memasangnya’ namun tidak buat kita. 3way adalah jawaban dari semua permasalahan yang menghantui 2way, tuntutan vocal yang jernih, detil yang berkilat, suara yang solid, dan fatiq telinga yang rendah, selama ini sangat sulit –atau bahkan nyaris mustahil- untuk dilakukan oleh system 2way.
Adalah sangat jelas dimata kami, bahwa ketika sebuah audio sudah berbudget cukup –dan tidak ada keberatan dalam hal instalasinya, HARUS menggunakan 3way. Titik. Dan berapa budget yang ‘cukup’ itu? Jika di zaman dulu, 3way adalah property kaum borjuis, kini kita bahkan sudah menjual paket 3way dengan harga 2,3jt, lengkap dengan full 3way passife custom dengan komponen yang baik.
Midrange, adalah sebuah speaker yang mengkhususkan diri untuk mengerluarkan Vocal (nada tengah) karena itu juga posisinya adalah penengah antara tweeter dengan midbass. Umumnya Midrange berbentuk seperti midbass kecil, berdiameter 8-12cm, dan diletakkan dibawah tweeter, diatas dashboard.
Vifa TG-9
Midrange entry level yang menyenangkan. Sudah sangat banyak calon customer yang kita buat tercengang ketika kita demokan bagaimana midrange berwarna putih yang aneh ini bernyanyi. Setelah kita memberi tahu berapa harganya, dan bagaimana dia dikomparekan dengan beberapa midrange lain yang dibanderol jauh lebih mahal. TG9 adalah sebuah bukti bahwa speaker bersuara bagus tidak melulu karena faktor kualitas bahan bakunya. Dengan konstruksi yang sederhana, terbukti dia bernyanyi jauh lebih natural, lantang, bertenaga, dan fokus dibandingkan ryval-ryvalnya. Vifa TG-9 yang sebenarnya didesain ketika Vifa masih berpabrik di Denmark dan kualitasnya masih terjaga sekalipun kemudian Vifa meminda pabriknya ke China, itu membuktikan, bahwa pabrikan cina bisa bikin barang bagus, asalkan mereka tidak mendesainnya sendiri.![]()
Vifa TG9
Cello –Scanspeak- RM10
Midrange Mid level, berangkat dari andalan tahun lalu, Scanspeak 10F, yang kita lihat memiliki potensi yang sangat besar, dan tentu saja seorang ‘Scanspeak’ tidak akan bikin speaker asal bunyi. Sayangnya kita melihat beberapa karakter 10F yang personally kita kurang suka. Transient yang sangat tinggi tidak diikuti dengan kehalusan perilaku. 10F tampil bertenaga, even terlalu bertenaga untuk diperankan sebagai sebuah midrange. Jiwanya pemberontak dan mau menang sendiri. Susah mencari Partner? Yes, itulah yang kita keluhkan dari midrange ini. Bahkan Tweeter Vifa XT19 pun akhirnya kita buang dari list tahun lalu karena tidak ketemu kata rujuk dengan 10F. Sayang dengan segala potensinya, kita berusaha merayu pihak Scanspeak untuk menjinakkan sikap arogannya. 10F dengan karakter fullrange disulaplah menjadi sebuah midrange, Lebih santun, lebih empuk dan bonus tambahan, lebih jernih. Hebatnya lagi, semua redesign itu dilakukan Scanspeak atas permintaan kita secara pribadi. Satu bukti lain bahwa Indonesia sudah sangat diperhatikan oleh dunia.
Well, karena versi ini merupakan bentuk OEM dari scanspeak, Kita menamainya dengan merek lain, Cello dengan kode: RM10. Sebagai catatan, semua produk Scanspeak adalah produk asli Denmark, termasuk seri RM10 ini.
Cello RM10
HiEnd Midrange Seas Lotus RM120
Seas adalah merek speaker pabrikan yang sangat dihormati, berasal dari Norway dan semua dibikin di Norway. Seri Excel adalah seri andalan mereka di kelas HiEnd, dan di dunia Car Audio, mereka memperkenalkan seri Lotus, dengan kode berawalan ‘R’ (RT –tweeter-, RM –Midrange-, RW –Woofer/midbass-) sebagai kode bahwa itu adalah versi HiEnd mereka.
RM120 dibangun base on Seas Excel, even seri awalnya RM110 merupakan side-version dari Excel 4” mereka dengan magnesium cone-nya. Seri berikutnya RM120, sudah tidak lagi menggunakan magnesium, mereka menggunakan Paper, dan kita suka itu. Kita selalu suka speaker kertas yang didesain dengan baik. Suara khas kertas, memang tidak akan sejernih konus logam atau composite yang rumit, namun itu seperti masakan tradisional yang khas. Alami, mengalun, lembut, tenang, empuk, itulah semua ciri-ciri kertas, Dan kita suka. sedikit kurang jernih jika dibandingkan dengan beberapa midrange berbahan baku logam? Bahkan kita harus mengakui Excel tampil lebih jernih tapi kita tidak suka, terlalu mekanis, terlalu tegas, well, kita tidak berpikir untuk menikahi gadis paling seksi yang bisa kita temui kan? Kita suka ini dan sampai hari ini kita belum menemukan pengganti yang lebih baik. Titik.
Seas RM120
Midbass.
Sulit, paling sulit mencari midbass yang enak. Sungguh, hampir semua midbass bagus hanya didesain untuk rumah, dan kalaupun ada yang bagus, harga benar-benar berbicara, dan mereka berbicara keras! Sangat sulit bagi kita mendapati midbass yang menendang dengan kuat, rapi, sekaligus bernyanyi dengan menyenangkan dan dibanderol dengan angka yang lunak.
Midbass Entry for 2way: Peerless SC18
Peerless adalah salah satu pabrikan speaker tertua di muka bumi. Saudara kandung Vifa dan sama-sama berdarah denmark, Peerless memang menempati kasta yang lebih rendah daripada Vifa, sekalipun hari ini, merek Vifa malah sudah dilebur ke dalam Peerless. Anehnya, Peerless lumayan jago dalam bikin midbass, sementara Vifa tidak. Dan Vifa terkenal dengan tweeternya, sementara Peerless tidak. Well, kadang takdir bisa begitu unik.
Masih menggunakan andalan tahun lalu, Peerless SC18 sepertinya sulit dicarikan tandingan untuk midbass yang bisa bernyanyi dengan begitu menyenangkan. Diambil dari basic design Peerless yang paling murah, namun paling terkenal: SDS, SC18 merupakan bentuk car-version dari SDS tersebut. Kita suka menggunakkannya pada system 2way, dan pada system 3way, dia tetap bisa diigunakan. However, tahun ini, untuk 3way kita punya jagoan lain, sori Peerless
Peerless SC18
MIdbass Entry for 3way: Kenwoood 703, midbass only
Peerless yang lembut tidak cukup menyegarkan dahaga kita akan gebukan bass yang dasyat. Terutama untuk system 3way, kita perlu midbass yang lebih kuat, lebih berotot, dan ditambah persyaratan, yaitu harus bisa dipasang di hampir semua mobil (berfisik kecil) yang susahnya, semua midbass berotot selalu mahal dan besar.
Frustasi kesana-kemarin kita mencoba, akhirnya suatu hari kita mendapat sample untuk Kenwood 703 ini. menyenangkan melihat midbass ini, Kecil, kompak, namun sangat kokoh, spider yang sangat kenyal, konus yang rigid, magnet yang sangat besar.
Kita coba dengan banyak lagu, mostly menggunakan bass yang galak, 703 menyalak sangat galak, dan dengan kontrol yang sangat bagus, tidak terlihat gugup dan tergopoh-gopoh seperti semua ryvalnya. Well. Kita dapatkan jagoan baru.
Sayangnya kualitas bass tidak dibarengi dengan kejernihan vocal, tanpa diperlengkapi dengan kemampuan bernyanyi, sulit membayangkan menggunakan 703 dalam system 2way. So, ini midbass hebat, cuma hanya untuk pengguna 3way.
kenwood 703
Midbass Mid-level; Cello-Usher W18S
Usher salah satu merk baru yang bermental rendah, kita sempat menghina dia betapa dia begitu getol membuat produk yang mirip scanspeak. Tapi anehnya, belum pernah kita melihat produk plagiat bisa dihargai begiitu tinggi. Jika semua plagiator Scanspeak (dan biasanya juga Dynaudio) harus menerima nasib dianggap sebagai ‘sampah’, bahan ejekan dan sindiran, tidak begitu dengan usher! Menerima setumpuk penghargaan, dan mendapat penilaian bintang 5 di begitu banyak tempat di dunia, Usher mungkin adalah satu-satunya speaker plagiator yang sukses dan mulus memasuki pasar.
Masuk ke pasar dengan wajah Scanspeak, Usher langsung mendapat hati dikalangan DIYer amrik, apalagi waktu itu harga Scanspeak –dan Seas- yang melambung tinggi, dianggap sebagian orang sebagai keputusan yang sangat pongah, Usher muda dianggap sebagai penyelamat kaum ‘realis’. Apalagi melihat kesungguhan Usher dalam membuat barang, sebagai plagiator, produk dia tergolong kelas satu! Magnet yang super besar, motor yang sangat bagus. suspensi yang sangat akurat, dan kehalusan buatan yang boleh disandingkan dengan Scanspeak aslinya sekalipun! Dan harga hampir separuhnya.
Namun dengan segudang keunggulan, jam terbang memang berbicara lain. Usher memiliki banyak cacat dalam desainnya, namun mereka mau belajar, dan kita suka itu. W18S adalah midbass generasi ke3 yang mereka buatkan untuk kita –penghobby audio mobil indonesia– karena keinginan kita untuk mendapatkan suara bass yang deep, halus, bulat, menyenangkan, dan terjangkau. Dan perbedaan performa antar versi mereka, menunjukkan bahwa mereka so willing to learn. W18S tampil dengan bass yang lebih galak, namun dengan vocal yang lebih jernih sehingga kali ini kita bisa mengaplikasikan untuk system 2way maupun 3way. Hebatnya lagi, dengan magnet yang kita sekitar 20% demi kompabilitas bagi banyak mobil! Kita menikmati produk ini, dan berharap mereka akan terus berkarya lebih baik di kemudian hari, sehingga predikat plagiator yang pernah disematkan akan dilupakan orang.
Cello-Usher W18S
MIdbass HiEnd: Seas RW165
Kita jarang, sangat jarang, menjual midbass mahal. Well, yes, kita kurang suka midbass mahal, karena memang mereka jarang diapresiasi, orang bisa menilai sebuah subwoofer bagus, midrange dan tweeter bagus, tapi sangat sulit memuji midbass! Sebuah midbass 4,5jt dianggap cukup khayal untuk masuk ke keranjang belanja sebagian orang. Namun bagi yang memang mencari kualitas, Seas RW165 kita anggap sebagai pilihan yang sangat baik. Desain Seas yang merupakan bentuk Car dari Seas Excel, RW165 dengan magnesium cone, suspensi yang sangat lincah namun kuat, menghasilkan bass yang jernih, sangat cepat, dan tidak meninggalkan jejak. mesin bass yang nyaris sempurna!
Gambar Seas RW165
Memilih paket Speaker idaman
Dalam menggabungkan jenis-jenis speaker, seperti mencari pasangan baju yang cocok, mulai dari kemeja, celana, hingga dasi! Apakah sesuai dengan kondisi keuangan? jenis lagu yang kita sukai? keberatan-keberatan kosmetik?
2way system:
Tweeter: semua tweeter andalan kita –Ring radiator- sangat enjoy dipakai untuk 2way, dengan titik resonansi yang rendah, mereka tidak keberatan diajak ber-2way. Apapun, mulai dari versi ekonomis: XT25sc90, hingga R7000.
Midbass: cuma 2 dari semua midbass yang kita punya yang siap ber-2way. Kenwood 703, jelas buang dari list, dan satu lagi: Seas RW165! Well, bass bagus ternyata kurang baik buat kesehatan vocal. Maka pilihan cuma 2: Peerless SC18 dengan Cello-Usher W18s. Paket yang paling terkenal dikalangan entry level yaitu pasangan antara Vifa XT25sc90 dengan midbass Peerless SC18 adalah pasangan ekonomis yang sangat menyenangkan dengan banderol 1,3jt-an. Sementara midbass Usher W18s kita sandingkan dengan Vifa XT19al ataupun R3004, tampil untuk versi mewahnya dengan banderol 3,5jt-an dan 6jt-an. Semua dilengkapi dengan passife custom. However, untuk kasus 2way mewah, kita akan jauh lebih merekomendasikan orang menggunakan 3way system di kasta yang lebih rendah ketimbang 2way system yang lebih mewah, kecuali benar-benar ada keberatan dalam penggunaan 3way karena faktor fisik.
3way system:
Semua speaker andalan kita bisa digunakan dalam 3way system. Semua! Ada 3 kelas, masing-masing, berarti kita punya banyak kombinasi! Namun untuk lebih menyederhanakan, coba kita bikin tabelnya:
Paket basic:
Tweeter Vifa XT25sc90
MIdrange Vifa TG9
Midbass Kenwood 703
Passife custom 3way full
Paket yang paling populer, dengan harga sedikit diatas 2jt, paket ini bahkan membuat banyak orang yang awalnya berpikir untuk menggunakan 2way beralih ke 3way! Apalagi dengan passife full 3way, membuat paket ini bisa dipasang di system sesederhana apapun, even cuma dihubungkan ke HU bawaan mobil!
Naik lagi dari paket basic ke mid-class, kita memiliki beberapa opsi:
1. Up tweeter ke XT19 (+500-800rb), mendapatkan detil yang lebih tenang dan halus, dengan penambahan dana sekitar 500rb – 800rb (untuk versi Aluminium flangenya), Kelemahan tweeter ini adalah, dia berfisik lebih besar daripada XT25sc90. Itu saja. Ingin yang berukuran sama kecilnya namun lebih hebat? R3004 bisa dipertimbangkan. Hanya saja selisih harga yang lumayan jauh (+2,6jt-an dari Vifa XT25sc90) bisa membuat sebagian orang berpikir ulang.
2. Up midrange ke RM10 (+1,3jt). mendapatkan vocal yang lebih jernih dan mewah. Kebetulan RM10 dibuat dengan basic size yang sama dengan TG-9 (bedanya outter shape dari TG9 adalah cenderung mengkotak, namun RM10 bundar) tapi dengan diameter dalam yang persis sama, dengan membuat dudukan TG-9 dengan ukuran RM10, kita bisa sewaktu-waktu mengupgrade TG9 kita ke RM10 tanpa mengganti dudukan sama sekali.
3. Up Midbass ke W18s (+1,7jt). Ingin bass yang lebih mewah? lebih berbobot dan jernih? W18 bisa menjadi pililihan upgrade dari kenwood 703. kendalanya adalah selisih harga yang lumayan jauh. Beda sekitar 1,7jt diantara keduanya membuat upgrade midbass biasanya ada pada urutan terakhir dibandingkan tweeter ataupun midrange.
Enaknya dengan system seperti ini, kita bisa belanja apa yang kita inginkan, mau upgrade tweeter saja? midrange saja? atau mau tweeter dan midbass? Pembeli bisa menentukannya sendiri dan mendapatkan speaker seperti yang mereka inginkan!
Di kelas HiEnd, kita paling suka menjodohkan:
Tweeter: R7000 atau R3004
Midrange: Seas Lotus RM120
Midbass: Usher W18s
Dengan budget 9jt-an (R3004-RM120-W18s) kita sudah bisa mendapatkan seperangkat speaker 3way HiEnd dari brand besar dan terbaik di dunia dan diambil dari kasta yang paling tinggi di brand tersebut! Eh, mana passife crossovernya? Well, di kelas ini, banyak yang sudah bermain full aktif, sehingga passife sudah tidak begitu diperlukan. Terutama setelah kehadiran ARC-Audio DSP-8, processor super canggih namun ekonomis ,yang akan kita bahas selanjutnya.
Kenapa tidak menggunakan RW165? Well, yes, kita tetap menyarankan RW165 sebagai salah satu opsi, hanya saja, selisih harga yang cukup jauh juga dari W18s, sebagian orang akan berpikir untuk mengalokasikan dana itu ke tempat lain. Mungkin untuk Head unit, kabel yang lebih baik, atau power amplifier dan lainnya.
Subwoofer
Tidak ada banyak perubahan di sisi ini, Kita masih banyak mengandalkan ARC Audio dari seri KS12D4 sebagai subwoofer entry level, subwoofer 1jt-an yang disebut-sebut sebagai subwoofer bersuara terbaik di rentang harganya, Kemudian versi made in USA-nya yang berkode 12D4 (tanpa KS) yang memiliki Spek jauh di atasnya dengan harga 2,5jt-an. Keduanya bagus dan menyenangkan. KS12D4 punya tendangan yang bagus dan bass yang berbentuk padat, sementara 12D4 amrik memiliki bass yang sangat rendah dan jernih.
ARC Audio KS-12D4
New Line Up Subwoofer: Kenwood Slim Flat X-Series
Tamu baru satu lagi dari Kenwood, secara kebetulan kita mencoba subwoofer slim-fit mereka: W1000F di sebuah oddesei, karena alasan keterbatasan ruang, penggunaan subwoofer tebal jelas tidak bisa, sementara kita sangat anti dengan subwoofer 8”. Maka kita mencoba peruntungan di kenwood. Dengan seri W1000F yang sangat imut namun anehnya terlihat begitu kekar, dengan magnet yang sangat besar tertanam dalam body kecilnya. Ditambah lagi buatannya yang sangat halus dan terlihat sangat mewah. Harga 1,5jt-an pun dirasa sangat-sangat pantas. Hebatnya lagi, diperlakukan dengan sangat tidak ‘woferisasi’, W1000F cuma kita kasih volume yang sangat-sangat-sangat kecil, ternyata bass bisa menendang begitu kuat, jernih dan rendah! Bahkan kita sampai bingung menjelaskan darimana dia bisa dapat supply udaranya? Pada aplikasinya di Pajero Sport, W1000F bisa kita samarkan menjadi sebuah tools box sehingga tidak mengubah penampilan interior dan fungsi bagasi. Beberapa orang yang miris dengan betapa kecil box yang kita berikan padanya, ketika kita uji cobakan, banyak yang keliru dengan menyangka itu sebuah subwoofer 12”!
Kebetulan? well, semenjak itu kita agak ketagihan dengan seri kenwood ini, kita coba sekalian juga versi 12”nya: W1200F. Dan seperti adiknya, subwoofer tipis ini begitu galak, bassnya sangat menghentak dan berbobot namun sangat miskin ekor bass. Sekalipun tidak bisa tampil sejernih ARC 12D4 amrik, tapi bagi penggemar bass yang menghentak dan ada sedikit masalah dengan space mobil, kenwood ini pilihan yang sangat menarik! Apalagi setelah melihat sendiri fisiknya, sulit dibayangkan orang tidak akan jatuh cinta.
Kenwood W1200F
Power Amplifier
Well yeah, ARC XXK4050 tetap menjadi favorite kita untuk menghandle urusan speaker, Its good, its good, sekalipun type ini –entah mengapa- digunakan dalam praktek dagang kurang sehat, namun kita tetap suka. Nyamuk berdengung, tidur jalan terus.
beberapa merk lain seperti Phoenix Gold Ryval 754 juga boleh ikutan di sini. Di awal tahun kita ada kedatangan tamu juga, merek AudioArt dari amrik dan ReVolt dari rusia, keduanya merupakan produk Ubuy, pabrikan ARC. Bagus, typical buatan ubuy yang halus secara fisik maupun suara. Dan kebetulan dijual agak miring sebagai perkenalan. Well nothing wrong dengan mereka semua, Namun hal yang aneh ketika kita memandang wajar jika dalam 3 bulan ini semua pajangan power amplifier yang memenuhi setengah rak display kita dan dengan stok menumpuk di gudang itu seakan-akan tidak diperlukan kehadirannya!
introducing:
ARC Audio DSP-8: The NEW ERA of Car audio has Come!
Penyebabnya tak ayal lagi, adalah karena dipenghujung 2010 kemarin, punggawa ARC memperkenalkan proyek terbaru mereka: DSP-8! Sebuah Processor DAN sebuah amplifier dalam satu fisik! Bukan hal baru mungkin, tapi processor yang tertanam di dalamnya memliiki fasilitas paling canggih, paling kompleks yang pernah dipikirkan oleh seorang penghobby audio. Dan gilanya lagi, power yang diisikan di dalamnya adalah sederet power 27Watt sebanyak 8 channel!
Segala kelebihannya yang menghebohkan kita pernah bahas di threat lain mengenai DSP-8, dan jelas, dengan setumpuk kelebihannya yang ajaib, seperti fisik yang sangat-sangat kecil, power 27Watt yang ternyata mengagumkan, non-volatile data yang sangat tangguh (data processor tidak ter-reset sekalipun kita mencabut accu), kestabilan koneksinya dengan laptop, kemudahan penggunaannya, hingga pricenya yang cuma 5jt-an! Dengan 5jt, kita mungkin bisa membeli sebuah HU dengan internal Processor sederhana, dan sebuah power 4channel yang lumayan, tapi tidak sebuah processor canggih dan 8 channel amplifiernya! Dengan DSP-8, semua analisa dan perbaikan system audio kita, bisa kita atur semua diatas laptop! Mulai keluhan suara yang terlalu tajam, gaung, dan semuanya, bisa kita ukur dan setting sekaligus cuma dengan mengutak-atik data di sebuah laptop! Terkesan terlalu futuris buat dunia audio mobil yang kuno dan membosankan? Well. Welcome to the future!
ARC Audio DSP-8
Pembahasan DSP-8 lebih lengkap, bisa langsung mampir ke:
http://www.modifikasi.com/showthread...diisi-sabar-ya
Lokal BRAND?! For The First TIME!
Audio mobil memang dunia yang germelap! Benar! Tapi tidak semua merasa cukup memiliki budget untuk semua perangkat branded di atas. Dengan semua perangkat di atas, sulit bagi kita untuk membangun sebuah system yang budgeted, said, misalnya paket total 2,5jt? Lha amplifier aja sudah 2jt sendiri? Mau 2 subwoofer? Lha monoblocknya habis 4jt sendiri? Setelah mencari kesana-kemari, kita mengambil kesimpulan, bahwa kita harus mulai melirik ke brand lokal!
Well, karena ini pertama kalinya kita bermain brand lokal. Kita akan lumayan cerewet di sini. Kita mau yang berpenampilan menarik, berumur muda, memiliki reputasi pabrikan yang bagus, terbukti memilik daya tahan yang tangguh, tenaga yang besar, dan sebagainya. Dan satu syarat utama lainnya sebagai merek lokal: EKONOMIS!
Setelah berbulan bulan kita mencoba banyak merk. kita tidak menemukan yang pas di hati. Kalau tidak ketemu trus bagaimana? Well. Kita bikin sendiri saja! Well, tidak bisa dipungkiri, merk lokal banyak menghabiskan dana di publikasi dan promosi, semua germelap berbiaya besar itu kemudian dibebankan ke setiap unit perangkat yang dijual. Karena itu alangkah indahnya jika kita mempunyai sebuah perangkat yang bagus, kemudian tidak dibebani biaya promosi sama sekali! sehingga harga bisa tetap keep on the bottom sekalipun kita menggunakan perangkat dengan kualitas yang cukup mewah dan bagus, dari pabrikan yang bonafide!
Meet our first local brand on the list: GARDINER!
Gardiner masuk ke indo setahun yang lalu, dengan performa yang bagus, dan penampilan yang kurang menarik. Kita suka barang ini, tapi ingin sedikit improvement di sana sini. Oke, proyek dilanjutkan, kemudian kita mendapatkan 2 item mereka yang benar-benar menarik. Begitu menarik hingga kita merasa kita harus memasukkannya dalam list barang andalan! 2 item tersebut adalah Power Amplifier dan Subwoofer.
Power Amplifier yang tersedia adalah dari jenis yang paling populer, yaitu 4channel 50Watt dan monoblock. Mereka memiliki tampilan yang sangat mewah, dengan body glozzy yang sangat halus, logo acrilic menyala dengan pinggiran chrome, menambah suasana mewah dari perangkat ini. Sekilas tidak ada yang menyangka bahwa mereka berdua merupakan merk lokal berharga 1jt-an! monoblock yang ktia pilih berasal dari Class AB, well, kita masih menganggap Class AB masih sangat cukup untuk menghandle subwoofer ‘wajar’ sekedar 12” 2 biji aja seharusnya masih bisa diurus dengan sangat baik. Class D cenderung brainless-all muscle, sehingga mempersulit kita untuk mendapatkan suara bass yang diinginkan.
Gardiner Power Amplifier.
Subwoofer, kita perlu subwoofer yang agak ekonomis, tapi tetap bersuara bagus, tidak suka buntut, tidak suka bass yang terlalu empuk atau kaku. Unsur suara Paper direkomendasikan, dan sedikit kosmetik sangat diharapkan. Setelah berkonsultasi dengan pabrik, dan mencoba beberapa sample mereka, kita jatuh hati pada sebuah produk. Harga, tampilan, kekencangan, suara, semua bagus. Dan lagi, mereka dual coil 2ohm each!
GARDINER Subwoofer GX-12
Paket Audio Lengkap!
Banyak orang menanyakan paket, kita sudah beberapa kali menerangkan bahwa lebih baik mereka menentukan budget dan menemukan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing, tapi akhirnya kita end up juga dengan memberi mereka paket! Well, kita kira memang Paket bisa menjadi suatu rujukan dari system yang diinginkan, tinggal cari mana yang paling sesuai dengan budgetnya, dan coba sedikit di mix n match dengan selera dan kebutuhan masing-masing. Well, it good.
So kita tentukan speaker, power Amplifier dan subwoofernya yang akan digunakan, kemudian semua orang berbahagia. Good!
Paket Paling entry!
Banyak orang tidak pengin pasang audio, terlalu banyak kisah horror dari teman sekantor, tapi sungguh, mobil sekarang begitu mahal, tapi suara begitu buruk! some people hanya ingin sedikit lebih baik dari bawaan mobil mereka, sedikit detil yang menyegarkan, bass yang berdentum menemani perjalanan yang menyusahkan. Dan tentu saja: Budget seminim mungkin. Banyak akhirnya mengeluarkan dana yang terlihat sedikit, tapi berujung kekecewaan. Abal-abal, isilah yang bagus bagi teman yang mencibir, tapi tidak bagi yang sudah menghabiskan tabungan setahun mereka untuk suara ‘cis icis, bum bum’ yang asal bunyi.
Tahun lalu kita bersikukuh bahwa 5jt adalah angka yang menyenangkan, tapi perkembangan dalam setahun, banyak yang masih keberatan dengan angka itu. Banyak yang meminta paket dibawahnya. Namun kita tidak ingin membangun sebuah audio yang bersuara lebih buruk dengan bawaan mobil itu bukan? Maka kayaknya kita tidak akan membuat paket semurah mungkin. Tidak! Istilah as cheap as possible, itu bukan istilah bagus. Kita berprinsip bahwa kita tetap bisa berhemat tanpa menjadi menyedihkan! Jadi berapa angka yang kita anggap batas?
Berapa HARGA sebuah Paket paling Entry?
Well, Kita punya Gardiner, subwoofer dan Power 4channelnya, itu murah, menyenangkan, terlihat mewah dan tenaganya bagus. Itu sendiri ditambah dengan segala peredam, kabel, box sudah menghabiskan 2jt! apalagi kita tidak ingin asal-asalan. Box dari bahan MDF, dilapis vynil yang bagus. Kabel dengan kualitas yang ‘beneran’. Itu semua bahkan sudah 2jt! Bagaimana dengan speaker, oke lha sebut kita bisa naikkan sedikit budget, 300-500rb maybe? kita coba mengais-ngais katalog entry level dan menemukan fakta yang menarik: Rata-rata midbass dari speaker pada rentang itu ternyata bersuara lebih buruk ketimbang speaker bawaan mobil! No wonder istilah ‘lebih jelek dari originalnya’ sering dikeluhkan oleh beberapa pengguna audio ‘murah meriah’. Maka pilihan terbaik adalah: Pake bawaan mobil itu saja! Itu ternyata tidak jelek dan tidak ada yang lebih murah ketimbang gratis! kita tinggal pasang sedikit peredam dan volla, kita punya midbass oke!
Bagaimana dengan tweeternya? Punya tweeter murah yang menarik? detil bagus dan tidak sakit di kuping? dengan passife Xover yang murah? berapa budgetnya? 100-150rb? Well, pusing juga kita mencari mereka, apalagi tweeter adalah ibarat mata bagi wajah seorang cewek, boleh jadi seluruh biaya make up dihabiskan untuk menggambar mata! Dan mereka boleh tampil seperti artisMasalahnya dengan budget segitu kita kebingungan, cari dimana tweter seperti itu? Lirik-lirik nakal, kita teringat november lalu, kenwood mendemokan sebuah speaker mereka seharga 1,7jt, dan diadu dengan sebuah brand prancis yang terkenal, mereka dengan bangga menggambarkan bahwa tweeter kenwood bisa memiliki treble yang tinggi, renyah namun tidak menyakitkan telinga. Impress dengan demo itu, tapi 1,7jt bukan angka yang kita cari. Nakal lirikan kita melihat bahwa ternyata tweeter yang digunakan pada paket itu, ternyata sama dengan yang digunakan oleh paket seri 703! Well, midbass 703 kita gunakan untuk paket speaker 3way 2,3jt untuk dimasukkan kedalam system paket audio 5jt. Trus bagaimana nasib tweeternya? Bingo!
Perkenalkan, untuk pertama kalinya: Paket 2jt!
Tweeter: Kenwood Dome 1” + crossover (edited untuk menyesuaikan midbassnya)
Midbass: OEM
Power Amp: Gardiner G4.80
Subwoofer: Gardiner GX12
Box Portable, peredam, kabel dan semua biaya instalasi!
Kita akan membahas lebih dalam mengenai paket 2jt ini, sehingga setiap modcomer yang ingin memasang untuk mobilnya sendiri boleh mulai percaya diri bahwa kita bisa!
Paket lengkap 3way 5jt!
Paket paling laris tahun lalu, tapi tahun ini kita upgrade sedikit, dengan power 4channel, dan midbass yang diganti ke kenwood, sedikit menaikkan budget kita.
Tweeter: Vifa XT25sc90
Midrange: Vifa TG9
Midbass: Kenwood 703
Passife crossover custom Full 3way.
Power Amp: Gardiner monoblock atau 4ch
Subwoofer: ARC KS12D4
rentang harga sekitar 5,2-5.5jt, tergantung power Amp mana yang dipilih.
Bagaimana dengan paket diatas 5jt?
Kita TIDAK menyediakan paket diatas 5jt, well, dengan budget >5jt, begitu banyak kombinasi yang bisa kita lakukan. Mau aliran SQL yang kental dengan bass berotot? kita bisa menambah monoblock dan mengganti subwoofernya menjadi 2 buah! Mau Staging yang sempurna? Kita bisa menambah DSP-8 sebagai mesin utama! Mau multimedia? Head unit dengan DVD akan tampil menyegarkan dashboard kita. Mana yang mau diambil? Setiap orang memiliki kebutuhan dan kepentingannya masing-masing. Kita bisa memaketkan 8jt dengan 3 atau 4 kombinasi yang berbeda, tergantung permintaan pemilik. Jadi, selamat, baru lahir seorang desainer audio yang baru: Anda!![]()










-. 






















Reply With Quote



