[ask] ttg stage depth dan layering - Page 3
Scuto Laminating Blackvue HD Car Care

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 3 of 58 FirstFirst 1234567 ... LastLast
Results 21 to 30 of 575
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/265645
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #21
    Letnan Kolonel
    Location
    CIKAMPEK VILLAGE
    Posts
    5,576
    Power
    51 
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Mths 2 Wks 15 Hrs 55 Mins
    Bahasanya tingkat tinggi,hrs pelan2 bacanya biar mudeng nih..
    bagi ane,suara ud d atas dash (ga hrs rapih2 amat) btw ini yg namanya stage height/staging ato apa y suhu2? Dan karakter speaker msk, sungguh, itu ud ckup..
    toh sehari hari cuma dgr peterpan,padi,enya sama snow patrol doang..

  2. #22
    Mayor
    Location
    Jakarta, Bandung
    Posts
    3,641
    Power
    25 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 9 Hrs 1 Min 12 Secs
    Quote Originally Posted by i0n3i0n3 View Post
    wah saya nggak ngerti kalau dunia rekaman ... jadi ga bakal komentari ini

    Saya cuma komentari pendapat suhu masswork, perihal urutan 3 orang di belakang kita.

    Maklum jaman mahasiswa cuma bisa nyewa warnet dan sesekali game centre yang pake bilik. Masih bisa kok memperkirakan si A duduk di depan si B misalnya. Mungkin yg mahasiswa dan masih demen ke warnet bisa di coba.

    Lainnya sewaktu sy masih di klaten, Gereja disana ada seperangkat gendhing dan sy sering dengerin waktu pada mereka latihan, susunannya : gendhing -- sebelah kiri gendhing koor -- di depan gendhing ada dirijen (sy biasa duduk di belakang dirigen) dari pengalaman mendengar itu sy berani berpendapat "kemampuan memperkirakan jarak antara mendengar dengan menutup mata dan mendengar sambil membuka mata itu bisa berbeda", tapi intinya bahkan dengan menutup mata pun bisa di perkirakan apakah asal suara itu dari belakang, dari depan, atau dari tengah.

    Mungkin imaging seperti ini sulit di wujudkan karena keterbatasan dalam proses rekaman dan ditampilkan dengan speaker yang terbatas, sehingga harus diedit untuk menambahkan kesan tsb.

    maaf ya om no off ..... karena om masswork menggunakan contoh hal-hal di kehidupan biasa, sy juga punya pengalaman di kehidupan biasa dan orang lain juga punya.
    Masih banyak kok orang2 dengan pendengaran hebat di sekitar kita yg mungkin menurut kita agak tidak masuk akal.
    Misalnya bapak kos sy waktu kuliah di semarang, beliau bisa mendeteksi kerusakan bus dan menentukan komponen yg harus diganti by phone (beliau salah satu mekanik senior bus rosalia indah). Padahal tau sendiri lah penurunan kualitas suara di system telekomunikasi. Dihadapan orang dengan kemampuan seperti itu, saya mengakui kuping sy gak ada apa2nya.

    -- Cheers --
    Santai aja koq Bro

    Malah ini jadi menarik kalau memang ada orang yang mampu memprediksi depth, distance secara tepat berdasarkan auditory.

    Hal ini sendiri setahu saya masih diteliti kenapa menjadi sesuatu yang sulit.

    Coba google aja: sound localization distance.

    Semua referensi yang saya tahu menyebutkan kalau kita sangat tidak reliable dalam menentukan depth/distance berdasarkan suara.

    Contoh:
    http://books.google.com/books?id=VNP...stance&f=false

    http://www.hovirinta.fi/audio/psykoakustiikka/psychoacoustics.htm

    http://books.google.com/books?id=0os...ficult&f=false

    Tentu saja kita bisa meng-estimasi kalau perbedaan jaraknya cukup jauh, tapi kalau berbaris rasanya sulit banget Bro...
    Apalagi kalau sumber suaranya tidak bergerak.

    IMHO, CMIIW
    The Beast - Sound Quality Audio Processor
    The Altair - HiFi Speaker

  3. #23
    Mayor
    Location
    Jakarta, Bandung
    Posts
    3,641
    Power
    25 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 9 Hrs 1 Min 12 Secs
    Quote Originally Posted by masswork View Post
    Santai aja koq Bro

    Malah ini jadi menarik kalau memang ada orang yang mampu memprediksi depth, distance secara tepat berdasarkan auditory.

    Hal ini sendiri setahu saya masih diteliti kenapa menjadi sesuatu yang sulit.

    Coba google aja: sound localization distance.

    Semua referensi yang saya tahu menyebutkan kalau kita sangat tidak reliable dalam menentukan depth/distance berdasarkan suara.

    Contoh:
    http://books.google.com/books?id=VNP...stance&f=false

    http://www.hovirinta.fi/audio/psykoakustiikka/psychoacoustics.htm

    http://books.google.com/books?id=0os...ficult&f=false

    Tentu saja kita bisa meng-estimasi kalau perbedaan jaraknya cukup jauh, tapi kalau berbaris rasanya sulit banget Bro...
    Apalagi kalau sumber suaranya tidak bergerak.

    IMHO, CMIIW
    Anyway, kalau Bro bisa berarti sangat spesial
    Tapi untuk kebanyakan org rasanya cukup sulit...
    The Beast - Sound Quality Audio Processor
    The Altair - HiFi Speaker

  4. #24
    Sersan Kepala
    Posts
    685
    Power
    12 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 20 Hrs 23 Mins 52 Secs
    Bantu jwb:

    - layering itu ibarat choir dgn vokalis utama (mulut choir lbh diblkg mulut vokalis utama), atau bs jg ibarat pemain drum dgn pemain gitar bass (hentakan kick drum lbh diblkg hentakan senar bass)..kondisi ini salah satunya bs dibentuk dari EQ.

    - depth itu ibarat nonton konser dari kursi baris paling depan or baris nomer 2..jarak panggung terhdp kuping penonton di baris no.2 posisinya lbh jauh dibanding baris pertama, dgn kata lain jk bicara mengenai depth, maka tdk membahas mengenai lapisan suara, krn lapisan antar suara itu adalah layering...kondisi ini jg bs dibentuk salah satunya dgn setting EQ.

    Sbnrnya ada satu istilah lg terkait ini, yaitu "separasi". Jika td layering adlh lapisan antar suara (blkg dgn yg lbh di dpn-nya), maka separasi ini adlh lapisan antar suara (kiri dgn yg lbh di kanan-nya), ibaratnya ada penyanyi duet maka mulut si A dgn mulut si B terasa posisinya bersebelahan (tdk menumpuk)...kondisi ini jg bs dibentuk dari EQ.

    Hal tersulit adlh menyajikan hal2 sperti diatas tanpa menghancurkan tonal...kira2 begitu sharing dari ane, kl ada yg salah penjelasannya, komplein aj ke yg ngajarin ane

  5. #25
    Mayor
    Location
    Jakarta, Bandung
    Posts
    3,641
    Power
    25 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 9 Hrs 1 Min 12 Secs
    Quote Originally Posted by bosmobil View Post
    Bantu jwb:

    - layering itu ibarat choir dgn vokalis utama (mulut choir lbh diblkg mulut vokalis utama), atau bs jg ibarat pemain drum dgn pemain gitar bass (hentakan kick drum lbh diblkg hentakan senar bass)..kondisi ini salah satunya bs dibentuk dari EQ.

    - depth itu ibarat nonton konser dari kursi baris paling depan or baris nomer 2..jarak panggung terhdp kuping penonton di baris no.2 posisinya lbh jauh dibanding baris pertama, dgn kata lain jk bicara mengenai depth, maka tdk membahas mengenai lapisan suara, krn lapisan antar suara itu adalah layering...kondisi ini jg bs dibentuk salah satunya dgn setting EQ.

    Sbnrnya ada satu istilah lg terkait ini, yaitu "separasi". Jika td layering adlh lapisan antar suara (blkg dgn yg lbh di dpn-nya), maka separasi ini adlh lapisan antar suara (kiri dgn yg lbh di kanan-nya), ibaratnya ada penyanyi duet maka mulut si A dgn mulut si B terasa posisinya bersebelahan (tdk menumpuk)...kondisi ini jg bs dibentuk dari EQ.

    Hal tersulit adlh menyajikan hal2 sperti diatas tanpa menghancurkan tonal...kira2 begitu sharing dari ane, kl ada yg salah penjelasannya, komplein aj ke yg ngajarin ane
    Saya setuju Bro.
    Kebanyakan sistem yang men-simulasi layering seperti ini biasanya tonal nya berantakan.
    Beberapa malah phasey.
    Mungkin ngga terlalu terasa di satu dua jenis lagu. Tapi kalau dengerin jenis lagu a-z, akan terasa kurang2 nya.

    IMHO EQ yang dimaksud untuk menambah "depth" adalah cut di region 5Khz.
    Ada juga yang dengan cara menurunkan crossover midrange dan tweeter, atau membuatnya sengaja out of phase 90 derajat (crossover 1st order), tidak 100% cancel.
    The Beast - Sound Quality Audio Processor
    The Altair - HiFi Speaker

  6. #26
    Mayor
    Location
    Bexazi ..
    Posts
    3,279
    Power
    17 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 2 Days 20 Hrs 42 Mins 57 Secs
    Quote Originally Posted by bosmobil View Post
    Bantu jwb:

    ...kondisi ini jg bs dibentuk dari EQ.

    Hal tersulit adlh menyajikan hal2 sperti diatas tanpa menghancurkan tonal...kira2 begitu sharing dari ane, kl ada yg salah penjelasannya, komplein aj ke yg ngajarin ane
    Apakah ada hubungan antara memainkan eq dengan 'penghancuran' tonal ini ???

  7. #27
    Mayor
    Location
    Jakarta, Bandung
    Posts
    3,641
    Power
    25 
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 9 Hrs 1 Min 12 Secs
    Quote Originally Posted by fully.lebay View Post
    Apakah ada hubungan antara memainkan eq dengan 'penghancuran' tonal ini ???
    Ada banget Bro.

    Baik EQ atau passive (notch) yang tujuan nya digunakan untuk shaping frequency kalau tidak tepat akhirnya jadi hancur.
    Mungkin saja terdengar wah di satu atau dua jenis lagu (genre), tp di genre lain terdengar cacat2nya.

    Contoh paling mudah di kasus ini adalah beberapa preset/bawaan EQ HU yang diberi nama "space", atau "gravity", atau mungkin "hall". Di 1-2 lagu terdengar sangat ok, tapi di lagu lain ya gitu deh...
    The Beast - Sound Quality Audio Processor
    The Altair - HiFi Speaker

  8. #28
    Sersan Kepala
    Posts
    685
    Power
    12 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Day 20 Hrs 23 Mins 52 Secs
    Iya ada oom..kl terlalu byk memainkan eq pada frekuensi yg gak bermanfaat terhadap penyempurnaan hal2 di atas, hslnya malah tonal berantakan.

    Tp jk tuning eq dilakukan scr benar, bukan tdk mungkin hal2 sperti di atas tercapai dgn tonal yg benar

  9. #29
    Mayor
    Location
    Bexazi ..
    Posts
    3,279
    Power
    17 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 2 Days 20 Hrs 42 Mins 57 Secs
    Urusan tonal cacat gini apa bisa pakai alat ukur spt rta ??

  10. #30
    Mayor
    Location
    JAKARTA
    Posts
    3,584
    Power
    37 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 3 Wks 3 Days 16 Hrs 43 Mins 1 Sec
    Bahasannya makin berattt....kaga ngarti ahhh,mending duduk manis belajar aja sambil ngopi

 

 
Page 3 of 58 FirstFirst 1234567 ... LastLast
Wuling Venom 300x250

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Sekali lagi: center, depth, separation?
    By Steve in forum Diskusi Speaker
    Replies: 41
    Last Post: 25th October 2009, 20:59
  2. Bagaimana menciptakan stage depth?
    By Steve in forum Diskusi Speaker
    Replies: 222
    Last Post: 28th April 2009, 01:01
  3. Need Help: Stage I
    By Gunther in forum Diskusi Mesin
    Replies: 30
    Last Post: 19th May 2006, 22:44
Back to top