DSP-8. Born of a Legend? -foto mulai diisi, sabar ya?-
Scuto Laminating HD Car Care

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 7 12345 ... LastLast
Results 1 to 10 of 66
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/261103
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,420
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 5 Hrs 41 Mins 56 Secs

    Exclamation DSP-8. Born of a Legend? -foto mulai diisi, sabar ya?-

    DSP-8.

    Desember 2010 kemarin kita pertama kali melihat sendiri DSP-8, berawal dari sikap ‘skeptis’ kita mengenai apakah perusahaan ARC Audio yang belum pernah bikin processor, benar-benar bisa bikin? Atau cuma OEM alias tempel merk ke Processor lainnya. Seberapa hebat dia? Apalagi sebelumnya sudah dikasih tahu kalau harganya cuma berkisar 5jt –apalagi setelah meengetahui bahwa di dalamnya sudah ada amplifier 8channel!-. Kita berpikir bahwa itu cuma barang ‘sampingan’ yang ingin mengisi celah pasar processor yang lagi kosong setelah ditinggal Alpine PXA-H701.

    Pagi itu kita bertemu Fred, wakil juragan ARC Audio. Panjang lebar dia menjelaskan seluruh kemampuan DSP-8, dan dengan demonstrasi yang sangat provokatif dia menunjukkan betapa kaya fitur DSP-8 yang sama sekali jauh, jauuh meninggalkan semua processor yang kita pernah ketahui sebelumnya, membuat dia tidak mungkin kalau cuma sekadar tempel merk ke produk lain. Ini beda, ini desain dari generasi yang berbeda, paradigma berbeda, fasilitas yang beda, jauh lebih lengkap, jauh lebih praktis, lebih dinamis, lebih fleksible, sama sekali beda! Apalagi setelah didemokan bagaimana speaker standart Pajero sport + TV cinaan dan tanpa peredaman pintu sama sekali, bisa bersuara begitu bagus! Dan bagaimana team riset mereka dibawah Nicola Engineering telah bekerja keras selama 3,5 tahun untuk mewujudkan barang tersebut. Well, bagi yang belum tahu, Nicola adalah perusahaan riset milik partner ARC Audio, Mr. Robert Zeff, manusia langka dengan otak encer, menguasai teknologi canggih, sekaligus berkuping emas! Mungkin cuma ada segelintir nama saja yang punya reputasi sebesar beliau! Ini karya besar, begitu besar hingga akan mengubah sejarah audio mobil, dan semua itu genuine diciptakan oleh Team ARC Audio bersama dengan Nicola. Over 1,6 lines of code and 80% is hand written, itu komentar Fred dalam salah satu emailnya kepada kita.

    Bulan berganti bulan, kita menungguh kehadiran DSP-8 pertama kalinya hadir di meja kita. Sudah 3 bulan berlalu, dan informasi terbaru, DSP-8 mengalami perubahan cukup besar karena beberapa informasi yang mereka kumpulkan selama perkenalan produk di asia desember kemarin, membuat mereka perlu melakukan perubahan untuk beberapa kasus yang dianggap umum di asia. Akhirnya! Di awal bulan (Mei’11) kemarin, kita menerima paket, sebuah DSP-8 PERTAMA yang SATU-SATUnya yang ada di indonesia, dikirim ke tempat kita untuk uji coba. Barang sample, prototype kata pihak Massindo.

    Demam 37.8’ membuat kita kurang bersemangat membongkar kardus paketnya, lelah dan bosan setelah penantian lama (6 bulan dari yang sebelumnya dijanjikan 1 bulan!) , seperti bertemu dengan mantan pacar yang sudah bertahun-tahun tidak ketemu, dari kangen, sampe bosen, ah, namun kita tetap bongkar juga anyway. Sebuah DSP-8, kecil, menyedihkan, dengan kardus menyedihkan. Segerombolan kabel yang seperti mie mentah untuk jatah 5 mangkok, dibungkus dengan plastik kusam. Menyedihkan. Itu kesan kita. Mungkin waktu kita tulis threat mengenai DSP-8 tahun lalu, itu suatu omongan bombastis yang tidak realis.


    DSP-8 dan kabelnya, ada yang mau mie warna warni? Itu porsi untuk 5 mangkok.

    Malamnya kita coba juga menyalakan –setelah di dorong-dorong juga oleh pihak Massindo untuk mulai mencoba. Coba install dulu DSPnya dengan speaker seadanya di kantor, kebetulan ada sepasang speaker home rakitan sendiri, sepasang tweeter Vifa AC25, dan midbass Vifa BC-18, kebetulan tanpa passife, jadi kabelnya kita langsung pasang ke DSP-8. Kabel bawaan DSP-8 3 METER EACH sehingga sangat menyulitkan kita merapikannya di atas meja tanpa melakukan pemotongan. Oh ya, lupa melakukan install software, pihak Massindo suda mengirimkan email kita berisi software programnya. Oke, download sebentar, kemudian install. Eh, ternyata kita masih harus download lagi software bernama .NET Framework. Dan kali ini downloadnya besar. Lupa juga berapa besarnya, tapi menghabiskan 30 menit lebih dengan download speed 60kBps –beruntung sekali malam ini speed aha begitu ngebut, biasanya cuma 25kBps-an -. Habis itu, barulah kita bisa install software DSP-8nya, download lagi, tapi kali ini cukup singkat. Ok, Software nyala, kita nyalakan DSP-8 dengan power supply di kantor, cari-cari HU, ada JVC bawaan Swift, karakter dasarnya yang sangat hambar, baik treble maupun bassnya, clarity pas-pasan, kayaknya cukup ‘jelek’ untuk dijadikan kelinci percobaan. Well, sekedar informasi, kita kurang suka barang baru, jika memang bagus, mereka akan memberi kita sakit kepala karena harus mengganti line-up yang sudah ada, dan itu akan ‘pain in the ass’ karena itu, kita suka menyiksa produk baru supaya mereka hanya bisa tampil hebat jika MEMANG benar-benar hebat.


    DSP-8 first time show off. Dengan AC25-BC18, dan segudang kabel diatas meja. Berantakan as ussualy.

    Kita coba nyalakan, midbassnya, well, impresife, setidaknya dia menyala! What else? Kita coba masuk ke menu Xovernya, cut sembarangan, kemudian menyalakan tweeternya, kasih angka-angka default untuk Xovernya. cari fasenya, selesai. Well, lumayan. Tidak ada kesan kaku ala processor, tidak ada noise kasar khas processor, tidak ada suara melengking, dan sebagainya. Kita mulai sedikit membuka mata. Ini agak aneh! Penasaran, kita coba masuk ke Equaliser, blom pernah dalam sejarah ada EQ selengkap ini. 31 band parametrik Equaliser dengan nilai EQ sesukanya (Q hingga 24 dan nilai EQ bisa dipilih hingga 0.1Hz!) Apalagi dengan maksimal gain +- 24db! well, ini benar-benar baru! kita coba iseng mengubah karakter AC25, tweeter entry level yang biasanya bersuara kaku, noise banyak, dan high yang tidak sanggup bernyanyi diatas 15KHz. Dengan eq seperti ini apakah kita bisa membuatnya lebih ‘cantik’? Perlahan-lahan kita ‘bentuk’ suaranya, noise kita hilangkan, detil yang buntung kita tambah, suara-suara stressing kita kurangi. Cukup puas, kita bermain-main ke Midbass. Ubah sana-sini, bassnya terasa hambar –maklum, midbass entry juga- kita coba naikkan dari EQ, bass tiba-tiba tampil galak, low dan deep. Impressife! Lebih impressife lagi, ketika kita coba gabungkan keduanya, kita cari nilai Xover yang paling cocok, minta batuan RTA untuk bahan referensi. Impressife! belum pernah kita melihat midbass dan tweeter bisa bertemu seharmoni itu! Tanpa pergeseran fase sama sekali! Sungguh nyaman! Tanpa sadar ternyata sudah pukul 1 pagi, stamina makin lemah dan suhu badan semakin tinggi. Kayaknya memang badan udah kurang bisa berkompromi.



    Penampakan fisik. Kurang 'berseni', setidaknya mereka harus kasih warna yang lebih 'ngejreng', oranye mungkin?


    Well, 2 minggu kemudian, kita menjajalnya di Jakarta, seorang modcomer yang rela menjadi kelinci percobaan setelah frustasi dengan audionya yang belum pernah beres. Begitu frustasinya sehingga dia setuju mengganti amplifier 5 channel seharga 6jt miliknya dengan sebuah dsp-8 yang berukuran setelapak tangan, dengan tenaga 27Watt! Sungguh keputusan gegabah!

    Dengan mempertaruhkan nama baik kakek kita, kita masuk ke mobil modcomer tersebut, mulailah kita mensetting mobilnya. Sedikit demi sedikit kita semakin mengerti kemampuan DSP-8. Dia bisa mengedit suara menjadi apapun! Scanspeak R3008 yang memang dari sononya, lebih lemah dan kurang gesit dibandingkan kakaknya sang legenda R7000, bisa kita buat menjadi galak dan gesit, detingannya kita bikin tinggi seperti the REAL Ring Radiator R7000, kemudian dentangan kita bikin rata dan tenang seperti tweeter keramik! Midrange Seas Lotus juga tidak luput dari sentuhan, vocal kita bikin lebih ‘airy’, bobot kita tambah dikit, gaung kita hilangkan. Keren! Midbass kita jadikan galak seperti Midbass SPL (untuk mendemokan tenaga DSP-8 tidak banci seperti yang diisukan oleh ‘para pencemooh’) kemudian kita buat bersuara teratur dan rapi seperti Midbass mahal. Kita coba dengan banyak lagu, mulai suara lonceng, gitar, sax, drum, vocal cowok/cewek. Selama ini kita suka komplain dan kemudian bersikap ‘terima nasib’ ketika mendapati suara yang kurang cocok, tapi tidak kali ini. Kita bisa mengubah suara menjadi apapun yang kita mau! Dan kita dapatkan apa yang kita mau! Kita mau suara yang detil sangat berasa tapi tidak boleh sakit di kuping, sekalipun dibesarkan volumenya, suara harus menjadi megah tanpa menjadi berantakan. Vocal tebal tapi tanpa gaung, clarity dan transient yang tinggi tanpa membuat suara menjadi tipis! Dan seterusnya! Mimpi disiang hari bolong, bahkan bagi orang dengan duit tak terbataspun, itu adalah mimpi! Well, at leat. It WAS a dream!

    Jika setengah tahun lalu, kita melihat DSP-8 sebagai perangkat yang hebat base on penjelasan dan demostrasi, kali ini kita mencoba sendiri!

    So, Apa yang hebat dari DSP-8 ini?

    1. Amazing input.

    Jika selama ini kita mendapati procesosr dengan 1 pair input, DSP-8 dilengkapi dengan 6 channel input. Dan semua free-route. Kita bisa menghubungkan satu input ke 8 output sekaligus, atau menghubungkan dia ke hanya satu output saja. Terserah! Bahkan kita bisa mengatur gain input untuk setiap channelnya!

    lebih canggih lagi, semua 6 input itu bisa menerima baik speaker level input, maupun RCA level input! TANPA ada perbedaan socket! Jadi kabel input itu, bisa kita colokkan ke RCA output HU ATAU speaker output HU, tanpa menggunakan alat apapun!

    Hasilnya kita sudah mencobanya, dengan HU JVC itu, kita komparasikan antara hi input dengan low input. Keduanya SAMA-SAMA memiliki clarity yang mengagumkan! Baru kali ini kita melihat Hi Input bisa tampil begitu sempurna! Baru kali ini kita begitu percaya diri menghadapi mobil dengan HU yang tidak bisa diganti!

    2. Amazing Crossover.
    Crosssover yang bisa dikasih angka berapapun! Itulah impian kita selama ini, kita tidak perlu lagi dikunci oleh kotak-kotak kolom yang sudah tersedia, kita bisa geser semau kita! Dengan begitu kita bisa menentukan batas-batas suara antar speaker seakurat mungkin! Begitu akurat dan harmonis. Sama sekali berbeda dengan semua Xover digital yang kita ketahui. Kehalusannya seperti crossover passife, tapi akurasinya jauh diatas Xover digital! Era Passife Xover benar-benar diujung tanduk!

    3. Amazing EQ
    Equaliser super seperti yang kita bahas di atas, kita bisa membentuk suara sesuka kita! Demo di kantor kita sudah menakjubkan banyak orang, bagaimana sebuah speaker ‘entry level’ ketika kita demokan, orang langsung menebak bahwa itu speaker mahal, padahal ketika kita demokan kondisi speaker itu dalam keadaan ‘mentah’ begitu menyedihkan, namun ketika kita ‘tipu-tipu’ dengan DSP-8, bisa tampil bak speaker mahal dengan clarity tinggi, suara sunyi dan detil yang ‘mahal’. Seorang rekan berkomentar ‘bagaimanapun juga, speaker murah tetap terasa, bassnya kurang deep dan tendangan bass kurang rapi’, tersenyum sebentar, kita membuka laptop dan melakukan ‘ini-itu’. “Apa seperti ini yang diinginkan?” tanya kita, bass sudah menjadi lebih berbobot namun lebih tight! Tertawa lebar rekan kita sambil berkata: Pasang!

    Hebatnya lagi dengan slope yang bisa begitu tinggi, adalah, kita bisa mengedit suatu suara TANPA merusak suara lainnya. jadi jika di Proc lain, ketika kita menaikkan suatu EQ hingga angka tinggi, anggaplah +6, maka itu akan merusak suara secara keseluruhan. Di DSP-8 ini, kita seperti begitu gampangnya dan tanpa sadar menaikkan gain EQ hingga pada angka diatas 10db! Suara bisa berubah seperti yang kita mau! Detil kurang tinggi, gampang, naikkan saja, vocal kurang tebal? Naikkan saja! Gaung berlebih? Kurangi saja semua bisa kita atur dengan begitu akurat! Kemudian Eq independen semua channel. Kita bisa mengedit suara midrange tanpa mempengaruhi suara tweeter, sehingga keduanya bisa kita bentuk sesuka hati tanpa mempengaruhi suara tweeter! Kerapatan gain 0.25db sungguh membuat EQ ini berasa seperti menggerakkan EQ analog dengan akurasi seperti EQ digital!

    4. Amazing Time Alignment

    TA dengan kerapatan 0,34cm! Salah satu yang paling akurat yang pernah kita temui. dan lebih dari itu, gerakannya bisa kita atur dari keyboard, sehingga kita bisa menyetingnya dengan mata tertutup sambil berkonsentrasi mencari fokus suara. Mencari staging-imaging menjadi hal sepele!


    5. Amazing TRIM
    Berapa akurat ketika kita ingin menentukan gain sebuah speaker? dengan putaran analog di power, kita seperti bisa bebas memutar sesuai selera tanpa batasan, tapi dengan ketelitian trim senilai 0.01db! even dengan tangan terlatih sekalipun, sangat sulit kita memutar gain dengan ketelitian setinggi itu! Fasilitas ini membuat kita bisa memberikan keharmonisan gain yang benar-benar akurat sehingga tidak ada speaker lebih dominan dibandingkan lainnya, terutama untuk kasus tweeter dengan midrange.

    6. Amazing Power AMP!
    Apa yang kita bayangkan ketika mendengar Class D? Sebuah amplifier yang lembek, lemot, kotor! Bagaimana dengan 27W? Amplifier lemah yang manja! Bagaimana dengan 27Watt-Class D?

    Memandang rendah! Seperti itulah respon kita ketika pertama kali mendengar data itu dari mulut Fred! Ga salah? 27Watt? Class D? U must be kidding right? Well, si Fred sendiri memberikan cerita menarik, ketika pertama kali Robert Zeff memberikan dia sample produk dia bilang ‘You know Zeff, I never LIKE Class D Amp, even the Class D Arc Audio has, is the biggest mistake we ever made!’ Namun seff tetap insist si Fred mencobanya ‘Just Try it!’ katanya, dan benar, setelah mencobanya di mobilnya sendiri, si Fred hampir sulit memutuskan untuk melepaskannya lagi dari mobilnya!

    Class D ini begitu jernih, transient yang sangat tinggi, respon yang sangat cepat, suara yang sangat stabil di volume tinggi maupun rendah! Suatu kualitas yang bahkan kita sulit temui di sejawat Class AB sekalipun! Dan 27Watt nya? Well, di jakarta kemarin, seorang rekan penggemar SPL memamerkan kita betapa Usher W18 bisa tampil begitu garang di mobil dia, seperti sebuah subwooofer! dengan 2x100W dia bilang. Penasaran dengan itu, kita mencobanya dengan DSP-8 dan midbass Usher W18S, ini kali versi tipisnya, bass tidak se-deep versi tebal, namun dengan hentakan dan clarity yang lebih baik. Hasilnya, orang-orang sukses kita bikin ‘melongo’, kita meng-copynya hampir persis sama! Debam-debum yang galak, beringas dan deep! seperti DSP-8 ingin mempermalukan semua orang yang mengejeknya di sektor amplifiernya!

    7. Amazing Facility
    DSP-8 bisa digambarkan seperti sebuah system audio yang super lengkap, cuma perlu tambah speaker saja, maka dia sudah bekerja penuh. Dengan fasilitas selengkap itu, mungkin kita ingin mengetahui proses-proses sinyal yang terjadi di dalamnya. DSP-8 dilengkapi dengan fasilitas bagi kita untuk mengetahui sinyal-sinyal yang berseliweran di dalamnya! Dan itu bisa kita cek di SETIAP proses di dalamnya, mulai dari inputnya, setelah masuk ke mixer, setelah keluar dari processor, dan setelah keluar dari power amp, semua bisa kita pantau kondisi sinyalnya! Kita juga bisa mengetahui kondisi suhu DSP-8 dari softwarenya. Update software secara online. Bisa mengecek instalasi speaker apakah sudah terpasang dengan baik atau belum dan sebagainya.

    Satu fasilitas lagi, kita berpikir bahwa tanpa controler, DSP-8 tidak akan bisa diubah settingnya tanpa laptop. Benar itu, terus bagaimana jika kita terkadang menggunakan sopir dan kadang menyetir sendiri? Bagaimana kita bisa mengubahnya posisi listeningnya seperti yang dilakukan processor lain? Well, memang tidak bisa, tanpa controler kita tidak bisa melakukan perubahan apapun pada processor. Tapi wait, ternyata pihak ARC sudah memikirkan hal itu. DSP-8 bisa diisi dengan 2 setting sekaligus, yatu ‘Main Profile’ dan ‘Alternate Profile’. Keduanya bisa diisi dua setting yang sama sekali berbeda, bisa saja kita isi satu dengan posisi driver dan satu lagi di posisi kiri. Namun bagaimana memilihnya tanpa adanya controler? DSP-8 dilengkapi dengan sebuah kabel selector supaya kita bisa memilih antara Main dan Alternate Profile! Kita hanya perlu menambah sebuah switch external saja, dan kita bisa letakkan switch itu dimanapun!

    8. Amazing Size
    Beberapa modcomer yang pernah melihat foto ketika DSP-8 kita pegang di atas telapak tangan, masih merasa bahwa DSP-8 berukuran ‘wajar’. Namun ketika mereka benar-benar melihat fisiknya, mereka tidak bisa menyembunyikan kekagetannya!



    Beda generasi, beda konsep, beda isi. 4ch vs 8ch+proc, Size 4:1!

    Terukur cuma 11x18x3.5 centimeter! Cuma sebesar telapak tangan dewasa! Ini bahkan jauh lebih kecil daripada ARC Ks-Mini yang panjangnya 27cm! Imagine di dalamnya ada 8ch power! Plus sebuah processor Audio super canggih! Sangking kecilnya, semua konektor menggunakan konektor kompleks yang kemudian dihubungkan dengan kabel pemanjang. Jika dilihat, setengah isinya adalah Processor dan setengahnya lagi amplifier. Jadi dengan size itu, 5.5x18cm adalah sektor powernya, dan dengan perhitungan bahwa itu 8 channel, maka sebuah power 4channelnya hanya akan berukuran 5,5x9cm! Itu sekitar seukuran HP Nokia! Begitu kecil! Itu kayaknya mencetak rekor sebagai processor-amplifer terkecil yang pernah dibuat namun memiliki fasilitas yang kompleks dan suara yang begitu besar!

    9. Amazing Price
    Dengan harga processor yang beredar hari ini, apalagi yang memiliki fasilitas lengkap, akan sangat sulit kita menemukan di harga 5jt-an, mostly akan menaruh pada kisaran harga 7-10jt! Itu hanya untuk processornya saja! Bagaimana dengan amplifiernya? Sebuah ampli 4channel ‘ala kadarnya’ akan seharga 900rb, jika melihat clarity ampli internalnya, maka harusnya kita merogoh setidaknya 7-13jt hanya untuk processor dan Amplinya! Dengan DSP-8 hanya dibanderol 5jt-an, itu akan menjadi paket processor-amplifier termurah yang pernah ada!

    10. Amazing Memory
    DSP-8 memiliki semua fasilitas dari input hingga output, dengan begitu seluruh setting bisa dilakukan sepenuhnya berupa software. Dengan kata lain, kita bisa meng-kloning sebuah system dengan mudah, simply samakan aja barangnya, kemudian pasang DSP, kita injectkan data settingnya, dan volla! kita dapat suara yang sama! Bagaimana kalau begini, ada seorang yang berada di remote area, ingin membangun system yang sama dengan mobil di Jakarta? Simply program dulu DSP-nya, kemudian dibawa ke daerah asal, pasang dan selesai! Eh, tunggu dulu, DSP diprogram trus dilepas? Apakah data tidak hilang? Tidak! DSP dengan non-volatile data, tidak akan hilang datanya sekalipun dilepas dari aki berbulan-bulan. Kita sendiri mengadakan percobaan di kantor, sebuah DSP-8 yang kita program untuk speaker demo kita, kita nyalakan supplynya hanya untuk kepentingan demo, begitu dinyalakan, semua program langsung bekerja seperti seharusnya, tidak ada acara panggil preset dll. Semua setting seperti sudah tercetak di dalamnya! Jadi, tinggal pasang, dan pakai! Pengin melakukan setting sendiri? tinggal colok ke laptop! Atau jika kita berhadapan dengan bengkel untuk perbaikan mobil? Aki di copot? Biasanya kita akan kembali ke installer untuk melakukan pemanggilan preset. Di DSP-8 hal itu tidak lagi diperlukan.



    How DSP-8 become THE solution!

    1. Mobil dengan HU original –yang tidak bisa diganti-.
    HU original bukan lagi momok, tinggal colokkan output speakernya ke DSP-8, kita bisa mengubah karakter apapun dari HU tersebut sehingga tampil bak HU mahal! Tanpa ganti HU! Tanpa meng-edit HU! Silahkan pakai HU original, untuk mengontrol sebuah system audio yang baik!

    2. System audio yang mengecewakan..
    Kecewa dengan system audio yang sudah ada? Bass lembek? Trebel tajam? Vocal yang kurang keluar? kasar? solusi apa yang pernah ditawarkan? Kabel ganti? perangkat ganti? Passife Xover? Banyak orang mengambil langkah2 seperti itu untuk menyelesaikan solusi, dan berakhir dengan kekecewaan! Kini tinggal colok DSP-8, semua speaker hubungkan langsung ke sana, mau treble halus? detil tinggi nan nyaman? bass betot berotot? name it, got it! Dengan fasilitas selengkap itu, kita bisa mengubah suara apapun menjadi apapun sehingga semua orang akan puas dengan systemnya masing-masing.

    3. Mobil mahal, suara jelek namun tidak mau pasang audio.
    Some case, dimana mobil agak mahal, pemilik tidak ingin melakukan penambahan perangkat yang tertempel di mobil mereka, namun mereka juga tidak bisa menyembunyikan kekecewaan mereka pada audio system standart mobil. Dengan DSP-8, maka tinggal colok, semua speaker akan terhubung ke sana dan kita tinggal program untuk memberikan hasil terbaik, dan juga termasuk mendapatkan staging-imaging idaman, adalah perkara yang kecil.

    4. Budget kecil, selera tinggi
    Berapa yang harus dibayar untuk system 3way full aktif? Dengan rumusan lama, kita biasa menghabiskan diatas 30jt untuk system semacam itu! dengan DSP-8? kita sudah mulai menjual pada harga 10jt! Yaitu terdiri dari paket audio 3way entry level (3way Vifa +sub Arc Audio +power 2ch) 5jt + DSP-8! Jadi dengan 10jt kita bisa memiliki suara dan kesempurnaan setting yang selama ini cuma menjadi ranah kaum ‘borju’

    5. Penghobby audio rumah?!?!?!?!?
    Bermimpi mendesain system audio mewah dengan desain passife sempurna? Tidak perlu lagi, cukup belikan sebuah DSP-8n sebuah HU dan sebuah power supply. Sepasang speaker apapun yang ingin di desain, tinggal colok dan setting sesuai dengan selera kuping! Kita sendiri melakukannya di kantor sebagai produk demo, dan semua yang mendengarkannya terkagum-kagum!


    6. Many more....
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    New Avexis FU6s on:
    http://www.modifikasi.com/showthread...ur-Entry-Level!
    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  2. Rekeningku.com
  3. #2
    Kopral Kepala
    Location
    Jakarta - Bandung
    Posts
    169
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Wks 4 Days 15 Hrs 11 Mins 29 Secs
    kalimat demi kalimat khas om hwely yang membawa kita terbawa dalam flow ahahaha nice om hwely!!

  4. #3
    Kopral Dua
    Posts
    36
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 17 Hrs 57 Mins 58 Secs
    Reviewnya mantap banget ga kerasa 10 menit udah lewat bacanya. Ini pastinya proc yg diidam-idamkan banyak orang dr entry level pastinya ampe yg hi level. Spt kt Ko Hwely dgn budget 10jt an bisa main audio hiend yg sptnya mustahil sblm ada DSP8. UNBELIEVIBLE

  5. #4
    Sersan Mayor
    Location
    Berau
    Posts
    959
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 2 Wks 1 Day 4 Hrs 32 Mins 34 Secs
    Jadi gak sabar nih.. hahahaha..

  6. #5
    Letnan Dua
    Posts
    1,199
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Wks 3 Days 21 Hrs 7 Mins 29 Secs
    Jadi inget masa SMP saat seneng-senengnya baca khopingho...Tulisanya makyus, ceritanya ngalir naik.m turun ngaduk ngaduk emosi.

    Tanya Suhu...Klo DSP 8 mampu berubah karekter speaker entry level menjadi perform seperti speaker high end, terus apa yang sangat membedakan antara speaker entry level dan highend jika dua-duanya dipasang dengan DSP8?

  7. #6
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,420
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 5 Hrs 41 Mins 56 Secs
    Nulisnya sambil ketiduran, terus bangun lagi, nulis lagi, ketiduran lagi, gitu terus mangkanya naikk turun.

    Picture menyusul yach?
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    New Avexis FU6s on:
    http://www.modifikasi.com/showthread...ur-Entry-Level!
    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  8. #7
    Sersan Satu
    Location
    Joglosemar (Jogja Solo Semarang)
    Posts
    491
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 10 Hrs 54 Mins 44 Secs
    saya juga mau pasang ko, udah ada stok DSP 8 ready lagi?

  9. #8
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,420
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 5 Hrs 41 Mins 56 Secs
    Quote Originally Posted by wild View Post
    Tanya Suhu...Klo DSP 8 mampu berubah karekter speaker entry level menjadi perform seperti speaker high end, terus apa yang sangat membedakan antara speaker entry level dan highend jika dua-duanya dipasang dengan DSP8?
    Iya, itu juga yang dipikirkan orang. Banyak kisah lucu di kantorku semenjak kita mendemokan AC25-BC18, kebanyakan orang akan langsung menjudge itu speaker mahal, base on bagaimana dia jago menhandle nada tinggi, vocal yang sunyi namun keluar, juga bass yang berotot. Lebih lucu lagi ketika kita demokan bagaimana sejujurnya kalau speaker tersebut dinyalakan tanpa bantuan processor, suaranya jadi begitu 'murah', dalam semua segi, ketika dibandingkan dengan versi 'edit'nya jadi begitu mewah, seperti membandingkan artis antara bangun tidur dengan menjelang manggung.

    Namun yang pasti, jika speaker murahan saja bisa di perform sedemikian hebat, speaker mahal bisa tampil jaauh lebih hebat lagi! Speaker murah jelek karena 2 hal, pertama karena clarity yang buruk (tidak sanggup bergerak dengan lincah dan stabil), kedua karena tonal balance yang buruk (Kerataan nada tidak bagus) Yang bisa dibereskan oleh DSP-8 ini hanyalah faktor ke dua, yaitu kita bisa memaksakan dia menyanyi nada yang biasanya dia tidak sanggup, tus sekaligus mencegah dia menyanyikan nada yang kedodoran, sehingga setidaknya dia punya tonal balance yang jauh lebih 'mahal'. Soal Clarity, kita masih bisa membantu sedikit dengan mencarikan nilai crosssover yang paling pas dengan kemampuan dia sehingga speaker, terutama untuk tweeternya, tidak mendapat unsur 'paksaan', akhirnya dia bisa bekerja dengan gembira. Di sisi lain, kita bisa mengatur Xover begitu akurat sehingga sambungan suara tweeter dan midbass bisa berjalan sangat mulus, seperti speaker mahal yang didesain dengan biaya riset yang tinggi!

    Namun tetap, jika dibandingkan dengan speaker mahal dengan clarity yang jauh lebih bagus, dan respon suara yang lebih flat, perbedaan kelasnya akan berasa. Masalahnya, tanpa teknologi setinggi itu, mengatur suara hingga menjadi begitu akurat, akan sangat sulit dilakukan, karena itu lebih banyak kita jumpai di luar adalah system mahal yang tidak sempurna -bahkan banyak yang berantakan karena kekeliruan konyol-, ketimbang system murah yang didesain dengan solid dan teliti.
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    New Avexis FU6s on:
    http://www.modifikasi.com/showthread...ur-Entry-Level!
    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  10. #9
    Honoured Member
    Posts
    4,601
    Power
    47 
    M-Store Point
    0
    Online
    3 Wks 3 Days 3 Hrs 57 Mins 25 Secs

    Thumbs up

    Quote Originally Posted by wild View Post
    Jadi inget masa SMP saat seneng-senengnya baca khopingho...Tulisanya makyus, ceritanya ngalir naik.m turun ngaduk ngaduk emosi.
    Wah saya pikir Kho Ping Ho aja kalah seru nich soalnya itu cerita fiksi kalau ini kisah nyata Bro. he he he...

    Secara obyektif saya pikir processor ini cocok banget untuk yang mau upgrade dari factory head unit. Sangat layak untuk dipertimbangkan mengingat harganya yang terjangkau.

    Semoga dunia Car Audio semakin semarak dengan kehadiran processor-processor berkualitas seperti ini. Sayang kemarin saya belum sempet bertemu Koh Hwely, soalnya anak nuntut liburan ke Puncak pas long weekend he he he....

    Best Regards

    Wendo

  11. #10
    Sersan Kepala
    Location
    Pekanbaru
    Posts
    559
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    4 Days 20 Hrs 51 Mins 28 Secs
    Quote Originally Posted by wild View Post

    Tanya Suhu...Klo DSP 8 mampu berubah karekter speaker entry level menjadi perform seperti speaker high end, terus apa yang sangat membedakan antara speaker entry level dan highend jika dua-duanya dipasang dengan DSP8?
    Nunggu jawaban om hwely utk pertanyaan di atas ??

 

 
Page 1 of 7 12345 ... LastLast
NGK Busi Venom 300x250

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. Kijang LGX yang sabar...udah gonta ganti supir :D
    By MrRichardhn in forum Toyota
    Replies: 19
    Last Post: 23rd May 2015, 17:59
  2. RED WRANGLER IS BORN (banyak pic)
    By benji in forum Jeep
    Replies: 14
    Last Post: 18th June 2012, 16:05
  3. Replies: 161
    Last Post: 30th August 2011, 20:59
  4. Mobilmu diisi BioSolar ??
    By veilsidenrico in forum Diskusi Otomotif Lain-Lainnya
    Replies: 14
    Last Post: 2nd June 2010, 17:43
  5. Tolong banget...Thakss diisi ya...
    By ilovejdm in forum Automotive
    Replies: 19
    Last Post: 26th February 2009, 23:42
Back to top