Kesadaran menciptakan teknologi yang ramah lingkungan terus bergulir di antara para pelaku industri otomotif dunia, termasuk Indonesia. Industri otomotif telah mengambil langkah mitigasi dengan terus mengembangkan teknologi untuk membuat mobil yang semakin ramah lingkungan, baik dari sisi teknologi mesin dan perangkatnya, maupun bahan baku yang dipakai. Teknologi dan efisiensi menjadi kata kunci dari industri otomotif di seluruh dunia.

Diperkirakan bahwa dalam beberapa tahun kedepan kendaraan listrik akan menggantikan peran kendaraan konvensional di jalanan, mendukung perkiraan tersebut, pameran-pameran otomotif di dunia, seperti Detroit Auto Show, Geneve Motor Show, Tokyo Motor Show dan lain-lain, terus menampilkan mobil-mobil bertemakan ramah lingkungan baik yang sudah diproduksi maupun dalam versi konsep. Pada setiap gelaran auto show dunia, pabrikan mobil dunia seperti Toyota, Honda, Hyundai, Nissan, Ford dan lain-lain berlomba menampilkan kendaraan terbaru mereka yang sudah menggunakan teknologi ramah lingkungan terbaru baik dengan konsep hybrid, fuel cell maupun teknologi ramah lingkungan lainnya.

Dibalik semua produk ini, ada satu filosofi dasar yang sama yaitu bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab semua orang, termasuk para pelaku industri otomotif dunia. Untuk itulah para produsen otomotif dunia berlomba menciptakan kendaraan paling ramah lingkungan. Bukan semata demi penghargaan tetap sebagai bentuk tanggung jawab terhadap alam.

Barometer Industri Otomotif

Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan tersebut, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2011 yang akan diselengarkan pada 22-31 di bulan Juli mendatang akan mengusung tema “Sustainable Green Technology” atau teknologi ramah lingkungan berkelanjutan yang mengajak para pemangku kepentingan di bumi untuk lebih menyadari bahwa manusia berkewajiban untuk terus menjaga lingkungan melalui berbagai cara.

Tema ini menggambarkan sebuah upaya pemenuhan kebutuhan manusia melalui penggunaan teknologi otomotif yang ramah lingkungan, yaitu kendaraan bermotor dan hasil produknya yang tidak mengggunakan energi yang menguras sumber daya alam lingkungan, dan memiliki dampak minimal atau bahkan sama sekali tidak memiliki dampak negatif pada lingkungan, dan sebaliknya menggunakan sumber-sumber baru selain bahan bakar fosil, yakni bahan bakar terbarukan dapat terus menerus diproduksi oleh alam sehingga menciptakan lingkungan yang lebih baik secara berkelanjutan; inilah yang disebut dengan “Sustainable Green Technology”.

Sebagai pameran yang menjadi tolak ukur industri otomotif dalam negeri, selain menghadirkan kendaran-kendaraan terkini dari Agen Pemegang Merek (APM), IIMS juga membawa misi memperkenalkan dan memberikan informasi bagi pengunjung agar semakin menyadari dan turut berperanserta menjaga lingkungan.

“Kami sadar bahwa teknologi hijau telah menjadi keharusan dalam industri ini. Dengan teknologi hijau, industri otomotif berperan secara aktif mengurangi tingkat polusi.” ungkap Johnny Darmawan, Ketua Penyelenggara IIMS 2011.

“Dengan perkembangan teknologi bahan bakar alternatif, diharapkan mobil di masa depan akan berevolusi untuk menjadi lebih cepat, lebih hemat dan lebih bersih daripada teknologi kendaraan bermotor sebelumnya hingga pada akhirnya dapat dapat mengurangi dampak negatif yang di timbulkan bagi kelestarian bumi.” tambah Johnny.

Tahun 2011 ini, IIMS akan kembali menampilkan sebuah event bertemakan otomototif berteknologi ramah lingkungan dengan dukungan peserta yang lebih lengkap. IIMS 2011 kali ini diikuti oleh 28 Agen Pemegang Merek (APM) anggota Gaikindo, lebih banyak dari peserta tahun lalu yang tercatat 22 peserta APM. Passenger Cars:Audi,BMW, Chery, Chevrolet, Daihatsu, Ford, Geely, Honda, Hyundai, Isuzu, Jaguar, KIA, Mazda, Mercedes-Benz, Mitsubishi, Nissan, Peugeot, Proton, Subaru ,Suzuki, Toyota, VW.Commercial Cars:Foton, Hino, Isuzu, Mercedez-Benz, Mitsubishi Fuso, Nissan Diesel.

Sumber : Klik Disini