Perbedaan Suara Xover Aktif & Pasif
Scuto Laminating Simota

25 Mei 2016 - Payment System Terbaru Untuk Bursa Jual Beli telah kami hadirkan.
Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di http://modifika.si/630917

Page 1 of 2 12 LastLast
Results 1 to 10 of 11
  • Thread Tools
  • Short URL:  http://modifika.si/238213
  • Share on facebook
  • Share on twitter
  1. #1
    Sersan Kepala
    Posts
    529
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Days 1 Hr 41 Mins 44 Secs

    Perbedaan Suara Xover Aktif & Pasif

    Ko hwely & teman2, mau nanya, kalo pake pasif itu suara seperti terdengar lebih hidup, ada soulnya sedangkan kalo main aktif memang terdengar lebih lantang tapi kurang hidup gitu rasanya.. Sebenarnya komponen apa di pasif yang bisa bikin suara lebih hidup? Apa resistor atau capacitor atau koilnya?

  2. Delapan Satu
  3. #2
    Sersan Satu
    Posts
    490
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    11 Mins 5 Secs
    Quote Originally Posted by Modic View Post
    Ko hwely & teman2, mau nanya, kalo pake pasif itu suara seperti terdengar lebih hidup, ada soulnya sedangkan kalo main aktif memang terdengar lebih lantang tapi kurang hidup gitu rasanya.. Sebenarnya komponen apa di pasif yang bisa bikin suara lebih hidup? Apa resistor atau capacitor atau koilnya?
    Kalau boleh ikut ngomong, crossover pasif hanya menggunakan kumparan tembaga, resistor dan capacitor, bedakan dengan crossover aktif yang menggunakan komponen jauh lebih banyak, selain menggunakan L, C, R tersebut juga menggunakan transistor dan IC. Itu perbedaan utamanya. Biasanya semakin sedikit distorsi yang disumbangkan dari komponen, semakin natural suaranya.

  4. #3
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,419
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 4 Hrs 55 Mins 23 Secs
    Sudah lama sebenarnya saya ingin membahas soal komparasi aktif-passife, tapi selalu tidak sempat, well, berhubung ada yang tanya, sekalian kita bahas agak mendalam ya?

    1. Apa itu Crossover?
    Idealnya, kita memiliki satu jenis speaker yang bersifat FullRange, speaker yang bisa mngeluarkan semua freq dari 20-20Khz dengan baik. bass yang bertenaga dan low, vocal yang jernih, detil yang gesit dan tertata baik. Well, unfortunely, it still a dream. Freq rendah (bass) memerlukan tenaga dorongan besar, itu it means speaker harus besar. Besar = berat = speed buruk. Sebaliknya freq tinggi (treble) memerlukan speed super cepat, bayangkan belasan ribu kali bergetar dalam 1 detik! kita perlu bahan yang ringan, tipis dan stabil. Well, kita tidak bisa membayangkan kedua itu terjadi dalam satu speaker. Well, yes, banyak speaker dengan spek fullrange, ada yang berdiameter 2" hingga 15", faktanya, tidak ada satu jenispun yang benar-benar menunjukkan performa yang mengagumkan. ukuran kecil selalu menyedihkan di bassnya, dan sebaliknya di ukuran besar.

    So, intinya, kita perlu beberapa jenis speaker. Satu untuk freq tinggi, dan satu untuk freq rendah. ita sebut speaker freq tinggi sebagai TWEETER, dan satu yang besar sebagai WOOFER.

    Tweeter, bertugas menjalankan freq tinggi, biasanya dimulai dari Freq 3Khz-5KHz, lari terus hingga 20Khz. Wooofer sebaliiknya. Beberapa system menggunakan lebih dari 2 jenis speaker. In fact, kita juga mengenal speaker jenis MIDRANGE (vocal) dan SUBWOOFER (infra bass)

    Jadi, satu sinyal audio yang berjangkauan 20-20Khz, perlu kita bagi menjadi beberapa bagian berdasarkan jenis speaker yang dipakai, kita harus mengaturnya sehingga tidak ada speaker yang mendapat tugas yang salah (tweeter disuruh ngebass misalnya) kemudian semua suara dibagi secara merata, tidak ada yang hilang atau berlebih. Well, kita punya pekerja macam itu. Perkenalkan, namanya : Crossover.

    So, apa sebenarnya tugas Crossover (banyak disingkat menjadi: Xover atau XO saja)
    1. Membagi suara menjadi beberapa potong, sesuai dengan jenis speaker yang digunakan.
    2. Mengatur cut, slope sehingga semua speaker bekerja pada titik optimum mereka.
    3. Mengatur gain, dan fase sehingga antar jenis speaker dapat bekerja sama dengan rekan lainnya secara harmonis, adil dan bijaksana. Tidak ada yang bekerja terlalu keras, tidak ada yang bermalas-masalan. Tidak ada satu suara yang dikerjakan terlalu banyak speaker, atau satu jenis suara yang tidak ada yang mengerjakan. Well, intinya Crossover adalah Staff-manager. Got it?

    So, dalam perjalannya, XO memiliki dua varian, satu namanya Active Xover, dan satunya lagi Passife Xover.

    Active adalah melakukan pembagian freq sebelum suara tersebut masuk ke power amplifier, jadi misalnya kita menggunakan 2way tweeter dan midbass, maka kita menggunakann 2 power, satu untuk tweeter, dan satu untuk midbass sehingga pembagian tugas dilakukan SEBELUM sinyal masuk ke dalam power.

    Passife adalah kebalikannya, Xover berada di antara power dengan speaker, jadi output dari speaker cuma 1, dimasukkan ke Passife Xover, dan outputnya akan langsung menuju ke speaker. Disebut passife karena XO macam ini hanya bisa memotong suara, tidak bisa menaikkan gain suara.

    well, sekarang kita bahas beberapa myth yang beredar.

    1. Aktif lebih mahal dari passife: Tidak selalu, harga hubungannya dengan kualitas komponen, sebuah capasitor seharga 500 perak dan 500.000 perak memiliki fungsi yang sama di passife, jadi bisa kita buat sebuah passife seharga 20rb, atau 2jt. Aktif juga begitu, cari yagn 150rb juga ada. jadi itu bukan soal harga. Aktif menjadi mahal karena system akhirnya membutuhkan power dalam jumlah banyak.

    2. Passife bersuara lebih mengalun: SALAH. Passife terasa lebih mengalun itu karena slope passife biasanya memang kurang tegas, jadi overlap antara tweeter dan midbass jd lebih banyak. lebih terkesan 'lembut' memang, namun focus dan transient biasanya memburuk.

    3. Aktif bersuara 'kaku': SALAH, kaku atau tidak, itu adalah karakter dari perangkat yang digunakan. Well, memang tidak disangkali kalau dunia Processor dan Active Crossover selama ini dikuasai oleh merk super digjaya: Alpine. Dan Alpine MEMANG punya karakter kaku, sedemikian populernya merek tersebut sehingga akhirnya orang berasumsi kalau Active Crossover = Alpine = Kaku. Well, beberapa processor jenis baru seperti di Pioneer P99 atau di Audison Bit1 sudah sangat rendah kesan kakunya, jadi sekalipun bermain full active, tetap tidak menghasilkan suara kaku.


    Secara fakta yang kita lihat sebagai praktisi, justru kita melihat bahwa era Passife akan perlahan-lahan meredup. Hal yang sama seperti ketika kita mencanangkan Digital Processor dengan Time delaynya akan perlahan-lahan akan menjadi anutan umum pencinta audio mobil, kemudian 3way perlahan-lahan akan menjajah pasar 2way. Demikian pula Active Crossover akan sangat menjadi standart fitur di kemudian hari. Kenapa?

    1. Tuntutan kesempurnaan dalam setting audio akan meningkat jauh lebih tinggi dalam 2-3tahun nanti. Dalam waktu itu, passife dengan segala error dan keterbatasnnya (karena posisi kanan dan kiri yang berbeda, pantulan suara yang tidak bisa diprediksi) akan semakin menunjukkan ketidak mampuannya dalam mengatasi akustik mobil, sementara active Xover (yang bisanya disertai dengan EQ yang canggih) akan jauh lebih mudah menghadapi case-by case setiap permasalahan di setiap mobil yang berbeda, karena puluhan hingga ribuan kombinasi bisa kita uji cobakan dengan sekedar menekan satu dua tombol. Dibandingkan dengan Passife yang harus berdarah-darah setiap kali mengubah SATU saja parameternya. Flexibility Active akan menjad kunci sukses dia dalam menghadirkan suara yang lebih TEPAT dan BENAR dibandingkan passife.

    2. Kemampuan dan resolusi suara dari Digital Proocesosr akan semakin baik dari tahun ke tahun. Agak mengagetkan memang, karena 5 tahun terakhir sepertinya semua pabrikan besar audio mobil meng-anak-tirikan semua yang berbau Audio-procesosr, sehingga kita harus mengais-ngais toko loak, memrampok museum, demi sepotong PXAH-701 yang sebenarnya cuma 'segitu-gitu aja'. itupun harus ditebus dengan harga yang kurang masuk akal. Namun tahun 2011 ini seperti semua pabrikan berpesta dengan menlaunch processor mereka. Kehadiran ARC DSP-8 yang baru dilaunch kemarin, lengkap dengan internal power 8chnya, yang cuma dihargai cukup murah, akan menjadi sangat terjangkau bahkan bagi kalangan paket <15jt yang biasanya 'keep dreaming' untuk memiliki segala fitur processor yang canggih, sekarang mereka bisa dapatkan. Disusul kemudian dengan Alpine PXAH-800 yang sumbarnya sudah jauh lebih sempurna dari sang legenda PXAH-701. Disusul lagi ARC akan mengeluarkan Processor DSP-8 versi HiEndnya di kuartal ke-3.
    Processor akan menjadi barang sehari-hari yang bisa kita pakai sebagaimana standart power biasa dengan resolusi flexibility yang semakin lama semakin sempurna.

    Kita secara pribadi, adalah seorang penghobby passife, separuh dari karir kita habiskan untuk riset dan pengembangan passife. So far kita masih melihat passife sebagai salah satu metoda kita untuk menghadirkan system yang berkualitas, benar, sederhana dan affordable. However, kita juga melihat fakta yang ada dalam keterbatasan passife, sebaliknya, peluang besar di Digital processor.

    Karena itu kesimpulan kita mengenai passife:
    Passife sebaiknya tidak menggunakan komponen yang terlalu mahal. Karakter dari tiap komponen disebabkan karena semakin baik komponen tersebut, semakin rendah hambatannya dan karakternya semakin FLAT, baik Coil, Cap maupun resistor, however, menebus jutaan demi sepasang passife yang kebenarannya sangat meragukan, agak disayangkan. Apalagi jika terjadi update setting, maka komponen tersebut harus diganti dengan angka yang berbeda, bayangkan bila sudah terlanjur membeli capasitor seharga 1jt sepasang, dan kemudian diminta untuk mengganti dengan nilai lain, dan dengan begitu membuang apa yang sudah terlanjur dimiliki. Itupun tanpa jaminan kalau update berikutnya itu lebih baik dari yang sebelumnya. Gunakan pada spek yang secukupnya saja. Coil dengan kawat yang cukup besar dan baik, cap dengan kualitas yang cukup baik dan seterusnya. Saya sarankan membuat passife jangan pernah melebihi setengah harga speakernya.
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    New Avexis FU6s on:
    http://www.modifikasi.com/showthread...ur-Entry-Level!
    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  5. #4
    Sersan Kepala
    Posts
    529
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    2 Days 1 Hr 41 Mins 44 Secs
    Bagus sekali penjelasannya master unscac. Anyway saya ada pertanyaan:
    1. Apa maksud slope yang kurang tegas itu maksudnya berubah2 ga tentu di setiap frekusnesi? (misal berubah2 6-9db ga stabil gitu?)
    2. Untuk lagu2 yang mengalun mellow gitu brarti pasif punya keunggulan? Apa bisa yang main aktif dibuat mengalun terlepas dari barang yang dipakai?
    3. Kalo focus dan transient lebih bagus aktif, lalu kenapa banyak yang mengidolakan pasif? Kebanyakan speaker component set keluaran pabrik2 ternama kayak focal morel juga selalu menyertakan pasif.

  6. #5
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,419
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 4 Hrs 55 Mins 23 Secs
    Quote Originally Posted by Modic View Post
    Bagus sekali penjelasannya master unscac. Anyway saya ada pertanyaan:
    1. Apa maksud slope yang kurang tegas itu maksudnya berubah2 ga tentu di setiap frekusnesi? (misal berubah2 6-9db ga stabil gitu?)
    2. Untuk lagu2 yang mengalun mellow gitu brarti pasif punya keunggulan? Apa bisa yang main aktif dibuat mengalun terlepas dari barang yang dipakai?
    3. Kalo focus dan transient lebih bagus aktif, lalu kenapa banyak yang mengidolakan pasif? Kebanyakan speaker component set keluaran pabrik2 ternama kayak focal morel juga selalu menyertakan pasif.
    1. Maksudnya begini, dalam system passife, kita tidak bisa dengan sederhana memprediksi hasil outcome dari sebuah speaker setelah diberi passife tersebut. Apalagi dengan hanya berbekal hitungan rumus umum biasa, perlu simulator passife yang canggih dan mahal sekedar untuk menemukan SATU perhitungan yang tepat, padahal ada ratusan kemungkinan yang bisa kita lakukan. Itu sebabnya passife yang baik, sangat sulit ditemui diluar system Home Audio -yang mana sebuah speaker melalui riset yang sangat panjang dan diberi box yang selalu paten-. Di car dimana dudukan dan posisi speaker tiidak pernah sama, akan sangat 'mustahil' kalau kita berharap bisa memberikan passife yang tepat untuk setiap mobil. Rangkaian passife yang tidak sepenuhnya 'tepat' akhirnya membuat slope tidak berbentuk persis seperti yang diinginkan. Belum lagi masalah pergeseran fasenya.

    2. Aktif atau Passife seharusnya TIDAK ADA HUBUNGAN dengan karakter suara, soal mellow atau tegas tidak ada sangkut pautnya dengan aktif/passife, aktif juga bisa bermain 'lembek' yaitu dengan slope rendah macam 6db atau 12db. Soal mellow itu ternyata cuma masalah permainan dalam Eq semata, naikkan beberapa freq, maka karakter akan berubah drastis, mau warm? mau straigth? Semua bisa kita setting sesuka hati dengan aktif. Terlebih lagi kalau aktif Crossovernya menggunakan Processor yang canggih yang dilengkapi dengan Time Correction dan Equaliser yang lengkap dan akurat.

    3. Passife di'idolakan' karena dia sangat sering menjadi 'Hero of the Project'. Saya sendiri seorang yang sangat suka passife, itu menghemat sangat banyak waktu kerja. Karena dengan passife yang HANYA PERLU DIRISET SEKALI bisa dipakai untuk RATUSAN PROYEK YANG SAMA! Jadi, setelah kita melalukan riset seuatu passife, maka ketika orang di lokasi yang jauh membeli paket speaker kita, dan kita sertakan passife, maka selama speaker tersebut dipasang dengan cukup benar, dan passife terpasang dengan seharusnya, maka hasil suara yang dikeluarkan tidak akan terlalu jau dari bayangan kita sebagai desainer. Namun jika itu full aktif, kita penuh kekhawatiran mengenai hasil akhir dari speaker kita, apabila dihandle oleh installer dengan kemampuan mumpuni -dan dengan semangat setting yang idealis, maka hasilnya pasti bisa bagus, namun jika disetting asal-asalan, maka hasinya bisa hancur melebihi bayangan kita yang terburuk. Dan itu membuat banyak pihak akan dihujat.
    Kehadiran Processor DSP-8 dengan built in Amplifier akan sedikit mengubah paradigma ini, karena rangkaian passife bisa kita gantingan dengan satu file komputer yang bisa dikirim Via Email. Praktis? Sangat!
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    New Avexis FU6s on:
    http://www.modifikasi.com/showthread...ur-Entry-Level!
    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  7. #6
    Prajurit
    Posts
    9
    Power
    M-Store Point
    0
    Online
    32 Mins 49 Secs
    Ko, sy pake 3way. Prosesor PXA701. Tweeter n midrange pake pasif. Apa perlu sy upgrade komponen pasif gulungan dengan komponen jantzen? Emang perubahan suara cukup significant? N apa perubahannya? ..::T? ??::. a lot

  8. #7
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,419
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 4 Hrs 55 Mins 23 Secs
    Saya pernah coba gulungan Mundorf flatline, kayaknya sama barangnya dengan Jantzen, dulu harganya sekitar 250rb/pc. Perbedaan lumayan signifikan, terutama yang diganti adalah coil untuk lowpass Midrange. Tapi setelah lama bergelut dengan passife, ada perasaan 'ngeri' ketika kita menyarankan seseorang membeli komponen mahal, karena secara teori, rangkaian passife selalu jauh dari sempurna sehingga sewaktu-waktu akan ada perubahan rumus, Lha, kalau sebuah passife dengan komponen-cost jutaan, kita akan sangat sulit untuk berbicara kepada customer bahwa mereka harus beli komponen yang berbeda angka -dan juga jutaan rupiah lagi terbuang-. Akhirnya kita selalu tersudut antara dua pilihan sulit: Membiarkan rangkaian lama dengan komponen mahal, atau memberikan rangkaian 'updated' dengan komponen yang lebih rendah gradenya.

    Tapi setelah sekian waktu lamanya, kita memutuskan untuk menggunakan komponen yang dianggap 'cukup layak'. Kita lebih focus mencari rangkaian yang 'lebih tepat' daripada menggunakan komponen yang 'lebih mahal' karena secara pengalaman, dampaknya jauh lebih terasa.
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    New Avexis FU6s on:
    http://www.modifikasi.com/showthread...ur-Entry-Level!
    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  9. #8
    Mayor
    Location
    Bexazi ..
    Posts
    3,279
    Power
    17 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Wk 2 Days 20 Hrs 42 Mins 57 Secs
    Om, usia spk kondisi pemakaian dan pengaruh cuaca yg secara fisik ada pengaruh apakah pada waktunya perlu modifikasi pasif xover ? Contoh spk yg sama, pemakaian sama sdh 5th yg ke 1 pakai lagu dgn volume yg soft mbl lebih banyak diam di garasi daerah sejuk dan yg ke 2 lagu dan volume yg ajib2 pasang di angkot non ac sering kejemur matahari

  10. #9
    Represented Member
    Location
    Surabaya, Ph, W-App:082141139097. YM/email: unscac@yahoo.com
    Posts
    8,419
    Power
    19 
    M-Store Point
    0
    Online
    5 Days 4 Hrs 55 Mins 23 Secs
    Ada pengaruhnya. Karet akan semakin keras akhirnya hancur (apalagi yang dari bahan foam, umurnya relatif lebih pendek) kemudian konus semakin kotor dan kering, system piston juga semakin kotor.

    Efeknya:
    1. Bass melembek dan kontrol berkurang. Beberapa yang rollnya benar-benar hancur terpaksa di replace dengan replacement part -yang tidak sama dengan aslinya- akhirnya suara benar-benar berubah total.
    2. clarity menurun dibandingkan versi barunya. Banyak timbul noise-noise juga.

    Itu gejala umum speaker tua, namun seberapa 'parah' itu akan terjadi, tergantung penggunaannya, semakin hardcore biasanya semakin parah kerusakannya.

    Bagaimana untuk membuat speaker 5-10th saya bersuara seperti baru?

    Pakai: Lem Biru!
    JOIN THE UnSCAC'S!!!!
    Follow us on Facebook and instagram: Hwely Unscac

    New Avexis FU6s on:
    http://www.modifikasi.com/showthread...ur-Entry-Level!
    UnSCAC's forum onhttp://www.modifikasi.com/forumdisplay.php?s=&daysprune=&f=117


    Bagi yang ingin berkonsultasi secara personal, bisa melalui:
    E-MAIL: unscac@yahoo.com
    Whatsapp, Cell : 082141139097
    Line: Hwely

    Please DON'T sent via PM!!!

  11. #10
    Letnan Kolonel
    Location
    klaten
    Posts
    6,539
    Power
    40 
    M-Store Point
    0
    Online
    1 Mth 1 Wk 1 Day 1 Hr 40 Mins 16 Secs
    Quote Originally Posted by UnSCAC View Post
    Ada pengaruhnya. Karet akan semakin keras akhirnya hancur (apalagi yang dari bahan foam, umurnya relatif lebih pendek) kemudian konus semakin kotor dan kering, system piston juga semakin kotor.

    Efeknya:
    1. Bass melembek dan kontrol berkurang. Beberapa yang rollnya benar-benar hancur terpaksa di replace dengan replacement part -yang tidak sama dengan aslinya- akhirnya suara benar-benar berubah total.
    2. clarity menurun dibandingkan versi barunya. Banyak timbul noise-noise juga.

    Itu gejala umum speaker tua, namun seberapa 'parah' itu akan terjadi, tergantung penggunaannya, semakin hardcore biasanya semakin parah kerusakannya.

    Bagaimana untuk membuat speaker 5-10th saya bersuara seperti baru?

    Pakai: Lem Biru!
    jiakakakaka..saran nya singkat, padat, jelas!

 

 
Page 1 of 2 12 LastLast
MBtech

Thread Information

Users Browsing this Thread

There are currently 1 users browsing this thread. (0 members and 1 guests)

Similar Threads

  1. nanya ttg pasif custom xover
    By frozenmeat in forum Diskusi Crossover
    Replies: 13
    Last Post: 30th August 2009, 01:05
  2. ask:about xover pasif
    By microprecession7 in forum Diskusi Crossover
    Replies: 42
    Last Post: 1st March 2009, 01:32
  3. Lebih enak suara Aktif ato Pasif ?
    By sparrow in forum Diskusi Speaker
    Replies: 20
    Last Post: 3rd December 2008, 01:16
  4. [ask] fungsi xover n beda pasif n aktif
    By Yellow_River in forum Diskusi Crossover
    Replies: 15
    Last Post: 13th May 2007, 21:33
  5. xover pasif..
    By julsjazz in forum Diskusi Crossover
    Replies: 30
    Last Post: 7th April 2006, 22:52
Back to top